Thursday, January 28, 2021

Royco dengan Garam Beriodium Membuat Makanan Tetap Lezat dan #BantuTumbuhSesuai

Royco dengan Garam Beriodium Membuat Makanan Tetap Lezat dan #BantuTumbuhSesuai

Royco Baru dengan Garam Beriodium Membuat Makanan Tetap Lezat dan #BantuTumbuhSesuai - Setiap menjelang tidur selalu ada pertanyaan "besok mau masak apa?" Ada yang punya kebiasaan sama seperti itu?

royco dengan garam beriodium membuat makanan tetap lezat
 
Di saat pandemi ini, agak sedikit berubah kebiasaannya. Mikirin menunya jadi setiap 2-3x sehari. Gak berani juga kalau setiap hari belanja ke pasar. Kadang-kadang diselingin dengan belanja online. Tetapi, apapun cara belanjanya, tujuannya tetap sama yaitu ingin selalu membuat hidangan yang lezat dan bergizi bagi keluarga.


Waspada Hidden Hunger di Masyarakat Indonesia

 
permasalahan hidden hunger kelaparan tersembunyi di indonesia
 
25 Januari 2021 adalah Hari Gizi Nasional yang ke-61. Usia lebih dari setengah abad ini seharusnya sudah membuat masyarakat Indonesia matang tentang asupan gizi. Tetapi, faktanya masih banyak terjadi permasalan gizi di Indonesia. Meski pun menurut Dr. Hera Nurlita , SSiT, M.Kes, Kepala Seksi Mutu Gizi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, masalah gizi sudah terlihat ke arah menggembirakan di 5 tahun terakhir.

bila ibu hamil kekurangan iodium
 
Indonesia saat ini mengalami triple burden (3 masalah gizi). Ada yang kekurangan gizi. Di sisi lain ada yang kelebihan gizi. Permasalahan lainnya adalah kurangnya asupan mikronutrien.
 
Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional, Royco melakukan inovasi produk yaitu Royco dengan Garam Beriodium. Produk ini tidak hanya membuat makanan tetap lezat, tetapi bentuk juga sekaligus kepedulian Royco dalam hal mengatasi salah satu masalah gizi di Indonesia yaitu Hidden Hunger (Kelaparan Tersembunyi)

Pernahkah kita mengetahui istilah 'Hidden Hunger'?

balita di indonesia kekurangan zat gizi mikro
 
Istilah 'Hidden Hunger (Kelaparan Tersembunyi) sebetulnya sudah dikenal sejak tahun 90an. Sayangnya masih banyak masyarakat yang pemahamannya kurang baik akan hal ini. Masih banyak orang tua yang merasa sudah cukup bila anaknya bisa makan dengan kenyang. Tanpa mempedulikan kandungan gizinya, termasuk mikronutrien.
 
Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, menyampaikan, “Negara kita masih memiliki beban hidden hunger yang besar; kondisi yang timbul akibat kekurangan zat gizi mikro seperti iodium, zat besi, vitamin A dan zink ini telah menimbulkan beberapa masalah kesehatan yang berkepanjangan. Contohnya, Riset Kesehatan Dasar 2018 memperlihatkan 48,9 % ibu hamil menderita anemia, dan Riset Kesehatan Dasar 2013 melaporkan bahwa 14,9% anak usia sekolah berisiko kekurangan iodium. Masyarakat seringkali masih abai akan masalah ini, karena meskipun makanan yang dikonsumsi tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, penderitanya tidak merasa kelaparan karena asupan gizi makronya sudah terpenuhi. Jika tidak segera mendapatkan perhatian, akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang, baik secara fisik maupun psikis.” 
 
 kandungan iodium pada royco garam beriodium
 
Salah satu mikronutrien adalah iodium. Berikut kebutuhan iodium per hari berdasarkan tingkat usia:
 
  1. Bayi (0-1 tahun) - 90 mikrogram/hari
  2. Anak (1-12 tahun) - 120 mikrogram/hari
  3. Remaja dan orang dewasa (di atas 12 tahun) - 150 mikrogram/hari
  4. Ibu hamil - 220 mikrogram/hari
  5. Ibu menyusui - 250 mikrogram/hari
 
Yup! Kebutuhan iodium untuk konsumsi harian hanya ukuran mikrogram. Sangat kecil, makanya termasuk gizi mikro. Tetapi, tetap gak boleh mengabaikan kebutuhan ini meskipun jumlahnya sedikit.
 
Kekurangan asupan vitamin dan mineral dalam sehari, biasanya tidak akan langsung membuat tubuh menjadi sakit. Tetapi, efek jangka panjang yang harus dipikirkan. Bila terus kekurangan akan berakibat fatal bagi tubuh. Bahkan bila sampai meluas di masyarakat juga bisa berdampak ke sektor ekonomi.

akibat kekurangan iodium
 
Hidden Hunger (Kelaparan Tersembunyi) ini ibarat suatu masalah yang tak kasat mata. Orang tua merasa kebutuhan anak untuk makan sudah terpenuhi karena tidak kelaparan. Tetapi, coba perhatikan lagi. Apakah anak sering sakit-sakitan padahal porsi makannya sudah cukup?
 
Bila memang iya, berarti ada sesuatu yang salah atau kurang tepat pada asupan gizinya. Kenyang saja gak cukup bila kekurangan gizi. Kekurangan iodium dapat mengakibatkan penyakit gondok, tumbuh kembang tergangu, pubertas terlambat, gangguan mental, gangguan pertumbuhan otak pada janin, dan lain sebagainya.

Bila melihat daftar kebutuhan iodium per hari, ibu hamil dan menyusui memang paling banyak. Itu karena ada janin dan bayi yang sedang dalam masa keemasan. Tentunya kita sudah mengetahui tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan. Bahkan usia 2-5 tahun masih termasuk golden period. Jadi jangan sampai dilewatkan kesempatan emas untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak pada masa ini. 
 
 6 makanan sumber iodium

Iodium banyak terdapat pada makanan. Tetapi, tentu kita juga familiar dengan garam beriodium. Kebutuhannya juga gak banyak. Tidak lebih dari 1 sdt per hari yang bisa dibagi ke dalam berbagai makanan.


Makan Makanan yang Beragam dan Bergizi Seimbang Menjadi Kunci #BantuTumbuhSesuai


pedoman isi piringku

dr. Diana F. Suganda, Sp.GK, M.Kes, Dokter Spesialis Gizi Klinik, berpendapat, “Orang tua perlu memperkaya pengetahuan dan kreativitas dalam memenuhi nutrisi seluruh keluarga dengan menyertakan bahan-bahan bergizi di tiap masakan, termasuk garam beriodium. Sayangnya, pengetahuan sebagian masyarakat mengenai manfaat dari iodium masih terbatas pada upaya pencegahan penyakit gondok. Padahal, dampak dari kekurangan iodium jauh lebih luas dan dapat terjadi pada semua usia. Kekurangan iodium dapat mengakibatkan perkembangan otak terganggu. Diperkirakan, 20 juta orang Indonesia menderita GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Iodium), yang mengakibatkan hilangnya IQ setara 140 juta point. Maka, pemenuhan kebutuhan iodium harus diperhatikan dari hulu ke hilir, sejak 1.000 hari pertama kehidupan atau di dalam kandungan, hingga ke tahapan usia selanjutnya.”
 
Bila mencermati pendapat dr. Diana, maka tidak mengherankan bila dikatakan permasalah gizi yang tidak tuntas diatasi tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan. Tetapi, bisa sampai ke sektor ekonomi. Bayangkan saja bila 20 juta penderita GAKI ini adalah usia bayi hingga remaja. Padahal mereka adalah generasi penerus bangsa.

Menurut dr. Diana, kuncinya adalah dengan menerapkan pola gizi seimbang. Dalam sekali makan ada makanan pokok, lauk, sayur, dan buah-buahan. Porsinya mengikuti panduan "Isi Piringku".

Biasakan mengkonsumsi sayuran dan buah berwarna-warni. Semakin beraneka warna yang ada dalam "Isi Piringku" makan semakin lengkap kandungan gizi yang diperoleh tubuh.


Program 'Royco Nutrimenu' dan Royco Garam Beriodium Membantu Para Ibu Mempersiapkan Menu Harian yang Lezat dan Bergizi 

 
virtual launch royco garam beriodium
 
Tantri Syalindri, penyanyi dan ibu dari dua anak mengatakan, “Sebagai seorang ibu, Aku ingin selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga, termasuk saat menyiapkan menu hidangan sehari-hari. Royco telah memberikan begitu banyak inspirasi sehingga Aku bisa memasak menggunakan berbagai variasi bahan nabati yang bergizi sambil ikut berkontribusi terhadap lingkungan. Apalagi kini Royco telah menggunakan garam beriodium, sangat membantu Aku dalam memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara lebih optimal.”

Seperti halnya Tantri, banyak ibu yang ingin memberikan yang terbaik bagi keluarga, termasuk menyiapkan menu harian. Tetapi, seperti yang Chi tulis di awal, berpikir 'besok mau makan apa' kadang-kadang bukan hal mudah.

gulai ayam padang
Biasanya kalau lagi kangen nasi padang, lebih memilih makan di resto. Sejak pandemi lebih sering bikin sendiri. Rasanya sama enaknya dengan resto langganan


Pengennya makanan yang enak dan bergizi. Tetapi, menyiapkan menu variatif biar orang rumah, terutama anak-anak, gak bosan juga sebuah tantangan. Belum lagi kalau memikirkan kandungan gizi. Kadang-kadang masih bingung juga tentang asupan gizi dari menu harian yang dibuat sudah cukup atau belum.

Tantri mengatakan kalau dulu putrinya termasuk picky eater. Solusinya adalah melibatkan anak dalam menentukan menu harian. Sesekali juga mengajak anak untuk makan bersama.
 
Hernie Raharja, Director of Foods & Refreshment PT Unilever Indonesia Tbk. menerangkan, “Sejak 2019, Unilever secara global memiliki komitmen untuk membantu masyarakat melakukan transisi menuju pola makan yang lebih sehat sembari mengurangi dampak lingkungan dari rantai makanan. Sejalan dengan komitmen tersebut, Royco memiliki tujuan mulia atau purpose yaitu Gerakan Pangan untuk Masa Depan guna menginspirasi keluarga Indonesia dalam mengkonsumsi hidangan yang baik untuk tubuh maupun untuk bumi; yaitu yang beragam, bergizi seimbang, serta berasal dari sumber yang berkelanjutan. Selain itu, Royco juga ingin membantu mengatasi berbagai masalah nutrisi, baik melalui inovasi produk maupun program edukasi yang dilakukan secara konsisten.”
 
royco nutrimenu
 
Sejalan dengan komitmen Unilever, pada tahun ini Royco melanjutkan program "Royco Nutrimenu". Program edukasi yang sudah dikembangkan sejak tahun 2019 ini mengacu pada konsep "Isi Piringku" yang sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang dari Kementrian Kesehatan RI.

Melalui website Royco Nutrimenu, para orang tua bisa mendapatkan informasi serta berbagai ide resep masakan yang tidak hanya lezat, tetapi juga bergizi. Sehingga dapat #BantuTumbuhSesuai dan terhindar dari kondisi Hidden Hunger.
 
Ibu Hernie lebih lanjut mengatakan kalau program "Royco Nutrimenu" tahun ini memiliki target mengubah perilaku pola makan 2,5 juta masyarakat Indonesia. Edukasinya menitikberatkan pada panduan Isi Piringku serta pentingnya asupan Iodium sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan. 

Makanan enak dan bergizi gak harus yang harganya mahal. Berbagai bahan makanan lokal yang ada di pasar tradisional juga banyak yang bergizi. Pada web Royco Nutrimenu, resep-resepnya juga menggunakan "50 Pangan Masa Depan"
 
Future 50 Food atau 50 Pangan Masa Depan, merupakan ragam bahan makanan yang baik untuk masa depan. Menawarkan masakan bernutrisi yang tidak hanya lezat namun juga memiliki dampak yang lebih baik terhadap lingkungan. Beberapa bahan makanan yang termasuk dalam 50 Pangan Masa Depan antara lain okra, pakcoy, selada air, daun kelor, kacang hijau, ubi jalar, dan bayam.
 
virtual cooking demo royco
Tantri dan Chef Norman demo masak membuat nasi liwet (di dalamnya dikasih potongan ubi, kacang ijo, dan jagung manis) serta steam ikan tongkol


50 Pangan Masa Depan ini tidak hanya baik bagi kesehatan tubuh, tetapi juga untuk bumi. Lebih banyak mengkonsumsi makanan berbasis tumbuhan dianggap lebih bagus bagi kesehatan manusia dan alam. 
 
Walaupun rasanya Chi sudah berusaha mengatur menu sebaik mungkin untuk konsumsi harian sekeluarga, tetapi memang dirasa masih ada yang kurang. Selalu berusaha mengkonsumsi lengkap. Ada lauk, buah, dan sayur. Tetapi, kadang-kadang komposisinya masih belum seimbang, misalnya porsi lauk masih lebih besar daripada sayur dan buah. Mengikuti webinar ini menjadi diingatkan kembali dan menambah beberapa wawasan baru. 
 
nugget tempe royco nutrimenu

Tidak perlu khawatir kalau masak makanan sehat itu gak enak. Coba deh pakai bumbu kaldu Royco Ayam/Sapi sesuai takaran. Gak hanya untuk makanan berbahan dasar ayam atau sapi aja, ya. Menu sayur kalau dikasih bumbu kaldu Royco juga bisa jadi makanan yang lezat

royco dengan garam beriodium
 
Kabar gembiranya bertepatan dengan Hari Gizi Nasional, Royco mengeluarkan inovasi yaitu Royco dengan Garam Beriodium. Sehingga gak perlu menambahkan garam lagi. Harga juga tetap sama, kok.
 
Selain itu, sesuai dengan komitmen Royco yang ingin membantu menuntaskan permasalan gizi di Indonesia. Karena tidak bisa hanya pemerintah yang melakukan. Tetapi, semua pihak termasuk swasta hingga masyarakat lingkup terkecil peduli akan asupan gizi seimbang.

hari gizi nasional

Wednesday, January 27, 2021

Ini Tips Nyaman Liburan ke Bandung Saat Weekend

Ini Tips Nyaman Liburan ke Bandung Saat Weekend

Sudah lama Bandung menjadi salah satu kota terfavorit tujuan wisata bagi orang Jakarta. Jaraknya yang relatif tidak terlalu jauh, bahkan bisa pulang hari. Waktu tempuh dengan naik kereta api atau travel hanya sekitar 3 jam tanpa macet.

