Selasa, 20 Februari 2018

Ketika Keke Bercita-Cita Menjadi Pembalap Motor Profesional

Cita-cita anak menjadi pembalap nasional

Catatan: Saat ini Keke berusia 13 tahun. Sebelum menghakimi kenapa kami membolehkan Keke belajar mengendarai motor, lebih baik baca dulu artikel ini hingga tuntas ya 😊

Anak di bawah umur udah belajar mengendarai motor? Awalnya Chi gak setuju banget, apapun alasannya. Apalagi di komplek tempat kami tinggal ini sering bersliweran anak-anak kecil udah pada mengendarai motor. Tidak pernah memakai helm dan kebut-kebutan pula. Kalau diingetin kayak yang ngeledek. Makin kesel kan ngelihatnya. Pernah coba dikejar tapi mereka malah makin ngebut sambil ketawa-tawa. Akhirnya Chi berhenti mengejar karena di komplek juga banyak anak kecil main di luar. Bahaya banget kalau bocah-bocah yang udah mengendarai motor itu makin gak fokus bawa kendaraan.

Senin, 12 Februari 2018

Tips Memilih Tas Sekolah Anak

Tips Memilih Tas Sekolah Anak

Bila berbagai benda bisa berbicara, mungkin tas sekolah dan botol minum yang paling memiliki banyak cerita. Sejak kelas 3 SD, Keke belum berganti tas sekolah. Botol minum malah lebih lama lagi usianya. Kalaupun ganti tas bukan karena rusak tapi karena bosan. Tas sekolahnya masih bagus, malah gak hanya dibawa ke skeolah saja. Kalau kami lagi jalan-jalan ke luar kota, termasuk naik gunung, tasnya sering dipakai.

Ketika mencari tas, kadang-kadang suka bingung pilihnya. Pilihannya banyak banget tapi juga pengennya yang awet. Makanya harus mempertimbangkan beberapa hal supaya tasnya awet. Apalagi anak-anak masih dalam masa pertumbuhan. Penting banget memilih tas dengan kualitas baik biar gak berimbas pada kesehatan mereka. Chi punya tips memilih tas sekolah anak.

Minggu, 04 Februari 2018

Bolehkah Anak Laki-Laki Menangis?

Bolehkah Anak Laki-Laki Menangis?

"Udah berhenti nangisnya! Anak laki-laki kok menangis, kayak perempuan aja!"

Seorang anak laki-laki berusia sekitar 5-6 tahun sedang menangis. Chi gak tau apa yang membuatnya menangis. Chi juga gak tau sudah berapa lama dia menangis. Tapi yang pasti, seorang ibu membentaknya untuk berhenti menangis.

Kalau melihat situasi begitu suka bikin serba salah yang lihat. Rasanya pengen langsung negur. Idealnya begitu, kan? Kita tegur baik-baik supaya si ibu sadar. Tapi apa iya selalu begitu hasilnya? Manusia kadang suka defensif kalau ditegur. Suka malah jadi balik marahin yang menegur. Atau bisa juga hanya diam, tapi anaknya bakal tambah dimarahin karena dianggap udah bikin malu dan ibunya ditegur orang. Padahal kita udah negurnya baik-baik. Serba salah kalau begini, ya.

Chi kemudian berpikir, apa iya laki-laki gak boleh menangis? Keke pernah menangis. Bahkan ayahnya pun pernah menangis. Terakhir kali Chi lihat K'Aie menangis itu saat mamahnya wafat sekitar 4 bulan yang lalu. Apakah mereka terlihat jadi seperti perempuan saat menangis? Enggak sama sekali.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...