Senin, 29 Oktober 2018

Tempat Beli Jam Tangan Couple Original Keluarga yang Murah


Tempat Beli Jam Tangan Couple Original Keluarga yang Murah. Banyak orang melihat jam tangan sebagai penunjuk waktu belaka. Padahal, jam tangan yang berkualitas bukan sekadar alat untuk menunjukkan waktu. Melainkan, juga merupakan cerminan kepribadian dan kehidupan teman-teman.

Siapapun bisa membeli jam tangan yang terlihat gaya, bagus, dan besar dengan harga yang sangat terjangkau. Tapi, selera pribadi si pemakai bisa juga telihat dari jam tangan yang dipakai. Oleh karenanya, membeli jam tangan sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.

Ada beberapa pertimbangan yang perlu dipertimbangkan ketika memilih jam tangan. Mulai dari ketepatan waktu yang ditunjukkan oleh jam tangan, kenyamanan saat menggunakannya, perasaan "klik" saat melihatnya, dan kemampuannya dalam menunjukkan jati dirimu.

Berbicara soal jam tangan. Ada banyak macam jam tangan yang bisa kita beli dan kenakan. Salah satunya adalah jam tangan couple. Jam tangan couple ini bisa untuk menunjukkan kekompakan antara anggota keluarga. Misal, jam couple untuk anak cowok dan cewek.

Jam tangan couple juga bisa dijadikan sebagai hadiah pernikahan hingga bukti kesetiaan. Karena jam tangan ini adalah bukti rasa cinta dan kesetiaanmu, maka sudah sewajarnya apabila teman-teman harus membeli yang original.


Mengapa Harus Memilih Jam Tangan Couple Original?


Siapapun bisa membeli jam tangan dengan harga terjangkau. Tapi, biasanya jam tangan yang harganya murah cenderung cepat rusak dan tidak bertahan lama. Dan tentu saja jam tangan palsu bukan pilihan tepat untuk menunjukkan rasa cinta, kan?


Jika jam tangan couple adalah perwujudan rasa cintamu terhadap pasangan, maka kamu wajib memilih yang benar-benar berkualitas, branded, kuat, serta tahan lama agar bisa dipakai seumur hidup.

[Silakan baca: Samsung Gear S3 - Smartwatch Tangguh untuk Penggemar Olahraga dan Berjiwa Petualang]


Di Mana Kita Bisa Membeli Jam Tangan Couple Original yang Murah?


Jika teman-teman ingin mencari jam tangan yang lengkap, pilihannya banyak, serta tidak merepotkan, maka sebaiknya belilah jam tangan di online shop saja. Pasalnya, kegiatan mencari dan memilih jam tangan bukan perkara mudah. Kadang-kadang kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari hanya untuk mencari yang benar-benar sesuai dengan selera dan keinginan kita.

Mencari jam tangan di toko konvensional bisa sangat merepotkan karena banyak makan waktu dan juga tenaga. Untuk alasan itulah maka teman-teman disarankan berbelanja di toko online.


Beli Jam Tangan Couple Cantik di Bukalapak


Berbicara soal toko online, setiap orang pasti punya toko online favoritnya masing-masing ketika ingin membeli sesuatu. Bagi Chi, toko online Bukalapak merupakan tempat yang tepat untuk berbelanja jam tangan. Koleksinya di sana lengkap danhampir semua jam tangan branded bisa kita temukan.

Bukalapak banyak menawarkanjam tangan yang branded dan original. Tak hanya itu, Chi menyukai Bukalapak sebagai tempat berbelanja karena alasan-alasan berikut ini:


  1. Bukalapak menyediakan fitur Nego. Fungsi fitur ini adalah untuk melakukan tawar-menawar. Jadi, sebelum deal dan membeli jam tangan. Kita masih punya kesempatan untuk menawar. Tapi, ingat! Fitur ini hanya berlaku apabila kita menggunakan aplikasi toko online Bukalapak berbasis Android maupun iOS. Jadi kalau teman-teman berbelanja melalui browser di laptop, aplikasi ini tidak bisa dimanfaatkan 
  2. Setiap hari selalu saja ada penawaran penawaran menarik berupa diskon, gratis ongkos kirim, cash back, maupun promo menarik lainnya yang bisa kita manfaatkan untuk berhemat 
  3. Bukalapak juga menerima kredit 0% menggunakan kartu kredit. Atau teman-teman juga bisa membeli produk di Bukalapak secara kredit dengan memanfaatkan pihak ketiga seperti Kredivo 
  4. Bukalapak menjamin keamanan pembeli. Menurut Chi sangat membantu agar kita merasa lebih nyaman dan aman saat berbelanja Terutama ketika membeli jam tangan couple original yang harganya mahal agar tak tertipu dan rug
  5. Bukalapak juga rutin menggelar promo-promo menarik di momen-momen besar seperti harbolnas (12 Desember), Black Friday, Natal dan Tahun Baru, Super Shopping Day (tanggal 9 bulan 9), Lebaran Idul Fitri, saat Imlek, dan hari-hari besar lainnya

Continue Reading
1 komentar
Share:

Tips Agar Hidup Bahagia, Salah Satunya dengan happyOne.Id

tips bahagia happyone

Tips Agar Hidup Bahagia, Salah Satunya dengan happyOne.Id. Perjalanan hidup itu kadang-kadang ada cerita bahagia, tetapi ada juga cerita sedih. Pengennya sih bahagia selalu. Tetapi, ya gak mungkin. Meskipun begitu, apapun cerita perjalanan hidup mu setiap harinya, sebaiknya berusaha untuk bahagia. Seperti ada yang pernah bilang kalau mendapatkan kebahagiaan memang bukan ditunggu, tetapi dicari.

Bahagia memang seharusnya sederhana. Tetapi, seperti apa sih bahagia yang sederhana itu?


Selalu Berusaha Tersenyum dan Tertawa


Kadang-kadang kita mengalami berbagai kejadian konyol. Misalnya masuk ke salah satu mall atau gedung perkantoran, trus kejedot kaca karena saking beningnya. Malu? Pastinya! Apalagi kalau banyak orang yang melihat. Tetapi, setelah beberapa saat berlalu, coba deh ingat lagi dengan kejadian tadi. Mungkin kita akan tertawa terbahak-bahak. Menertawakan diri sendiri. Malah kadang-kadang bisa diceritain juga ke orang lain saat lagi ngobrol atau melalui social media. Sesekali menertawakan kekonyolan yang dialami diri sendiri juga gak apa-apa, kok.

Menurut beberapa ahli, tertawa atau memikirkan hal lucu bisa memproduksi hormon endorfin. Hormon ini suka dikenal dengan hormon bahagia bahkan cinta. Nah, semakin banyak hormon ini diproduksi, kekebalan tubuh pun bisa meningkat.


Perbaiki Pola Istirahat


Siapa yang masih suka begadang? Duh! Ini masih jadi peer banget buat Chi. Padahal ya kurang istirahat juga bisa berimbas terhadap mood dan kesehatan. Ujung-ujungnya kalau mood lagi jelek atau kurang sehat jadinya gak bahagia, kan.


Menekuni Hobi


Memiliki hobi memang menyenangkan. Bisa menjadi killing time yang asik dan seru selama hobinya positif, ya. Syukur-syukur kalau dari hobi juga bisa dijadikan penghasilan. Katanya sih lebih bahagia seperti itu. Tetapi, kalaupun enggak juga gak apa-apa. Setidaknya kita punya sesuatu yang menyenangkan biar gak bosan dengan rutinitas yang dijalani.


Menikmati Hiburan, seperti Mendengarkan Musik, Menonton TV, dll


Chi tuh suka gampang terpengaruh moodnya saat mendengarkan musik. Kalau mendengarkan musik yang mellow jadi baper. Apalagi kalau dari awal memang lagi jelek moodnya. Mendingan dengerin lagi dengan ritme yang ceria supaya mood keangkat dan happy lagi, deh.


Merasa Tenang


tips bahagia happyone

Salah satu penyebab dari berkurangnya rasa bahagia adalah karena sedang tidak merasa tenang. Kadang-kadang ada alasannya. Tetapi, kadang-kadang enggak. Berbagai solusi di atas kadang-kadang jadi kurang ampuh kalau lagi jenuh banget. Nah kalau begini, Chi butuh sesuatu yang lain, misalnya mewarnai doodle. Doodle box dari happyOne.Id ini memang bikin rileks. Chi warnain sedikit demi sedikit supaya gak cepat habis hehehe. Biar terus bahagia gitu, deh.

Coba deh perhatiin gambar doodle box di atas. Ternyata ada maknanya. Kadang-kadang kita suka khawatir dengan kesehatan diri sendiri, biaya pendidikan anak, keselamatan rumah, dan risiko yang terjadi saat traveling. Jadinya suka pusing sendiri, kan?


tips bahagia happyone

Kenapa gak coba pakai happyOne.Id. Asuransi Astra dengan tagline "My All-in-one Insurance" ini memang komplit. Cukup dengan memiliki 1 ID aja, teman-teman sudah bisa memiliki 4 pilihan asuransi yaitu: happyMe, happyEdu, happyHome, dan happyTrip. Pilih semuanya atau salah satu aja boleh. Bebas pokoknya.

Preminya murah dengan nilai pertanggungan yang cukup besar. Prosesnya pun mudah dan cepat. Asuransi digital seperti ini memang cocok banget deh untuk zaman sekarang, terutama generasi millenial. Yuk, ke websitenya di www.happyone.id untuk informasi lebih lanjut. Always #beTheHappyOne!

Continue Reading
13 komentar
Share:

Senin, 22 Oktober 2018

Berwisata ke Belitung, Belum Lengkap Tanpa Mengunjungi 7 Lokasi Seru Ini

Sumber foto: Traveloka


Berwisata ke Belitung, Belum Lengkap Tanpa Mengunjungi 7 Lokasi Seru Ini. Masyarakat mulai mengenal luas Pulau Belitung setelah kemunculannya di novel trilogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Setelahnya, popularitas pulau ini kian menanjak saat divisualkan dalam film dengan judul serupa yang memperlihatkan perpaduan keindahan pantai berbatu unik, padang rumput hijau, dan kehidupan multikultural yang khas.

Lebih dari itu, Pulau Belitung menyimpan banyak keunikan lainnya yang tidak akan cukup untuk dieksplorasi dalam waktu singkat. Di sini, alam yang rusak perlahan kembali berwibawa menjadi sebuah ekosistem baru yang unik dan juga memiliki visual menakjubkan.

Teman-teman juga akan menemukan lanskap pesisir yang unik, bahkan sulit ditemukan di tempat lain. Setiap orang pasti merasa kagum saat memandang barisan pohon kelapa yang rindang, berpadu dengan pantai pasir putih, dan formasi bebatuan landau yang seolah seperti kastil batu.

Apalagi ketika ditambah dengan menyantap aneka hidangan lokal yang merupakan pembauran budaya lokal dan peranakan. Tidak hanya kenikmatan yang didapat, melainkan juga sejarah yang sarat akan makna.

Untuk menuju Pulau Belitung melalui Tanjung Pandan, kini semakin mudah. Berbagai maskapai penerbangan melayani rute dari banyak kota besar di seantero Indonesia.

Salah satunya adalah Sriwijaya Air yang menawarkan harga tiket pesawat terjangkau dengan layanan prima. Pengaturan kursi di sini juga memberikan ruang yang cukup nyaman untuk duduk selama perjalanan udara, serta memberikan penumpang pengalaman berkesan untuk harga yang bersahabat.


7 Destinasi Seru di Pulau Belitung


Berikut adalah tujuh destinasi yang wajib dikunjungi di Pulau Belitung.


1. Pulau Lengkuas

Pulau yang merupakan bagian dari Kecamatan Sijuk ini akan memukau turis dengan jajaran pohon kelapa, pasir putih lembut, laut biru kehijauan, dan batu-batu granit besar. Aliran airnya yang tenang, menjadi tempat yang sempurna untuk berenang dan snorkeling. Menjelajahi dunia bawah laut adalah kesempatan baik untuk melihat berbagai jenis makhluk akuatik, terumbu karang warna-warni, dan lebih banyak keajaiban granit.

Pulau ini juga terkenal karena mercusuar Belanda, yang dibangun pada tahun 1882. Berdiri setinggi 50 meter, struktur ini menawarkan pemandangan menakjubkan bukan hanya di area Pulau Lengkuas, tetapi juga tempat wisata alam di sekitarnya. Teman-teman dapat mencapai pulau hanya dalam waktu 20 menit dengan menggunakan perahu dari Tanjung Kelayang. Bisa juga dari Tanjung Tinggi atau Tanjung Binga dengan tempuh 35-40 menit.


2. Pulau Batu Berlayar

Tidak jauh dari Pulau Lengkuas, ada pulau lain yang tidak kalah indah bernama Pulau Batu Berlayar. Di sini tumpukan indah batu granitnya mampu memukau setiap pengunjung yang datang. Komposisi bebatuan ini adalah sesuatu yang sangat khas. Jika teman-teman melihatnya dari kejauhan, maka akan terlihat menyerupai kapal layar.

Teman-teman juga dapat menyelam ke air jernih dan melihat semua bintang laut yang indah dari dekat. Jagan lupa membawa kamera ke sini karena ada begitu banyak spot-spot Instagramble yang sayang untuk dilewatkan. Batu Berlayar dapat dicapai dengan perahu hanya dalam 10 menit dari Tanjung Kelayang.


3. Danau Kaolin

Ketika kegiatan penambangan di Pulau Belitung berhenti beroperasi, dampaknya adalah menciptakan tempat yang visualnya mirip dengan danau bersalju. Danau Kaolin yang terletak di Perawas, pasti akan memikat siapapun dengan danau biru dan lanskap putihnya yang murni.

Suhu airnya ringan membuatnya ideal untuk berenang yang menyegarkan. Teman-teman juga dapat berjalan-jalan dan mengambil foto lingkungan yang terlihat surreal alias seperti visual imajiner. Akun Instagram teman-teman pasti akan memiliki banyak bahan unggahan baru yang menarik setelah berfoto-foto di sini. Karena ini bukan danau kawah, maka tidak perlu khawatir tentang bau belerang. Danau Kaolin dapat dicapai dengan berkendara mobil sekitar 10 menit dari pusat kota Tanjung Pandan.


4. Pulau Pasir

Sesuai namanya, ini merupakan sebuah pulau pasir kecil yang hanya muncul saat air surut. Ketika berdiri di atas pasir putih, teman-teman akan mendapatkan pemandangan lanskap yang tak terbatas. Kagumi pemandangan indahanya dan kemudian berenang di air dangkal yang jernih.

Sama seperti Batu Berlayar, pulau ini juga terkenal karena bintang lautnya yang menawan. Jangan lupa untuk mengambil foto makhluk laut yang berwarna-warni saat berkunjung ke sini. Hanya dibutuhkan waktu 15 menit naik perahu dari Tanjung Kelayang untuk mencapai Pulau Pasir. Pagi hari biasanya waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini.


5. Museum Kata Andrea Hirata

Sumber foto: Traveloka


Pada 2007, penulis lokal tercinta, Andrea Hirata menerbitkan sebuah buku berjudul Laskar Pelangi. Tidak hanya novel yang menginspirasi pembaca untuk mengikuti impian mereka, tetapi juga memperkenalkan keindahan Pulau Belitung kepada dunia. Keberhasilan buku tersebut membuat penulis memutuskan untuk menggunakan sebagian dari keuntungannya untuk membangun museum.

Museum Kata Andrea Hirata akhirnya dibuka pada tahun 2010. Menjadi satu-satunya museum di Indonesia yang didedikasikan untuk sastra. Strukturnya adalah replika dari sekolah dasar tempat Hirata bersekolah. Teman-teman akan melihat pameran penuh warna tentang sejarah yang kaya dari pulau ini serta karya sastra yang berbeda di dalamnya. Ada juga salinan Laskar Pelangi dalam berbagai bahasa. Museum ini hanya berjarak sekitar 11 kilometer dari Tanjung Pandan.


6. Warung Kopi Kuli

Kedai kopi tradisional ini terletak di dalam Museum Kata Andrea Hirata, di mana menjadi pilihan yang untuk bersantai sejenak.

Bangunan kayu tua semakin terasa apik dengan padanan bangku dan meja kayu, menciptakan suasana klasik meneduhkan. Teman-teman wajib mencoba momen santai warga lokal dengan menyeruput racikan kopi hitam yang ditemani dengan sepiring pisang goreng. Teman-teman bahkan akan bisa menyaksikan langsung seluruh proses pembuatan kopi tradisional di sini. Kopi ini juga bisa dibeli dalam kemasan botol kecil yang indah.


7. Kampung Dedaun

Hanya lima menit berkendara dari pantai Tanjung Tinggi, Kampung Dedaun menawarkan pengalaman santapan lokal bersama dengan kenyamanan pantai pribadi. Di sini teman-teman dapat bermalas-malasan di kursi santai tepat di pantai sambil menyaksikan ombak menggulung ke pesisir. Teman-teman wajib mencoba hidangan makanan laut mereka, termasuk Gangan Ketarap, yakni hidangan sup kepala ikan khas Kampung Dedaun. Makanan enak, pemandangan bagus, apa lagi yang mungkin dibutuhkan?

Continue Reading
3 komentar
Share:

Sabtu, 20 Oktober 2018

Rumus Kebahagian Komplit dari Asuransi Astra happyOne.Id

asuransi astra happyone id

Rumus Kebahagian Komplit dari Asuransi Astra happyOne.Id. Flashback sejenak ke masa lebih dari 14,5 tahun yang lalu...

Detik-detik menjelang kelahiran Keke, Chi menangis dan minta maaf ke K'Aie. Menangis karena takut melahirkan? Enggak. Tapi, menangis karena harus mengambil keputusan mendadak dan Chi merasa bersalah.

Chi tuh udah merasa siap untuk melahirkan normal. Selama kehamilan gak pernah ada masalah apapun. Dokter kandungan pun hanya sekali menyinggung tentang kemungkinan melahirkan secara caesar. Sampai mendekati HPL memang Chi belum juga menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan. Makanya dokter kasih tenggat waktu dan gambaran kemungkinan caesar.

Tanda-tanda kelahiran pun datang. Di rumah sakit pun dokter serta suster masih mengatakan kalau Chi bisa lahiran normal. Pembukaan udah komplit, ketuban udah dipecahkan, udah beberapa kali berusaha mengejan, tetapi gak brojol juga. Melalui pemeriksaan dalam, dokter bilang kalau posisi kepala Keke memang agak bermasalah sehingga cukup menghambat jalan lahir. Dokter kemudian lebih menyarankan untuk operasi caesar. Proses normal tetap memungkinkan, tetapi lebih berisiko. Kami menurut aja dengan saran dokter. Gak mau terjadi apa-apa sama Keke.

Dari situ Chi menangis. Bukan karena takut operasi, tapi nangisin biayanya. Sebetulnya uang kami cukup untuk biaya persalinan secara operasi caesar. Sejak tahu kalau hamil, kami memang mempersiapkan biaya untuk operasi meskipun kondisi Chi baik-baik aja.

Tetapi, karena dsog selalu bilang besar kemungkinan bisa melahirkan normal, kami jadi semacam punya harapan baru. Rencananya setelah melahirkan, sisa uang kami mau dibeliin motor. Biar K'Aie lebih gampang kalau mau ke kantor. Eh, ternyata Chi mendadak harus melahirkan secara caesar.  Makanya Chi merasa bersalah banget meskipun K'Aie gak pernah sedikitpun menyalahkan.

Sesuatu yang gak terduga terjadi lagi. Beberapa hari setelah melahirkan, kami siap-siap untuk pulang. Tetapi,  berdasarkan hasil lab, kadar bilirubin Keke melebihi batas normal. Hanya lebih sedikit, sih. Kata dokter anak, dijemur juga masih bisa. Masalahnya masih musim hujan, jadi disarankan dirawat inap aja sebentar.

Kami memilih untuk membawa Keke pulang. Masih yakin kalau dijemur aja cukup. Eh, gak taunya 2 hari kemudian hasil lab malah makin tinggi. Gak mau terjadi apa-apa, Keke pun dirawat inap. Sedih banget lah melihat anak pertama dirawat inap.

Udah gitu kami gak punya uang pula. Udah habis buat operasi caesar. Minjem lah biaya buat berobat ke orang tua Chi. Sebetulnya mamah papah gak pernah menganggap sebagai pinjeman. Mereka juga akan membantu semaksimal mungkin demi kebaikan cucu pertama. Tapi, ya tetap aja sedih karena buat membiayai pengobatan anak aja sampai harus minjem.


Sesuatu yang Tidak Terduga Bisa Saja Terjadi


Dalam hidup mau direncanain sesempurna apapun, sesuatu yang gak terduga bisa aja terjadi. Ya seperti kejadian waktu melahirkan itu. Kami memang mempersiapkan dana sebesar operasi caesar untuk berjaga-jaga. Tapi, gak sedikitpun kepikiran kalau Keke bakal dirawat inap. Beruntung orang tua siap sedia membantu.

Cerita lain tentang kejadian tak terduga itu baru Chi alami baru-baru saat liburan ke Malaysia. Hmmm... sebetulnya gak murni liburan juga. Salah seorang sepupu menikah di sana. Jadi, tujuan utama keluarga besar kami ke sana memang untuk ke acara pernikahan.


asuransi astra happyone id
Kalau kejadian tak terduganya begini sih masih bisa ngakak sepuasnya, ya. Tapi, kalau sesuatu yang lebih serius? Hmmm...


Sampai homestay, ternyata kerudung yang Chi pakai setipe coraknya sama seluruh gorden. Gak hanya gorden yang setipe. Sprei di salah satu kamar dan motif sofa juga setipe. Shabby chic bernuansa coklat hahaha!

Kalau kejadiannya gak terduga gitu sih Chi masih bisa ketawa sepuasnya sampai sakit perut. Bersyukur juga karena hanya bawa 1 kerudung dengan motif bunga. Sisanya polos semua. Tapi, bagaimana kalau kejadiannya adalah masalah seperti terjadinya kehilangan/kerusakan bagasi, sakit dalam perjalanan, dan lain sebagainya? Masih bisa langsung ketawa gak ya kalau seperti itu?


HappyOne.id, My All-in-One Insurance dari Asuransi Astra


"Abis biaya berapa buat perawatan Keke?"
"Cuma xxx, Mah."
"Lha kok murah?"
"Iya kan pakai asuransi. Jadi tinggal nambah dikit."

Sekian tahun kemudian, saat Keke berusia 8 tahun, dia harus dirawat karena typus. Alhamdulillah kali ini gak meminjam uang ke orang tua. Bahkan kami hanya menambah sedikit karena meenggunakan asuransi rawat inap.

