Pernah atau suka nonton serial NCIS? Yang belom tau, silakan nonton kalo penasaran. Chi, sih, suka banget serial ini. :D Beberapa waktu lalu, NCIS season awal di putar ulang. Ceritanya Leroy Jethro Gibss dan para anak buahnya menangani satu kasus di kota asal Gibbs. Akhirnya para anak buahnya tau kalau Gibbs ternyata masih punya ayah *Silakan cari tau sendiri kenapa hubungan Gibbs dan ayahnya seperti turun-naik :)

Ketika melihat ada 1 senjata laras panjang di rumah ayah Gibbs, dia pun kira-kira bilang gini ke anak buah Gibbs, "laranglah anak kita memegang senjata, maka dia akan jadi sniper andal." Ya, tokoh Gibbs memang seorang mantan marinir dan sniper yang sangat andal, sebelum menjadi agent NCIS.

Di sini Chi mau bahas tentang kalimat ayah Gibbs itu, tapi sebelumnya Chi mau kasih beberapa ilustrasi lagi ...


Ilustrasi 1

Beberapa tahun lalu, kami sekeluarga pernah dateng ke rumah teman Chi yang baru aja melahirkan. Di sana teman Chi ngajak kami masuk ke kamar melihat anaknya yang sedang tidur. Teman Chi lalu bilang, "Anak-anak lo anteng banget, ya. Kemaren temen gue ke sini bawa anaknya juga. Ampun, deh! Pas masuk kamar, mereka langsung loncat-loncatan di kasur gue."

Chi cuma nyengir aja saat itu. Dan temen Chi terus cerita kalau anak temennya itu banyak banget dapat larangan. Gak bole begini-begitu, jadi mungkin itu sebabnya pas keluar jadi merasa bebas banget.


Ilustrasi 2

Ada keluarga yang Chi juga kenal dekat. Orang tuanya terlalu melarang, serba gak boleh pokoknya. Dan si anak harus nurut tanpa ada penjelasan dan gak boleh membantah sedikitpun. Suatu hari neneknya mengeluh, kalo orang tuanya lagi kerja, cucunya kayak merasa bebas merdeka. Semua yang dilarang diabaikan. Nenek dan kakeknya gak kuasa untuk kasih tau karena cucunya pasti melawan.

Menurut Chi, sih, anak memang jangan terlalu banyak dilarang. Karena pada dasarnya anak selalu ingin tahu. Semakin dilarang mereka malah semakin penasaran. Mending di kasih dengan batasan-batasan tertentu kalau perlu dan tetap diawasi.

Tapi bukan berarti kita gak boleh melarang. Untuk hal-hal tertentu dengan pertimbangan masing-masing orang tua, mungkin melarang memang harus dilakukan. Cuma apapun peraturan yang kita buat, sebaiknya dibarengi dengan penjelasan. Apalagi kalau peraturan itu berupa larangan. Jangan cuma bilang, "Pokoknya kamu harus nurut nurut apa kata orang tua! Gak boleh banyak tanya, apalagi ngebantah!"

Bisa jadi di depan kita anak keliatannya nurut, tapi kalo tanpa penjelasan gak menutup kemungkinan si anak akan mencari tahu dari pihak lain. Bersyukur kalo kejadiannya seperti di cerita NCIS. Karena dilarang memegang senjata, malah jadi sniper andal. Tapi bagaimana kalau malah mendapat info yang salah dari pihak luar. Malah bisa berakibat buruk sama anak kita nanti, kan? Naudzubillah min dzalik.

Jadi bagian terpentingnya adalah jangan berhenti untuk terus kasih penjelasan. Kenapa mereka dibolehkan dan kenapa mereka sampai dilarang keras. Karena biarpun anak-anak, tapi mereka tetap manusia yang punya rasa ingin tahu. Kalau perlu kita kasih juga kegiatan alternatif yang menyenangkan, supaya anak tidak melakukan apa yang dilarang.

Keke-Nai itu kalo Chi larang biasanya gak akan mau langsung terima atau nurut gitu aja. Pasti, deh, keluar kalimat, "Emang kenapa gak boleh, Bunda?" Itu juga gak langsung nurut setelah dijelasin. Mereka juga punya pembelaan dengan alasan-alasan sendiri, yang kadang suka masuk akal atau bisa dimengerti juga sebetulnya. Akhirnya beberapa kali juga terjadi win-win solution.

Jujur, kadang Chi suka mangkel juga, sih, dengan sikap mereka yang selalu bertanya kenapa harus begini-begitu terhadap peraturan yang udah dibuat. Mau Chi, udahlah nurut, aja, gak usah banyak protes :p Tapi kalo dipikir-pikir sikap mereka bagus juga, daripada keliatan nurut di depan Chi tapi trus cari tahu dari pihak lain. Atau bisa juga sebaliknya, ngambek bahkan (mungkin) ngamuk sama orang tua karena merasa dilarang.

Keke dan Nai juga pernah, kok, ngambek karena dilarang. Tapi masih termasuk batasan yang cukup wajar, lah. Biasanya kalo udah 'debat' dengan peraturan yang udah diterakan dan ternyata hasilnya gak win-win solution. Peraturan tetap harus dijalankan :D Tapi tetep Chi kasih penjelasan biar mereka ngerti alasannya. Walopun mungkin mereka gak saat itu juga mengerti :)

Oiya, terkadang ketika kita tidak melarang ada manfaat yang bisa Chi lihat dari Keke-Nai :


  1. Rasa penasaran mereka terpenuhi
  2. Ketika permintaan mereka terenuhi, mereka akan langsung merasakan sendiri apakah yang mereka mau itu baik atau buruk, gagal atau berhasil.
  3. Ketika mereka merasakan buruk atau gagal, mereka jadi belajar untuk menyikapi hal tersebut