Persiapan Traveling Agar Perjalanan Aman dan Menyenangkan

Ingin refreshing liburan sejenak ke Bandung di saat weekend?

Kota ini masih terbuka untuk wisatawan. Tetapi, di saat pandemi teman-teman harus menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan maupun saat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Bandung yang buka.

Nah, agar liburan ke Bandung di saat weekend terasa nyaman, berikut ada tips yang bisa jadi referensi nih!


1. Pilih Jam Berangkat/Pulang yang Nyaman

Dibandingkan kereta api, jadwal travel jurusan Bandung lebih fleksibel. Sehingga cocok dipilih sebagai moda transportasi ke Bandung. Untuk masalah jam berangkat harus dipikirkan terlebih dahulu karena dapat mempengaruhi kenyamanan perjalanan.

Hal ini karena biasanya jalanan Jakarta-Bandung bisa macet dengan berbagai alasan di siang hingga sore hari. Maka dari itu banyak yang berangkat di Jumat malam setelah jam pulang kerja untuk menghindari kemacetan dan bisa istirahat di jalan.

Begitu sampai di Bandung saat tengah malam, teman-teman bisa langsung tidur di hotel. Baru deh keesokan harinya langsung cus jalan-jalan keliling Bandung. Ada juga yang berangkat subuh dari Jakarta di hari Sabtu. Tiba di Bandung tidak terlalu siang dan langsung meluncur ke tempat wisata yang ingin dikunjungi.

Sama halnya dengan jam pulang ke Jakarta. Travel biasanya memiliki banyak waktu keberangkatan, bahkan subuh sekalipun. Jika teman-teman tipe yang sanggup pulang liburan, tanpa jeda dan langsung kerja, bisa memilih pulang ke Jakarta dengan jadwal travel paling awal sekitar pukul 5 pagi di hari Senin.

Tapi bagi teman-teman yang ingin istirahat setelah perjalanan ke luar kota, bisa memilih pulang dari Bandung di Minggu sore. Tiba di Jakarta malam hari. Sehingga ada waktu istirahat sebelum lanjut bekerja di hari Senin.


2. Beli Tiket Travel Online

Sudah punya plan ingin berangkat ke Bandung jam berapa? Jika ya, selanjutnya teman-teman harus membeli tiket travel yang bisa dilakukan secara online. Lebih cepat, aman dan pastinya sangat praktis. Hanya modal klik klik setelah menentukan tanggal dan jam berangkat serta jumlah penumpang, teman-teman sudah bisa mengantongi tiket travel ke Bandung dengan mudah.

Salah satu keunggulan beli tiket online adalah ada banyak pilihan operator yang tersedia. Misalnya Daytrans yang menawarkan jam berangkat dan titik pool keberangkatan yang banyak. Tiket travel Daytrans bisa dipesan lewat Traveloka. Kamu bahkan bisa pilih kursi sesuai keinginan lho!


3. Atur Itinerary yang Sejalan

Bandung punya banyak sekali destinasi wisata yang bisa teman-teman kunjungi. Namun untuk menghemat waktu dan juga waktu tempuh, ada baiknya itinerary ke Bandung mu berisi tempat wisata yang sejalan.

Misalnya Lembang. Ada banyak hal menarik yang bisa dikunjungi di Lembang. Contohnya ke Gunung Tangkuban Perahu terlebih dahulu, lalu turun mampir ke Cikole, bisa juga mampir ke Floating Market, Farmhouse, Rumah Sosis Bandung yang berada di satu jalur jalan yang sama. Jika ingin mengeksplor Bandung Selatan bisa dimulai dengan mengunjungi Ciwidey Valley Resort, lanjut ke Kawah Putih lalu Ranca Upas.

Untuk itinerary liburan, pastikan teman-teman sudah mengetahui perkembangan terbaru soal penerapan pembatasan di Bandung karena dapat berubah-ubah sesuai kondisi di lapangan. Ada tempat wisata yang membatasi jumlah pengunjung, ada yang mewajibkan reservasi online untuk mengurangi antrian dan kontak fisik, dan ada juga yang jam bukanya terbatas.

Teman-teman harus punya info mengenai hal ini agar tidak kaget jika ternyata ada tempat wisata yang ditutup sementara. Pastikan juga selalu pakai masker selama perjalanan dan saat mengunjungi tempat wisata di Bandung, ya! Bawa juga hand sanitizer untuk memastikan tangan selalu bersih dan terhindar dari kemungkinan potensi penularan virus corona selama liburan. Selamat bepergian ke Bandung! Ingat tetap praktekkan 3M ya; memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. 

Tuesday, January 26, 2021

Resep Puding Roti Apel dengan Susu Murni Hometown Dairy

Resep Puding Roti Apel dengan Susu Murni Hometown Dairy


Menjelang makan siang dan sore hari, biasanya di rumah udah pada mulai cari camilan. Jadi memang harus disediakan di rumah. Gak selalu harus Chi yang menyiapkan. K'Aie dan anak-anak juga suka bikin Kadang-kadang kami bikinnya barengan. Sama halnya seperti makanan utama, menunya bisa berganti setiap hari. Paling enggak 2 hari sekali. Biar gak bosan dengan menu yang sama terus.
 
resep puding apel dengan susu murni hometown dairy
Puding Roti Apel dikasih topping es krim vanilla. Puding dan es krim semuanya bikin sendiri dengan bahan utamanya susu segar


Kami sekeluarga suka minum susu murni minimal 1 gelas sehari. Sisanya bisa kami olah menjadi berbagai minuman atau makanan. Bahkan beberapa makanan utama juga enak lho diolah menggunakan susu. Makanya, susu cair termasuk minuman yang harus terus tersedia di rumah.

Kebetulan lagi ada stok Hometown Dairy di kulkas. Ini susu murni favorit kami sekeluarga. Chi udah pernah mengulas alasannya sekitar 2 tahun lalu.
 

Banyak yang bilang kalau Hometown Dairy rasanya mirip kayak susu di Australia/US/UK. Tetapi, yang pasti buat Chi ini seperti mengembalikan ke memori masa kecil. Udah dibiasain minum susu murni sejak kecil hingga hamil anak kedua. 
 
Kalau sekarang udah agak jarang mencari penjual susu murni. Makanya pas nyobain Hometown Dairy tuh langsung suka banget. Rasanya segar dan alami banget. 'Creamy on the top' pada susu ini membuat rasanya semakin enak.
 
Untuk menjaga kesegarannya, susu sapi langsung diperah dari ambing kemudian dipasteurisasi. Tidak ada tambahan zat pengawet serta pemanis apapun, juga tidak ada bagian yang dibuang. Sehingga rasanya benar-benar asli. Gumpalan krimnya itu juga menunjukkan prosesnya alami dan aman dikonsumsi selama tidak ada perubahan rasa. 
 
Jadi jangan buru-buru dibuang bila terlihat ada gumpalan krim di susu murni Hometown Dairy. Cek dulu bau dan rasanya. Kalau Chi suka disendokin dan dimakan krimnya. Bisa juga dikocok dulu sebelum botol dibuka agar tercampur.

daya tahan hometown dairy susu pasteurisasi
 
Pasteurisasi adalah proses pemanasan yang dilakukan untuk membunuh bakteri pada susu segar. Nah, Kamu harus segera mengonsumsinya setelah proses pasteurisasi selesai. Ketika sudah dipasteurisasi dan disimpan di dalam kulkas, Susu tahan sekitar 7-11 Hari. Dan ketika kemasan sudah dibuka, daya tahannya bertahan 3 jam saja di suhu ruangan dan 3-4 hari di kulkas (setelah kemasan dibuka). Ciri- cirinya kalau susu sudah tidak layak minum, rasa dan baunya akan berubah. 

Sumber: Hometown Dairy


Karena Hometown adalah pasteurisasi, jangan biarkan terlalu lama di suhu ruang (15-25 derajat celcius), ya. Kalau susu sudah dalam keadaan terbuka lebih baik segera dihabiskan karena hanya bertahan 2  jam. Sedangkan bila masih tersegel bertahan 3 jam di suhu ruang.

Di dalam kulkas (0-4 derajat celcius) juga fresh milk gak bisa bertahan lama seperti susu lainnya. Dari brosur Hometown yang Chi dapat, bila masih tersegel bisa bertahan sesuai expiry date. Tetapi, bila sudah dibuka bertahan 2-3 hari saja.


Resep Pudding Roti Apel


resep apple bread pudding
 
Kali ini Chi mau berbagi resep Puding Roti Apel (Apple Bread Pudding). Sebetulnya Chi lebih sering bikin Puding Roti Pisang (Banana Bread Pudding).
 
Selain dari rasa, perbedaan menggunakan apel dan pisang adalah dari segi kepraktisannya. Kalau menggunakan pisang, kita tinggal potong-potong buahnya kemudian campurkan ke semua bahan. Sedangkan bila menggunakan apel, harus ada proses bikin isiannya dulu.

Kalau bikin isian apel, Chi suka sekaligus banyak. Paling enggak 1 kg apel, lah. Karena isian ini bisa distok dan disimpan di kulkas. Lumayan awet kalau disimpan di wadah yang bersih dna tertutup rapat. Tentunya juga menghemat waktu kalau isiannya bikin sekaligus banyak. Kebetulan lagi ada stoknya, kali ini Chi pilih bikin puding roti dengan isian buah ini.


Bahan-bahan:
Isian Apel:
  • 1 kg apel malang. Kupas kulitnya, cuci bersih, kemudian potong dadu. Ukuran sesuai selera, tetapi sebaiknya jangan terlalu kecil atau besar
  • Kayu manis sesuai selera
  • Gula pasir sesuai selera
  • Garam secukupnya
  • Air

Bahan bread pudding:
  • 7 lembar roti tawar, potong kotak-kotak
  • 350 ml susu cair
  • Gula pasir sesuai selera (optional)
  • 3 sdm margarin, cairkan
  • 3 butir telur
  • Garam secukupnya
  • Kayu manis 

 

Cara Membuat:
Isian Apel:
  1. Apel, kayu manis, dan gula pasir dimasukkan ke dalam wajan
  2. Beri air sedikit saja. Kayak diciprat-cipratkan sekadar gula pasirnya agak basah
  3. Masak dalam api kecil hingga gula mencair dan apel mulai empuk
  4. Bila khawatir gula menjadi gosong, sedangkan apel belum lunak, bisa ditambahkan air secukupnya
  5. Tambahkan sedikit garam
  6. Masak terus sambil sesekali diaduk sampai apel agak lunak

Bread Pudding:
  1. Kocok telur dan gula pasir hingga menyatu
  2. Tambahkan susu cair ke dalam telur 
  3. Beri sedikit garam
  4. Masukkan juga mentega cair yang sudah dingin. Aduk rata
  5. Olesi wadah dengan margarin agar puding tidak lengket. Tipis-tipis aja olesannya, ya
  6. Tata 1/2 porsi roti tawar didasar wadah
  7. Masukkan isian apel
  8. Tutup dengan sisa potongan roti tawar
  9. Siram dengan susu cair yang sudah dicampur dengan telur dan bahan lainnya
  10. Masukkan ke microwave (power level 50, dipanggang selama 45 menit)

 

Catatan:
  1. Chi paling suka pakai apel malang karena masih ada rasa asamnya. Gak hanya manis.
  2. Takaran kayu manis sesuai selera, ya. Kalau Chi suka yang agak kuat aromanya. Jadi lumayan banyak pakai kayu manisnya
  3. Begitu pun dengan gula pasir. Sesuai selera aja manisnya
  4. Untuk bread pudding ini Chi gak kasih gula lagi rasa manisnya diambil dari isian apel dan topping (es krim vanilla atau mapple syrup)
  5. Bread pudding bisa dipanggang atau kukus. Resepnya sama aja. Dipanggang pun bisa dengan cara dioven atau microwave. 
 
susu segar hometown dairy halal
 
Balik lagi bahas tentang susu Murni Hometown Dairy. Keterangan di label susu sangat jelas. Ada nomor BPOM, logo halal MUI, serta petunjuk penyimpanan dan daya tahannya.

Hometown Dairy bisa dibeli di Lulu Hypemart, AEON, Ranch Market, Farmers Market, Lotte Mart, Kemchicks, Foodhall, Superindo, Jakarta Fruit Market, Duta Buah, HERO Hypermart, dan Rumah Buah.

Beli online juga bisa. Apalagi di saat pandemi begini kan lebih nyaman kalau online. Produk akan dikemas dengan baik dan dikirim dalam keadaan dingin. Teman-teman bisa beli di GGF Official Shop (https://shopee.co.id/ggfofficial) atau GGF Mart (https://www.tokopedia.com/ggfmart)
 
susu murni hometown dairy
 
Hometown Dairy dijual dalam kemasan 1 liter, 2 liter, dan 3 liter. Bagi kami sekeluarga yang memang penggemar susu, beli yang 3 liter juga gak masalah. Bakalan cepat habis juga dikonsumsi.
 
Kalau pun teman-teman tidak begitu menyukai susu cair, bisa diolah lagi atau ditambahkan rasa lain. Misalkan campur dengan buah-buahan, ice cream, pudding, bahkan sop betawi pun bagi kami lebih enak menggunakan susu daripada santan, lho.

Ada ide berbagi olahan susu lainnya? Yuk kita sama-sama berbagi cerita.

Sunday, January 24, 2021

PRUWarisan, Asuransi Jiwa Prudential Indonesia untuk Harta Warisan

PRUWarisan, Asuransi Jiwa Prudential Indonesia untuk Harta Warisan

PRUWarisan, Asuransi Jiwa Prudential Indonesia untuk Harta Warisan - Gak bosan-bosannya Chi mengatakan kalau menjaga kesehatan semakin dirasa penting sejak pandemi. Bahkan gak hanya itu. Sejak circle COVID-19 semakin dekat, satu per satu orang yang dikenal kena, rasanya tidak hanya kesehatan aja yang dikhawatirkan. Kematian pun mulai terus diingatkan. Apa yang sudah dipersiapkan oleh kita untuk orang-orang tersayang? 
 
pruwarisan asuransi jiwa prudential indonesia


Perencanaan Keuangan di Saat Pandemi


ketahanan dana darurat masyarat indonesia
 
Ketika pandemi hadir, tidak hanya kesehatan yang menjadi perhatian. Berbagai sektor, termasuk ekonomi, juga terkena imbas.  
 
“Perencanaan keuangan masyarakat Indonesia masih kurang tertata dengan baik, bahkan mereka yang berusia 35 tahun pun mengaku belum memulainya. Perilaku ini harus segera diubah mengingat perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk dana warisan, akan menjadi bekal bagi orang tersayang dan bantu meminimalkan rasa khawatir. Sayangnya, banyak yang berasumsi bahwa warisan baru perlu dipersiapkan saat kita sudah cukup mapan ataupun berusia lanjut – padahal tidak demikian. Asuransi jiwa merupakan salah satu instrumen keuangan yang dapat kita miliki dari sekarang sebagai andalan untuk dijadikan warisan selain aset seperti tanah, bangunan atau lainnya, karena manfaatnya jelas tertulis,” papar Dani Rachmat, Pegiat Perencana Keuangan.
 
Berbagai pos keuangan kembali dirombak dan dirapikan. Kembali menentukan skala prioritas, termasuk pos mana yang harus dihilangkan. Sayangnya ada pos-pos yang dihilangkan padahal sebetulnya penting.

Di saat pandemi ini, banyak masyarakat yang pendapatannya sangat berkurang dibanding kondisi normal. Bahkan ada yang sampai kehilangan pendapatan karena gelombang PHK di mana-mana. Sayangnya masih banyak yang belum menyadari pentingnya dana darurat.

Mas Dani mengatakan berdasarkan sumber dari Lokadata, ketahanan dana darurat masyarakat Indonesia masih rendah. Sebagian besar (46%) hanya memiliki dana darurat selama 1 minggu saja. Bahkan terbesar kedua (21,6%) mengatakan tidak tahu.


Tips Perencanaan Warisan


warisan untuk keluarga
 
Sudahkan kita berpikir tentang warisan?
 
Idealnya, warisan sudah dipikirkan sedini mungkin. Tetapi seringkali, warisan menjadi hal terakhir yang dipikirkan. Ada 4 faktor yang menjadi penunda persiapan warisan yaitu

  1. Prioritas - Ada pos-pos keuangan lain yang dirasa lebih penting untuk didahulukan yaitu dana darurat, pendidikan, rumah, dan lain sebagainya
  2. Kekurangan Dana - dana yang ada hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian
  3. Merasa Cukup - misalnya sudah memiliki rumah jadi merasa tidak perlu menyiapkan dana warisan lain
  4. Belum Waktunya - menunda memikirkan/membahas kematian karena merasa akan berusia panjang
 
faktor penunda penyiapan warisan

Tujuan memberi warisan adalah untuk mempersiapkan kehidupan generasi berikutnya agar lebih terencana. Warisan juga bisa memutus rantai sandwich generation. Ya bukan berarti sebagai anak tidak peduli dengan orang tua. Tetapi, alangkah baiknya juga bila orang tua juga masih mampu menghidupi dirinya meskipun sudah tidak produktif.
 
asuransi jiwa sebagai pilihan warisan

Melalui akun ig-nya (@danirachmat), Mas Dani mengadakan survey tentang warisan. Sebanyak 1870 responden mengikuti survey ini. Hasilnya adalah saham, properti, dan asuransi menjadi 3 besar pilihan para responden.

Saham memang sedang trend saat ini. Menarik juga menjadikannya sebagai warisan. Tetapi, harga saham bisa naik turun. Perlu dipertimbangkan juga bila harga saham turun saat saham ini diwariskan.

Properti masih menjadi salah satu pilihan utama sejak dulu. Harga properti yang cenderung meningkat menjadi salah satu alasan. Tetapi, properti bukanlah produk yang bisa dijual dalam waktu cepat bila dibutuhkan.

Asuransi Jiwa menjadi pilihan karena dianggap bisa memberikan jaminan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan. Asuransi juga bisa dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh ahli waris.
 
“Saya adalah tipe orang yang well planed, termasuk dalam merencanakan masa depan, apalagi kondisi pandemi kian meresahkan. Bagaimana kalau tiba-tiba saya harus ‘pergi’ duluan? Apa yang sudah saya persiapkan untuk anak-anak? Inilah yang melatarbelakangi saya mengalokasikan sejumlah dana dan aset untuk simpanan, termasuk harta waris. Menurut saya, PRUWarisan mempermudah kita yang masih bingung mengelola keuangan untuk diwariskan, baik bagi yang single atau sudah berkeluarga. Jangan tunda lagi, mari susun prioritas dan miliki harta waris sebagai salah satu resolusi di 2021, agar kita dapat memastikan bahwa kesejahteraan mereka yang kita sayangi selalu terlindungi,” ujar dr. Meisty Ariotedjo, Sp.A
 
 tips perencanaan warisan
 
Sebagai seorang dokter, dr. Meisya pernah beberapa kali menyaksikan masa kehilangan orang tersayang dari beberapa pasien. Momen ini juga yang mendorongnya untuk menyiapkan perencanaan di masa depan sejak dini, termasuk keuangan.


Peluncuran Asuransi Jiwa PRUWarisan dari Prudential Indonesia 

 
asuransi jiwa sebagai perencanaan warisan

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, menjelaskan, “Pandemi mengajarkan kita untuk memiliki persiapan terbaik demi masa depan. Oleh karenanya, sebagai perusahaan yang selalu mendengarkan, memahami dan mewujudkan kebutuhan nasabah, kami senantiasa berupaya untuk menyenangkan para nasabah atau delighting customers, dengan menghadirkan ragam solusi inovatif di tengah berbagai tantangan yang mereka hadapi. PRUWarisan, inovasi terbaru kami yang memungkinkan para nasabah memiliki harta waris berharga yang dapat memberikan kesempatan bagi orang-orang tersayang untuk melanjutkan hidup, mewujudkan impian serta mendapatkan yang terbaik dalam kehidupannya.”

Rabu (20/1), melalui webinar Chi ikut menyaksikan peluncuran PRUWarisan, asuransi jiwa Prudential Indonesia sebagai solusi perlindungan yang inovatif. PT. Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia untuk memiliki harta warisan yang optimal demikesejahteraan masa depan orang tersayang.
 
alasan memilih asuransi jiwa sebagai warisan
 
Seperti apa yang dikatakan oleh Pak Jens Reisch, pandemi memang membuat jadi berpikir apa yang bisa ditinggalkan untuk orang tersayang bila sudah waktunya 'pergi'. Setidaknya kami berpikiran hal yang sama. Tidak hanya tentang mengelola keuangan agar tetap bisa survive selama pandemi masih ada.
 
Himawan Purnama, Managing Director for Customer Solution & Delight Prudential Indonesia menyampaikan, “PRUWarisan dapat menjadi peninggalan berharga yang efektif dengan sejumlah manfaat seperti fleksibilitas masa pembayaran premi dan uang pertanggungan yang optimal selama masa perlindungan hingga 99 tahun. Asuransi jiwa bisa menjadi instrument warisan yang dapat diandalkan karena ahli waris dapat memanfaatkan polis sebagai acuan untuk prosedur, syarat ketentuan dan pembagian manfaat waris yang jelas. Produk ini mendukung terciptanya masa depan yang bahagia serta membantu ketahanan keuangan orang-orang tersayang ketika pemegang polis meninggal dunia.”
 
Asuransi Jiwa dapat dipertimbangkan menjadi warisan karena penerima manfaatnya lebih jelas dan uang pertanggungan dapat langsung digunakan. PRUWarisan juga merupakan asuransi konvensional artinya tidak ada kandungan unit link/investasi. 
 
 5 keunggulan pruwarisan
 
Beberapa keunggulan yang ditawarkan PRUWarisan adalah sebagai berikut:
 
  1. Periode pembayaran premi yang fleksibel yaitu 5, 10 atau 15 tahun
  2. Jaminan manfaat asuransi baik untuk meninggal dunia ataupun akhir kontrak ketika berusia 99 tahun berupa uang pertanggungan sesuai dengan syarat dan ketentuan polis
  3. Berpotensi mendapatkan PRUWarisan Booster, tambahan manfaat yang akan mengoptimalkan nilai warisan yang diterima oleh penerima manfaat 
  4. Usia masuk mulai dari usia setahun sampai dengan 70 tahun (ulang tahun berikutnya)
 
Keunggulan lainnya adalah PRUWarisan booster. Di mana penerima manfaat dapat tambahan manfaat nilai warisan.
 
Warisan memang sebaiknya juga disiapkan sejak dini. Semakin dini dipersiapkan, premi pun bisa lebih murah. Nasabah juga bisa mendapatkan keutungan bila membayar premi tahunan. Cukup bayar sebesar 11 bulan dan hemat 1 bulan premi. Silakan hubungi agen Prudential berlinsensi atau bisa melihat infonya di www.prudential.co.id

pruwarisan warisan untuk keluarga tersayang

Tuesday, January 19, 2021

Solusi Hunian Nyaman Saat Harus Work From Home

Solusi Hunian Nyaman Saat Harus Work From Home

Solusi Hunian Nyaman Saat Harus Work From Home - Work From Home di sejak pandemi COVID-19 ini bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi masyarakat. Banyak perusahaan yang mulai memberlakukan kebijakan ini demi keamanan dan kesehatan karyawannya.

Mengurangi interaksi langsung dengan banyak orang di saat pandemi, memang bisa membuat rasa aman dan menjaga kesehatan. Tetapi, belum tentu menjadi lebih nyaman.

solusi hunian nyaman saat harus work from home

Suasana di rumah bisa mempengaruhi kenyamanan kita saat harus work from home. Suasana yang nyaman bisa mempengaruhi produktivitas kerja.

Bila saat ini sedang mencari hunian baru, coba deh lihat SOHO New York Meikarta. Sesuai dengan namanya, memang terinspirasi dari SOHO-SOHO yang ada di New York.

SOHO ini menyatukan berbagai kebutuhan para penghuninya dalam satu area. Desain hunian yang nyaman untuk bekerja, cocok untuk berbisnis, dan kebutuhan akan hiburan. Menjadikannya sebagai hunian yang ideal di saat kondisi seperti ini.

Lokasinya tepat berada di atas area komersial dan retail District One. Penghuni SOHO hanya perlu turun untuk menikmati hiburan dan menikmati aneka kuliner.

Bagi para pebisnis, SOHO di Meikarta Cikarang ini juga bisa menjadi area yang menguntungkan. Akan ada captive market sekitar 100.000 penghuni serta pengunjung lainnya yang berpotensi menjadi pelanggan.


Benefit dan Fitur di SOHO New York Meikarta


benefit dan fitur soho new york meikarta

Ketika memilih hunian, suka perhatiin ketinggiap atapnya, gak?

Kalau Chi, suka hunian yang ceilingnya tinggi. Ketinggian atap apartemen biasanya hanya 3 meter. Tetapi, di SOHO New York Meikarta mencapai 4,8 meter.

Ceiling yang lebih tinggi daripada apartemen pada umumnya , membuat ruangan tidak terasa sumpek karena sirkulasi udara menjadi lebih lancar. Ruangan menjadi lebih luas 60%. Great room, great vibe.


interior soho new york meikarta

Pencahayaan pada setiap ruangan juga menjadi pertimbangan. Harus memiliki pencahayaan sinar matahari yang bisa masuk ke dalam ruangan dengan baik. Double floor window, yaitu jendela dengan setinggi 2 lantai akan mampu membuat pencahayaan dari sinar matahari menerangi ruangan ke berbagai sudut.

Double floor window ini juga membuat hunian menjadi eco friendly. Karena gak terus-menerus membutuhkan energi lain untuk menerangi ruangan. Pencahayaan dari sinar matahari bisa dimaksimalkan dengan jendela yang lebar dan setinggi ini.

Konsep Flexibility Living memungkinkan ruangan yang fleksibel fungsinya. Bisa nih salah satu ruangan dijadikan area kantor. Sehingga bisa tetap merasa nyaman bekerja meskipun dari rumah.


balcony soho new york meikarta

Berada di luar rumah dalam waktu lama di saat pandemi seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman. Tetapi, sebagai manusia, kita juga butuh menikmati udara luar. Bosan rasanya berada di dalam rumah terus meskipun setiap ruangannya dibikin nyaman.

Setiap unit SOHO New York ini dilengkapi dengan grand balcony selebar 5,7 meter, lho. Kita cukup berada di balkon menghirup udara luar dan menikmati sinar matahari. Me time sambil ngopi sore juga bakal nikmat deh di balkon.

[Silakan baca: Alasan Ingin Tinggal di Meikarta Cikarang]


Berbagai Tipe Unit di SOHO New York by Meikarta Cikarang


tipe unit soho new york meikarta cikarang

Dengan berbagai benefit dan fitur di SOHO ini semakin menjadikan salah satu alasan untuk tinggal di Meikarta Cikarang, ‘kan?

Ada 2 tipe unit yang ditawarkan yaitu SOHO Regular dan SOHO Signature. Kalau untuk yang regular, masih terbagi menjadi 4 unit pilihan lagi. Ada yang terdiri 2 kamar tidur hingga 4 kamar tidur. Luas per unit dimulai dari 34-36 m2 hingga 68 m2 dengan harga mulai dari Rp359 juta excl PPn.

Bila menginginkan unit yang lebih luas bisa memilih SOHO Signature. Dengan luas sekitar 91-108 m2 memiliki 5 kamar tidur. Harga unit ini dimulai dari Rp942 juta excl PPn.

Untuk informasi SOHO New York Meikarta lebih lengkap, silakan lihat di http://meikarta.com. Di situs Meikarta Cikarang ini, kita bisa virtual tour interior SOHO New York yang keren banget. Lihat juga di Instagram @themeikarta dan YouTube The Meikarta.

Sunday, January 17, 2021

Sudah Divaksinasi COVID-19, Tetapi Kok Masih Harus Pakai Masker?

Sudah Divaksinasi COVID-19, Tetapi Kok Masih Harus Pakai Masker?

Sudah Divaksinasi, Tetapi Kok Masih Harus Pakai Masker - Beberapa hari lalu jagat medsos, terutama Twitter dan IG diramaikan oleh pro-kontra tentang Raffi Ahmad. Baru divaksinasi, tetapi malamnya sudah party

sudah divaksinasi tetapi masih harus pakai masker
 
Chi termasuk yang ikut gregetan dengan kejadian tersebut. Tetapi, kalau ikutan pro-kontra di medsos malah bahasannya jadi ke mana-mana. Errrghhh makin gregetan 😓.


Kurangnya Edukasi Terkait Pandemi COVID-19


alasan pakai masker setelah divaksinasi
 
Rasa gregetan Chi itu gak ada hubungan dengan ngefans atau enggak dengan sosok tertentu. Termasuk, yang ramai tentang vaksin ini.

Udah beberapa minggu terakhir ini, Chi suka curhat ke K'Aie. Hampir setahun pandemi ada di Indonesia, berasa aja edukasinya masih kurang. Pemerintah masih kurang memuaskan menangani COVID-19. Masyarakat juga masih banyak yang mengabaikan banget. 
 
[Silakan baca: Imunisasi Hepatitis A]

Di saat pandemi memang sebaiknya tetap di rumah aja. Tetapi, kemudian timbul berbagai pertanyaan. 
 
Apakah di rumah aja menjamin 100% aman?
Protokol seperti apa yang harus dilakukan bila keluar rumah?

Di rumah aja gak menjamin 100% aman. Katakanlah kita bener-bener gak keluar rumah sama sekali. Belanja segala kebutuhan dilakukan online. Nah, bagaimana protokolnya untuk memastikan barang yang dikirim itu bebas dari virus COVID-19?

Gak semua masyarakat bisa bekerja full dari rumah. Ada yang tetap harus keluar rumah. Bahkan ada juga yang harus keluar rumah karena alasan lain.

K'Aie termasuk yang masih harus ke kantor sesekali. Tante Chi ada yang survivor kanker. Secara berkala masih harus periksa ke rumah sakit. Tentu butuh banget informasi tentang beraktivitas di luar rumah yang aman selama pandemi.

Nah ini yang kadang-kadang dirasa masih kurang. Jangan hanya lihat dari medsos karena gak semua masyarakat punya akun di media sosial. Di dunia nyata juga masih ada yang kurang informasi.

Ketika new normal mulai diberlakukan, sebagian masyarakat hanya 'menangkap' kata normal. Akhirnya keluar rumah udah kayak euforia. Kepadatan di mana-mana, seolah-olah pandemi sudah gak ada. Apa 3 bulan masih kurang untuk memahami tentang pandemi dan protokol kesehatannya? 
 


Alasan Tetap Harus Mematuhi Protokol Kesehatan Setelah Divaksinasi Corona
 
Meskipun masih belum bisa merasa puas dengan penanganan pandemi di Indonesia, adanya vaksin seperti memberikan sebuah harapan baru. Tetapi, (lagi-lagi) Chi merasa edukasinya masih kurang.

edukasi vaksin covid

Berita yang paling sering didapat adalah tentang kedatangan vaksin, efikasinya, bahkan hukuman bila masyarakat menolak. Bukan berarti info-info tersebut gak bagus. Bagus kok dan dukung juga tentang hukuman. Tetapi, Chi sependapat dengan tweet @ProfesorZubairi. Kalau masyarakat udah teredukasi akan dengan kesadaran sendiri mau divaksinasi. Jadi bukan terpaksa karena takut dihukum.

Di hari yang sama pula, Chi nyetatus supaya jangan 'hore-hore' dulu setelah divaksinasi. Itu status pagi hari saat Indonesia mulai melakukan vaksinasi perdana. Pada saat itu, Chi sebetulnya gak tau kalau ada artis yang ikut divaksinasi. Kirain gelombang pertama hanya untuk tenaga kesehatan. 

Chi nyetatus seperti itu, karena dari beberapa hari sebelumnya sempat baca pertanyaan pertanyaan dari netizen tentang keharusan pakai masker setelah divaksinasi. Ada yang memang bener-bener bertanya karena gak tau. Tetapi, ada juga yang ngeyel.

Awalnya kirim pertanyaan. Tetapi, setelah dijelasin malah kitanya yang diledek. Lelah yaaaa menghadapi yang begini hehehe.

Kita memang bisa aja cari sendiri semua infonya lewat Google. Tapi, Chi juga berharap ada edukasi yang gencar banget tentang vaksin dari pihak yang berwenang. Supaya semakin masyarakat yang paham dan mau divaksinasi.


Carilah Info Sebanyak-Banyaknya Sebelum Bersedia Divaksinasi

imunisasi anak
Nai kecil seneng banget pakai plester meskipun gak ada luka. Dia merasa keren. Makanya dia suka semangat kalau diimunisasi karena setelahnya akan dikasih plester hehehe/

 

Bila generasi Z seperti Keke dan Nai yang bertanya tentang keharusan tetap patuh protokol kesehatan, rasanya Chi bisa paham. Mereka memang komplit vaksinnya karena selalu tertib dengan jadwal vaksinasi. Ketika divaksinasi kan masih bayi dan anak-anak. Wajar aja kalau gak paham manfaatnya karena menurut aja sama orang tua.  


Tetapi, kalau ada orang tua yang masih bertanya tentang manfaat vaksinasi secara general. Juga belum paham cara kerja vaksin, sempat bikin Chi heran juga. Apalagi kalau mengaku anak-anaknya juga divaksinasi. Memangnya ketika anaknya divaksinasi gak bertanya ke dokter tujuannya untuk apa?

Setiap kali Keke dan Nai diimunisasi, Chi dan K'Aie selalu banyak tanya. Bukan berarti nantinya kami akan menolak. Tetaplah bakal setuju divaksinasi juga. Tetapi, kami merasa berhak untuk tau tujuan dan lain sebagainya. 
 
Setidaknya kalau ada yang nanya-nanya, kami bisa jelasin sedikit. Gak sekadar menjawab, "Menurut aja lah apa kata dokter." Bersyukurnya dokter anak langganan kami gak merasa ribet dapat banyak pertanyaan. Malah selalu bilang kalau ada yang mau ditanya mending langsung ke beliau, jangan telan mentah-mentah informasi. Apalagi yang sekadar 'katanya-katanya'.

Kenapa sih harus pakai Sinovac?
Kenapa harus tetap pakai masker setelah divaksinasi?
Apa efeknya setelah divaksinasi?

Berbagai pertanyaan (gak hanya 3 itu) sebetulnya wajar banget, kok. Apalagi kayaknya belum pernah ada 1 manusia pun di bumi yang pernah divaksinasi untuk COVID-19 sebelum terjadi pandemi. Malah bagus banyak bertanya. Karena kita juga perlu tau apa aja yang akan masuk ke tubuh, termasuk vaksin. Tetapi, jangan sampai menjadikan kita antivaks, ya. 
 
[Silakan baca: Nai dan Plester]


Manfaat Vaksin untuk Pencegahan, Bukan Pengobatan

 perjalanan wabah dan vaksinnya
 
Sebelum terjadi pandemi COVID-19, sebetulnya di pertengahan tahun 2019 itu sedang diramaikan berita tentang penyakit campak yang mulai mewabah di US. Padahal ya sejak awal tahun 2000, pemerintah US pernah mengklaim kalau wabah campak ini sudah hilang di sana. 
 
Sebetulnya gak hanya di US saja. Menurut WHO, di 3 bulan pertama tahun 2019 terjadi lonjakan sebanyak 3x lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan bisa jadi jumlahnya lebih besar. Karena menurut WHO hanya 1 dari 10 kejadian yang dilaporkan.
 
Beberapa negara maju yang sebetulnya sudah bebas dari penyakit campak, mulai mengalami peningkatan. Gerakan kelompok antivaksin yang semakin masif diduga menjadi penyebab penyakit campak kembali merebak di sejumlah negara. 

Chi ingat banget kalau kejadian ini sempat menghebohkan jagat medsos. Tetapi, entah apakah sampai saat ini campak masih merebak atau tidak. Karena hanya dalam kurun waktu beberapa bulan, cerita hebohnya sudah berganti menjadi pandemi COVID-19.

Bila melihat infografis tentang perjalanan wabah dan vaksinnya, penyakit-penyakit yang tertulis di sana memang pernah menakutkan. Kemudian bisa 'ditaklukan' ketika vaksin mulai ditemukan. Tetapi, bukan berarti penyakitnya menjadi hilang total.
 
Sifat vaksin itu mencegah, bukan mengobati. Belum ada vaksin mana pun yang efikasinya sampai 100%. Berarti yang sudah divaksin juga tetap bisa terkena penyakit tersebut. Misalnya, anak yang sudah divaksinasi campak, bukan berarti gak akan terkena penyakit ini. Tetap aja masih bisa kena. Hanya saja risikonya menjadi lebih kecil.


Menciptakan Herd Immunity untuk Menekan Laju Pandemi COVID-19 

konsep kerja herd immunity kekebalan populasi
 
Sejak adanya pandemi, kita jadi lebih akrab dengan istilah 'Herd Immunity' yang dianggap bisa menekan jumlah penyebaran. Kekebalan kelompok atau herd immunity ini bukan istilah baru di dunia media. 
 
Menurut Wikipedia, istilah "kekebalan kelompok" pertama kali digunakan pada tahun 1923. Kekebalan kelompok diakui sebagai fenomena yang terjadi secara alami pada 1930-an, ketika diamati bahwa setelah sejumlah besar anak menjadi kebal terhadap campak, jumlah infeksi baru ternyata menurun untuk sementara waktu, termasuk di antara anak-anak yang rentan. Sejak saat itu, vaksinasi massal umum dilakukan untuk memicu timbulnya kekebalan kelompok dan terbukti berhasil mencegah penyebaran banyak penyakit menular. Penolakan terhadap vaksinasi menghambat timbulnya kekebalan kelompok dan memungkinkan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah tetap ada atau kembali muncul pada masyarakat yang memiliki tingkat vaksinasi yang tidak memadai.
 
Herd immunity bisa didapat dengan 2 cara yaitu alami atau vaksin. Keduanya sama-sama membutuhkan jumlah masyarakat yang banyak untuk terciptanya kekebalan populasi. Tetapi, cara alami dinilai lebih berisiko.

Dengan cara alami, sejumlah besar masyarakat harus terinfeksi dan sembuh dulu. Tetapi, semakin banyak yang terinfeksi, jumlah kematian juga bisa semakin tinggi. Makanya kemudian diperkecil risikonya dengan cara vaksin.

Yup! Divaksinasi memang tubuh diberi kekebalan. Tetapi, menangkapnya jangan setengah-setengah. Kan, namanya 'kekebalan kelompok' artinya butuh sejumlah besar masyarakat yang sudah divaksinasi baru tercipta herd immunity.

Itulah alasan kita masih harus patuh protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker, meskipun sudah divaksinasi. Baru sedikit jumlah masyarakat yang divaksinasi. Perjalanan masih panjang untuk bisa mengatakan bebas dari pandemi COVID-19. Rajin di-swab juga gak bisa jadi alasan untuk mengabaikan protokol kesehatan.
 
Lagipula tubuh memerlukan waktu berproses untuk membentuk antibodi. Gak tiba-tiba tubuh jadi langsung kebal. Bahkan bisa juga timbul efek samping. Makanya disarankan untuk tidak langsung meninggalkan lokasi sekitar 30 menit setelah divaksinasi.

[Silakan baca: Imunisasi Influenza]
 
Baidewei, produsen vaksin kan banyak. Ada Sinovac, Pfizer, Moderna, dan lain sebagainya. Vaksin mana yang terbaik?

Hmmm ... sebetulnya postingan ini untuk menuliskan kegregetan Chi tentang pendapat beberapa netizen yang merasa percuma aja udah divaksinasi, tetapi masih harus pakai masker.

Tetapi, gak apa-apa lah diulas sedikit. Kalau dari hasil googling, setiap vaksin ada plus minusnya. Jangankan vaksin Corona, vaksin-vaksin penyakit lainnya aja ada berbagai macam. Misalnya vaksin DPT kan ada yang menimbulkan demam dan tidak. Keduanya sama-sama baik. Silakan aja mau pilih yang mana.
 
Bersikap kritis dan hati-hati tentu penting banget. Apalagi vaksin Corona kan termasuk baru banget. Vaksinnya sendiri masih butuh banyak penyempurnaan, meskipun WHO sudah mengizinkan untuk penyuntikan massal karena kondisi darurat.
 
Seperti yang Chi tulis di atas. Mencari info sebanyak-banyaknya bukan hal yang salah, kok. Tetapi, jangan abaikan pendapat yang dari pihak-pihak yang kompeten. WHO sudah mengizinkan vaksin, BPOM sudah mengeluarkan pernyataan, begitu juga dengan MUI.

kejadian ikutan pasca imunisasi
Info daftar rumah sakit rujukan yang menangani KIPI di DKI Jakarta ada di IG @dkijakarta

 

Jangan sebatas mencari tau tentang kewajiban menggunakan masker setelah divaksinasi aja, ya. Cari tau sebanyak-banyaknya. Kelompok mana aja yang boleh/tidak divaksinasi. Sependek pengetahuan Chi, setiap produsen vaksin punya aturan berbeda. Apa efek setelah divaksin dan bagaimana tindakannya. Pokoknya cari tau sebanyak-banyaknya.

Tujuannya bukan untuk menolak vaksin. Tetapi, agar pilihan kita semakin mantap. Kembali ke cara kerja vaksin dan terbentuknya herd immunity. Bisa dilihat dari infografis di atas. Konsep kerja vaksin adalah saling melindungi. Semakin banyak yang diimunisasi, semakin terlindungi. 
 
Nah kalau nanti banyak yang menolak, bisa semakin lama terbentuk kekebalan populasinya. Padahal katanya udah bosen pakai masker. Pengen cepet-cepet bisa dalam kondisi normal lagi seperti sebelum pandemi.
  
swiss cheese model covid 19

Selama pandemi belum dinyatakan tuntas, keamanan berlapis terus diberlakukan. Ibaratnya seperti 'Swiss Cheese Model'. Belum ada satupun cara yang menjamin 100% aman. 
 
Cara proteksi yang pertama adalah protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak aman. Semakin banyak layernya, semakin aman. Salah satu layernya ya vaksin.

Jadi, jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan, ya. Ikhtiar semaksimal mungkin. Insya Allah, pandemi akan berlalu juga. Aamiin Allahumma Aamiin.

Sumber:

  1. https://www.liputan6.com/news/read/4330770/infografis-perjalanan-wabah-dan-vaksinnya
  2. https://www.mlive.com/news/2014/12/how_do_vaccinations_work_the_s.html
  3. https://www.bbc.com/indonesia/dunia-47943955
  4. https://womantalk.com/health/articles/akibat-tren-anti-vaksin-wabah-campak-merebak-di-amerika-serikat-D51WB
  5. https://tirto.id/apa-itu-kekebalan-kelompok-atau-herd-immunity-dan-vaksinasi-f619
  6. https://www.ayojakarta.com/read/2021/01/15/29649/vaksinasi-covid-19-pemprov-dki-tunjuk-21-rs-rujukan-jika-muncul-efek-samping-ini-daftarnya