K'Aie memang lebih melek tentang asuransi daripada Chi. Begitu anak-anak lahir, langsung cari asuransi untuk pendidikan. Begitupun dengan asuransi kesehatan. Tapi, kami belum pernah kepikiran bikin asuransi perjalanan, nih.


asuransi astra happyone id
ki-ka:
  1. Suparno Djasmin, Direktur Astra International.
  2.  Rudy Chen, CEO Asuransi Astra
Sumber foto: milik Astra


Rabu (17/10) di Thamrin Nine Balroom, Jakarta, asuransi Astra resmi meluncurkan produk terbarunya yang bernama happyOne.id. Asuransi dengan tagline "My All in One Insurance" ini diresmikan oleh Rudy Chen, CEO Asuransi Astra dan Suparno Djasmin, Direktur Astra International.

Astra bukanlah pemain baru dalam dunia asuransi. Sudah lebih dari setengah abad, tepatnya sejak 12 September 1956, Astra memiliki produk asuransi untuk kendaraan bermotor bernama Garda Oto.

Sepanjang perjalanannya Asuransi Astra terus berkembang dan memiliki produk lain di asuransi industri pertambangan, asuransi industri agribisnis, asuransi ruko, asuransi SPBU, asuransi syariah, asuransi kesehatan, asuransi Garda Medika, dan lain-lain. Premi bruto yang berhasil dibukukan oleh Astra pada tahun 2017 adalah sebesar Rp 4,4 triliun. Asuransi Astra pun telah meraih berbagai penghargaan atas kinerjanya.


"Sebelum merumuskan inovasi terbaru, kami selalu mempelajari kebutuhan pelanggan dengan sangat detail. Kami ingin inovasi yang diluncurkan bukan sebatas mengikuti perkembangan zaman. Tetapi, benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan," ujar Rudy Chen, CEO Asuransi Astra.

asuransi astra happyone id
3 alasan memilih happyOne.id
sumber: website happyone.id


Selain 3 alasan di gambar kenapa teman-teman sebaiknnya memilih happyOne.id bila ingin memiliki asuransi, alasan lainnya adalah kemudahan informasi serta klaim via berbagai channel. Teman-teman bisa menghubungi nomor 1 500 112 kapanpun dan di manapun selama 24 jam setiap hari. Atau bisa juga datang ke kantor cabang, unit layanan, dan gerai Garda Center di seluruh Indonesia. Informasi lokasi layanannya bisa teman-teman lihat di website happyone.id

Ada 4 produk yang bisa teman-teman pilih dalam happyOne.id, yaitu


happyMe

Memberikan perlindungan utama berupa santunan meninggal dunia atau cacat tetap keseluruhan pada ahli waris akibat kecelakaan yang dialami tertanggung.


happyEdu

Memberikan perlindungan utama berupa santunan biaya pendidikan untuk anak apabila Tertanggung Utama meninggal dunia karena kecelakaan.


happyHome

Memberikan perlindungan bagi rumah tinggal akibat terjadinya FLEXAS (Fire, Lightning, Explosion, Impact of Aircraft, Smoke)


happyTrip

Memberikan perlindungan atas resiko sebelum dan selama perjalanan dalam/luarhnegeri. 

Keempat produk tersebut memang menarik. Secara pribadi, sejak memiliki anak, Chi gak hanya memikirkan untuk diri sendiri. Tentu aja Chi sama sekali gak berharap ada kejadian yang sangat tidak diinginkan terjadi. Tetapi, memiliki proteksi rasanya lebih bisa bikin hati tenang.

Kelebihan produk happyOne.id tidak hanya mudah dan cepat. Bisa diakses secara digital juga membuat pelanggan bisa mengakses kapanpun dan di manapun melalui website. Preminya juga bisa disesuaikan. Teman-teman sudah bisa memiliki perlindungan all-in-One mulai dari Rp399 ribu. Udah bikin tenang, deh.

Selalu #beTheHappyOne, ya!


asuransi astra happyone id
Cukup OneID di happyOne.id udah bikin tenang dan nyaman, jadi pengen bahagia dan senyum terus

Continue Reading
39 komentar
Share:

Selasa, 16 Oktober 2018

Tips dan Resep MPASI untuk Anak

Tips dan Resep MPASI untuk Anak

Tips dan Resep MPASI untuk Anak. Seberapa besar antuasiasme teman-teman ketika putra/i-nya akan masuk masa MPASI? Pengalaman Chi waktu pertama kali MPASI untuk Keke semangat banget! Banyak buku resep tentang MPASI yang Chi beli. Ya, saat itu Chi belum akrab dengan internet. *Belum jadi blogger juga  😄

Itu cerita sekitar 14 tahun lalu. Sekitar 2 tahun setelah itu, Nai mulai MPASI. Semangatnya tetap sama seperti ketika Keke mulai MPASI. Udah gitu keduanya pun punya selera yang sama. Gak mau bubur instan dan susu formula. Udah berbagai merk dibeli dan dicoba, tetapi selalu ditolak. Beda banget deh kalau sama MPASI buatan bundanya. Mereka akan lahap menyantapnya. Ihiiiyy! 😍

Perbedaannya adalah saat Nai mulai MPASI, Chi mulai internetan walaupun gak sering juga. Seingat Chi saat itu lagi banyak bahasan tentang larangan memberikan gula dan garam pada MPASI. Kemudian ada juga anjuran memberikan MPASI dengan komposisi satu per satu. Misalnya hanya bubur gandum dulu selama 2-3 hari. Kalau gak ada reaksi alergi, buburnya bisa ditambahkan sayur. Begitu terus secara bertahap.

Tapi, Chi kan suka malas ya kayak begitu. Pengennya kalau masak tuh diusahakan komposisinya komplit. Kalaupun nanti timbul reaksi alergi, tinggal konsultasi ke dokter anak. Lagipula dokter anak yang biasa menangani Keke dan Nai sejak lahir juga gak banyak anjuran macam-macam. Kalau untuk gula garam, K'Aie yang meminta untuk tetap dikasih.

"Mana ada rasa makanannya kalau gak dikasih garam? Kasih sedikit aja lah, Bun,"

Karena K'Aie udah ngomong gitu. Chi menurut aja, deh hehehe.


Tips MPASI: Rasanya Harus Enak!


Tips dan Resep MPASI untuk Anak

Bagaimana dengan memberikan MPASI zaman sekarang? Apalagi kayaknya sekarang banyak ibu-ibu yang semangat membuat MPASI dan kreatif.

Sabtu, 13 Oktober 2018, Chi bersama beberapa teman dari Indonesian Social Blogpreneur (ISB), hadir di acara #OramiCookingClass dengan tema "Resep MPASI untuk Si Kecil"

WHO merekomendasikan pemberian MPASI dimulai dari usia 6 bulan. Menurut dr. Juwalita Surapsari, Sp. GK, M.Gizi, dokter anak RS Pondok Indah, sebaiknya dilihat juga dari kesiapan anaknya. Beberapa ciri-cici anak mulai siap diberi MPASI adalah sebagai berikut:


  1. Anak sudah bisa duduk dengan disangga. Ketika didudukkan, kepala anak tidak terkulai
  2. Ketika melihat ibunya makan, ekspresi anak juga seperti ingin makan, Mulutnya terlihat mengecap-ngecap.
  3. Anak juga berusaha meraih makanan yang sedang dimakan ibunya

Kenapa MPASI diberikan mulai saat usia 6 bulan? Karena kalori yang ada dalam ASI sudah tidak mencukupi. Anak usia 6 bulan membutuhkan 700 kalori setiap hari. Sedangkan dari ASI hanya 500 kalori. Itulah kenapa butuh MPASI untuk menutupi kekurangannya. Tetapi, ya orang tua juga langsung memaksa anak untuk langsung bisa makan, ya. Usia 6 bulan adalah fase belajar makan. Harus banyak sabar ketika memasuki tahap ini. Jangan sampai pemberian MPASI yang gak tepat malah bikin anak jadi kekurangan gizi.

Anak usia 6 bulan itu ukuran lambungnya masih kecil, sekitar 180cc. Jadi bisa makan sebanyak 3 sdm aja udah bagus. Nanti seiring dengan bertambahnya usia, ukuran lambung semakin besar. Mengenani komposisinya, gak berbeda dengan pola gizi seimbang bagi orang dewasa. Dalam 1 porsi MPASI harus komplit komposisinya.

Dulu, MPASI pertama anak biasanya dimulai dengan mengenalkan buah. Tetapi, dr. Juwalita menyarankan untuk lebih dahulu dikenalkan dengan seraalia (bubur susu). Ada 2 alasan kenapa serealia sebaiknya lebih dahulu dikenalkan, yaitu


  1. Anak butuh makanan yang padat energi
  2. Lebih minim risiko alergi

dr. Juwalita juga tidak menyarankan anak dikasih makanan satu per satu. Kalau ini dilakukan, bisa jadi hingga usia 8 bulan malah belum dikenalkan dengan daging. Padahal di usia saat itu, anak sedang membutuhkan zat besi. Jangan sampai anak terkena anemia. Tingkat anemia pada anak di Indonesia masih tinggi, lho.

"MPASI itu harus enak!" tegas dr. Juwalita


Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Apple Pie Chia Pudding


Menurutnya sejak usia 6 bulan hingga 2 tahun, bayi sudah memiliki preferensi rasa asin di lidah. Makanya MPASI harus enak. Gak apa-apa menambahkan berbagai bumbu termasuk gula dan garam ke dalam MPASI. Asalkan dalam takaran yang wajar. Hanya untuk memberikan rasa enak.

Ibu yang membuat MPASI juga harus cobain dulu sebelum diberikan kepada anak. Supaya tau enak atau enggak. Tenyata membuat MPASI yang enak juga bisa menghindarkan anak supaya gak jadi picky eater. Bila masih ragu memberikan gula dan garam, bisa diganti alternatif lain misalnya madu, kaldu, atau lainnya.

Waktu memberikan makan juga harus diatur. Jangan memberikan makanan lain menjelang jam makan. Paling tidak 2 jam sebelum makan jangan dikasih makanan lain, termasuk susu. Nanti perut anak sudah kenyang duluan dan akhirnya menolak makan.


Kebiasaan makan anak memang bisa berbeda-beda. Parameter paling sederhana untuk mengetahui apakah anak sehat atau tidak adalah dengan melihat kurva pertumbuhan setiap bulan. Bila masih normal, berarti tidak perlu khawatir.


Anak suka ngemil tidak ada hubungannya dengan kebiasaan dikasih MPASI yang enak. Ngemil itu karena dikenalkan orang tua. Jadi memang kembali lagi dengan kebiasan orang tua. Kalau orang tua biasa makan sehat, anak juga akan mengikuti.

Anak tidak suka nasi juga gak masalah. Karbohidrat kan gak hanya dari nasi. Tetapi, masalah sebetulnya kadang-kadang bukan karena anak gak suka dengan rasa nasi. Anak gak suka dengan teksturnya. Itu karena orang tua terlambat memperkenalkan berbagai tekstur. Ada anak yang kelamaan mengkonsumsi MPASI dengan tekstur yang sangat halus.

Begitupun dengan susu. Kalau anak gak suka dengan susu formula, seperti Keke dan Nai, juga banyak alternatif lain. Turunan susu kan banyak macamnya. Gak apa-apa anak dikasih keju. Kalau Keke dan Nai rutin mengkonsumsi yogurt sejak MPASI. Ternyata menurut dr. Juwalita juga gak masalah.

[Silakan baca: MPASI Rumahan untuk Anak 6 Bulan Harus Diblender?]


Resep MPASI: Carrot and Cheese Crackers


Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Nasi Putih Daging Sapi Edamame, Labu Siam, Saus Tomat, dan Beetroot


Acara ini diadakan di MODENA Experience Centre. Jadi biasanya memang ada acara masak-masaknya. Tetapi, sebelum cooking demo dimulai, Chef Odie Djamil memberikan beberapa tips memasak MPASI.

Chef Odie Djamil mengatakan kalau memasak itu harus tepat. Jangan sampai bahan-bahan yang digunakan sudah berkualitas, tetapi banyak gizi yang terbuang.

Menyimpan MPASI juga sebaiknya jangan kelamaan. Buat hari ini, paling lambat besok habis. Jangan dibiarkan berlama-lama disimpan di freezer. Tempat penyimpanannya juga harus yang bersih dan tertutup rapat. Mencuci bahan-bahan makanan juga sebaiknya di air yang mengalir, buka direndam.

Ada 3 menu yang didemokan oleh chef Odie Djamil, yaitu


  1. Nasi Putih Daging Sapi Edamame, Labu Siam, Saus Tomat, dan Beetroot
  2. Apple Pie Chia Pudding
  3. Carrots and Cheese Crackers

Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Crackers yang terlihat seperti bakwan sayur 😅


Dari ketiga MPASI tersebut, di sesi terakhir para peserta diminta membuat Carrots and Cheese Crackers.  Bahan-bahannya sudah disediakan. Bahkan sudah disesuaikan takarannya. Tetapi, buat Chi yang memang kurang menyukai baking, rasanya sesuatu banget. Hasilnya penampilan crackers yang Chi buat bersama Lya malah jadi kayak bakwan 😂

Chi memang lebih menyukai masak daripada baking. Herannya, Nai malah kebalikannya. Tapi, bagus juga, sih. Jadi kalau di rumah saling melengkapi hehehe. Sekalian Chi share aja ya resep Carrots and Cheese Crackers. Supaya bisa dipraktekkan teman-teman.

Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Carrots and Cheese Crackers


Bahan-bahan:

  • 200 gr Wortel (parut)
  • 70 gr Keju Cheddar (parut)
  • 2 butir Telur
  • 4 sdm Rolled Oat (haluskan oat hingga menjadi tepung)
  • 3 sdm Almond Powder
  • 1 sdm Olive Oil

Cara Membuat:
  1. Panaskan oven 180 derajat Celcius
  2. Blanced parutan wortel selama kurang lebih 3 menit, kemudian saring. Keringkan dengan kitchen napkin hingga benar-benar kering
  3. Masukkan tepung oat, telur, keju, wortel, dan olive oil ke dalam wadah. Aduk rata
  4. Cetak adonan dnegan ukuran kurang lebih 1/2 cm, kemudian panggang hingga merata
  5. Tunggu hingga biskuit dingin. Sajikan

Continue Reading
29 komentar
Share:

Minggu, 07 Oktober 2018

Tentang Review Jujur

Tentang Review Jujur

Tentang Review Jujur. "Hai, Gaeeessss! Kali ini gue mau review jujur tentang produk X yang lagi dipakai banyak orang."

Beauty vlogger ini pun mereview produk tersebut dari mulai kemasan, wanginya, cara pemakaian, dan lain sebagainya. Ya, seperti beauty vlogger pada umumnya, lah. Tetapi, yang menjadi pertanyaan Chi adalah ucapan tentang review jujur. Apa itu review jujur?

Ketika Chi scroll komen-komen di vlog tersebut, rupanya ada yang bertanya hal yang sama. Kemudian mendapatkan jawaban kalau review jujur artinya review sukarela alias bukan barang endorse atau tidak bekerjasama dengan brand tersebut.

Gak cuma sekali Chi melihat ada yang mereview dengan caption review jujur. Bahkan di salah satu akun IG artis ternama pun Chi pernah baca seperti itu. Rasanya agak gimana gitu untuk Chi pribadi.

Hmmm... Sebentar, sebentar.... Sebelum menyatakan setuju atau tidak dengan penjelasan tersebut, mendingan cek arti kata jujur di KBBI dulu.


Tentang Review Jujur

Nah, jelas banget kan pengertian jujur dalam KBBI? Dan lawannya jujur berarti bohong. Lantas apakah para blogger, vlogger, atau social media influencer lainnya yang sedang review produk kerjasama dengan berbagai brand sedang melakukan kebohongan? Sebelum menjawab itu, mending ketahui beberapa hal di bawah ini dulu, yuk!


Jangan Samakan dengan Istilah KBBI


"Kalau berdasarkan KBBI memang begitu, tetapi kan ini maksudnya untuk membedakan tulisan sponsor atau bukan."


Kira-kira ada yang beranggapan seperti itu gak, ya? Jadi begini... Mungkin bagi kita yang berkecimpung di dunia ini bisa paham apa yang dimaksud dengan review jujur. Tetapi, bagaimana dengan orang awam? Jangan sampai malah jadi boomerang untuk diri sendiri kalau sampai ada yang menganggap bahwa kita sedang membuat review bohong kalau tidak ada keterangan review jujur.


Terikat Surat Perjanjian Kerjasama


Blogger, vlogger, atau social media influencer lainnya juga udah paham, ya kalau setiap kali bekerjasama dengan brand tertentu ada yang namanya perjanjian kerjasama. Ya memang gak semua kerjasama ada Surat Perjanjian Kerjasama (SPK). Ada juga yang hanya berdasarkan diskusi di email atau whatsapp. Tetapi, apapun itu tetap aja ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh kedua pihak.

Kalau ada yang beranggapan sponsored post isinya puji-pujian melulu tanpa kritik, bukan berarti sedang melakukan kebohongan. Bisa jadi memang klien menginginkan 100% review positif. Kalau ada kritikan atau masukan, cukup secara intern aja. Ya memang gak semua brand seperti itu juga. Ada yang tetap membolehkan kasih masukan. Nah tentunya dengan bahasa yang baik buka niatan untuk menjatuhkan.

[Silakan baca: Michiyo Ramen - Enak, Sehat, Halal, dan Kekinian]

Secara pribadi, mau itu review berbayar atau enggak, Chi memang hampir gak pernah kasih kritikan keras. Malah kayaknya gak pernah, kecuali protes kualitas salah satu provider melalui Twitter hihihi. Ya itupun setelah melewati beberapa protes yaitu menelpon dan email. Protes keras via Twitter menjadi upaya terakhir. Itupun awalnya via DM dulu. Tetapi, kalau protes keras lewat blog atau vlog terhadap brand apapun sepertinya belum pernah.

Chi justru lebih berhati-hati ketika melakukan protes. Selama bisa ditoleransi ya udah. Lebih baik memberi masukan dengan baik kalau memang dirasa perlu.

Kembali lagi tentang perjanjian kerjasama, jadi kalau ada satu sponsored post yang isinya positif semua jangan langsung menuding kalau si penulis melakukan kebohongan. Pahami dulu tentang perjanjian kerjasama. Begitupun ketika menulis review yang bukan sponsored post. Bukan berarti kita bisa menulis seenaknya. Tetap memegang prinsip kehati-hatian ketika menulis, ya.

[Silakan baca: Etika Job Review]


Khawatir Gak Ada yang Mau Baca Sponsored Post


"Ini bukan sponsored post, lho."

Kadang-kadang kalau baca kalimat begitu, Chi suka berpendapat dalam hati, 'Memangnya kenapa kalau sponsored post?' Pernah beberapa kali membaca pendapat kalau ketahuan tulisan sponsored post, jadi suka pada malas baca. Ya mungkin ada beberapa pembaca yang seperti itu. Tetapi, seberapa besar, Chi gak tau. Gak pernah survey juga.

Chi sendiri bukan pembaca yang anti sponsored post. Gak pernah membeda-bedakan mana sponsored post atau enggak. Selama tulisan tersebut enak untuk dibaca, Chi akan membacanya sampai tuntas. Apalagi kalau memang temanya sedang Chi cari. Bakal dibaca banget deh meskipun belum tentu meninggalkan jejak di kolom komentar.

Tulisan yang enak dibaca atau enggak itu tergantung selera masing-masing, ya. Ada yang suka membaca review yang gaya tulisannya penuh humor, serius, pengalaman pribadi, singkat karena langsung ke poinnya, dan lain sebagainya. Gak bisa didebat atau digeneralisir kalau ini, sih. Masing-masing punya selera.

Sebagai blogger, Chi berusaha menghindari menulis yang hard selling banget. Chi pernah menolak tawaran menulis hard selling di blog. Tetapi, bukan berarti Chi menghindar membaca tulisan hard selling, lho. Kadang-kadang tulisan begini juga dibutuhkan banget. Terutama kalau Chi lagi butuh informasi yang to the point.

Makanya Chi bukan termasuk yang percaya kalau sponsored post gak akan ada yang baca. Di blog ini aja sponsored post tentang salah satu brand sabun selalu menjadi popular post. Padahal itu tulisan 2 tahun yang lalu dan Chi bukanlah beauty blogger. Sesekali aja mengulas produk kosmetik. Tetapi, tetap aja ada yang mencari tulisan tersebut.

[Silakan baca: Kesan Pertama Mencoba Oilum Collagen Series - Agar Kulit Tubuh Tetap Sehat dan Indah]

Kalau membaca tulisan para beauty atau food blogger, seringkali Chi gak berpikir apakah ini tulisan sponsored atau bukan. Mau sponsored atau enggak, biasanya gaya menulisnya sama.

Jadi ya daripada Chi ribet sendiri memilah-milah mana sponsored post atau bukan, mendingan mencoba menikmati. Kalau suka baca sampai tuntas. Gak suka ya tinggalkan. Praktis! Ya gak hanya beauty atau food blogger aja, sih. Parenting blogger atau apapun juga Chi mah baca aja kalau memang suka.


Selera Gak Bisa Didebat


"Ternyata makanan di resto A gak enak. Padahal saya ke sana gara-gara baca tulisan blog B! Nyesel jadinya!"

"Saya gak cocok pakai produk A. Kok bisa sih itu blogger nulis kalau kalau produk tersebut bagus?"

Trus, kalau udah begini gimana? Akankah kita menuduh blogger tersebut sedang berbohong? Apalagi kalau kemudian produk atau makanan yang direview tersebut kerjasama dengan klien.

Sebaiknya jangan langsung menuduh begitu, ya. Selera itu gak bisa didebat. Menurut kita enak, belum tentu menurut orang lain. Kalau kita sampai terpengaruh dengan salah satu tulisan, tetapi ternyata fakta gak sesuai ekspektasi itu bukan salah bloggernya. Malah berarti blogger tersebut pintar mempengaruhi orang lain melalui tulisannya, kan?

Nah urusan cocok atau tidak memang kembali ke selera masing-masing. Gak bakal ketemu kalau didebat. Cuma menghasilkan debat kusir nantinya.


Jujur Itu Urusan Hati


Jujur atau bohong tuh urusan hati. Bisa jadi diri sendiri dan Allah yang tau. Tulisan organik pun belum tentu bebas dari kebohongan.

Eits! Bukan berarti Chi menuduh berbohong, ya. Justru Chi jadi suka heran sendiri. Kok sekarang kayak mudah banget menilai jujur atau enggak hanya karena dari kategori review yang dibuat. Padahal seharusnya bebas-bebas ajak mau nulis sponsored, organik, lomba, atau apapun, yakan? Selama gak menyakiti pihak lain.

Ya ini murni opini pribadi. Terserah aja sih kalau mau tetap pakai keterangan review jujur atau enggak. Sama terserahnya dengan Chi yang tetap mau baca apa aja (sponsored atau organik) selama memang suka dengan tulisannya.

Continue Reading
31 komentar
Share: