Wednesday, February 22, 2017

Beras Kencur ala Nai

beras kencur, jamu, resep, minuman 
Beras kencur ala Nai. Yang difoto ini adalah percobaan kedua. Setelah yang pertama gagal karena bukannya jadi minuman malah jadi bubur πŸ˜„


Ini bukan postingan baru. Aslinya postingan ini ada di blog Dapur KeNai. Tapi setelah beberapa kali menimbang, Chi memutuskan untuk mengunci blog itu dan memindahan resepnya ke sini. *Nanti ajalah Chi cerita kenapa memutuskan dikunci* 😊

Keke dan Nai suka dengan jamu. Untuk yang satu ini beda banget dengan bundanya yang gak suka jamu hehehe. Chi cuma suka jamu Tolak Angin aja. Itupun cuma merk tertentu πŸ˜‚ Gak semua jamu mereka suka juga, sih. Paling yang dikira rasanya masih nyaman di lidah mereka aja seperti jamu beras kencur.

Karena Nai suka masak, diapun ingin bikin jamu beras kencur sendiri. Chi udah bilang mending beli aja. Mbok jamu juga rutin lewat rumah. Tapi Nai gak mau. Dia kekeuh pengen bikin jamu beras kencur. Gurunya siapa lagi kalau bukan YouTube? Berbagai vlog tentang cara membuat beras kencur pun dia pelajari. Dan ini resepnya.


Bahan:

  • Beras *kira-kira 2 genggam tangan orang dewasa* dicuci bersih, kemudian direndam selama 1 jam
  • 6 buah kencur
  • 1,5 blok gula merah
  • Air. *Chi lupa berapa takarannya 😁. Pokoknya 1 resep ini, jadi 3 cangkir beras kencur 

 

    Cara membuat:

    1. Tiriskan beras yang sudah direndam selama 1 jam
    2. Sangrai beras dengan api kecil hingga kering. Jangan sampai gosong, ya
    3. Blender beras hingga menjadi bubuk
    4. Ulek kencur hingga cukup halus
    5. Sisir gula merah
    6. Rebus air hingga mendidih
    7. Masukkan kencur, 3 sdm bubuk beras, dan gula merah
    8. Masak hingga gula larut
    9. Matikan api.
    10. Segera saring air rebusan. Jangan tunggu sampai dingin
    11. Beras kencur siap diminum

     

      Tip:

      • Setelah direbus, harus segera disaring. Karena kalau menunggu dingin, akan mengental seperti bubur *Air rebusan menyerap ke nasi kalau dibiarkan dingin*
      • Takaran beras juga jangan kebanyakan. Untuk resep ini, cukup 3 sdm bubuk beras saja. Dipercobaan pertama, Nai menggunakan 200gr beras dan 1 buah kencur. Hasilnya, malah jadi bubur nasiπŸ˜€
      • 2 genggam beras bisa jadi lebih dari 3 sdm bubuk beras. Simpan saja sisanya di tempat kering yang tertutup rapat
      • Warna beras kencur bisa pucat, bisa juga coklat. Tergantung dari warna gula merah yang dipakai
      • Pemakaian gula juga tergantung selera. Nai suka yang rasanya manis, jadi dia agak banyak memberi gula merahnya
      • Untuk resep ini, setelah disaring, kira-kira jadi 3 cangkir 

      Continue Reading
      18 comments
      Share:

      Saturday, February 18, 2017

      Diskon WOW - Baju Kantor Untuk Sahabat serta Kerabat dari ZALORA

      Masa-masa transisi dalam hidup memang tidak mudah, seperti halnya perpindahan dari masa SMA ke masa kuliah atau dari masa kuliah kemudian memasuki dunia kerja. Masa transisi menjadi sulit karena kita memasuki tahapan baru yang belum biasa dijalani. Hadirnya orang-orang dekat dalam hidup disaat masa transisi menjadi sangat berrati. Sahabat dan keluarga yang hadir dalam masa ini dapat memberikan kekuatan atau arahan saat mengarungi tahapan selanjutnya dalam hidup ini.

      Apakah teman-teman memiliki sahabat atau kerabat yang baru lulus kuliah dan sedang mencari kerja? Memberikan seragam formal yang bagus dapat menjadi dukungan material dan motivasional yang baik untuk orang yang berharga dalam hidup Anda.

      Kenapa demikian?

      Dengan memberikan baju formal baru untuk sahabat atau kerabat, maka baju itu dapat dia gunakan untuk melamar kerja. Tak dipungkiri bahwa penampilan sangat mempengaruhi sukses tidaknya seseorang dalam menempuh karir. Memang benar kerja keras dan ilmu pengetahuan yang telah lama dipelajari berperan banyak dalam mencari kerja. Namun perlu di ingat juga, jika tampilan kita menarik maka Perusahaan yang meng-interview akan semakin yakin untuk mempekerjakan kita. Disisi lain, seperti kita ketahui sendiri mencari kerja di Indonesia sangatlah susah. Hal ini disebabkan oleh alasan sederhana yaitu jumlah tenaga kerja yang ada dibandingkan dengan jumlah lapangan kerja tidak sebanding.

      Hal ini dikarenakan pertumbuhan penduduk di Indonesia yang tinggi. Tidak sebanding dengan pertumbuhan lapangan kerja. Disisi lain juga jumlah pengusaha di Indonesia masih terlalu minim. Dibutuhkan minimal 2% pengusaha untuk menjadikan suatu negara sejahtera. Saat ini jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat sedikit dibawah 2%. Pengusaha memiliki banyak pernan penting yaitu sebagai penggerak perekonomian bangsa dan juga sebagai penyerap tenaga kerja.

      Nah kembali lagi pada pembahasan awal, dengan membelikan baju atau seragam formal hal ini tentu membuat sahabat atau kerabat kita jadi lebih semangat dalam menghadapi persaingan yang ketat di Indonesia. Dan tentunya baju baru akan membuatnya semakin percaya diri. Kepercayaan diri ini lah yang membantunya mencari pekerjaan.

      Di tahun 2017 , belanja sudah semakin mudah karena kita dapat melakukannya dengan menggunakan handphone atau laptop saja. Yup! Banyak sekali toko online sekelas perusahaan besar yang profesional merambah dunia bisnis online. Bukan hanya 1 atau 2 tapi banyak sekali, hal ini menciptakan persaingan yang ketat antar toko online. Persaingan ini membawa keuntungan bagi pelanggan seperti kita. Karena mereka akan memberikan harga lebih murah guna memperoleh pelanggan dan mengalahkan kompetitor.

      Teman-teman sudah pernah berbelanja online di ZALORA? Zalora merupakan toko online yang menjual yang berfokus pada fashion. Di Zalora juga terdapat produk dari brand-brand terkenal, jadi kita tak perlu ragu dengan kualitasnya. Dan untuk berbelanja lebih murah kita dapat memilih produk Diskon Zalora.. Selain itu lakukan beberapa tips ini untuk belanja lebih murah di Zalora.


      1. Cari voucher zalora di Internet. 
      2. Baca syarat dan ketentuannya. 
      3. Manfaatkkan voucher zalora untuk belanja produk yang ingin dibeli.
      4. Viucher tersebut untuk mengurangi harga yang harus dibayar saat check out. 
      5. Selamat! Teman-teman sudah berbelanja lebih murah dari yang seharusnya dibayar.

      Chi mau coba lihat di Diskonaja.com. Sebelum Chi car tau terlebih dahulu tentang website diskonaja. Ternyata perusahaan ini menjalin kerjasama dengan berbagai toko online yang ada di Indonesia untuk memberikan voucher guna meningkatkan minat beli masyarakat Indonesia dalam belanja online, termasuk untuk saja promo Zalora ini. Jadi kita bisa menggunakan diskonaja.com sebagai rujukan untuk berbelanja online di Indonesia.

       
      Tahap 1 - pilih baju yang diinginkan. Harga yang tertera sudah didiskon oleh Zalora
       
      Tahap kedua - aktifkan kupon untuk mendapatkan diskon lagi


      Baju formal warna putih dan celana kain warna hitam merupakan seragam yang bagus untuk melamar kerja. Kedua warna tersebut netral dan cocok digunakan dalam situasi apapun, termasuk untuk bekerja. Baju formal yang ada di foto ini adalah baju branded yang cukup bagus dan pantas untuk dijadikan kado atau hadiah. Nah teman-teman bisa menggunakan kode voucher ZALORA di Diskonaja.com untuk mendapatkan harga yang lebih murah

      Tahap 3 - Harga pakaian menjadi semakin murah setelah didiskon


      Harga awal baju tersebut dari dari Zalora adalah sekitar Rp650.00000. Namun dari Zalora sudah mendapat potongan harga. Setelah menggunakan kode voucher zalora masih bisa mendapat potongan harga kedua. Lumayan banget diskonnya! Dari Rp 605.000 menjadi Rp 347.000. Terimakasih Zalora dan Diskonaja semoga yang menerima hadiah ini bisa segera diterima kerja ya.

      Continue Reading
      2 comments
      Share:

      Tuesday, February 14, 2017

      Korban KDRT

      korban kdrt
      Sumber foto: Pixabay


      Korban KDRT - "Lo lagi sakit, ya?"
      "Enggak."
      "Kok, kelihatan pucat? Pasti karena gak pake lipstik."

      Dulu banyak banget yang menyangka Chi lagi sakit setiap kali gak pake lipstik. Makanya walaupun termasuk yang cuek tapi akhirnya Chi selalu mengulaskan lipstik dulu setiap kali ke luar rumah. Gak apa-apa gak pake bedak yang penting pake lipstik. Abis bosen disangka lagi sakit melulu.

      Sekarang udah gak ada yang nyangka Chi lagi sakit meskipun gak pake lipstik. Apa ini ada hubungannya dengan berat badan juga, ya? Dulu kan berat badan Chi jarang nyampe 40 kg. Cungkring abis! Giliran sekarang gemukan udah mulai gak ada yang bilang muka Chi pucat kayak lagi sakit meskipun tanpa make up.

      Oke lah kalau cuma dianggap lagi sakit, Chi masih nyantai nanggapinnya meskipun jadinya lipstikan terus. Bagaimana kalau kemudian dianggap korban KDRT padahal justru lagi bahagia sama pasangan? Kejadian tuh ma Chi beberapa bulan lalu.

      Mamah: "Chi, Ibu A tanya ke mamah tentang hubungan kamu sama Arie. Apa baik-baik aja?"
      Chi: "Tumben?"

      *Namanya sengaja Chi samarin. Lagian Chi gak inget juga siapa nama ibu A yang sebenernya. Chi pun gak pernah bergaul ma tetangga makanya heran aja tiba-tiba ibu A tanya kabar Chi ma K'Aie πŸ˜‚

      Mamah: "Chi inget gak beberapa hari lalu, pas mamah lagi pergi, ada yang anter uang iuran? Chi yang terima, kan?" *mamah Chi bendahara RT
      Chi: "Iya. Itu ibu A?"
      Mamah: "Bukan, itu ibu B. Katanya pas anter uang iuran dia lihat muka Chi sembap, matanya merah kayak abis nangis."
      Chi: "Trus?"
      Mamah: "Ya ibu B cerita ke ibu A dan dia langsung menduga kalau Chi lagi kena KDRT. Trus ibu A sampein cerita ibu B ke mamah."
      Chi: "Ibu B gak ngomong apa-apa ke Mamah?"
      Mamah: "Enggak, tuh. Cuma ibu A aja yang tanya ke Mamah."
      Chi: "Iya sih waktu Chi memang lagi nangis. Tapi kan Mamah tau kenapanya. Trus Mamah jawab apa?"
      Mamah: "Mamah bilang aja kalau kalian lagi baik-baik aja. Males nanggepinnya."

      Sejujurnya, Chi merasa agak kesal dengan cerita mamah. Bukan kesal sama mamah tapi sama ulah 2 ibu itu, terutama ibu B. Mencoba untuk menahan prasangka tapi  rasanya Chi gak begitu yakin kalau ibu B cuma bercerita sama ibu A. Mau marah, Chi merasa gak enak hati sama mamah. Jadi paling nyengir aja. Lagian mamah juga tau kenapa Chi menangis saat itu.

      Bel rumah berbunyi saat Chi lagi nangis. Tadinya Chi gak mau bukain pintu karena males aja muka kelihatan sembap banget. Tapi mendengar suara seorang ibu memanggil-manggil nama mamah, Chi pun tergerak untuk bukain pintu.

      Udah hampir sebulan keke sakit Typhus dan perkembangannya begitu-gitu aja. Ada peningkatan tapi lambat banget. Di saat yang sama, Chi pun lagi resah sama urusan sekolah Keke. Dia belum tau mau masuk SMP mana. Deg-degan banget ikut seleksi sekolah negeri. 2 kejadian itu yang bikin Chi menangis hampir setiap hari.

      [Silakan baca: Keke dan Pencernaan Sensitif]

      Untungnya K'Aie lebih sabar, lebih tenang, dan lebih optimis. Gak berhenti kasih Chi semangat dan berusaha bikin suasana ceria. Coba kalau K'Aie juga panikan dan sedihan kayak istrinya bisa-bisa suasana rumah jadi makin muram. Bisa-bisa Chi makin nangis. Jadi ketika Chi dituduh sebagai korban KDRT justru sebenernya lagi deket-deketnya ma suami.

      Duh, Bu mending tanya langsung ke orangnya daripada menduga trus nyebarin berita yang gak bener gitu. Tapi yang namanya ngegosip memang sip markusip, sih *eh πŸ˜“

      Jujur aja waktu mamah cerita kayak gitu hati Chi sempat panas. Rasanya pengen nyemprot ibu B saat itu juga. Abis sok tau banget, sih. Masa hanya karena mukanya kelihatan abis nangis langsung digosipin korban KDRT. Emang yang nangis cuma karena KDRT aja?

      [Silakan baca: Beginilah Cara dan Rasanya Ikut PPDB Online DKI]

      Kalau aja gak enak hati ma mamah, mungkin Chi udah melakukan itu. Tapi Chi akhirnya cuma (terpaksa) nyengir aja. Untung Chi gak melampiaskan emosi. Karena sekarang Chi udah bisa ketawa kalau inget kejadian waktu itu. Dijadikan pelajaran dan ambil hikmahnya aja, deh.

      Belajar lebih sabar. Membayangkan kalau aja saat itu Chi langsung melampiaskan emosi pasti akhirannya jadi gak enak. Tarik napas panjang, banyakin istighfar. Digosipin ternyata gak enak. *Kebayang kalau jadi orang ternama yang bisa setiap saat digosipin. Gimana perasaan mereka, ya?

      Orang terdekat lebih mengerti. Untuk kejadian itu Chi malas mengklarifikasi apapun, walaupun sempat kesal. Biarin aja, lah Chi gak kenal juga. Lagian yang penting orang-orang tredekat lebih tau dan mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

      Belajar untuk tidak melakukan hal yang sama. Chi coba berpikir ulang mungkin pernah ada masa dimana Chi pun melakukan hal yang sama. Mudah berprasangka jelek hanya karena melihat sekilas. Ya mungkin sengaja atau tidak Chi pun pernah melakukannya. Jadi sempat ada rasa sesal. Belajar dari pengalaman, berusaha mencoba selalu berprasangka baik saja. Mengurangi prasangka buruk. Dan jangan sampai menggosip serta mengolok-olok yang sebetulnya gak tau kejadian sebenarnya.

      Itu cerita di dunia nyata. Cerita antar tetangga. Gimana dengan dunia maya? Justru lebih banyak kayanya. Coba aja perhatikan setiap hari selalu aja ada kehebohan baru. Yang kadang kita berkomentar hanya sebatas ikutan. Baru sebatas katanya dan katanya tapi udah ikut kehebohannya. Bahkan kita terlihat diam pun bisa disangka begini begitu. Sekarang senyum aja, deh. Cape hati kalau dibawa perasaan melulu πŸ˜‚

      [Silakan baca: Tetangga yang Menyebalkan]


      There are so many reason to be happy πŸ’‹

      Continue Reading
      24 comments
      Share:

      Tuesday, February 7, 2017

      Widhie, Ibu Rumah Tangga Sekaligus Penggiat Koperasi


      Nur Aliah Saparida adalah pemilik blog www.widhie.com. Asal-usul nama Widhie kalau yang Chi baca dari group Arisan Blogger Perempuan Group 1 adalah pemberian dari adik neneknya. Ketika lahir, ayah Widhie sedang berkuliah di Semarang. Sambil menunggu nama pemberian nama dari ayahnya, maka bayi mungil tersebut diberi nama Widi yang merupakan singkatan dari nama Wiwin Wiganti - Masudhi.

      Aktivitas Widhie sehari-hari selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai blog. Dunia blog sudah digelutinya sejak tahun 2012. Dan mulai mengoptimasi blog pada tahun 2015. Selain itu Widhie juga menyukai dunia make up termasuk berjualan. Widhie juga seorang Book Adviser, salah satu direct selling penerbitan buku.

      Widhie juga mengurus koperasi pengajian wanita Anisa di kotanya. Dari semua kegiatannya kelihatan banget kalau Widhie memang sosok yang aktif, ya. Tapi sebetulnya bukan tentang aktivitasnya yang akan Chi ceritain.

      Membaca beberapa postingan di blognya, Chi tertarik dengan beberapa postingan kuliner *karena Chi kan doyan makan hehehe*. Jajanan Khas Bandung adalah salah satu postingan yang Chi favoritin. Udah lama gak ke Bandung jadi seneng aja ketika membaca jajanan khas Bandung. Tapi Chi kok baru tau yang namanya Mipan, ya? *Duh! Chi tuh orang Bandung apa bukan, sih? Hehehehe ...

      Ya udah, deh. Chi jadi kangen kuliner Bandung. Di Bandung memang termasuk surga kuliner. Chi ubek-ubek lagi blog Widhie, ah. Siapa tau nemu postingan kuliner lain, khususnya tentang Bandung. Yuk, blogwalking ke blognya.


      Nur Aliah Saparida (Widhie)


      www.widhie.com
      Fb : Nur Aliah Saparida
      Twitter: @widhie_ndutty
      IG : @widhie_ndutty

      Continue Reading
      4 comments
      Share: