Jumat, 29 September 2017

Terapi Air Alkali, Pristine 8+ untuk Kesehatan Lambung

Terapi Air Alkali, Pristine +, Untuk Kesehatan Lambung

Terapi Air Alkali, Pristine 8+ untuk Kesehatan Lambung



Keringat dingin mulai terasa lagi. Beberapa kali Chi meringis di sepanjang perjalanan ketika perut mulai protes. Rasa diaduk-aduk sehingga menimbulkan mual dan terkadang sedikit mulas. Bener-bener cukup terasa menyiksa. Rasanya ingin cepat sampai rumah.

Selesai press conference (28/9) tentang produk air alkali Pristine 8+ di Jco Gandaria City, para blogger dan awak media dipersilakan menyantap hidangan yang sudah disediakan. Deretan donut itu terlihat menggiurkan. Begitu juga dengan minumannya. Tapi Chi sempat ragu untuk menyantapnya.

Tentu saja bukan donut dan minumannya yang salah karena Chi tau persis rasanya pasti enak. Tapi sudah lebih dari sebulan ini lambung Chi memang bermasalah. Menyantap makanan hanya 3-4 suap saja sudah bikin perut terasa sangat mual dan kembung. Kadang juga ada sakit di ulu hati. Bahkan timbul mulas juga. Minum pun reaksinya akan sama. Padahal hanya minum sedikit. K'Aie udah beberapa kali ajak ke dokter, tapi Chi masih agak takut.

Mengingat sudah jam makan siang, Chi tetap harus makan karena perut kosong pun akan membuat masalah baru. Sengaja Chi ambil donat yang paling kecil dan hanya minum beberapa teguk saja. Setelah itu langsung memutuskan untuk pulang. Selain khawatir dengan reaksi di perut juga karena masih harus jemput Nai juga di sekolah.


Sebelum pulang, Chi menyempatkan untuk membeli 2 pack Pristine 8+ dulu. Teringat kata-kata mr. Kei Sinohara - Director PT Super Wahana Tehno bahwa di Jepang sudah ada penelitian bila mengalami masalah dengan perut kemudian mengkonsumsi air dengan pH 9,5 selama 2 minggu, maka kondisinya akan membaik.

Sebetulnya Chi pun udah tau dan pernah merasakan manfaat ini. Jadi ingat saat hari pertama lebaran lalu, Keke terkena demam karena terlambat makan. Keke memang gak boleh terlambat makan, terutama untuk sarapan dan makan malam. Akibatnya dia bisa masuk angin dan demam. Tapi karena tahun lalu Keke sempat terkena typus lumayan lama, bikin Chi rada trauma juga kalau dia udah kena demam.

Terapi Air Alkali, Pristine +, Untuk Kesehatan Lambung 
Selama di mudik lebaran, stok Pristine terus buat kesehatan Keke


Trus, K'Aie pun mulai kasih Pristine. Selama sakit, Keke wajib minum Pristine. Kata K'Aie, Pristine bagus buat perut karena pH nya tinggi. Ketika gantian Chi yang sakit karena kecapean, K'Aie pun tetap menyuruh minum Pristine. Chi waktu itu nurut aja walaupun belum terlalu paham juga. Pokoknya yang penting cepat sembuh. Makanya waktu mr. Kei bilang kalau Pristine bagus untuk perut, Chi langsung berasa diingetin lagi.

Sesampainya di rumah, Chi langsung minum sebotol Pristine berukuran 400 ml. Segarnyaaaa ...  Malam harinya Chi cerita K'Aie tentang khasiat air alkali ini.

K'Aie: "Masih mual gak, Bun?"
Chi: "Tadi sih begitu sampai rumah Bunda mulai minum Pristine. Belum ada mual lagi sampai malam ini."
K'Aie: "Ya mungkin selama ini asam lambung naik. Terusin aja dulu minum Pristine sampai enakan perutnya."
Chi: "Iya."

[Silakan baca: Bunda Gak Boleh Sakit]



Alasan Memilih Pristine 8+


Kalau begitu, apa harus menunggu sakit dulu baru minum air alkali? Ya enggak gitu juga, sih. Air alkali itu bagus untuk tubuh. Gak masalah juga bila dikonsumsi setiap hari. Nah, khusus untuk Pristine 8+, di bawah ini ada beberapa alasan kenapa Chi suka denegan produk ini


Kemasan yang Menarik

Terapi Air Alkali, Pristine +, Untuk Kesehatan Lambung

Pertama kali Chi mengenal Pristine 8+ ini sekitar bulan Juni 2015. Berarti udah 2 tahun lebih. Chi masih inget banget karena waktu itu lagi ada acara di salah satu mall dan kehausan. Karena lupa bawa botol minum, Chi beli air mineral di salah satu resto. Nah untuk air mineral, restonya hanya menjual Pristine.

Dengan warna hijau tosca yang cantik, botolnya langsing, dan nyaman untuk digenggam. Disimpan di tas juga gak makan banyak tempat. Sejak itu Chi sering pilih Pristine kalau lagi lupa bawa botol minum.



Rasanya Segar

Air alkali Pristine berasal dari mata air terbaik yang berlokasi di gunung Gede Pangrango. Tampilannya memang seperti air minum pada umumnya, tetapi kalau teman-teman cobain rasanya lebih segar. Kalau cuaca lagi terik kan pengennya minum air dikasih es biar rasanya lebih segar. Tapi Pristine udah gak perlu dikasih es, langsung minum aja memang udah berasa lebih segar.


Mampu untuk Detoks

Terapi Air Alkali, Pristine +, Untuk Kesehatan Lambung

Terapi Air Alkali, Pristine 8+ untuk Kesehatan Lambung



Sebagian besar kandungan dalam tubuh manusia adalah air yang tersebar di berbagai bagian mulai dari kulit hingga organ tubuh. Air memiliki peran penting dalam tubuh manusia. Bahkan manusia bisa tahan berhari-hari tanpa makan daripada tanpa minum. Bila tubuh sampai kekurangan cairan atau dehidrasi bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit.

Aktivitas yang padat seringkali buat kita mengabaikan pola makan sehat. Ditambah lagi dengan berbagai macam polusi. Bikin tubuh gampang sakit. Makanya tubuh kita juga perlu didetoks untuk mengeluarkan berbagai racun yang bisa merusak sel-sel dalam tubuh.

Ya inilah yang membedakan Pristine 8+ dengan air mineral lainnya. Kandungan pH pada Pristine yang lebih dari 8 (8,3 -8,5) tidak hanya menghindarkan dari dehidrasi bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup tetapi kandungan pH nya yang tinggi ini bisa berfungsi untuk detoksifikasi. Kelebihan lain dari pH yang tinggi ini adalah bisa membuat awet muda


Teknologi Nihon Trim Jepang

Air minum kemasan pada umumnya setelah dari mata air dilakukan proses filterisasi setelah itu filling (dimasukkan ke dalam botol). Tetapi untuk Pristine 8+ setelah proses filter, selanjutnya adalah ditrim. Seluruh kandungan asam dikeluarkan sehingga hanya basa. Proses ionisasi ini menggunakan teknologi Nihon Trim Jepang yang sudah ada sejak tahun 1982. Terakhir barulah difilling.

Tidak semua sumber air bisa diubah jadi air alkali. Perlu dilihat dulu kualitasnya. Itulah kenapa Pristine 8+ menggunakan mata air gunung Gede Pangrango. Mata air ini tidak hanya segar dan alami tetapi juga bisa diubah menjadi air alkali.


Mudah Didapat

Saat Keke sakit, kami tidak kesulitan mendapatkan Pristine 8+ dalam jumlah banyak. Dengan mudah air mineral ini bisa didapatkan di berbagai minimarket. Tidak hanya kemasan 400 ml, Pristine 8+ juga tersedia dalam kemasan botol berukuran besar hingga galon. Teman-teman juga bisa berlanggan bila ingin minum secara rutin.

Saat press conference, mr Kei melakukan beberapa peragaan. Pertama, membuktikan kalau Pristine benar-benar memiliki pH 8+. Peragaan kedua dengan membandingkan air biasa dan Pristine bila dicampur teh. Hasilnya teh yang dicampur Pristine lebih cepat berproses dan warnanya lebih pekat. Peragaan berikutnya adalah mencampur dengan Betadine. Bila menggunakan air biasa, warna air akan berubah jadi coklat. Sedangkan bila menggunakan air alkali, warna air akan tetap bening.

Peragaan selengkapnya, silakan teman-teman lihat video di bawah ini, ya.



Chi lagi rutin lagi minum Pristine, nih. Alhamdulillah dari kemarin belum ada mual lagi. Perut terasa lebih nyaman. Sehat-sehat selalu untuk semua, ya 😊 

Continue Reading
68 komentar
Share:

Rabu, 27 September 2017

Nai dan Pesantren Kilat di Jambuluwuk Puncak Resort

Nai dan Pesantren Kilat di Jambuluwuk Puncak Resort

Nai dan Pesantren Kilat di Jambuluwuk Puncak Resort 



Ini cerita waktu Nai kelas 5. Setiap bulan Ramadhan suka ada acara buka puasa bersama untuk setiap angkatan. Tetapi khusus anak kelas 5 wajib ikut pesantren kilat selama 3 hari 2 malam. Kalau waktu Keke kelas 5 pesantren kilatnya di hotel Bukit Indah Puncak. Sedangkan untuk angkatan Nai diadakan di Jambuluwuk Puncak Resort.

Berbeda dengan Keke, Nai paling gak mau bepergian tanpa bunda. Kalau hanya field trip sehari aja sih dia masih semangat banget. Tapi kalau harus menginap, nangisnya bisa berhari-hari. Udah gitu nangisnya bukan yang meraung-raung tapi yang diem trus mengeluarkan air mata. Terlihat banyak murungnya gitu.

Tips 1: Chi coba tanya pelan-pelan ke Nai alasan kenapa gak mau jauh dari bunda. Seringkali dia jawabnya, "Gak mau aja." Gak apa-apa juga kalau begitu jawabannya. Pokoknya tarik ulur aja. Sesekali juga tegasin kalau dia harus ikut pesantren karena memang kewajiban dari sekolah.

[Silakan baca: Pesantren Kilat Koper vs Ransel 2]

Kalau kayak gitu, Chi sih pengennya Nai gak usah ikut aja. Tapi ini kegiatan wajib. Bila kelas 5 berhalangan maka saat kelas 6 harus ikutan kalau mau ijazah sekolah keluar. Malah lebih gak enak lagi kan kalau ikut di kelas 6 karena harus bergabung dengan adik kelas.

K'Aie sempat gak tega dan udah siap untuk cuti serta booking villa di Jambuluwuk supaya kami bisa menemani Nai. Chi juga pengennya begitu tapi nanti gak adil untuk Keke. Kalau ada kegiatan sekolah, Keke gak pernah ditemani kecuali memang ada undangan untuk orang tua. Lagipula kalaupun kami ikut menginap di sana juga gak akan boleh mendekati area pesantren. Jadi percuma aja, kan?

Tips 2: Ceritakan juga berbagai hal menyenangkan saat pesantren. Nai sempat ceria ketika dikasih tau bakal ada apa aja saat di pesantren nanti.

Tanpa diduga, sehari menjelang keberangkatan Nai jadi semangat dan ceria. Bahkan seperti biasa, dia mempersiapkan segala kebutuhannya sendiri. Chi hanya tinggal cek dan ricek aja. Tapi begitu saatnya tidur, Nai kembali gelisah dan menangis. Katanya dia takut gak bisa tidur kalau jauh dari bunda. Duh!

Pagi harinya dia kembali ceria bahkan langsung bergabung dengan teman-temannya. Chi dicuekin meskipun gak boleh pulang dulu kalau dia belu naik bis 😂 Untuk barang bawaan, Nai sama aja kayak Keke setiap kali ada acara menginap. Cuma bawa 1 ransel saja. Pokoknya beda banget dibandingkan kebanyakan teman-temannya yang bawa koper besar bahkan beberapa anak lebih dari 1 tas.

Sebelum pulang, Chi titip pesan dulu ke wali kelas. Chi juga ceritain tentang kesedihan Nai. Ya kali aja nanti di sana Nai murung lagi. Walasnya agak kaget karena kalau di sekolah Nai termasuk anak yang mandiri. Ternyata kalau malam hari belum bisa jauh dari bunda.

Tips 3: Ketika orang tua dilarang ikut, wali kelas seharusnya menjadi perwakilan orang tua. Alhamdulillah, guru-guru anak-anak saat SD termasuk yang baik-baik. Chi selalu tenang kalau anak-anak sedang field trip atau menginap untuk acara sekolah meskipun tidak ditemani orang tua.

Besoknya wali kelas Nai nge-WA untuk minta maaf. Katanya semalam Nai menangis gak bisa tidur. Trus dia ditemani temannya tturun ke bawah untuk mengetuk pintu kamar wali kelas. Tapi gak dibuka pintunya karena walas udah terlanjur pulas. Akhirnya Nai masuk lagi ke kamar hingga dia tertidur.

Wali kelas minta maaf karena gak terbangun saat Nai mengetuk pintu. Chi bilang gak apa-apa asalkan Nai udah kembali ceria. Kalau kata walasnya sih udah ceria lagi pas bangun. Dan Nai dijanjiin bakal dibolehin telpon ke bunda saat sore hari.

Sore harinya, Nai telpon. Udah diduga deh dia menangis ketika ngobrol. Chi juga jadi ikutan nangis. Nai gak minta pulang, nangisnya juga gak jejertitan cuma suaranya aja yang terdengar seperti menangis.

Setelah ngobrol sama Nai, lanjut ngobrol sama walas. Menurutnya, Nai sebetulnya cukup mandiri. Termasuk kalau mau mandi atau sekadar ke toilet gak pernah minta ditemani. Cuma saat malam hari aja ada kejadian Nai menangis karena ingat bunda.

Chi berusaha untuk gak mengingat Nai selama di sana. Ya kan katanya bonding antara ibu dan anak itu kuat. Kalau ibu gelisah, anak juga jadi gelisah. Makanya Chi tetap berusaha untuk tidur selama Nai di sana.

[Silakan baca: Pesantren Kilat Koper vs Ransel 1]

Hari ketiga pun tiba, Chi seneng banget bisa ketemu Nai lagi. Nai walaupun terlihat letih juga sangat senang. Di mobil dia cerita ngapain aja selama di sana. Intinya sih semua kegiatannya menyenangkan. Kalau lihat dari foto-foto yang dikirim walas pun Nai terlihat ceria.

Bunda: "Malam kedua adek masih gak bisa tidur?"
Nai: "Enggak, Ima bisa tidur."
Bunda: "Tapi nangis dulu."
Nai: "Enggak juga. Kan malam kedua dibebasin mau tidur sama siapa aja asalkan dari villa yang sama. Trus Ima pilih sekamar sama temen tapi ngobrol dulu sampe ngantuk. Akhirnya tidur, deh. Tapi jadi malam banget tidurnya karena ngobrol."
Bunda: "Nah, Ayah dan Bund ajuga bilang begitu, kan?"
Nai: "Iya hehehe."

Tips 4: Kami tidak memaksakan Nai untuk berani ketika dia bilang khawatir gak bisa tidur kalau jauh dari bunda. Kami menawarkan solusi. Kami bilang ke Nai supaya ngobrol atau cari kegiatan apapun sampai ngantuk biar gak keingetan bunda terus. Awalnya Nai gak yakin bisa tapi akhirnya dia mencoba juga.

Yah begitulah cerita Nai saat pesantren kilat. Tiap anak memang punya cerita masing-masing. Anatara Keke dan Nai aja ceritanya berbeda 😁

[Silakan baca: Pesantren Kilat Antara Terharu dan Cerita Lainnya]

Continue Reading
8 komentar
Share:

Senin, 18 September 2017

Transpulmin, Sehangat Pelukan Ibu

Transpulmin, Sehangat Pelukan Ibu



Ngiiik ... Ngiiik ...

K'Aie: "Bun, denger gak ada yang aneh sama napas Nai?"
Chi: "Aneh gimana? Enggak, ah."
K'Aie: "Coba diem deh sebentar. Trus dengerin napasnya."

Ngiiik ... Ngiiik ... Kembali suara 'ngik' yang halus.

Chi: "Iya, sih. Kayak ada suara 'ngik' gitu. Tapi emang aneh, ya? Bukannya begitu kalau lagi pilek?"
K'Aie: "Enggak, ah. Kayaknya Keke kalau lagi pilek gak begitu napasnya. Jangan-jangan asma nih, Bun."
Chi: "Ah, masa? Anaknya lincah gitu, kok. Gak mungkin, ah!"

Chi coba menepis pendapat K'Aie. Dalam pikiran Chi saat itu, orang yang terkena asma kayaknya bakal berat banget napasnya sampai mau ngapain juga susah. Ya mungkin karena terpengaruh iklan atau tontonan lain yang ada adegan sakit asma, ya.

Tapi, Chi lihat Nai masih lincah aja meskipun sedang pilek. Memang sih terdengar suara 'ngik' tapi Chi masih berusaha gak menganggap itu asma. Ya mungkin ini penyangkalan Chi juga karena gak ingin jadi sedih. Ibu mana sih yang gak sedih kalau anaknya sakit?

[Silakan baca: Oksitosin si Hormon Cinta]


Biasanya kalau sekadar influenza, kami gak pernah bawa anak ke dokter. Apalagi selama anaknya masih aktif dan ceria. Ini juga atas saran dokter anak yang biasa menangani anak-anak kami. Katanya jangan terlalu mudah membawa anak ke dokter. *Ketika baru punya 1 anak dan saat itu Keke masih bayi, Chi pernah ditegur dokter karena anak sakit sedikit langsung dibawa ke dokter.

Influenza (batuk, pilek, demam, hidung tersumbat, dan sebagainya) adalah hal yang biasa dialami bayi dan anak di bawah 2 tahun. Daya tahan tubuhnya kan belum sekuat anak di atas 2 tahun. Begitu penjelasan dokter anak kami. Sehingga kami pun belajar untuk tidak mudah panik ketika anak terkena influenza.

Ada beberapa langkah yang kami lakukan saat anak-anak terkena influenza, yaitu:

  1. Pastikan asupan cairan cukup. Kalau masih bayi, tentu saja harus memastikan asupan ASI cukup. 
  2. Berjemur pada saat pagi hari. Sinar matahari pagi tidak hanya untuk kesehatan kulit dan menguatkan tulang, tapi juga bagus untuk anak yang sedang terkena influenza
  3. Bersihkan lubang hidung dari cairan yang mengeras. Ketika masih bayi, tentunya mereka tidak bisa membersihkan hidung sendiri. Dan kalau sudah mampat, bikin anak-anak rewel. Biasanya, Chi bersihkan dengan kapas yang sudah dikasih air hangat. Ini juga atas saran dokter kami yang melarang diberikan obat apapun ke hidung anak-anak.

Tentunya Chi masih sangat berharap dugaan K'Aie salah. Tapi karena K'Aie juga punya tante yang mengidap asma, pastinya dia lebih mengerti ciri-ciri asma yang sedang kambuh daripada Chi. Akhirnya Chi pun setuju membawa Nai ke dokter tapi langsung ke spesialis asma anak.

 
Waktu itu, Nai tidak ada gejala yang harus diwaspadai seperti ini. Tetapi karena curiga dengan bunyi napasnya yang tidak biasa saat influenza, makanya kami memutuskan untuk ke dokter


Bener aja dugaan K'Aie kalau Nai terkena asma. Deretan panjang pantangan untuk Nai diberikan. Duh, mana banyak makanan kesukaan Nai yang harus dipantang. Bakal ribet nih urusannya. Nai pasti akan bertanya-tanya kenapa gak boleh lagi makan ini atau itu. Obat tentu saja diberikan. Dan dalam jangka waktu seminggu, kami diminta untuk kembali lagi.

Seminggu kemudian, kami kembali. Tetapi dokternya sedang ke luar kota. Kami diminta kembali 1 minggu lagi. Saat itu juga kami langsung memutuskan untuk konsultasi ke dokter anak yang biasa menangani kesehatan Keke dan Nai sejak mereka bayi.

Dokter anak langganan kami pun juga mengatakan kalau Nai terkena asma. Tapi kami tidak langsung diberikan banyak pantangan. Menurutnya pemicu asma bagi setiap penderita bisa berbeda-beda. Kami dipersilakan mencari tau sendiri. Bila belum ketemu juga, bisa dilakukan tes alergi.

 
Bersepeda menjadi salah satu aktivitas favorit Nai setiap hari
  
Nai juga suka sekali berenang
  
Keke dan Nai juga suka mandi hujan kalau lagi sehat. Tetapi bila usai mandi hujan terkena influenza, gak usah panik. Salah satu caranya adalah mengoleskan beberapa bagian tubuh mereka dengan Transpulmin
 
Sudah sekitar 2,5 tahun ini Nai ikut taekwondo. Kami mewajibkan Keke dan Nai ikut olahraga ini *Ini difoto untuk buku tahunan, makanya pakai kaos kaki. Kalau latihan beneran sih gak pakai alas kaki sama sekali.


Dokter juga mengatakan selama asma bisa dikelola dengan baik, biasanya tidak kambuh. Jadi gak usah khawatir atau terlalu membatasi aktivitas. Anak yang memiliki riwayat asma tetap bisa beraktivitas normal. Saran yang bikin kami lega. Apalagi waktu itu Chi membayangkan anak yang terkena asma gak boleh cape. Khawatir napasnya tersengal-sengal trus kambuh. Eh, ternyata sama dokter tetap bisa beraktivitas normal.

Karena saat itu asma Nai sedang kambuh, dokter menyarankan untuk diterapi nebulizer selama 4x berturut-turut. Jadi selama 4 hari itu kami bolak-balik ke rumah sakit. Setiap kali selesai diterapi, bagian leher, punggung, dan dada Nai selalu dikasih Transpulmin oleh terapisnya sambil diberi sedikit pijatan ringan.

Ya, sejak itulah kami mulai mengenal Transpulmin. Nai terlihat nyaman setelah dikasih Transpulmin padahal kadang saat di terapi dia menangis. Sebetulnya diterapi nebulizer gak sakit, tapi Nai gak betah disuruh duduk manis selama beberapa saat. Padahal dia duduknya dipangku dan dipeluk sama Chi tapi tetep aja gak betah. Makanya suka nangis. Setelah dikasih Transpulmin baru deh dia tenang. Sepertinya Transpulmin memang bikin badannya menjadi hangat. Chi cium baunya pun enak. Perpaduan antara wangi kayu putih dan bunga chamomile.


Transpulmin BB


Pelukan ibu terhadap anak memiliki banyak sekali manfaat. Dari mulai memberikan rasa tenang dan nyaman. Mempererat bonding antara ibu dan anak. Hingga dianggap mampu membuat tumbuh kembang anak menjadi lebih baik dan meningkatkan kecerdasan.

Pelukan yang dibutuhkan tentu bukan yang asal-asalan. Tetapi berikan pelukan hangat yang penuh kasih sayang. Pelukan hangat seorang ibu juga dianggap bisa menjadi obat alami bagi anak yang sedang sakit, lho.

Pelukan ibu memang bisa menentramkan dan membantu anak supaya lekas sembuh. Tetapi gak ada salahnya juga bila anak diberikan obat atau hal lainnya bila dirasa perlu. Tentu saja atas persetujuan dokter. Jangan kasih anak sembarang obat. Bahkan sekadar memberikan balsem pada anak yang terkena influenza pun Chi tunggu saran dari dokter dulu.

Meskipun saat influenza, Keke ataupun Nai cenderung tidak rewel dan tetap aktif tetapi ketika tidur terlihat agak gelisah. Ya itu karena pernapasannya terganggu. Biasanya Chi peluk mereka kalau sudah mulai gelisah. Cukup efektif menurunkan kegelisahan anak-anak karena mereka menjadi lebih hangat dalam pelukan.

 

Meskipun pelukan sudah membuat anak-anak bisa beristirahat lebih tenang saat influenza tetapi setelah mengenal Transpulmin BB, Chi mulai memberikannya terutama menjelang waktu tidur. Dioleskan sambil diberikan sedikit pijatan ke dada, punggung, dan leher. Transpulmin BB berbentuk cream yang mudah menyerap ke kulit, tidak lengket, dan tidak berminyak. Dalam sehari bisa digunakan sebanyak 2-4 kali. Transpulmin tidak hanya menghangat tubuh tetapi wanginya juga bikin rileks. Biasanya tidur Keke atau Nai menjadi semakin nyenyak setelah dioleskan Transpulmin.

Memang penting banget membuat anak-anak tetap tidur dengan nyenyak. Karena yang bikin mereka menjadi rewel saat influenza bukan hanya karena pernapasannya terganggu atau batuk yang terus-menerus. Tetapi kurang beristirahat bikin mereka menjadi lemas, padahal bayi atau anak-anak biasanya kan gak mau diam. Akhirnya mereka rewel. Mau main tapi ngantuk. Giliran tidur malah gak nyenyak. Chi pun ikutan menjadi kurang fit badannya kalau anak-anak rewel saat sakit.


Transpulmin Family Balsam


 

Setelah anak-anak berusia di atas 2 tahun, kami sudah tidak lagi menggunakan Transpulmin BB. Sekarang kami menggunakan Transpulmin family balsam. Selain berbeda di warna tube-nya (Transpulmin BB berwarna putih, sedangkan Transpulmin berwarna kuning), kandungannya juga sedikit berbeda. Pada Transpulmin BB tidak mengandung Champor dan Menthol agar tidak menyebabkan alergi. Sedangkan pada Transpulmin sudah mengandung Champor dan Menthol.


Yang juga Chi suka dari Transpulmin adalah begitu dibuka untuk pertama kalinya, isinya tidak langsung luber kemana-mana. Seringkali kalau ngebolongin salep, cream, atau apapun yang dikemas dalam tube suka langsung luber isinya. Bikin sebel jadinya karena jadi ada yang terbuang isinya. Nah, kalau Transpulmin tidak seperti itu.

Tidak hanya Keke dan Nai yang bisa memakai Transpulmin. Chi pun memakainya ketika sedang influenza. Ya karena Transpulmin kan balsam keluarga. Biasanya Chi oleh ke leher setelah itu ditutup dengan syal. Rasanya hangat sehingga mengurangi frekuensi batuk dan wanginya bikin rileks.

Sejak mengenal Transpulmin, balsam ini selalu jadi salah satu peroduk yang wajib ada di kotak obat. Selalu dibawa ke manapun termasuk saat liburan. Kan kita gak pernah tau ya kapan anak-anak terkena influenza. Apalagi anak-anak punya riwayat alergi. Keke meskipun gak asma tapi kalau alerginya kumat juga suka jadi pilek gitu. Jadi supaya mereka tetap nyaman beraktivitas dan bisa tidur dengan nyenyak saat influenza, maka balsam harus terus ada. Kualitas tidur anak yang kurang baik saat sakit tidak hanya membuat anak semakin rewel, tetapi ibu pun ikutan lemas karena kurang istirahat.

Nai saat caving di Goa Jomblang
  
Nah, kalau begini ketahuan kan anak-anak aktifnya menurun dari siapa? Bundanya cuma bagian motoin aja 😂 
 
Nai menikmati golden sunrise Sikunir setelah sehari sebelumnya menikmati indahnya puncak gunung Prau


[Silakan baca: Melihat Cahaya Surga di Goa Jomblang]

Benar apa yang dikatakan dokter anak-anak kami, bahwa tidak perlu khawatir kalau asma akan menghambat aktivitas. Yang penting dikelola dengan baik supaya jarang atau tidak kambuh lagi. Dan hingga saat ini pun asma Nai belum pernah kambuh. Paling sekadar influenza biasa. Tinggal banyakin asupan cairan dan oles Transpulmin di beberapa bagian tubuh, beres deh.

Sekarang udah gak panik dan khawatir lagi. Transpulmin pun siap sedia membantu memberikan kehangatan. Mudah pula mendapatkannya. Di apotik biasanya tersedia. Semoga sehat selalu, ya.

Continue Reading
24 komentar
Share:

Sabtu, 16 September 2017

Wajah Baru Website Mobil123.com Kini Lebih Segar dan Informatif

Wajah Baru Website Mobil123.com Kini Lebih Segar dan Informatif



Ibarat sebuah rumah, ada kalanya perlu melakukan pembenahan secara berkala. Bisa dengan mengecat beberapa ruangan, menggeser furniture saja, renovasi ringan, hingga renovasi total. Begitu pula yang dilakukan oleh website Mobil123.com, sebuah portal otomotif no 1 di Indonesia yang mempertemukan pembeli dan penjual yang terpercaya dalam satu platform.

Apa kesan teman-teman tentang sebuah website? Kalau Chi suka website yang enak dilihat dan informatif. Rasanya betah berlama-lama melihat website tersebut.

Demi meningkatkan kenyamanan pengguna, Mobil123.com mengubah penampilannya. Meskipun merah-putih yang merupakan ciri khas dari website ini tetap ada, tetapi wajah yang baru ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan tampilan sebelumnya yang sudah ada sejal tahun 2014.

“Tampilan baru laman berita Mobil123.com tetap menawarkan warna-warna yang mencirikhaskan corporate identity yaitu warna merah dan putih yang mendominasi sebagai background. Dengan desain baru ini, kami berharap para pembaca setia bisa lebih nyaman mengakses portal otomotif terpercaya Mobil123.com,” tegas Regia Glamouria, Country Manager Mobil123.com di Jakarta.

Wajah baru ini lebih user friendly. Pengguna bisa mendapatkan berbagai informasi seusai kebutuhan secara cepat dan responsif. Artikel teraktual tentang otomotif baik di dalam maupun luar negeri bisa dengan mudah didapatkan di website ini. Artikel teraktual tersebut dibagi menjadi 4, yaitu Berita Otomotif, Mobil Baru, Review, dan Panduan Pembeli. Video dan Gakeri yang dibuat oleh tim redaksi juga melengkapi wajah baru website Mobil123.com. Pada bagian video dan galeri akan ada info seputar launching mobil baru, test drive motor/mobil baru, dan lain sebagainya.

Bukti bahwa Mobil123.com website terpercaya adalah memiliki jumlah listing terbesar di Indonesia. Ada lebih dari 200.000 listing. Berdasarkan laporan Google Analytic pada bulan May 2017, dikunjungi oleh para pembeli dan pencari kendaraan sebanyak lebih dari 2,2 juta. Dan yang melihat per bulannya lebih dari 14 juta halaman.

[Silakan baca: Tips Memilih Mobil Keluarga Seharusnya Semudah Menghitung 1, 2, 3]

Continue Reading
26 komentar
Share:

Jumat, 15 September 2017

Groceries yang Wajib Dibeli Saat Belanja Bulanan

Groceries yang Wajib Dibeli Saat Belanja Bulanan



Beberapa waktu lalu, Chi pernah membaca salah satu status FB yang menyarankan sebaiknya belanja di warung untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Ada beberapa alasan yang ditulis di sana. Salah satunya adalah kalau belanja di warung bisa sekalian bersilaturahmi.

Kalau Chi sih belanja di mana aja gak masalah. Warung, minimarket, supermarket, hypermarket, hingga belanja online pun oke aja. Tergantung kebutuhan aja. Semua juga ada kelebihan dan kekurangannya.

Tapi Chi sempat tergelitik ketika membaca salah satu komentar yang katanya kalau belanja di supermarket atau hypermarket bisa makin boros karena segala dibeli. Hmmm … setujukah? Kalau Chi sih enggak hehehe.

Semakin besar tokonya, biasanya semakin jarang belanjanya. Paling sebulan sekali. Atau paling cepat 2 minggu sekali. Tapi karena semakin jarang, daftar belanjaannya juga semakin banyak. Biasanya Chi suka bikin daftar belanjaan supaya gak jadi kebablasan. Kalaupun ada uang dibeli selain yang ada di daftar, masih tetap terkontrol, kok.

[Silakan baca: Belanja Apa di Alfamart?]


Daftar Belanja Bulanan 


Ada berbagai barang yang biasanya Chi beli saat belanja bulanan. Bahan makanan juga udah termasuk yang ada dalam daftar. Ada beberapa groceries yang wajib dibeli saat belanja bulanan, yaitu


Daging

Dari dulu Chi gak pernah belanja aneka lauk di pasar, selain ikan. Itupun cuma ikan mas dna lele yang paling sering dibeli.

Awalnya cuma daging sapi yang selalu dibeli di hypermarket. Alasannya karena Chi masih sulit membedakan bagian daging sapi , kecuali bagian iga, buntut, dan aneka jeroan. Kalau di supermarket atau hypermarket kan udah jelas pembagian dagingnya. Lama kelamaan, Chi juga lebih suka belanja daging ayam, bebek, hingga beraneka seafood termasuk ikannya di hypermarket.


Frozen Food

Chi gak membiasakan anak-anak makan frozen food. Lebih suka bikin sendiri. Tapi makanan jenis ini juga wajib ada di freezer. Ada kalanya Chi kesiangan bangun atau kondisi badan lagi kurang sehat. Daripada anak-anak dikasih uang jajan, mendingan tetap dibawain bekal. Kalau menggunakan frozen food pastinya lebih menghemat waktu karena praktis.


Dairy

Keke dan Nai suka banget dengan yogurt. Suka stok yogurt juga di kulkas


Paling sering minum susu UHT saat sarapan. Susu juga sering dipakai Nai untuk membuat kue. Aneka keju juga harus selalu sedia di kulkas, minimal cheddar dan mozzarella. Nai suka sekali dengan keju. Yogurt juga paling sering dibeli karena Keke dan Naima sejak bayi lebih terbiasa minum yogurt dan maish suka sampai sekarang. Kami juga suka beli butter, whipped cream, dan berbagai dairy product lainnya.

[Slakan baca: Belanja Bulanan Pakai Tas Belanja Ramah Lingkunga, Dong!]


Kecap, Saus Tiram, Saos Sambal, dan Lain Sebagainya

Bumbu-bumbu pendukung masakan seperti kecap, saus tiram, saus teriyaki, dan lain sebagainya juga masuk daftar belanjaan.


Minyak

Tidak hanya minyak goreng sawit, lho. Minyak lain seperti coconut oil, olive oil, dan lain sebagainya juga dimasukkan ke dalam daftar belanjaan. Penggunaan minyak ini tergantung makanan apa yang dimasak.

Tidak hanya bahan makanan saja yang masuk dalam daftar belanjaan bulanan. Berbagai produk lain juga ada. Diantaranya adalah obat nyamuk, tissue, sabun, shampoo, dan masih banyak lagi. Malah waktu Keke dan Nai masih kecil, belanja popok selalu masuk dalam daftar belanja bulanan. Apalagi kalau lagi ada promo, bisa beli lumayan banyak hehehe.

Sekarang Chi udah agak jarang belanja bulanan di supermarket atau hypermarket. Udah digantikan sama toko online. Sekarang belanja kebutuhan sehari-hari, termasuk groceries juga udah bisa di toko online.

Malah lebih enak belanja lewat toko online. Lebih santai belanjanya karena bisa kapan pun tanpa dikejar waktu. Jadi tenang pilih barang-barangnya. Barang yang sudah dibeli pun tinggal dikirim ke rumah. Praktis banget, kan? Untuk kamu yang ingin belanja groceries online, kamu bisa mengunjungi https://www.mataharimall.com/p-1729/groceries

Teman-teman suka beli apa kalau belanja bulanan?

[Silakan baca: Happy Fresh yang Bikin Happy]

Continue Reading
14 komentar
Share:

Kamis, 14 September 2017

Begini Cara Memilih Jam Tangan Wanita Sesuai Bentuk Tangan

Begini Cara Memilih Jam Tangan Wanita Sesuai Bentuk Tangan

Begini Cara Memilih Jam Tangan Wanita Sesuai Bentuk Tangan



“Yuk, dipilih-dipilih! Diskon gede. Pilihan jam tangan banyak. Cari dari brand terkenal apa?”

Teman-teman sering mendengar kalimat-kalimat seperti itu di mall, pasar, bahkan kios-kios pinggir jalan? Bahasanya bisa berbeda-beda, tetapi intinya sama, yaitu jualan.

Buat kaum hawa, membeli jam tangan wanita sama halnya dengan beli berbagai barang akseoris lainnya. Perlu pertimbangan matang. Iya, kan? Dulu, harga selalu memang jadi patokan pertama. Tetapi sekarang ini di model dan merk jadi patokan juga selain harga.

Selain itu, bentuk dan umuran tangan pemakai juga jadi patokan, lho. Biar terlihat pas di tangan sehingga tidak ragu saat memakainya. Nah, di sini ada beberapa tip memilih jam tangan wanita sesuai bentuk tangan



Tangan Berdiameter Kecil


Untuk teman-teman yang memiliki tangan berdiameter kecil, bisa mempertimbangkan kriteria di bawah ini ketika memilih jam tangan 

Hindari mengkoleksi jam tangan bertali lebar dan berbandul besar. Jam tangan dengan model seperti ini akan terkesan membebani tangan yang berdiameter kecil.

Jam tangan yang bertali tipis dengan bandul kecil akan membuat penampilan tangan terkesan lebih elegan



Tangan Berdiameter Besar


Tangan wanita yang berdiameter besar sebetulnya struktur tulangnya tidak besar. Hanya saja, lapisan daging dan lemaknya yang lebih tebal mengesankan ukuran lengan menjadi besar.

Kebalikan dengan wanita yang memiliki ukuran tangan diameter kecil, wanita dengan ukuran tangan seperti ini tidak dianjurkan menggunakan jam bertali kecil serta berbandul kecil. Sebab, jenis jam tangan wanita dengan model seperti itu akan tampak tenggelam. Pilihlah jam tangan bertali sedang hingga lebar, material tali tidak terlalu tipis, dan bandul jam berukuran sedang hingga besar.



Tangan yang Berotot


Saat ini lengan berotot tidak hanya dimiliki para laki-laki. Perempuan pun ada yang terlihat berotot tangannya. Biasanya wanita yang gemar sekali berolahraga, tangannya akan terlihat lebih berotot. Ciri-cirinya adalah memiliki tangan keras, kuat, dan berurat.

Untuk wanita yang memiliki tangan seperti ini bisa memilih jam tangan dengan ukuran tali agak besar. Pilih pula model yang sporty ataupun maskulin. Hindari memesan jam tangan dengan tali berbahan stainless steel, chrome, gelang, dan kain karena terlihat kurang sesuai dengan tangannya yang kekar.



Tangan Berukuran Proporsional


Tangan berukuran proporsional banyak diidamkan para wanita. Tidak besar atau kecil. Juga tidak terlalu kelihatan berotot.

Nah jam tangan yang cocok buat tangan seperti ini gak banyak aturan. Pilih saja segala bentuk jam tangan yang disuka. Semua bentuk jam tangan pasti akan sangat cocok. Selain itu, jenis tali jamnya pun bisa menyesuaikan dengan kondisi. Tinggal disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan. Untuk kegiatan sehari-hari bisa pilih yang berbahan kulit sintesis. Kalau ingin dipakai berolahraga, coba tali jam berbahan karet.



Jam Tangan Wanita Spesial untuk Bentuk Tangan Lebar dan Pipih


Selain 4 bentuk tangan di atas, masih ada 1 lagi bentuk yang lain yaitu tangan pipih tetapi lebar. Khusus untuk tangan seperti ini cocok sekali kalau membeli model produk berbandul kecil maupun besar.

Kalau ingin style maksimal, saran terbaik yaitu jam model gelang dengan material tali seperti stainless steel atau chrome. Daripada jam tangan bertali kulit atau kanvas.

Berbagai model jam tersebut bisa teman-teman jadikan sebagai referensi memilih jam tangan wanita. Apabila masih bingung dimana lokasi terpercaya dan aman untuk berbelanja jam tangani, coba deh main-main ke Qlapa. Di sana, gak sembarang jam tangan karena semua dibuat secara handmade oleh pengrajin nusantara.

Qlapa menjamin bahwa semua produk dibuat oleh pengrajin ahli berpengalaman. Jadi tidak perlu ragu dengan kualitasnya. Sentuhan estetik dan seni pun sangat gak segan dimasukkan ke dalam jam tangan.

Di Qlapa ada berbagai macam fitur yang bisa memudahkan teman-teman melakukan pencarian. Teman-teman bisa mendapatkan hasil pencarian berdasarkan harga, model, warna, juga bahan.

Keamanan transaksi pun dihadirkan oleh pihak situs Qlapa. Jangan sampai konsumen mendapatkan seller yang tidak bertanggu jawab. Para seller akan diseleksi oleh tim internal Qlapa baik dari sisi kualitas produk hingga kepastian ketepatan visualisasi produk. Menarik, bukan?

[Silakan baca: Berbagai Merk Jam Tangan di Dunia dengan Harga Termahal]

Continue Reading
4 komentar
Share: