Tuesday, January 28, 2020

Resep Es Kopi Susu Pisang

Resep Es Kopi Susu Pisang - Coffee shop di mana-mana! Di mall hingga di pinggir jalan dengan kedai kecil pun mudah ditemukan. Harganya bervariasi dari mulai Rp10 ribu (atau mungkin ada yang lebih murah dari ini?) hingga lebih dari itu.

resep es kopi susu pisang


Jauh sebelum trend ngopi, di rumah kami memang udah akrab dengan aroma kopi. K'Aie yang setiap hari harus minum kopi.

Buat K'Aie, ngopi gak sekadar minum. Dia jarang minum kopi sachet. Dan menyeduhnya aja ada caranya sendiri. Makanya sekian belas tahun menikah, Chi nyaris gak pernah bikinin kopi buat K'Aie. Justru dia yang sering bikinin kopi untuk istrinya hehehe. 

Meracik kopi sendiri memang lebih asik. Paling gak jadi lebih irit kalau mau ngopi. Termasuk menikmati kopi dengan citarasa kekinian.

Meskipun Chi suka ngopi, tetapi gak berani sesering K'Aie. Lambungnya suka gak kuat. Setelah minum kopi kadang-kadang berasa deg-degan dan gemetar. Iya, memang hanya kadang-kadang karena bisa disiasati dengan 3 cara ini


  1. Ngopi maksimal 1 gelas sehari
  2. Harus pakai susu, jangan black coffee
  3. Jangan ngopi kalau belum makan

Kalau tertib dengan 3 hal itu, biasanya gak ada masalah. Kalaupun lambungnya lagi sensi, mendingan berhenti ngopi dulu selama beberapa hari. Jangan maksain diri daripada nanti tepar.

Chi memang gak sesering K'Aie ngopinya. Tetapi, kalau berhenti total juga susah. Aroma dan rasa kopi terlalu menggoda hehehe. Salah satu kesukaan Chi adalah Es Kopi Susu Pisang.


Cara Membuat Es Kopi Susu Pisang


kopi susu, resep kopi kekinian, cara membuat es kopi susu pisang

Bahan-Bahan:

  • 2-3 sdt kopi bubuk
  • 1 kotak (190 ml) UHT Indomilk Banana
  • Palm sugar secukupnya.

Cara Membuat :

  1. Tuang kopi bubuk ke dalam gelas dan beri air mendidih
  2. Setelah dingin, saring kopinya kemudian tuang ke dalam cetakan es batu. Masukkan freezer dan tunggu hingga mengeras.
  3. Masukkan 5-7 balok es batu ke dalam gelas kemudian tuang 1/2 kotak susu UHT rasa pisang
  4. Taburkan palm sugar secukupnya
  5. Biarkan es mencair kemudian aduk supaya kopi, susu, dan gula menyatu.

Back to Content ↑


Tips Membuat Coffee Banana Milk


tips membuat coffee banana milk

1 kotak UHT ukuran 190 ml bisa untuk 2x ngopi. Tetapi, kopi yang sudah dibikin es batu bisa sampai 2-3x gelas kopi. Sebetulnya tergantung selera juga. Kalau suka kopi yang lebih pekat, takarannya bisa ditambahkan.

Susu UHT pisang sudah ada rasa manisnya. Tetapi, menambahkan gula palm secukupnya gak akan bikin kopi jadi kemanisan. Malah jadi makin enak. Palm sugar yang masih ada sedikit rasa pahit, bikin rasa kopi jadi semakin enak.

Rasa gula palm tentunya beda dengan gula pasir. Meskipun Chi gak kuat minum kopi hitam, tetapi juga gak suka minum kopi yang dikasih gula pasir. Atau kalau gak ada palm sugar, pilih brown sugar aja. Sama-sama gula pasir, tetapi masih lebih enak dan wangi.

Kalau baca beberapa resep coffee banana milk, banyak yang pakai buah pisang. Tetapi, Chi belum pernah cobain kalau pakai buah. Dengan susu rasa pisang aja udah enak, kok. Kapan-kapan deh Chi cobain, biar tau bedanya di mana.

Selain suka ngopi, kami sekeluarga juga suka susu UHT. Makanya di kulkas selalu ada susu ini dengan segala rasa. Paling gak sehari minum segelas susu setiap sarapan. Kalau teman-teman mau tau susu UHT apa aja yang saat ini jadi favorit keluarga kami, silakan cek di https://my-best.id/lists/131951
Back to Content ↑

Continue Reading
31 comments
Share:

Wednesday, January 22, 2020

Cobain Mi Goreng Instan YumYum Rasa Ayam Panggang Pedas Thailand

Cobain Mi Goreng Instan YumYum Rasa Ayam Panggang Pedas Thailand - Setelah cobain mi instan YumYum tom Yum Udang Kuah Creamy, Chi tertarik untuk nyobain rasa lainnya. Apalagi setelah lihat IG dengan hashtag #yumyumnoodles, ternyata banyak aja variannya. Tetapi, di Indonesia baru ada 2.

mi goreng instan yumyum rasa ayam panggang pedas khas thailand



Di Mana Beli YumYum Mi Goreng?


Varian yang kali ini Chi cobain adalah mie goreng instan YumYum Rasa Ayam Panggang. Gak seperti yang kuah, kalau yang ini agak jarang Chi temuin. Malah di beberapa minimarket dekat rumah, belum ada yang jual. Gak tau deh kalau di lokasi lain.

Chi mendapatkan mi ini di salah satu supermartket di Bandung. Akhir tahun lalu, kami liburan ke sana. Dan mendapatkan mi instan ini saat belanja.

Harganya kurang lebih sama dengan yang kuah. Kalau gak salah ingat Rp5.000,00. Tetapi, saat itu lagi promo beli 2 gratis 1. Lumayan, lah.


yumyum mi instan goreng halal

Harganya mi instan dengan berat bersih 70gr ini memang sedikit agak mahal karena masih impor dari Thailand. Tetapi, bila dibandingkan dengan mi impor lainnya, termasuk murah. Mie instan ini juga sudah ada logo halal. Teman-teman gak perlu khawatir saat menyantapnya.

Back to Content ↑


Tips dan Cara Memasak YumYum Mi Goreng


cara memasak yumyum mi goreng instan

Lebar mi ini masih sama dengan yang kuah. Lebih kecil dibandingkan mi pada umumnya. Cara memasaknya pun masih sama dengan yang versi kuah. Hanya saja airnya sedikit dikurangi menjadi 320ml.

Kalau yang kuah, Chi coba masak pakai microwave. Untuk yang mi goreng ini, pakai cara kedua yaitu menuangkan air mendidih sebanyak 320 ml ke dalam wadah yang berisi mi. Kemudian diamkan selama 3 menit.


bumbu mi goreng yumyum rasa ayam panggang pedas thailand

Karena ini mi goreng, tentunya bila memilih cara kedua jangan satukan mi dan bumbunya dulu. Kalau udah disatukan, nanti malah bumbunya ikut kebuang saat mi ditiriskan.

Tips lainnya adalah ikutin petunjuk yang ada di kemasan. Chi pernah coba merebus mi instan merk lain dengan cara menggunakan microwave. Ternyata, hasilnya kurang enak. Beda dengan direbus.

Memang sih dikemasannya gak ada pilihan untuk memasak dengan microwave. Tetapi, waktu masak mi instan YumYum tom Yum Udang Kuah Creamy kan pakai microwave. Makanya Chi pikir semua mi instan juga bisa pakai cara yang sama. Ternyata enggak juga.

[Silakan baca: Segarnya Mi Instan YumYum Tom Yum Udang Kuah Creamy]

Back to Content ↑


Rasa Mi Goreng Instan YumYum Rasa Ayam Panggang Pedas Thailand


mi goreng instan yumyum rasa ayam panggang pedas thailand

Ada 2 bumbu di mi instan ini. Satu yang bubuk dan satunya yang minyak. Bumbu yang bubuk berasa asam. Sedangkan yang minyak ada rasa gurihnya. Lumayan enak sih rasa bumbu yang minyak hehehe.

Chi belum pernah cobain ayam panggang pedas Thailand. Kalau googling resep menu ini, bumbunya pada beda-beda. Jadi agak sulit membayangnya rasa yang sebetulnya tuh bagaimana. Beda dengan Tom Yum, di mana Chi udah cukup mengenal rasanya.

Setelah mi ditiriskan kemudian dicampurkan ke dalam bumbu dan diaduk rata. Ada sedikit aroma smooky. Rasa limaunya lumayan berasa. Buat yang gak begitu suka rasa asam, mungkin akan sedikit kaget. Tapi, kalau Chi gak masalah dengan asamnya.

Chi tuh anak kecap manis banget kalau makan mie goreng. Salah satu komposisi di mi instan ini ada bubuk kecap. Tetapi, memang kurang berasa kecapnya.

Ini juga buat Chi gak apa-apa. Sesekali nyobain mi goreng nyaris tanpa rasa kecap juga enak. Tetapi, saat nyobain untuk kedua kalinya Chi tambahin kecap sedikit saja. Buat Chi semakin enak.


rasa mi instan goreng yumyum

Chi kasih sedikit bubuk cabai. Gak berasa pedas sama sekali meskipun di kemasannya tertulis Rasa Ayam Panggang Pedas Thailand. Malah lebih berasa pedas yang varian kuah. Chi tambahin juga ayam goreng yang disuwir. Soalnya lagi lapar dan kebetulan ada ayam goreng hehehe.

Kesimpulannya, mi goreng Instan YumYum Rasa Ayam Panggang Pedas Thailand juga enak. Meskipun Chi lebih suka yang kuah. Tetapi, bila ingin rasa mi goreng yang unik, wajib cobain mi instan ini. Chi berharap Ajinomo mengeluarkan mi YumYum varian lain.




Back to Content ↑

Continue Reading
30 comments
Share:

Wednesday, January 15, 2020

Tips Menghadapi Teror Debt Collector

Tips Menghadapi Teror Debt Collector - Chi tidak pernah punya hutang dengan perusahaan konvensional atau fintech mana pun. Pernyataan ini perlu Chi tulis sejak awal untuk menegaskan bahwa siapapun bisa terkena teror debt collector. Chi pun mengalaminya, makanya tulisan ini dibuat.

Gak pernah ada di benak Chi sebelumnya bakal kena teror debt collector. Hiiii...! Ngebayanginnya aja udah ngeri.

Dulu, Chi berpikir kalau yang berurusan dengan debt collector adalah orang-orang yang mangkir dari hutang. Trus, banyak yang bilang kalau mereka nagihnya suka nyeremin. Itulah kenapa Chi merasa ngeri. Membayangkan punya hutang dan gak sanggup bayar aja rasanya udah berat. Apalagi kalau sampai diteror karena mangkir dari pembayaran.


tips menghadapi debt collector
Image by Clker-Free-Vector-Images from Pixabay


Ternyata, apa yang Chi pikirkan selama ini gak sepenuhnya tepat. Chi menghadapi teror dari debt collector. Sampai 2x pula! Padahal Gak ada urusannya sama mereka. Bahkan punya utang pun enggak. Ngeselin banget, kan?


Debt Collector Datang ke Rumah


Ini kejadiannya sekitar 2-3 tahun lalu. Ada 2 orang pria datang ke rumah mencari mamah. Singkat cerita, ada seseorang yang berhutang dan menjaminkan mamah sebagai pihak ketiga bila gak mampu bayar.

Kami kenal dengan orang yang berhutang ini. Memang dikenal tukang ngutang sana-sini, tetapi selalu bermasalah dengan pembayaran. Ngumpet dari penagih pun udah bukan kejadian 1-2x. Hanya saja kami tidak membayangkan sebelumnya kalau orang ini sampai tega menjaminkan mamah Chi. Makanya, setelah orang ini susah banget dicari di rumahnya, para debt collector pun datang ke rumah mamah.

Tentu aja mamah ketakutan. Ya gimana gak takut. Mamah kan sudah sepuh. Meskipun gak salah,tetap aja takut kalau menghadapi 2 orang seperti itu.

Chi yang selalu menghadapi mereka. Awalnya debt collector ini menagih dengan baik. Tetapi, karena kami menolak membayar, nada bicaranya mulai meninggi. Mungkin dipikirnya dengan nada tinggi akan berhasil membuat kami lemah dan akhirnya mau bayar. Udah gitu mereka gak hanya datang sekali.

Chi tetap melawan. Chi bilang jangan datang lagi ke rumah kami karena memang gak ada urusannya. Waktu terjadi deal hutang piutang pun kami gak pernah dilibatkan. Silakan aja laporkan orang tersebut ke polisi kalau memang susah ditagih. Chi pun mengatakan kalau mereka tetap memaksa kami yang harus membayar, maka urusannya juga akan berakhir di kantor polisi. Kami akan melaporkan mereka dengan aduan mengganggu kenyamanan.

Mendengar kata polisi, mereka pun mulai melunak lagi nadanya. Bahkan sejak itu gak pernah lagi datang ke rumah sampai sekarang. Bagus, lah. Semoga gak pernah datang lagi.


Diteror Melalui Telpon Hingga Berbulan-Bulan


"Halo selamat siang. Bisa bicara dengan ibu Yuniarti."
"Selamat siang. Maaf, salah sambung."
"Saya bicara dengan siapa?"

Chi tuh suka heran. Kalau ada yang nelpon salah sambung, trus si penelpon suka balik nanya bicara dengan siapa. Memangnya kalau Chi sebut nama bakal berubah jadi nyambung?

Telpon pun berhenti sampai situ. Chi gak ambil pusing karena memang kadang-kadang suka dapat telpon salah sambung.

Tapi, telpon salah sambung kali ini berbeda. 1 s/d 2 hari sekali Chi dapat telpon dari seseorang yang mencari Yuniarti. Penelponnya pun gonta-ganti, bisa perempuan atau laki-laki.

Chi mulai nanya kenapa nelpon melulu cari Yuniarti padahal udah dibilang salah sambung. Mereka pun cerita kalau orang yang dicari ini sudah lama mangkir bayar hutang. Nomor rumah kami tercatat sebagai nomor kantor Yuniarti.

Chi lama-lama mulai kesel. Pertama, mereka selalu menelpon ke rumah. Dan telpon rumah gak ada fasilitas caller ID. Kalau ada, pasti Chi gak akan pernah angkat telpon dari mereka kalau menelpon melulu.

Kekesalan berikutnya adalah mereka mulai main kasar. Memang tidak pernah ada kata segala macam nama binatang dan setan yang dilontarkan. Tetapi, mereka mulai memaki dan menganggap Chi melindungi tukang utang karena selalu bilang salah sambung.

Bahkan mereka mulai mengancam akan terus menelpon ke rumah kalau kami gak juga menyerahkan Yuniarti. Lha, kami gak kenal sama yang ngutang ini. Gak ada satupun keluarga besar, tetangga, dan teman kami yang bernama Yuniarti. Gimana mau menyerahkan kalau gak kenal? Lagian itu juga bukan urusan kami. Yang ngutang siapa, kok kami yang terus diteror.

Ketika giliran K'Aie yang mengangkat telpon, mereka mengaku dari salah salah satu fintech. Kami pun mulai googling nama fintech yang disebut. Dari website mereka tertulis kalau sudah mengantongi izin OJK. Dengan kata lain mereka bukan abal-abal.

Tentu aja kami gak langsung percaya begitu aja. Kami cek ke website OJK. Ternyata memang benar, fintech tersebut terdaftar. Aneh ya? Katanya kita harus berhati-hati bila mau pinjam uang ke fintech. Pilih yang legal dan terdaftar di OJK. Tetapi, kalau caranya seperti itu, apa bedanya dengan yang abal-abal? Kan katanya yang abal-abal itu yang suka meneror.

K'Aie menelpon ke perusahaan fintech tersebut. Setelah menceritakan kronologinya, kami hanya dapat jawaban kalau laporannya akan ditindak lanjuti. Sampai situ, kami masih berpikiran positif masalah akan selesai. Apalagi sempat beberapa hari gak ada lagi telpon dari debt collector.

Meskipun teror telpon sempat mereda, Chi tetap menelpon ke OJK. Telpon yang Chi lakukan sekadar untuk menanyakan prosedur. Belum sampai tahap pelaporan.

Chi ingat pernah datang ke salah satu acara tentang finansial. Ibu Sondang Martha, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang saat itu menjadi salah satu narasumber mengatakan bila terjadi masalah dengan salah satu perusahaan keuangan sebaiknya diselesaikan secara internal dulu. Kalau mentok, baru deh lapor ke OJK.

Penjelasan dari OJK saat Chi telpon lebih jelas. Tidak sekadar bilang akan ditindak lanjuti.


OJK meminta kami untuk terlebih dahulu melapor ke perusahaan fintech tersebut. Bila tidak ada respon atau solusi yang baik, maka dipersilakan untuk e-mail ke perusahaan tersebut dan cc ke OJK serta AFPI (Asosiasi Fintech dan Pendanaan Bersama Indonesia).

Kedua lembaga ini akan memantau respons dari fintech yang dilaporkan. Bahkan, slow respons pun akan mendapatkan catatan merah dari OJK.

Mengenai teror debt collector itu bukan ranah OJK, tetapi kepolisian. Bila benar itu terjadi, memang sudah jelas melanggar hukum. Kami disarankan melapor ke polisi dengan membawa bukti berupa rekaman percakapan dan nomor telpon si pelaku

Karena kami kembali mendapatkan teror dari debt collector, maka kami pun kembali menelpon perusahaan fintech tersebut. Kami ingin menanyakan progress dari laporan kami sebelumnya.

Chi sempat merasa kesal saat CS perusahaan tersebut bilang kalau laporan kami belum ditindaklanjuti karena kami tidak memberi nomor pelaporan. Lha mana kami tau kalau ada nomor pelaporan? Waktu itu CSnya hanya bilang akan menindaklanjuti tanpa memberikan nomor laporan sama sekali.

Chi juga semakin kesal karena CS tersebut gak janji bisa memberikan solusi. Alasannya, yang ngutang dengan nama Yuniarti di perusahaan mereka itu banyak. Ya okelah, bisa jadi memang banyak. Tetapi, masa semua yang bernama Yuniarti pakai nomor telpon rumah Chi? Dari situ aja kan seharusnya bisa dilakukan cross check!

Dengan nada yang agak tinggi, Chi pun meminta supaya menghapus nomor telpon kami dari kejaran debt collector.Kalau mereka tidak serius menindak lanjuti, maka Chi yang akan serius membuat laporan ke OJK dan AFPI.

2 hari kemudian, Chi dapat telpon dari perusahaan ini. Chi diminta kembali menceritakan kronologinya. Yang menelpon Chi itu bukan CS jabatannya. Chi lupa apa, tetapi jelas lebih tinggi.

Setelah Chi selesai menceritakan kronologi, penelpon tersebut bilang bisa jadi perusahaan mereka sedang difitnah. Alasannya nomor telpon rumah Chi gak ada di database mereka. Chi gak tau lah apa memang benar seperti itu atau hanya alasan aja.

Penelpon tersebut minta nomor telpon debt collector yang sudah meneror kami. Katanya sih mau melaporkan ke polisi untuk pasal pencemaran nama baik. Karena telpon rumah gak pakai fitur "Caller ID", Chi gak tau nomornya. Harus tanya ke kantor Telkom dulu untuk mendapatkan record.

Chi bilang kalau nanti debt collector menelpon lagi, akan ke kantor Telkom untuk print out nomor telpon. Setelah itu akan menyerahkan print out serta rekaman percakapan telpon ke perusahaan fintech tersebut. Tapi, dengan syarat kalau debt collectornya nelpon lagi. Kalau enggak ya males banget Chi jadi nambah kerjaan ngurus ini itu. Keinginan Chi hanya teror segera berhenti.


Teror dari Debt Collector, Dilaporkan atau Abaikan?


Sebelumnya, Chi pernah menulis status tentang kejadian ini. Terima kasih banget untuk banyak teman yang memberi saran. Ada yang menyarankan untuk mancabut kabel telpon sementara waktu, lapor ke polisi, hingga menulis ke media. Dari berbagai saran, Chi tulis di sini 3 aja, ya


Menulis Secara Terbuka di Media Sosial

Hingga saat ini, Chi belum ingin menulis secara terbuka di media sosial manapun atau di blog. Menulis secara terbuka maksudnya menyebut dengan jelas nama perusahaan fintech yang dimaksud. Gak mau sampai terkena pasal pencemaran nama baik, meskipun Chi punya buktinya.

Pokoknya selama masih ada cara lain, Chi menghindari solusi ini. Kalaupun Chi menulis tentang hal ini, bukan untuk mencemarkan nama perusahaan fintech manapun. Tetapi, berbagi tips menghadapi debt collector berdasarkan pengalaman pribadi.


Melaporkan ke Polisi

Chi dan K'Aie udah sempat niat banget melakukan ini. Percakapan ditelpon sudah direkam. Kami tinggal meminta print out telpon yang masuk ke Telkom. Setelah itu lakukan pelaporan. Perusahaan fintech tersebut pun katanya akan melaporkan ke kepolisian setelah kami memberi bukti-bukti. Tapi, kami urungkan hingga saat ini. Kami memilih opsi berikutnya.


Abaikan Saja Telponnya

Debt collector tidak hanya kasar, tetapi juga kadang-kadang bisa memancing emosi dan memutar kata-kata. Kuncinya harus tenang. Jangan gentar kalau memang gak salah.

Tetapi, namanya juga manusia, meskipun berusaha tenang kadang-kadag terpancing emosi juga. Apalagi kalau mereka udah menuduh Chi menutupi kejahatan. Kzl banget!!!

Chi pernah mengancam akan melapor ke polisi. Mereka malah langsung bilang, "Kok, malah kami yang dilaporkan? Berarti benar dong Ibu udah melindungi Yuniarti! Seharusnya Yuniarti yang Ibu laporkan ke polisi!"

Nah makin kesel, kan! Chi sih gak ada urusannya ma Yuniarti. Kalau memang Yuniarti yang mau dilaporkan ke polisi ya silakan aja perusahaan fintech atau debt collector tersebut yang melakukan. Urusan Chi sama debt collector karena sudah mengganggu. Makanya Chi mengancam mereka.

Setelah Chi melakukan ancaman, besoknya telpon teror sempat menghilang skeitar semingguan. Eh, setelah itu muncul lagi. Rese banget, deh!

Chi beberapa kali nantangin mereka untuk datang ke rumah. Silakan cek sendiri langsung ke rumah kalau memang gak percaya. Tanya satpam, tetangga, atau siapapun. Daripada cuma maki-maki Chi ditelpon terus.

Tentu aja Chi gak kasih alamat rumah ke mereka. Menurut Chi, kalau mereka bisa tetap menganggap nomor telpon rumah Chi itu milik Yuniarti, ya harusnya ada data yang lebih dari itu. Masa iya bisa dapat utangan hanya dengan menggunakan nomor telpon. Udah gitu gak pakai dicek dan ricek pula. Kalau kayak begitu, perusahaan fintech atau debt collectornya yang parah?

Debt Colector: "Hallo selamat siang. Bisa bicara dengan ibu Yuniarti?"
Chi: *langsung tutup telpon dengan cara dibanting*

Sampai tulisan ini dibuat, belum ada satupun debt collector yang ke rumah. Makanya kami pun memutuskan untuk mengabaikan. Setiap kali ada telpon dan penelponnya cari Yuniarti, langsung Chi tutup dengan cara dibanting.

Terserah deh mereka mau ngomel-ngomel atau gimana di seberang sana. Daripada Chi ladenin melulu malah bikin capek hati. Udah berkali-kali dibilangin salah sambung malah terus-terusan dimaki dengan kasar. Ya mendingan sekarang gak usah diladenin. Langsung tutup aja telponnya.

Bila cara ini tidak berhasil juga, kami baru akan melakukan langkah melapor ke polisi. Alhamdulillah, sampai saat ini caranya efektif. Selain belum ada satupun yang ke rumah, debt collector juga udah gak menelpon lagi sekian lama. Ya mudah-mudahan aja gak ada lagi teror.


Banyak yang bilang orang yang berutang suka lebih galak daripada yang kasih utang. Tetapi, zaman sekarang, kayaknya bisa nambah lagi keselnya. Gak punya utang dan gak kasih utang pun, gak ada jaminan bakal lolos dari teror debt collector!

Fyi: Di tulisan ini, Chi gak membahas tentang berbagai aturan hukum tentang fintech dan debt collector. Bisa cari sendiri di Google kalau untuk itu. Tetapi, yang pasti semua ada aturannya. Gak bisa seenaknya kayak gitu, Apalagi meneror orang yang sama sekali gak ada sangkut pautnya.

Continue Reading
27 comments
Share:

Tips Mendapatkan Promo Tiket Pesawat Murah ke Australia

Ingin liburan ke Australia, tapi takut tiket mahal? Jangan khawatir, manfaatkan kesempatan promo tiket pesawat ke Australia untuk mendapatkan tiket maskapai penerbangan kesukaan dengan harga lebih murah.

Sumber Pixabay


Tips Mendapatkan Tiket Promo ke Australia


Untuk mendapatkan tiket promo atau tiket lebih murah ke Australia maupun ke destinasi lainnya, caranya cukup mudah yakni dengan mencari tiket sebelum jam 11 siang. Biasanya, harga tiket pesawat bisa lebih murah di pagi hari menjelang siang. Sedangkan di sore atau malam hari harga tiket bisa lebih mahal daripada harga normal. Untuk waktu pemesanan tiket last minute booking seperti H-7 sampai H-1 juga seringkali ditawarkan harga tiket promo. Namun, teman-teman harus bergegas karena harga tiket bisa kembali normal keesokan harinya.

Harga tiket penerbangan murah seringkali ditawarkan pada jam keberangkatan paling pagi atau paling malam. Jam keberangkatan seperti ini jarang diminati calon penumpang sehingga ditawarkan lebih murah. Bila teman-teman termasuk orang yang tak keberatan bangun saat dini hari, tak ada salahnya berburu tiket murah dengan jadwal keberangkatan dini hari.

Banyak calon penumpang yang berhasil mendapatkan tiket murah ke Australia dengan membandingkan harga tiket di beberapa situs maupun aplikasi pemesanan tiket. Seperti contohnya di Traveloka, teman-teman bisa membandingkan harga tiket yang ditawarkan beberapa maskapai penerbangan. Jangan lupa pula untuk mengingat syarat dan ketentuan dari masing-masing promo karena terkadang ada promo yang hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu.

Cara lain untuk mendapatkan tiket murah yakni dengan menjadi member dari situs resmi maskapai penerbangan yang disukai. Dengan begitu teman-teman berkesempatan mendapatkan info promo atau kode promo terbaru melalui email. Di samping itu, promo tiket pesawat murah seringkali ditawarkan oleh situs resmi kartu kredit dan payment gateway seperti GOPAY, OVO dan Tcash. Bukan hanya promo harga tiket murah, ada pula promo cashback dengan nominal lumayan terutama setelah membayar menggunakan akun payment atau kartu kredit.


Tiket Murah di Travel Fair


Banyak calon penumpang yang tak mengetahui adanya kesempatan mendapatkan tiket murah di travel fair. Travel fair biasanya diadakan setiap 3-6 bulan sekali. Setiap maskapai penerbangan pasti mengikuti travel fair dan menawarkan online sale. Bila teman-teman mengikuti akun sosial media maskapai penerbangan, biasanya memiliki kesempatan besar menjadi yang pertama mengetahui adanya promo tiket murah termasuk tiket murah ke Australia.

Menjelang high season seperti bulan Mei hingga Juli atau akhir tahun, biasanya juga ada promo tiket murah. Tapi, karena peminat pengguna pesawat di bulan-bulan tersebut cukup banyak, tak jarang pelanggan kehabisan tiket. Itu sebabnya sangat disarankan untuk membeli tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum keberangkatan agar bisa mencari solusi alternatif bila kehabisan tiket.

Keberangkatan menuju Australia bisa dimulai dari beberapa kota besar seperti Jakarta, Denpasar, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Pontianak, Batam, Kendari, dan Makassar. Harga tiketnya bervariasi, mulai dari yang termurah yakni rute Jakarta ke Sydney sekitar Rp. 1,4 jutaan hingga yang termahal rute Kendari ke Sydney sekitar Rp. 9 jutaan. Beberapa maskapai penerbangan yang melayani rute Jakarta ke Sydney tersebut seperti Garuda Indonesia, AirAsia, Jetstar, Virgin Australia, Malaysian Airlines, Qantas dan lainnya.

Apabila teman-teman ingin mendapatkan tiket pesawat dari Jakarta menuju Sydney yang murah di luar season travel fair, caranya yakni dengan memanfaatkan maskapai low cost. Beberapa maskapai penerbangan low cost yang menawarkan harga tiket murah dari Jakarta ke Sydney seperti AirAsia X, Scoot, Jetstar, dan Malindo Air. Tapi, secara keseluruhan waktu yang paling murah untuk terbang ke Sydney adalah di bulan Oktober.

Memang cukup sulit mencari tiket perjalanan menuju Australia dari Indonesia yang murah. Namun, bila teman-teman melakukan booking yang dimulai dari kota di Singapura, harga tiketnya justru bisa lebih murah bila dibandingkan dari Jakarta. Hal ini karena jumlah maskapai di Singapura jauh lebih banyak sehingga persaingan harga tiketnya lebih ketat.

Bila tak ingin jauh-jauh ke Singapura dahulu, pesan saja tiket pesawat dari situs Traveloka. Bukan hanya harga tiket masuk akal, teman-teman juga berpeluang mendapatkan promo menarik, baik untuk penerbangan ke luar negeri seperti Australia maupun penerbangan domestik. Selain murah, proses pemesanan tiketnya pun mudah, bisa dilakukan via aplikasi smartphone maupun di situs resmi.

[Silakan baca: Beberapa Transportasi dari dan ke Bandara Halim yang Bisa Dipilih]

Continue Reading
No comments
Share:

Tuesday, January 14, 2020

Tips Hidup Tenang dengan Perlindungan Total

Tips Hidup Tenang dengan Perlindungan Total - Adakah yang rutin bikin resolusi di setiap awal tahun?

Chi gak pernah bikin resolusi. Paling kalau ditanya, jawabannya standar aja. "Semoga di tahun yang baru lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Aamiin."


tips hidup sehat dengan perlindungan total prudential indonesia


Meskipun begitu, tetap harus ada usaha, dong. Menjadi lebih baik gak akan terwujud begitu saja. Gak cukup hanya dengan niat dan keinginan.


Mengelola Gaya Hidup Sehat


Salah satu usaha untuk memiliki hidup lebih baik adalah dengan menjaga agar tubuh tetap sehat. Sebagai seorang ibu, Chi merasakan kalau lagi sakit rasanya berbagai aktivitas bisa terganggu. Termasuk menguruh keluarga dan rumah. Sakit sehari aja bisa berantakan semuanya. Makanya rata-rata ibu itu pengennya bisa sehat terus.

Ada 5 cara untuk mengelola gaya hidup sehat yaitu


  1. Menjaga asupan makanan
  2. Istirahat yang cukup
  3. Berolahraga
  4. Rutin medical check up
  5. Tidak merokok

Perlu dijadikan catatan juga yang dimaksud olahraga adalah benar-benar olahraga. Jalan kaki rutin ke halte, mengerjakan pekerjaan rumah, atau aktivitas apapun tidak termasuk olahraga meskipun mengeluarkan keringat.

Medical Check Up juga termasuk jarang dilakukan masyarakat Indonesia dengan alasan merasa selalu baik-baik saja. Padahal seharusnya ini jadi pemeriksaan rutin. Supaya kita juga terus tau keadaan kesehatan diri sendiri dan keluarga. Jangan sampai ketahuan sakit dulu baru periksa ke dokter.


Menurut dr. Laurentius Aswin Pramono, Sp.PD, M. Epid, Internist and Clinical Epidemiology, “Permasalahan kesehatan dewasa ini makin nyata dan sangat mengancam sehingga masyarakat harus selalu bersiap dan waspada. Secara global, World Health Organization (WHO) mengkategorikan permasalahan kesehatan hingga mencapai 68.000 jenis. Indonesia pun tak lepas dari bahaya kesehatan tersebut dan kita harus terus siaga terhadap kemunculan penyakit-penyakit baru. Para ahli memperkirakan lima penyakit baru pada manusia muncul tiap tahun, tiga diantaranya bersumber dari binatang.”

Ternyata ada banyak sekali permasalahan kesehatan di dunia. Jumlahnya lebih dari 60 ribu. Bahkan sekitar 6.172 di antaranya adalah penyakit langka unik. Jumlah penyakit pun bisa bertambah dari masa ke masa. Salah satu penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak tepat.

Penyakit juga tidak mengenal usia. Dari mulai anak-anak hingga lanjut usia. Gak heran kalau ada yang masih usia produktif, terkena sakit jantung. Bahkan untuk diabetes, juga banyak yang karena gaya hidup.


asuransi kesehatan tambahan prudential indonesia, biaya bila terkena penyakit kritis

Ungkapan bahwa "sakit itu mahal" memang bisa jadi benar adanya. Apalagi bila menderita penyakit kritis di usia produktif. Dan, saat ini terjadi peningkatan pasien pada usia produktif. Ungkapan tersebut tidak hanya untuk biaya kesehatan. Tetapi, juga bisa berdampak ke aspek psikologis, sosial, dan finansial. 

Biaya hidup sehari-hari, pendidikan anak, pelunasan hutang, dan biaya keluarga saat mendampingi perawatan akan menjadi masalah baru. Apalagi bila yang sakit adalah seseorang yang masih berusia produktif dan menjadi tulang punggung keluarga.


Suatu penelitian menyebutkan 83% pasien Multidrug-Resistant Tuberculosis dari berbagai pusat kesehatan di Indonesia mengalami dampak katastropik terhadap keuangan rumah tangga akibat penyakitnya. Dalam rentang waktu enam bulan setelah didiagnosis, 86% kehilangan pendapatan, 32% harus meminjam uang dan 18% dari mereka mengakui menjual properti untuk menutupi pengeluaran.

Itu baru contoh dari salah satu penyakit. Padahal banyak penyakit lain yang bisa mengancam. Stabilitas ekonomi dan masa depan keluarga juga bisa terkena imbasnya.


PRUTop dan PRUTop Syariah Membuat Hidup Jadi Worry Less


Apakah menjalankan gaya hidup sehat saja sudah cukup? Apakah asuransi kesehatan yang dimiliki mampu mengcover berbagai penyakit kritis?

Sudah berusaha bergaya hidup sehat, punya asuransi kesehatan pula, tetap aja rasa khawatir itu ada. Berbagai penyakit baru yang mengancam membuat kita jadi khawatir. Melakukan proteksi dengan memiliki asuransi kesehatan pun masih belum cukup membuat hati tenang. Bagaimana kalau sampai terkena penyakit kritis yang belum di-cover oleh asuransi yang dimiliki?

Senin (13/1) bertempat di SEIA, Restaurant, Menara Astra, Jakarta, Chi hadir pada acara peluncuran PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah). Produk ini merupakan inovasi terbaru dari PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia).


“Melalui kehadiran panjang selama hampir 25 tahun, Prudential Indonesia senantiasa meningkatkan komitmennya untuk menjadikan masyarakat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih lama melalui beragam solusi perlindungan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang. Kami menyadari kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan yang makin dinamis. Oleh karena itu, dengan optimisme kampanye ‘We DO’ Prudential, kami terus berinovasi dengan meluncurkan PRUTop dan PRUTop Syariah, rangkaian solusi asuransi yang melindungi masyarakat dari kondisi kritis secara total,”ujar Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia.

Prudential terus melakukan inovasi kesehatan dari masa ke masa. Produk terbaru ini juga untuk menjawab kegundahan para nasabah. Apakah asuransi kesehatan yang dimiliki sudah cukup atau belum. Sesuai dengan tagline "Hidup Tenang dengan Perlindungan Total," Prudential Indonesia ingin memberikan perlindungan menyeluruh. Di mana tidak hanya dalam hal biaya kesehatan, tetapi juga aspek lainnya. Sehingga nasabah menjadi worry less dalam menjalankan hidup.

Pada acara tersebut, disediakan photo booth berbentuk bubble ballon. Siapapun yang berfoto di dalamnya, diminta untuk berekspresi seceria mungkin. Ibaratnya kita sudah dilindungi, sehingga worry less dalam menjalankan hidup.


manfaat prutop dan prutop syariah

PRUTop dan PRUTop Syariah tidak hanya ditujukan untuk nasabah baru. Produk ini memang asuransi tambahan. Nasabah lama ataupun baru bisa memilikinya bila sudah memiliki asuransi PRULink Generasi Baru dan PRULink Syariah Generasi Baru.

Adapun keunggulan utama dari PRUTop dan PRUTop Syariah adalah sebagai berikut:


  1. Perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada jumlah penyakit kritis yang dilindungi
  2. Maksimal uang pertanggungan hingga Rp5 Miliar
  3. PRUTop dan PRUTop Syariah yang dibeli bersamaan dengan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (konvensional dan syariah) merupakan perlindungan kondisi kritis yang komplit
  4. Tidak ada ketentuan masa bertahan hidup (survival period)* 
  5. Perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan (future-proof)

Prudential terus melindungi nasabah dari berbagai penyakit kritis. Jumlah penyakit yang bisa di-cover pun terus bertambah. Dari mulai 18 penyakit kritis. Saat ini, sudah 112 penyakit kritis yang bisa di-cover.

Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia menjelaskan, “Asuransi kondisi kritis saat ini terbatas pada diagnosis jenis penyakit. PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis. Hal tersebut yang menjadikan PRUTop dan PRUTop Syariah unggul di kelasnya karena kedua produk ini mampu melindungi kesehatan dan finansial masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan memastikan mereka hidup lebih tenang.”

penyakit kritis yang dicover oleh asuransi kesehatan prudential

Meskipun baru 112 penyakit, tetapi PRUTop dan PRUTop Syariah memungkinan penyakit kritis apapun bisa dicover. Meskipun tidak ada dalam 112 penyakit yang di-cover tersebut.

Masyarat usia 6 hingga 65 tahun bisa mendapakan perlindungan ganda dengan produk terbaru ini. Waktu terbaik memiliki asuransi kesehatan Prudential adalah sesegera mungkin. Semakin muda usia nasabah, preminya juga bisa semakin murah.

Perlindungan total yang diberikan inovasi terbaru ini memang membuat kita bisa hidup lebih tenang. Worry less atau seperti bahasa anak-anak zaman sekarang, "Hidup memang harus santuy."

Continue Reading
54 comments
Share:

Thursday, January 9, 2020

Cara Mengatasi Kemarahan Istri - Happy Tummy!

Cara Mengatasi Kemarahan Istri - Happy Tummy! - Chi: "O&I^%^%#&&%^$%()&" *ceritanya ngomel banget.
K'Aie:"Mau makan siang di luar atau delivery order, Bun?"
Chi: "Ayah ini gimana, sih! Bunda lagi marah! Kok, malah ditawarin makan!"
K'Aie: "Marah bikin capek, Bun. Mending makan dulu biar energinya nambah. Abis itu lanjutin ngomelnya hehehe."
Chi: "______"

Ya gitu deh K'Aie. Biasanya Chi suka langsung ngakak kalau dia udah ngomong gitu. Lenyap seketika marahnya. Abis, orang lagi marah malah disponsorin buat makan enak supaya ngomelnya makin bertenaga hehehe.


cara mengatasi kemarahan istri, saat istri sedang marah

Memang sering banget deh kejadian begitu kalau Chi lagi ngomel, K'Aie langsung menawarkan beli makanan. Pokoknya apapun omelan Chi, mau puluhan atau ratusan kata yang udah keluar, K'Aie seringnya menanggapi seperti itu. Atau malah lebih to the point lagi. Langsung menawarkan nasi padang, nasi uduk, atau bakso. Duh! Chi 'kan lemah banget sama 3 makanan itu. Pasti langsung setuju, deh. Hehehe!

Apa itu artinya K'Aie gak peka atau malah gak peduli dengan omelan istri? Enggak juga. Justru dia peka dan peduli.


Menurut beberapa artikel yang pernah Chi baca, dalam sehari perempuan bisa mengeluarkan 20 ribu kata sedangkan laki-laki hanya 7 ribu. Itulah kenapa perempuan umumnya lebih cerewet

Tetapi, kalau cerewetnya dengan omelan 'kan juga gak asik, ya? Apalagi mau apapun atau sama siapapun masalahnya, seringnya Chi ngomel ke K'Aie. Sebetulnya sih curhat, tapi caranya dengan ngomel hehehe.

Makanya K'Aie meredam dengan cara seperti itu. Dia tau banget istrinya bisa jadi santuy lagi kalau happy tummy. Bukan berarti Chi ngomel karena lagi lapar, lho. Tetapi, seperti yang Chi tulis di atas, kalau sama 3 makanan favorit tadi suka lemah. Meskipun kenyang, tetap aja semangat makan lagi.

Setelah diajak makan, baru deh bisa ngobrol masalahnya dengan santai. Atau malah Chi udah malas duluan untuk ngebahas. Langsung lenyap aja gitu masalahnya. Wuzzz!

Meskipun begitu, gak semua kemarahan bisa ampuh dengan cara makan. K'Aie juga paham kalau Chi udah diam saat ada masalah, berarti beneran serius. Masalahnya penting, bukan sekadar recehan.

Emang ada masalah recehan? Ya adalah pastinya. Bahkan ngomel gak jelas pun pernah. Biasanya kalau lagi PMS. Bawaannya jadi pengen ngomel aja.

Baidewei, selamat tahun baru! Udah hampir pertengahan Januari, tetapi belum ada satupun tulisan yang publish. Ide postingan mah banyak. Tetapi, magernya lagi menguasai banget. Mana cuaca juga mendukung. Pengennya kruntelan terus di kamar *Trus keingetan cucian yang menumpuk 😅

Oke, deh! Biar gak kebablasan mager, bikin postingan terbaru aja dengan tema pernikahan, ya. Udah agak lama pengen punya label baru di blog ini yaitu tentang pernikahan. Tapi, tentu saja isinya tetap berdasarkan pengalaman pribadi. Seperti apa sih drama-drama pernikahan kami yang insya Allah sebulan lagi mau sweet seventeen ini 😂

Drama-drama receh aja, kok. Karena gak semua area bisa diumbar ke publik. Tetap harus ada yang privasi. Lagian 'kan menjaga perasaan pasangan juga.


tips meredam istri yang sedang marah

Cerita pertama ini tentang cara K'Aie meredam Chi kalau lagi ngomel. Ini gara-gara Chi lihat tweet Grab. Langsung ngikik baca tweetnya. Beberapa waktu lalu pun Chi pernah nyetatus di FB kalau merajuk sama suami memang nikmat. Iya lah dibikin happy tummy 😂

Kalau teman-teman punya cerita receh apa saat sedang ngomel ke pasangan?

Continue Reading
40 comments
Share: