Wednesday, July 30, 2014

Minuman Sehat Untuk Keke Dan Nai

Menurut info dari berbagai sumber, minum yang terbaik itu tetaplah air putih. Yup! Chi setuju. Tapi, kadang pengen juga minum yang ada rasa dan warnanya hehe. Apalagi anak-anak biasanya seneng, tuh.

Daripada Keke dan Nai sering minum soda atau sirup, biasanya Chi bikinin mereka jus atau smoothie. Mereka seneng banget, tuh. Apalagi kalau dibawa ke supermarket, begitu sampe tempat buah suka minta buah ini-itu buat dimakan langsung atau dibuat minuman.

Chi jarang mencampur-campur buah untuk satu minuman. Cukup 1 macam aja, misalnya jus strawberry, jus alpukat, jus sirsak, dan lainnya. Tapi, pernah waktu datang ke salah satu acara yang ada demo masaknya gitu, Chi nyobain smoothies pisang sama strawberry. Ternyata, enak juga rasanya.

Punya 2 anak, seleranya juga rada beda untuk urusan minuman. Kalau Keke lebih suka rasa asli buahnya. Sedikit gula dan (kalau bisa) tanpa susu. Sedangkan, Nai seleranya lebih ke gurih. Jadi, suka dikasih susu atau whipped cream dan ada manis dari gulanya sedikit. Emang, sih, bagusnya jangan dikasih gula. Tapi, Chi kasih sedikit aja biar lebih lahap minumnya hehe.
Selama ini Chi seringnya eksprimen sendiri aja kalau bikin minuman. Pake resep kira-kira. Tapi, sesekali pengen cari resep juga. Cari di internet aja biar gampang.

Minuman Sehat

Ada salah satu resep minuman yang Chi temuin di internet, yaitu Berrynana Smoothie. Disebut Berrynana karena terdiri dari berbagai buah berry (strawberry, blueberry, rasberry) dan banana, plus yoghurt. Kalau sebelumnya Chi pernah nyobain strawberry banana smoothie dan rasanya enak, jadi pengen nyoba segala buah berry dicampur banana. Kira-kira rasanya bakal sama enaknya gak, ya?

Beberapa hari lalu, udah lihat aneka buah berry di salah satu supermarket deket rumah. Tapi, karena sekarang Chi lagi mudik, nanti aja bikinnya setelah pulang ke rumah. Semoga masih ada tuh aneka buah berry di sana.

Kok, jadi pengen cepet-cepet pulang gara-gara kepengen bikin smoothie, ya. Sabaaar... sabaaarr... Nikmati mudiknya aja dulu. Kalau tetep kepengen juga, cari yang jualan smoothie dulu aja, ah. :)

Sumber foto: http://www.bilna.com/blog/resep-minuman-sehat-segar-kids-berrynana-smoothie#.U83BorHgz2k

Continue Reading
No comments
Share:

Sunday, July 27, 2014

Tips Membeli Mainan Bayi

Udah menjelang hari raya idul fitri, ya. Lagi pada sibuk kumpul keluarga besar, nih, kayaknya. Sama, dong :)

Walopun lagi kumpul dengan keluarga besar dan kesibukan mempersiapkan hidangan lebaran mulai terasa, Chi tetep pengen berbagi tulisan, ah. Kali ini tentang tips membeli mainan bayi. Ini gara-gara Chi lihat mainan seperti foto di bawah ini di web elevenia. Jadi aja inget sama waktu Keke dan Nai masih bayi :)

Menurut cerita orang tua, ketika Chi mulai mantap belajar berdiri, suka dikasih kursi kecil untuk belajar jalan. Caranya, kursi kecil itu didorong-dorong. Katanya, sih, itu membantu juga buat belajar jalan.

Mainan Bayi, Tips

Ketika Keke berumur 9 bulan dan mulai belajar berdiri, Chi gak punya kursi kecil di rumah buat di pake dorong-dorong. Pas, lagi jalan-jalan ke salah satu mall (dulu Chi belom kenal sama toko online), nemuin mainan sekaligus buat belajar jalan. Mirip seperti foto di atas.

Ternyata, bagus lho barangnya. Balok-baloknya bisa dipakai buat main. Keretanya bisa dipakai buat jalan. Roda di keretanya itu 'mengunci'. Maksudnya, gak akan mudah didorong oleh anak yang baru belajar jalan. Harus ada tenaga. Tapi, menurut Chi itu bagus karena jadinya aman.
Kalau rodanya mudah menggelinding, maka akan bergerak dengan cepat keretanya. Untuk anak yang udah mantap jalannya, sih, gak apa-apa. Tapi, kalau untuk anak yang baru belajar jalan justru bisa membahayakan. Bisa-bisa malah jatoh terus nanti.

Berikut ada beberapa tips membeli mainan khususnya untuk bayi:

  1. Aman - faktor keamanan itu adalah hal utama. Jangan cepat tergiur sama mainan yang terlihat lucu padahal sebetulnya gak aman. Salah satu yang harus diperhatikan adalah bayi itu suka melempar mainan. Jadi, cari mainan yang gak mudah pecah. Mainan yang terbuat dari plastik walaupun gak mudah pecah, tapi gak semuanya aman, lho. Pokoknya pemilihan material mainan, bentuk, dan lainnya juga harus dipertimbangkan. 
  2. Harus sesuai dengan usia - kayaknya gak mungkin, ya, bayi dikasih mainan mobil-mobilan die cast atau barbie. Belum tepat untuk usianya. 
  3. Multifungsi - biasanya kami beli mainan yang multifungsi. Contohnya, seperti yang kereta dorong itu. Selain baloknya bisa dipakai untuk bayi bermain smabil belajar (melatih kemampuan motorik), juga bisa dipakai untuk belajar jalan. Atau Chi pernah beliin Keke dan Nai boneka kain yang ada musiknya. Jadi, mereka bisa mainin bonekanya, seklaigus menikmati lagu-lagunya terutama kalau mau tidur.
  4. Awet - Beberapa mainan yang kami beli memang mengeluarkan uang yang lumayan. Tapi, kalau dengan harga segitu kualitasnya tahan lama, kayaknya gak rugi juga, deh. Hampir semua mainan Nai ketika bayi itu lungsuran dari mainan Keke. Bahkan ada juga, lho, mainan waktu adek Chi yang paling kecil masih bayi (sekarang adek Chi udah kuliah) dilungsurin ke Keke ketika Keke masih bayi. Trus, semua mainan-mainan itu dilungsurin lagi ke sodara-sodara yang membutuhkan. Tuh, jadi bermanfaat kemana-mana, kan. Kalaupun gak akan kita lungsurin lagi, biasanya mainan berkualitas masih bisa dijual walaupun sudah kondisi bekas. Lumayan, kan :) 
 
Sumber foto:  http://www.elevenia.co.id/product/ProductDetailAction/getProductDetail.do?prdNo=2906302

Continue Reading
No comments
Share:

Thursday, July 24, 2014

Imunisasi Untuk Keke dan Nai

imunisasi, varicella
Nai abis imunisasi varicella (September 2008)

Terlepas dari adanya pro-kontra tentang imunisasi di luar sana, kami termasuk yang ikut mengimunisasi anak-anak. Semua imunisasi yang wajib dan dianjurkan pun kami ikuti. Bisa dibilang, imunisasi Keke dan Nai termasuk komplit.

Waktu pertama kali melihat Keke di imunisasi, Chi gak tega lihatnya. Maklum, bunda protektif hihihi. Abis kasihan lihat bayi kecil nangis karena diimunisasi. Tapi, lama-lama biasa aja. Kan, semua demi kebaikan mereka juga.

Keke dan Nai selalu di imunisasi di rumah sakit, tempat mereka dilahirkan. Selain udah cocok sama dokternya, catatan medisnya kan jadi satu. Gak ribet jadinya.

Ada satu hal yang harus diperhatikan ketika akan mengimunisasi anak. Mereka harus dalam keadaan benar-benar sehat. Imunisasi itu kan memberikan vaksin berupa virus yang telah dilemahkan ke dalam tubuh dengan tujuan memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut.
Buat Chi, walopun telah dilemahkan, virus tetaplah virus. Sebaiknya kondisi tubuh anak harus dalam keadaan sehat yang optimal ketika diimunisasi. Walaupun pernah denger juga ada yang bilang kalau cuma batuk pilek aja, sih, gak apa-apa diimunisasi. Tapi, Chi gak berani, ah. Gak mau ambil resiko. Pokoknya Keke dan Nai harus bener-bener dalam optimal dulu kesehatannya baru imunisasi.

Itu menurut Chi, ya. Gak ada salahnya juga kita mencari tahu segala hal tentang imunisasi. Baik bertanya langsung ke dokter yang bersangkutan atau mencari info lewat berbagai web, misalnya ibudanbalita.com.

Banyak yang bilang kalau imunisasi di rumah sakit itu lebih mahal daripada di posyandu. Bisa jadi begitu. Tapi, gak selalu pilihan yang termahal yang Chi ambil, kok. Contohnya imunisasi DPT.

Seinget Chi, imunisasi DPT itu ada yang bikin badan anak panas dan tidak. Yang (katanya) bikin anak gak panas itu harganya mahal, sementara yang satunya lagi murah. Jauh banget deh perbedaan harganya. Chi pilih yang murah ajah.

Memilih yang murah juga berdasarkan saran dari dokter. Menurutnya selama anaknya dalam keadaan sehat, jangan khawatir kalau badannya panas setelah imunisasi. Itu proses yang wajar. Siapin aja paracetamol untuk jaga-jaga kalau panasnya tinggi. Makanya, kalau anak mau diimunisasi, biasanya dari rumah, Chi udah bawa paracetamol di tas. Jaga-jaga siapa tau badan anak-anak langsung panas tinggi setelah diimunisasi.

Alhamdulillah, pengalaman selama ini, sih, Keke dan Nai belum pernah tinggi panasnya setelah diimunisasi. Sedikit hangat ajah.

Saran Chi, untuk yang pengen imunisasi putra/inya banyak-banyak cari info dulu aja. Jangan mudah lagsung termakan berita ini-itu. Cari berita pembanding. Apalagi sekarang banyak info di website. Trus, konsultasi juga sama yang ahlinya, ya :)

Continue Reading
No comments
Share:

Monday, July 21, 2014

Susu Ajaib

Umumnya setiap orang tua akan bahagia ketika dikarunia seorang anak. Chi juga begitu, sama kayak kebanyakan orang tua lainnya. Mau melahirkan anak pertama dan kedua, perasaannya sama. Bahagia banget.

Tapi, waktu ngelahirin Nai, perasaan Chi sempet campur aduk. Bahagia dan sedih bercampur satu. Sedih karena untuk pertama kalinya bakal jauh dari Keke selama beberapa hari. Gak mungkin, kan, Keke ikut nginep di rumah sakit. Trus ngelihat Keke yang nangis meraung-raung, denger cerita dari K'Aie kalau Keke gak bisa tidur karena nyariin Chi terus, bikin Chi tambah sedih. Tapi, yang paling bikin Chi sedih adalah Keke terkena diare yang cukup berat.

Di saat Chi bahagia karena baru aja melahirkan seorang putri yang cantik, di saat yang sama pula Keke terkena diare. Tepatnya, ketika hari terakhir Chi berada di rumah sakit. Gak jelas juga apa penyebabnya. Apa salah makan atau gimana.

Keke yang tadinya gemuk jadi sangat kurus, keliatan banget tulangnya. Ilang, deh, daging yang bikin badannya gembul. Apapun makanan dan minuman yang ditawarkan ditolaknya. Padahal tadinya dia doyan makan. Dia juga hilang semangat. Bener-bener lemes badannya.
Untungnya, sih, masih mau ASI. Dan, setelah melahirkan ASI Chi kembali berlimpah, jadi cukup banget buat nursing tandem sama adiknya. Tapi, tetep aja sebagai orang tua khawatir lihat kondisi Keke.

Gak pake berlama-lama, kami pun segera membawa Keke ke dokter anak yang biasa menanganinya kalau lagi sakit. Diare sejak kapan? Makan apa aja? Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh dokter. Termasuk pertanyaan, minum susu formulanya apa?

Menurut dokter, kalau Keke minum susu formula harus yang mengandung prebiotik selama diare. Karena prebiotik itu bagus bagi pencernaan, sehingga boleh diberikan saat anak sedang diare. Tapi, kalau tidak mengandung prebiotik, sebaiknya susu formula dihentikan dulu konsumsinya ketika diare.

Keke sebetulnya gak minum susu formula sama sekali setelah selesai masa ASI eksklusif. Dia MPASI plus ASI aja. Selain itu dia rutin konsumsi yoghurt. Tapi, mengingat selama diare Keke gak mau MPASI sedikitpun, yoghurt juga gak mau *padahal yoghurt bagus buat pencernaan, ya* kami pun mencoba mencari susu yang tepat buat Keke. Yang mengandung prebiotik tentunya.


Susu Morinaga merupakan salah satu susu yang memiliki nutrisi lengkap, termasuk prebiotik. Lagipula, susu morinaga ini, kan, udah ada sejak lama. Morinaga merupakan sebuah perusahaan di Jepang yang memproduksi produk berbahan baku susu, berdiri sejak 1917. Sedangkan Kalbe adalah lembaga farmasi ternama di Indonesia yang menghasilkan berbagai produk berkualitas.

Selama ini banyak masyarakat, termasuk Chi, yang taunya kalau lagi diare itu harus berhenti minum susu. Atau kalau gak berhenti, mereka gak perhatiin lagi kandungannya. Yang penting susu harus berhenti sementara. Ternyata, itu gak tepat. Makanya Chi mau sebut susu yang mengandung prebiotik itu susu ajaib aja, deh. Selain nutrisinya lengkap, alhamdulillah Keke juga mau minum susu formula selama dia diare. Chi kasih dia yang rasa vanila. Setelah minum susu, lumayan cepat juga pemulihannya. Keke yang tadinya lemas banget, mulai kelihatan ada semangatnya lagi. Alhamdulillah. Tapi setelah diarenya hilang, minum sufornya juga brenti :)

Sumber gambar:  http://www.bilna.com/morinaga-chil-kid-platinum-sinbiotik-vanila-800gr-tin.html#.U8sfXUASZbY

Continue Reading
26 comments
Share:

Pengumuman Pemenang 4th GA #Honestly

Tarrraaa...! Akhirnya diumumkan juga pemenang 4th GA #Honestly. Alhamdulillah

Tapi, sebelumnya Chi mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk keterlambatan pengumuman ini. Karena seharusnya pengumuman tanggal 18 July, diundur jadi hari ini. Menunggu pengumuman dari pihak Microsoft yang menentukan pemenang utama dulu.

Chi juga mau mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada 10 peserta GA #Honestly yang sudah ikut di blog ini. Terima kasih banyak untuk partisipasinya. Juga terima kasih banyak untuk semua teman blogger yang sangat pengertian ketika Chi promo saat blogwalking di blog teman-teman, ya :)

Oke, deh, gak perlu menunggu lama-lama. Langsung aja kita umumkan pemenangnya, ya!

Untuk pemenang ke-3 dan ke-2, dimana yang menjadi juri adalah Chi, jatuh kepada:
Pemenang ke-3, mendapatkan 1 paket Bodyshop bodykit.

  1. Nama: Lidya Fitrian
    URL: http://santaisejenak.blogdetik.com/2014/07/09/pencarian-nokia-lumia/
Pemenang ke-2, mendapatkan 1 buah dompet Nine West

  1. Nama: CatatanSiCucuth
    URL: http://catatansicucuth.blogdetik.com/2014/07/10/satpam-lumiaku/
Pemenang utama, mendapatkan cincin 18 K

  1. Hadiah cincin Nhttp://sikonyols.blogspot.com/2014/07/nokia-lumia-aku-pada-mu.html via Grace Melia.
  2. Hadiah cincin Lhttp://sweetdonath.blogspot.com/2014/07/honestly-saya-kepingin-banget-nokia.html via Asa Cinta
Hadiah tambahan

Chi akan kasih hadiah tambahan untuk 2 blogger peserta di blog ini, yaitu:

Mendapatkan 1 buah botol Nalgene size 400ml karena Chi mengajukan peserta ini ke Microsoft sebagai salah satu kandidat juara utama.

  1. Nama: Nia Haryanto
    URL:
    http://niaharyanto.blogspot.com/2014/07/ini-nokia-lumia-ku-mana-nokia-lumia-mu.html
Mendapatkan 1 pake buku (Blogger Bicara Parenting, Cinta Monumental, dan Blogger Kondang(an)) untuk peserta tercepat yang mendaftar GA di blog ini.
  1. Nama: Rita Asmara
    URL: http://ritaasmara.blogspot.com/2014/06/ketika-nokia-lumia-menjawab-kebutuhanku.html
Selamat untuk seluruh pemenang. Yang belum beruntung, jangan patah semangat, ya. Sampai jumpa di GA berikutnya. Insya Allah akan ada lagi :)

Untuk hadiah utama s/d ke-3 akan dikirim oleh pihak sponsor. Sedangkan untuk hadiah tambahan, akan dikirim sama Chi. Tapi, untuk hadiah tambahan, dikirimnya setelah idul fitri, ya. Udah persiapan mudik, nih. Lagian kalau kirim sekarang, ekspedisi udah overload kayaknya :)

Untuk para pemenang (kecuali pemenang utama), silakan DM alamat dan nomor HP ke twitter saya @ke2nai. Ditunggu :).

Continue Reading
No comments
Share:

Friday, July 18, 2014

Semua Tentang Sepatu


Tahun ajaran baru identik dengan sepatu baru? Buat kami, bisa dibilang iya walopun gak 100% tepat. Karena kalau dibilang 100% tepat nanti kesannya setiap tahun ajaran baru memang harus beli sepatu baru karena naik kelas.

Setiap tahun ajaran baru, kami memang selalu membelikan Keke dan Nai sepatu baru hingga saat ini. Tapi, alasannya karena sepatu yang lama sudah sempit. Mereka kan masih masa pertumbuhan. Dan, karena setiap tahun ganti, kami pasin aja momennya sama kenaikan kelas. Jadi, kesannya tahun ajaran baru, sepatu pun baru. :D

Dulu, mamah Chi paling sering negur kalau kami udah beli sepatu buat Keke dan Nai. Keseringan, katanya. Masa' tiap tahun ganti. Itu karena kami dianggap selalu beli sepatu dengan ukuran yang pas. Maunya mamah, kalau beli sepatu di gedein 1 atau 2 nomor, lah biar lama pakainya. Kalau setahun sekali beli, kualitas sepatunya masih bagus tapi udah kesempitan.

Tapi, sekarang Mamah udah gak pernah negur lagi, sih. Udah pasrah kayaknya karena kami gak nurut juga hehehe. Bukannya mau melawan orang tua, tapi kami selalu menjelaskan kalau memakai sepatu kebesaran itu buat kami sama gak enaknya kayak pakai sepatu kesempitan. Dan buat kami, kenyamanan memakai sepatu itu sangat penting. Bisa mempengaruhi mood kalau ernyata sepatunya gak enak dipakai buat jalan-jalan.
Selain ukuran yang harus tepat, kualitas sepatu juga sangat kami perhatikan. Harus awet dan bener-bener nyaman dipakai. Waktu Keke kelas 2, kami pernah beliin sepatu sekolah yang cukup murmer harganya, tapi kelihatan kokoh dan bagus modelnya. Ternyata, baru juga beberapa bulan itu sepatu udah jebol! Maksud hati mau ngirit, malah harus keluar uang 2x buat beli sepatu hiks.

Makanya kami semakin yakin sepatu itu seperti barang elektronik, ada harga ada kualitas. Untungnya walaupun sangat memperhatikan kualitas sepatu, tapi kami bukan kolektor sepatu. Bisa jebol nanti dompet hehehe.

Mamah beberapa kali cerita, sejak Chi bayi selalu dipakaikan sepatu. Akhirnya, jadi kebiasaan. Sekedar untuk main ke tetangga aja, kalau belum dipakein sepatu, kaki Chi gak mau nyentuh lantai hehehe. Pokoknya harus bersepatu.

Kebiasaan itu Chi tularin ke Keke dan Nai. Walaupun kalau untuk main ke tetangga atau di depan rumah aja, sih, mereka mau pakai sendal. Tapi, kalau jalan-jalan seringnya pakai sepatu. Malah diharuskan sejak bayi.

Iya, walaupun masih bayi, Keke dan Nai juga selalu Chi kasih sepatu. Memilih sepatu bayi pun gak ada bedanya dengan memilih sepatu sekarang. Kualitas harus diutamakan. Gak mau, ah, sekedar beli model yang lucu tapi kualitas dikesampingkan.

Apalagi kayak Keke itu kan usia 9 bulan udah mulai belajar jalan. Sepatu yang berkualitas, banyak yang ringan dipakai. Penting banget pakai sepatu bayi yang ringan tapi anti slip. Selain itu, sepatu kan melindungi kaki anak ketika berjalan di luar. Makanya, Chi gak pernah cuma pakein kaos kaki ajah, kecuali kalau lagi di rumah. Nyeker pun gak apa-apa kalau di rumah :)

Continue Reading
22 comments
Share:

Thursday, July 17, 2014

Disuguhi Sinetron Ketika Bertamu

Keke dan Nai itu nyaris tidak pernah mengenal yang namanya sinetron. Dibilang nyaris karena mereka juga pernah nonton sinetron. Beberapa waktu lalu pernah ada sinetron coboy junior, Keke dan Nai pun beberapa kali nonton sinetron itu karena saat itu merea lagi suka sama CJR. Untungnya gak berlangsung lama. Berhasil mengalihkan perhatian dan kegandrungan anak-anak sama CJR ternyata gak berlangsung lama. Selera mereka kembali ke kartun-kartun di Disney junior maupun Disney channel :D

Ketika di rumah, Keke dan Nai nyaris tidak pernah bersentuhan dengan sinetron, berbeda ketika sedang bertamu dan menginap. Walaupun menginap di rumah keluarga dekat sekalipun, rasanya gak enak kalau kami sebagai tamu mengatur-ngatur tontonan apa yang boleh dan tidak di rumah tersebut. Bisa-bisa disambit talenan nanti hehehe.

Paling sekedar mengusulkan tontonan kalau lagi nonton bersama. Tapi, kalau tuan rumah lagi kepengen banget nonton sinetron, sebagai tamu harus mengalah. Keke dan Nai pun pernah ikutan nonton. Kalau Keke biasanya gak brenti ngoceh mulutnya, "Kok gitu sih ceritanya? Aneh, ih!" Pokoknya ocehan-ocehan seperti itu. Memang bener apa kata dia, jalan cerita sinetron kita kan kebanyakan gak masuk akal hehe. Sedangkan, Nai lebih banyak diam.
Gak mau Keke dan Nai terlalu larut berlama-lama menonton sinetron, biasanya kalau menginap ke suatu tempat, Chi suka bawa mainan atau gadget untuk mengalihkan perhatian mereka. Dulu, waktu Keke masih TK, kami suka bawain semua mobil-mobilannya. Karena Keke gak mau memilih, semua harus dibawa. Repot, sih. Tapi, selama menginap dia lebih banyak main mobil-mobilan.

Sekarang paling cukup gadget (Samsung Tab, PSP, dan NDS). Kalau Nai biasanya ditambah dengan berbagai perlengkapan menggambar karena dia suka menggambar. Bukannya Keke dan Nai gak mau bermain dengan sodara-sodaranya, lho. Mereka juga akrab. Tapi, karena anak-anaknya kadang suka ikut nonton sinetron juga, jadi Chi tetep bawa berbagai peralatan untuk mengalihkan perhatian Keke dan Nai.

Harusnya permasalahan selesai, ya. Tapi, gak sepenuhnya selesai ternyata. Yang teralihkan perhatiannya gak cuma Keke dan Nai. Anak-anak yang lain pun begitu. Mereka jadi suka berebutan pengen pinjam gadget Keke dan Nai. Namanya anak-anak, masih suka susah diajarin untuk bergantian dan antri. Tetep aja ada ributnya.

Chi juga kadang suka serba salah. Mau gak dikasih pinjem, kesannya pelit banget. Lagian sama aja ngajarin Keke dan Nai untuk tidak berbagi. Tapi, dikasih pinjem, kadang jadi berantem karena rebutan. Akhirnya, suka bingung dan serba salah hehe.

Eits, tapi postingan ini gak cuma sekedar curcol, lho. Intinya, sih, kalau Chi lebih memilih untuk memberikan anak-anak pengalih perhatian yang akan mereka sukai kalau kita gak pengen anak-anak melakukan sesuatu, misalnya menonton sinetron. Mengalihkan perhatian anak itu lebih mudah ketimbang membuat larangan.

Melarang apalagi tanpa penjelasan akan menghasilkan rasa penasaran. Melarang dengan penjelasan tapi gak dibarengi dengan sesuatu hal yang bikin mereka tertarik juga akan bikin anak uring-uringan. Jadi, sebaiknya memang cari sesuatu yang menarik perhatian mereka.

Membawa berbagai permainan yang mereka suka sudah terbukti sering berhasil. Kalaupun, ada gagalnya (karena jadi rebutan), Chi cari cara lain. Ngajak main bareng, misalnya kayak main kartu. Atau paling ujung-ujungnya jalan-jalan ke suatu tempat hehe..

*Sinetron hanya salah satu tontonan. Totonan lain yang kurang baik menurut kami pun berlaku cara ini :)

Continue Reading
20 comments
Share:

Tuesday, July 15, 2014

Pengumuman Pemenang 3rd GA Tanakita

Alhamdulillah, akhirnya saatnya mengumumkan pemenang 3rd GA Tanakita. Walaupun ikut deg-degan ngumuminnya hehe. Sebelumnya, Chi mau ngucapin terima kasih banyak untuk 30 teman-teman blogger yang sudah berpartisipasi di GA Tanakita ini.

Seperti yang Chi tulis di postingan GA Tanakita - Hobi dan Keluarga, GA ini TIDAK SEKEDAR berhadiah liburan ke Tanakita. Ada review yang harus dilakukan oleh pemenang setelah berlibur ke Tanakita. Yang menjadi juri adalah Chi dan salah seorang dari Rakata Alam Terbuka. Sebagai juri utama tentu saja dari pihak Rakata Alam Terbuka.

Dari 30 peserta, ada sekitar 1/3 jumlah peserta (10 orang) yang tulisannya bagus-bagus dan bersaing ketat *Duh, kenapa bahasanya jadi kayak Cak Lontong begini, ya? :D Pilah-pilih lagi dari peserta yang bagus-bagus itu. Dan, karena penilaiannya memang cukup ketat, akhirnya diputuskan akan MENAMBAH jumlah pemenang menjadi 2 orang.

Pemenang tersebut masing-masing tetap mendapat hak yang sama seperti di postingan awal Chi menggelar GA. Dan, gak perlu berpanjang-panjang lagi, ya. Pemenangnya adalah...

  1. Nama : Shintaries
    Twitter : @shintaries
    FB : shintaries
    Judul : Liburan Asik bersama Keluarga
    URL : http://shintaries.info/liburan-asik-dengan-keluarga.html
  2. Nama : Nurul Wachdiyyah
    Twitter : @bandungdiary
    FB : Nurul Wachdiyyah
    Judul Artikel : Satu Keluarga, Sama Hobinya: Jalan-jalan!
    URL: http://bandungdiary.blogspot.com/2014/06/kami-sekeluarga-hobi-jalan-jalan.html
 
Selamat untuk para pemenang! Insya Allah, akan segera Chi hubungi.

Untuk teman-teman yang belum beruntung, sekali lagi terima kasih banyak untuk partisipasinya. Mohon maaf, kalau belum bisa memuaskan semua pihak. Semoga ada GA berikutnya. Insya Allah :)

Continue Reading
No comments
Share:

Berenang, Yuk!

Suka berenang? Kami sekeluarga suka berenang, walopun jarang berenang akhir-akhir ini. Beberapa tahun lalu, Keke dan Nai bahkan pernah ikut kursus renang. Tapi karena kemudian kesehatan Chi yang gak memungkinkan, sakit lumayan lama, terpaksa kursus berenang dihentikan sementara. Eh, gak taunya keterusan sampe sekarang. Pengen, sih, kursus renang lagi. Cari-cari dulu waktu yang pas.

Yang namanya berenang memang gak pernah ngebosenin. Apalagi kalau udara lagi panas terik. Enak banget rasanya berenang. Pengennya berlama-lama di dalam air. Adeeemm walopun udahannya kulit bisa lebih gelap hihihi.

Chi beruntung di deket rumah ada 3 perumahan yang punya fasilitas kolam renang. Diantara 3 pilihan itu, ada 2 kolam renang yang paling sering kami datangin. Yang satunya cukup sekali aja. Padahal kolam renang yang ini paling deket sama rumah. Tapi harga tiket masuknya udah paling mahal, trus kolam renangnya begitu aja. Kolam anaknya juga cuma seuprit luasnya. Dan, gak ada yang jual makanan :D

Kolam renang yang paling sering didatengin itu yang paling deket sama sekolah Keke dan Nai. Kadang-kadang, Chi berenang di sana sampai waktunya menjemput Keke dan Nai. Ini me time yang paling menyenangkan buat Chi hehehe. Atau, kalau anak-anak mau berenang, pastinya pilih yang paling deket sama sekolah biar bisa langsung berenang sepulang sekolah.
Eits, malah jadi ngobrolin kolam renangnya. Kalau baju renangnya gimana? Kalau untuk Keke, Chi gak pernah beliin celana renang yang kayak model celana dalem itu. Biasanya baju renangnya yang tertutup dari atas sampe lutut.

Sekarang, baju renangnya cuma celana pendek selutut aja. Tapi, memang yang khusus buat berenang. Keke udah minta dibeliin baju renang baru, sih. Dia lagi kepengen baju renang yang 2pc, atasannya kayak kaos lengan pendek trus bawahannya kayak celana ketat selutut. Udah nyari di toko olahraga, baru ketemu 1 merk yang jual baju renang kayak yang Keke mau. Harganya? Hmmm... Bang.. bing.. bung.. kita nabung dulu, ya, Ke :)


Kalau Nai, dari dulu selalu kepengen baju renang kayak yang Keke mau. Model tertutup dari atas sampe bawah. Dia udah gak mau model baju renang yang terbuka. Tapi, susah banget, ya dapetnya. Selalu aja gak ketemu ukuran kecil. Coba cari di toko online. Siapa tau ketemu. eh, malah lumayan banyak pilihannya. Ya, udah pilih, deh.

Sofia The First, salah satu tokoh kartun kesukaan Nai. Kayaknya dia bakal suka sama baju renang yang ada gambar Sofia

Waduh! Jadi pengen berenang gara-gara nulis ini. Nanti ah, abis lebaran aja berenangnya :)

Sumber foto: http://www.elevenia.co.id/product/ProductDetailAction/getProductDetail.do?prdNo=3360648

Continue Reading
16 comments
Share:

Monday, July 14, 2014

Yang Dikenang Oleh Anak

Kemarin, dalam perjalanan menuju Bandung, ketika kendaraan kami melintas tempat futsa di dekat rumah...

Nai: "Ini kan tempat waktu Ima kartinian pas TK."
Bunda: "Iya, gitu?" *Chi pura-pura gak inget
Nai: "Iya, Bun. Masa' lupa, sih. Itu, lho, acara hari kartini yang semua disuruh pake baju daerah. Trus, acaranya permainan tradisional."
Bunda: "Kok, Ima masih inget, sih? Emang Ima suka sama acaranya?"
Nai: "Seru, Bun..."

Lalu, meluncurlah dari mulut Nai apa aja yang dia ingat ketika acara kartinian. Acara waktu dia masih di TK A.

Bunda: "Kalau acara family gathering, Ima suka, gak?"
Nai: "Family gathering itu apa?"
Bunda: "Itu, lho, acara yang suka diadain waktu Ima playgroup dan TK."
Nai: "Iya, yang mana?"
Bunda: "Yang acaranya sama semua orang tua. Trus, ada game macem-macem. Yang suka diadain dilapangan TPC."
Nai: "Gak inget."

Waktu Nai bilang kalau dia gak inget sama acara family gathering, Chi gak kaget, sih. Kejadian yang kurang lebih sama pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Keke begitu terkesan dengan acara Hari Gembira yang diadakan sekolahnya waktu Keke masih duduk di PG besar. Untuk hal yang sama, Keke gak inget dengan acara family gathering.
Acara kartinian, hari gembira, dan family gathering adalah 3 acara dari beberapa acara yang pernah diadakan oleh sekolah Keke dan Nai ketika mereka masih playgroup dan TK. Acara kartinian, cukup rutin diadakan setiap tahun. Tapi, konsep acaranya berbeda setiap tahunnya. Nah, acara kartinian yang paling berkesan untuk Nai adalah yang konsepnya permainan tradisional antara ibu dan anak. Ibu dan anak saling bekerja sama mengikuti beberapa permainan tradisional. Nanti setiap selesai mengikuti permainan, akan mendapat poin di kartu yang sudah diberikan sebelumnya.

Untuk hari gembira juga semacam family gathering. Konsepnya mirip seperti acara kartinian yang berkesan bagi Nai. Ada beberapa game yang harus dimainkan, trus nanti dapet poin. Bedanya, kalau kartinian dilakukan antara ibu-anak, sedangkan hari gembira yang melakukan adalah anak dengan kedua orang tuanya.

Acara kartinian dan hari gembira yang berkesan untuk Keke dan Nai hanya dirasakan sekali. Justru yang rutin setiap tahun diadakan adalah family gathering. Acara rutin setiap awal tahun, dimana seluruh orang tua berkumpul dan dibuat kelompok-kelompok yang sudah ditentukan sebelumnya. Mengikuti beberapa game yang sudah dibuat sekolah.

Menarik sebetulnya, kenapa acara family gathering yang rutin diadakan setiap tahun justru kurang mendapat kesan di hati Keke dan Nai. Menurut Chi, karena pada acara family gathering yang berkompetisi adalah orang tuanya. Game-gamenya banyak yang sulit dilakukan oleh anak-anak. Memang, sih, acaranya seru. Sesama orang tua bisa saling mengenal dan akrab. Sayangnya karena anak-anak kurang dilibatkan, mereka pun lebih banyak berlarian dengan teman-temannya atau ngekor orang tuanya.

Waktu itu, Chi pernah usulin ke pihak sekolah untuk lebih rutin mengadakan family gathering dengan konsep seperti hari gembira aja. Karena anak-anak yang lebih dilibatkan. Sehingga anak juga terkesan. Tapi, sekolah juga mungkin punya pertimbangan sendiri, ya. Akhirnya, tetap aja yang rutin dilakukan setiap tahun adalah acara family gathering.

Pelajaran yang bisa Chi ambil dari sana adalah ketika kita mengajak anak-anak, pastikan mereka gak hanya sekedar sebagai pelengkap. Mereka pun harus bisa menikmati. Ketika mau jalan-jalan, Chi suka mikir dulu, anak-anak bakal menikmati gak, ya? Kalau cuma sekedar diajak dengan alasan belum bisa ditinggal, mendingan jangan. Kan, salah satu tujuannya juga pengen meninggalkan kesan di hati anak-anak. Jadi, mereka harus dilibatkan :)

Oiya, hari ini umumnya hari pertama masuk sekolah, ya. 'Met sekolah. Kalau Keke dan Nai udah masuk dari seminggu lalu, nih. Semangat, ya!

Continue Reading
10 comments
Share:

Saturday, July 12, 2014

Biasakan Minum Air Putih Biar Sehat

Kesehatan itu mahal harganya, bukan sekedar slogan tapi memang benar adanya. Chi pernah merasakan itu. Mahal gak cuma dalam artian biaya aja. Tapi, dalam hal lain juga bisa. Misalnya, ada waktu kebersamaan yang terlewati karena kita sakit. Bukan berarti keluarga meninggalkan kita, lho. Tapi, rasanya kebersamaan akan lebih nikmat dirasakan kalau semuanya dalam keadaan sehat.

Jadi, menjaga kesehatan itu memang penting banget. Dimulai dari asupan gizi hingga aktivitas sehari-hari harus kita jaga. Kalau dulu, untuk asupan gizi dikenal dengan istilah "4 sehat 5 sempurna". Kalau sekarang namanya gizi seimbang.

Ngomong-ngomong tentang gizi seimbang, pernah tau yang namanya tumpeng gizi seimbang? Kalau belum, coba lihat gambar di bawah ini:

Kalau lihat dari tumpeng tersebut, bagian yang paling bawah adalah air. Air memang merupakan kebutuhan pokok manusia. Bahkan 60% dari berat tubuh manusia adalah air. Sayangnya banyak manusia yang dengan berbagai macam alasan menjaid kurang minum air. Salah satunya yaitu Chi sendiri, nih.

Tapi, itu duluuu... waktu masih ngantor. Chi suka males minum karena perjalanan rumah-kantor pp itu jauh banget. Kalau banyak minum, bakalan repot kalau sampe pengen pipis di jalan *pernah beberapa kali ngalamin. Akhirnya, suka males minum hehehe.

Setelah resign, kebiasaan jarang minum terus dilanjutin. Udah jadi kebiasaan. Akhirnya sadar kalau kurang minum itu sebetulnya bahaya setelah sering sakit kepala. Untungnya K'Aie gak pernah bosen ngingetin supaya rajin minum. Sama satu lagi, baca tip sehat di  internet. Bermanfaat banget, deh.

Enak zaman sekarang, mau lihat tips sehat aja bisa tinggal online. Dari mulai tips membiasakan diri minum air putih, buah dan sayur yang menjadi 'musuh' bumil, agar tetap sehat selama musim hujan, dan masih banyak lagi.

Yang Chi baru tau, salah satu tips supaya banyak minum air putih katanya pake sedotan. Katanya, sedotan itu gak bikin mulut jadi penuh. Jadi, tanpa disadari, kita bisa minum lebih banyak. Wah, boleh juga nih tipsnya. Cobain, ah.

Teman-teman pernah coba cari tips sehat di internet, gak? :)

Sumber gambar: http://belajarbiokimia.wordpress.com/2014/02/17/sarapan-sehat-belajar-hebat/

Continue Reading
16 comments
Share:

Friday, July 11, 2014

4th Giveaway: #Honestly Tunjukkan LUMIA-mu

Postingan ini sticky post, ya. Jadi akan tetap di posisi teratas sampai tanggal 11 Juli 2014. Kalau mau lihat postingan terbaru, silakan lihat postingan di bawah blogpost ini :)

Pertama kali saya punya hape adalah waktu pertama kali diterima kerja. Beli pake gaji sendiri, dong! *Bangga

Sampe sekarang saya gak terlalu sering gonta-ganti hape. Biasanya hape baru ganti kalau memang harus di ‘lem biru’. Tapi, yang gak pernah berubah adalah merknya. Dari dulu sampai sekarang, selalu aja pilihannya Nokia. Cinta beneeeerrr sama Nokia hehehe.

Setahun belakangan ini saya baru ganti hape. Teteup Nokia merknya. Tepatnya Nokia Lumia 1520. Tapi, kali ini lebih keren lah. Karena kebutuhan saya makin terpenuhi. Mau nongkrong di socmed, gak perlu buka laptop. Trus, makin keranjingan foto-foto. Nokia yang lama aja saya udah keranjingan foto apalagi sekarang.

Kerennya Nokia Lumia 1520 tuh ada live tiles. Kalau di hape saya, pastinya yang saya simpan di live tiles adalah aplikasi yang paling sering saya gunakan. Misalnya: 

  1. Beraneka social media (FB, twitter, instagram, WA, dan path)
  2. Telpon, sms, dan kontak sih pasti harus
  3. Kamera, foto album, dan story teller.
 
Adanya live tiles di Lumia memang memudahkan saya banget kalau mau menggunakan aplikasi dan update berbagai berita di socmed.

Tampilan live tiles di Nokia Lumia 1520 saya. Dengan live tiles, saya jadi langsung tau apdetan terbaru karena akan terlihat notifnya.

Ngomong-ngomong tentang Nokia Lumia 1520, saya mau bikin giveaway bekerja sama dengan 12 blogger, nih. Syarat dan ketentuannya sebagai berikut:

  1. Ceritakan keseruan teman-teman ketika memakai LUMIA *lumia apa aja boleeehh. Gak harus tentang Lumia milik pribadi. Tapi, pernah punya cerita seru ketika memakai Lumia teman, sodara, tetangga, tukang jual hape, dll juga gak apa-apa. Bikin cerita yang paling menarik berdasarkan pengalaman pribadi, ya.
  2. Tulisan gak usah panjang-panjang. 300-500 kata aja. 
  3. Foto dengan Nokia Lumia 1520 *GAK WAJIB, YA. Kalau ada aja. Itupun punya pribadi, minjem, atau langsung beli juga boleeehhh
  4. Share tulisan dan url postingan teman-teman di twitter dengan menggunakan hashtag #HONESTLY mention akun twitter @NokiaIndonesia dan akun saya @ke2nai
  5. Share link post ke FB fanpage Nokia Indonesia https://www.facebook.com/NokiaIndonesia .
  6. Wajib follow twitternya @NokiaIndonesia
  7. Pada akhir tulisan, tulis kalimat “Artikel ini ditulis untuk GA #Honestly Tunjukkan LUMIA-mu”. Beri link hidup ke postingan ini, ya.
  8. GIVEAWAY ini dibuka sejak tanggal 19 Juni hingga tanggal 11 Juli 2014.
  9. Pengumuman Pemenang tanggal 18 Juli 2014 di blog ini dan fanpage Nokia Indonesia
  10. Tulisan yang dibuat tidak boleh mengandung unsur SARA atau bisa merugikan pihak lain
  11. Pemenang akan diumukan melalui blog, FB, dan twitter saya. Juga diumumkan di Fanpage Nokia Indonesia.
  12. Keputusan Juri tidak bisa diganggu gugat
 
Juri :
  1. Pemenang utama ditentukan oleh MICROSOFT INDONESIA. Akan ada 2 pemenang yang diumumkan pada tanggal 18 Juli yang merupakan pemenang gabungan dari GA yang diadakan 12 blogger.
  2. Pemenang kedua dan ketiga untuk GA di blog saya ini, akan diumumkan di blog ini.
 
Hadiah:
  1. 1 buah Bodyshop bodykit untuk pemenang ketiga
  2. 1 buah dompet ninewest untuk pemenang kedua
  3. 2 cincin emas 18k (N dan L) untuk 2 orang pemenang utama dari keseluruhan blogger peserta giveaway di 12 blog  
 
 
Syaratnya gampang, hadiahnya keren. Jadi cepetan ikutan, ya. Jangan sampe kelewat DLnya

Ini adalah tampilan awal Lumia, sebelum masuk ke homescreen yang memuat personalized Live Tiles. Yah, berhubung saya kadang suka kumat narsisnya, jadi suka aja dengan tampilan ini hehehe. Kalau bosen tinggal ganti lagi fotonya.

Continue Reading
51 comments
Share:

Thursday, July 10, 2014

Tempat (Belajar) Wudhu

Foto di bawah adalah tempat wudhu di gedung I, sekolah Keke dan Nai. Tempat wudhunya bernuansa anak-anak karena di sanalah anak-anak akan antri wudhu sebelum sholat dhuha dan dzuhur. Dan, yang namanya anak-anak kan umumnya masih belajar berwudhu. Mungkin itulah kenapa di dindingnya ada gambar tahapan berwudhu, biar anak-anak bisa melihat. Siapa tahu ada yang lupa tata caranya :)

wudhu
Fotonya gelap, karena Chi foto malam hari dengan kamera HP, saat acara buka puasa bersama kelas 3 yang baru aja selesai *abis itu langsung update.

Continue Reading
30 comments
Share:

Wednesday, July 9, 2014

Benda Idaman Buat Jalan-Jalan

Kepengen benda yang satu ini udah lama banget. Terutama sejak dateng ke festival layang-layang, beberapa tahun lalu. Kayaknya kurang keren kalau gak pake benda satu ini. Ups! Becanda, ding hehehe. Tapi, memang kadang Chi merasa butuh. Bukan karena urusan keren atau enggak, lho. Memang butuh aja.

Yup! Chi udah lama banget pengen punya kacamata hitam. Dulu pas masih kuliah, kemana-mana nyetir sendiri *kecuali kalau lagi jalan sama pacar, pasti minta disetirin hehehe, Chi selalu pake kacamata hitam kalau siang. Biar gak silau.

Eh, setelah menikah, gak tau itu kacamata kemana. Chi juga yang teledor nyimpennya, nih. Merasa udah ada yang nyupirin terus setiap jalan-jalan, gak merasa butuh kacamata hitam. Akhirnya lupa naronya dimana.
Udah lama pengen beli lagi. Biar kalau jalan-jalan gak silau. Tapi, kadang bingung sendiri, beli apa enggak, ya? Masih aja galau ceritanya. Binguuunng!

Iseng-iseng, Chi lihat di internet. Cari kacamata wanita. Ada yang keren nih kacamatanya. Kacamata berwarna coklat ini bikin Chi langsung kepengen beli. Dari dulu, Chi memang lebih suka warna coklat kalau buat kacamata jalan. Berarti namanya kacamata coklat bukan hitam, ya? Terserah, deh. Tapi, buat Chi kacamata cuma ada 2, yaitu kacamata baca dan kacamata hitam (walopun warnanya bukan hitam hehe).

Kacamata merk Guess ini keren, ya. Chi suka sama model dan warnanya :)

Sebetulnya, Chi pengen banget punya kacamata yang framenya gede. Tapi, selalu aja diketawain K'Aie tiap kali nyobain. Katanya, Chi gak pantes pake model yang framenya gede. Kalau model kacamata kayak foto di atas, yakin deh K'Aie bakal suka modelnya.

Berarti harus rayu-rayu K'Aie, ah. Biar dibeliin kacamata ini. Anggap aja hadiah lebaran. Kalau udah punya kacamatanya, berarti bonusnya harus ada jalan-jalan *plak! Hahaha

Ngomong-ngomong, pilih kacamata hitam itu gak boleh sembarangan, lho. Bisa merusak mata kalau sembarangan. Tujuan seseorang pakai kacamata hitam kan supaya gak silau. Trus, mata kita cenderung berani 'menantang' matahari karena merasa pakai kacamata hitam. Padahal, kacamata hitam yang benar itu gak sekedar gelap. Tapi juga harus mampu mem-block sinar matahari. KAlau cuma sekedar gelap aja, nanti malah bisa merusak mata

Kalau Chi baca infonya di google, ada kodenya juga untuk tahu standar kacamata hitam yang benar. Malah katanya, kalau untuk nyetir itu sebaiknya kacamata yang berwarna coklat atau abu-abu, bukan yang berwarna hitam. Berarti warna kacamata yang Chi punya dulu bener, ya.

Hmm.. enaknya jalan-jalan kemana, ya? Beli kacamatanya dulu, ah ;)

Sumber foto:  http://www.elevenia.co.id/product/ProductDetailAction/getProductDetail.do?prdNo=2536246

Continue Reading
No comments
Share:

Tuesday, July 8, 2014

LUBER

Semalam, Keke dan Nai mendesak Chi untuk kasih tau apa pilihan nyoblos besok

Bunda: "Ada, deeehh"
KeNai: "Bunda kasih tau, dong! Masa' begitu aja dirahasiain?" *Chi tulis KeNai karena mereka slaing bersuara dengan pertanyaan yang sama. Kompak ceritanya :D
Bunda: "Lho, memang harus rahasia. Bunda aja gak tau ayah pilih siapa. Ayah juga gak pernah tanya bunda pilih siapa."
Keke: "Tapi, orang-orang banyak tuh yang bilang pilih siapa. Keke tau pilihannya Pak X karena peranh bilang ke Keke katanya pilih XX."
Bunda: "Kan, Bunda LUBER. Lagian emang seharusnya begitu."
Nai: "Emang LUBER apa, Bun?"
Bunda: "Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia. Makanya Bunda gak mau kasih tau."
Keke: "Luber bukannya kayak air yang diisi kepenuhan, Bun? Mengalir kemana-mana gitu. Makanya banyak orang yang kasih tau pilihannya kemana-mana kayak air?"
Bunda: "Itu, sih, luber yang lain! Hehehe"
Keke: "Ya, udah kalau gitu Bunda luber yang kayak gitu aja yang kayak air."
Bunda: "Ogaaahh! Hahaha"

Selamat mencoblos! Siapapun pemenangnya, semoga memang itu yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Dan, Chi berharap masih banyak masyarakat Indonesia yang waras, berkepala dingin untuk menerima dan menghormati segala keputusan. Gak usah pake ribut-ribut, udah kayak zaman purba ajah! ;)

Kemarin, melepas balon di sekolah. Kegiatan rutin tahunan menandai dimulainya tahun ajaran baru 2014/2015. Chi mending fokus ke sini ajah. Kita semangat lagi, ya, Nak!

Continue Reading
No comments
Share:

Saturday, July 5, 2014

Nalgene dan Kor, Botol Yang Cocok Buat Dimanapun

Akhir-akhir ini, kalau Chi blogwalking ke blog-blog yang pasang iklan dari google terlihat jelas iklan botol merk Kor. Dan, entah ada hubungannya atau enggak, tapi sejak iklan botol kor dimana-mana, keluarga kami ikut kecipratan rezeki lebih. Padahal Chi gak pasang iklan google di blog, lho. Kok, bisa? Yuk, baca postingan ini sampai selesai, ya.


Berawal dari Keke masuk TK


Pulang dari kantor, K'Aie bawa 1 botol berwarna hijau bermerk Nalgene. Katanya, botol itu untuk Keke sekolah.

Chi yang saat itu memang lagi semangat banget nyiapin segala perlengkapan sekolah Keke *maklum anak pertama dan pengalaman pertama sekolah, gak nyangka kalau K'Aie bakal bawain botol kayak gitu. Dalam bayangan Chi, botol untuk anak-anak itu yang ada gambar karakter lucu favorit anak. Ukurannya pun kecil. Nah, kalau ini udah polos, besar pula (sekitar 750ml).

K'Aie: "Ini kualitas bagus, lho. Awet dan tahan banting."

Dan, yang K'Aie bilang itu benar. Salah seorang teman pernah cerita kalau botol anaknya lumayan sering ganti. Bukan karena bosan, tapi sering pecah. Namanya juga anak-anak kalau naro tas kadang suka sembarangan. Akhirnya, jatuh trus botol pecah. Sedangkan botol Keke tetap awet sampai sekarang.
Coba buka youtube, deh. Masukin kata kunci Nalgene, akan ada beberapa video tentang kekuatan botol nalgene yang memang udah terkenal sebagai unbreakable bottle. Kalau dikalangan pecinta alam, terutama di luar sana, udah gak asing sama merk Nalgene, ya. Kor juga sama kualitasnya dengan Nalgene.

Kami sendiri juga udah pernah beberapa kali ngetes. Dilempar dari lantai atas, dilempar ke tembok, dibanting ke jalan, dan dilindes mobil. Gak pecah juga botolnya. Alhamdulillah. Kenapa bisa kuat? Karena bahannya dari Tritan. Coba cek di google tentang bahan tritan. Selain kuat, bahan ini juga ramah lingkungan. Jadi, ini botol gak cuma cocok untuk pecinta alam aja, kok. Nalgene dan Kor, botol yang cocok buat dimanapun.

 Tuh, Iron Man aja pake botol minum Kor
Klik sumber fotonya di sini untuk lihat siapa aja yang pake Kor

Chi yang tadinya biasa aja sama botol ini, malah jadinya suka banget. Yang tadinya cuma punya 1 sekarang jadi beranak-pinak hihihi. Selain awet, Nalgene itu aman banget karena BPA Free.

Total ada 7 botol nalgene yang kami pakai, tapi sekarang tinggal 5 botol. Ya, walopun nalgene terkenal sebagai unbreakable bottle, tapi bukan berarti gak bisa hilang hehe.

Botol yang pertama kali hilang adalah botol yang biasa Nai bawa waktu TK. Ketinggalan di pizza hut. Baru nyadar setelah sampe rumah. Ah, males banget mau ambil lagi. Jauuuhh, belom macetnya. Jadi, ikhlaskan aja :D

Botol kedua yang hilang, gak jelas dimana. Gak tau apa Chi lupa nyimpen atau pernah ketingalan di suatu tempat, yang jelas ini botol gak tau kemana. Botolnya mirip kayak botol Nalgene yang pertama kami punya.

nalgene, kor 
ki-ka: Yang sebelah kiri adalah botol Nalgene N Gen yang pertama kami punya. Ukuran 750ml. Pernah punya 1 lagi yang sama, tapi trus ilang. Gak tau ilangnya dimana. 
Sebelah kanan adalah Kor Delta 750ml. Suka dipake buat infused water hehe.

Tentang karakter, dimana-mana yang namanya anak-anak memang punya tokoh kartun favorit masing-masing, kan? Keke pun pernah nanya kenapa botolnya gak kayak temen-temennya yang ada gambar kartunnya. Chi jelasin kalau botol Keke polos justru biar dia bebas mau kasih stiker apapun tanpa harus gonta-ganti botol.

Ya, sejak itu botolnya suka dikasih stiker. Dari stiker yang harganya seribuan dapet banyak sampe stiker yang lumayan harganya. Bahkan ditempel gambar dari ngeprint di komputer juga pernah. Caranya, dikasih solatip yang besar hehe. Gak cuma Keke, Nai pun juga begitu. Gimana mood mereka, sih. Kalau lagi pengen polos, ya dicopot deh stiker.

Nalgene
ki-ka: Yang pink adalah Nalgene Narrow Mouth ukuran 1lt. Biasa dibawa ke sekolah sama Nai. Dulu nalgene Nai yang hilang persis seperti itu, cuma ukurannya aja lebih kecil (500ml)
Yang hijau adalah Nalgene Wide Mouth Glow ukuran 1lt. Bisa glow in the dark. Biasa dibawa Keke ke sekolah
Yang biru juga Nalgene Wide Mouth, cuma ukurannya lebih kecil. Si biru ini pernah dibawa jalan-jalan sama K'Aie ke Everest *padahal istri dan anak-anaknya aja belum pernah ke everest hihihi


Trus, hubungan sama botol Kor yang diceritain di awal itu apa?


Jadi, ceritanya dari yang awalnya cuma punya 1, trus beranak-pinak, sekarang jualan, deh. Jualan 2 merk botol, yaitu Nalgene dan Kor. Udah lumayan lama jualannya. Hasilnya, alhamdulillah.

Nah, sepertinya gara-gara google bikin iklan Kor, kami sepertinya harus lebih bersyukur lagi. Terimakasih juga buat Google, nih. Berkah ramadhan. Aamiin ;)

Sekarang, Chi lagi pengen bikin toko online untuk kedua botol ini. Sementara toko online-nya lagi di 'beberes', mending lihat web resmi mereka aja dulu.

  1. Nalgene - www.nalgene.com
  2. Kor - www.korwater.com
 
Udah lihat produk-produknya di 2 web tersebut? Tertarik buat beli? Tinggal hubungi Chi aja. Sebutin merk botol, tipe, dan warnanya. Berapa harga botol-botol tersebut? Bervariasi, sih. Yang jelas, sepadan sama kualitasnya (Ada harga, ada kualitas). Daripada beli botol melulu karena pecah atau rusak. Mending beli sekali tapi awet. Kisaran harga antara Rp90.000,00 s/d Rp340.000,00

Info lebih lanjut:
 
Arimasen2002 (Silakan diklik, tulisan Arimasen2002. Itu toko K'Aie di Bukalapak)

Continue Reading
12 comments
Share:

Thursday, July 3, 2014

Rapor Kenaikan Kelas Keke dan Nai

Alhamdulillah, lagi-lagi Chi harus bersyukur karena rapor Keke dan Nai masih sangat baik. Ya, hampir semua nilai pelajaran yang di atas 90, lah. Walopun, untuk Keke nilainya ini turun dari semester ganjil. Tapi, masih berada di lingkaran peringkat 10 besar di kelas (walopun Chi gak tau pastinya peringkat berapa). Kalau Nai, kenaikan nilai-nilainya lumayan banget. Peringkat di kelasnya pun naik. Semester ganjil dia di peringkat 6, kali ini di peringkat 3.

Ada catatan yang mau Chi ceritain tentang rapor kali ini. Tentang nilai-nilai Nai. Ketika Keke kelas 2 SD, Chi sempet berpikir, kira-kira nilai Nai bisa sebagus Keke gak, ya? Terutama untuk nilai Matematika?

Bukan karena Chi mendewakan nilai. Tapi, pelajaran math di kelas 2 SD itu kebanyakan soal cerita. Udah gitu karena Math di kelas 2 masih pakai bahasa Inggris (Kalau Keke mulai tahun lalu, matematikanya pakai bahasa Indonesia karena ikut kurikulum pemerintah yang baru), jadi Chi sempet ragu.
Soal cerita itu kan gak cuma menuntut kita bisa berhitung tapi juga bisa mencerna maksud dari soal tersebut. Belum lagi soalnya pakai bahasa inggris, dimana Nai masih harus banyak belajar untuk memahami berbagai kosa kata dalam bahasa inggris.

Beberapa kali Chi cerita di blog ini kalau gaya belajar Nai adalah visual. Chi berpikir, seandainya Nai kesulitan menyerap maksud dari soal cerita itu, kira-kira Chi harus menggambarkannya seperti apa? Bakalan ribet kayaknya.

Ternyata, setelah Chi jalanin, gak seribet yang dikhawatirkan, kok. Nilai Nai untuk math juga bagus-bagus. Ya, intinya sih, khawatir boleh-boleh aja. Tapi, jangan sampai menganggap remeh anak. Insya Allah, anak sebetulnya mampu. Sesuaikan juga dengan gaya belajar mereka. Kalau gaya belajar di sekolah gak sesuai dengan gaya belajar anak kita, coba belajar lagi di rumah. Dan, sesuaikan dengan gaya belajar anak kalau di rumah.

Semoga tahun ajaran yang baru ini, Keke dan Nai tetep bisa bagus-bagus nilainya. Semangat! Liburan hampir selesai *mulai pasang iket kepala lagi hehe

Continue Reading
6 comments
Share: