Saturday, March 27, 2021

Gali Passionmu, Awali dengan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam

Gali Passionmu, Awali dengan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam - Beberapa tahun terakhir ini, saya cukup sering mendengar/membaca kata 'passion'. 
 
 gali passionmu awali dengan nivea sparkling bright facial foam

Saya sempat menyesali hal ini. Kenapa sih gak dari dulu sadar tentang passion? Tau gitu kan gak begini ... begitu ... bla ... bla ... bla ... Terus aja sibuk menyalahkan keadaan.

Blogging adalah salah satu passion saya. Aktivitas yang baru saya jalanin sejak tahun 2007. Setelah menjadi ibu beranak 2.

Menyesal karena tidak menyadari hal ini sejak awal. Padahal kalau diingat-ingat lagi, sejak kecil memang sudah senang menulis. Kenapa juga saya gak kuliah di bidang yang berkaitan dengan dunia tulis-menulis dan kemudian menjadi jurnalis?


Tips Menggali Passion bagi Remaja


tips menggali passion untuk remaja

Menurut Wikipedia, passion adalah perasaan antusiasme yang kuat atau dorongan hasrat terhadap seseorang atau sesuatu.
 
Tidak ingin anak-anak mengalami penyesalan yang sama, saya pun cukup sering mengingatkan tentang pentingnya memiliki passion. Sudah banyak yang mengatakan dan membuktikan bahwa sesuatu yang dijalankan dengan passion memang lebih menyenangkan. Meskipun tetap ada tantangannya.
 
Ayahnya anak-anak adalah salah satu contoh nyata. Menggeluti pekerjaan yang sejalan dengan passionnya. Meskipun bukan berarti tanpa rintangan. Tetapi, memang kelihatannya lebih asik dan menikmati
 
Menggali passion bukanlah proses instan. Bahkan ada juga yang mengatakan kalau prosesnya gak mudah. Tetapi, jangan langsung putus aja, ya. Tips berikut ini bisa dicoba untuk menggali passion sejak dini.

 

Kenali Diri Sendiri

Mengenali diri sendiri bisa dimulai sejak kecil. Tetapi, ketika masih kecil minat dan bakat anak masih bisa berubah. Saat remaja mulai memasuki fase pencarian diri.

Di sini orang tua bisa memiliki peran penting. Bukan untuk menentukan masa depan anak berdasarkan pilihan orang tua. Tetapi, membantu anak untuk mengenali dan menggali passionnya. Dari mulai mengamati, berdiskusi, memfasilitasi, dan lain sebagainya.
 
[Silakan baca: Nai dan Ambisinya


Hobi Berbeda dengan Passion

Di masa pandemi COVID-19, banyak bermunculan hobi yang menjadi trend. Tetapi, belum tentu jadi passion, lho. Passion biasanya lebih kompleks daripada hobi. Tetapi, bukan berarti hobi dan passion gak bisa sejalan. Jadi, harus mencari tau tentang aktivitas yang sedang digeluti itu memang karena passion atau sekadar hobi.
 
Hobi biasanya dilakukan sekadar untuk melepaskan penat atau mendapatkan kesenangan. Apalagi pandemi yang berkepanjangan ini dan menghantam hampir semua sektor membutuhkan aktivitas yang bisa menekan/menghilangkan stress. Misalnya, hobi main game, bersepeda, mengoleksi tanaman, memelihara ikan hias, dan lain sebagainya. 
 
Passion biasanya lebih menjiwai. Bila sudah menyukai dengan sesuatu hal akan terus dikerjakan dengan tekun. Selalu ingin meningkatkan potensi diri dengan bidang tersebut dan tidak mudah menyerah. Passion juga biasa tidak hanya memberikan dampak positif bagi diri sendiri. Tetapi, juga bisa berdampak ke orang lain dan lingkungan.

 

Selalu Ada Jalan Menemukan Passion

"Bun, Keke juga akan berusaha realistis seandainya nanti gak berkarir sesuai dengan passion."

Untuk sesaat saya tersentak dan bertanya-tanya. Apa Keke gak setuju dengan pendapat orang tuanya tentang memiliki karir yang sesuai passion?

Keke pun menjelaskan kalau pendapatnya itu bukan berarti gak ada keinginan untuk menggali passion. Tetapi, situasi dan kondisi bisa terjadi. Dan mungkin saja jurusan kuliah yang dia pilih, awal karir, dan lain sebagainya bukan karena passion.

Saya kembali memutar kenangan. Di saat baru lulus SMA. Pernah bilang mau kuliah jurnalistik. Tetapi, memang terlihat kurang disetujui meskipun tidak ditentang keras. Akhirnya, memilih jurusan Perbankan yang terlihat 'aman' di sudut pandang orang tua.

Berdasarkan pengalaman pribadi, ternyata menggali passion memang tidak mengenal batas usia. Meskipun sempat merasa menyesal, pada akhirnya menemukan juga. Ya memang saya tidak kuliah dan berkarir di Jurnalistik. Tetapi, menjadi blogger adalah passion saya yang memang sejak dulu senang menulis. 
 

 

Remaja dan Tantangan di Masa Pandemi


Saya memiliki 2 anak remaja. Seharusnya saat ini mereka mulai memasuki masa produktif. Masa remaja tidak sekadar menyenangkan. Tetapi, juga banyak aktivitas seru yang bisa mereka lakukan di dunia luar. Semua seperti mendadak berhenti karena Pandemi COVID-19.

Perlahan saya mulai tersadar untuk tidak boleh berlarut-larut dalam kecemasan. Waktu terus berjalan dan tidak akan berulang. Jangan sampai membuang-buang waktu dengan percuma.
 
Saya kembali mengajak anak-anak untuk mulai beraktivitas. Selain kewajiban mengikuti PJJ tentunya. Meskipun banyak keterbatasan, tetapi banyak cara untuk meng-upgrade diri di masa pandemi. Misalnya, Nai bisa lebih punya banyak waktu untuk menekuni baking yang menjadi passionnya. Sebelum pandemi 'kan dia sibuk dengan sekolah dan kegiatan luar ruangan lainnya.
 


Hari yang Cerah Diawali dengan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam 

 
tips membersihkan wajah dengan nivea facial foam

Proses menggali passion memang gak instan. Butuh ketekunan dan pantang menyerah. Terlebih di saat pandemi COVID-19. 
 
Saya paham bila anak-anak sempat mengalami kekecewaan karena tidak bisa bebas bergerak seperti sebelumnya. Kamu pun menjadi semakin sering berdiskusi. Memberikan support supaya tetap semangat.


NIVEA Sparkling Bright Facial Foam dan Mood Booster

Mengembalikan kembali semangat yang sempat down, harus diawali dengan mood yang baik. Dan, setiap orang bisa berbeda cara meningkatkan mood.

Morning matter. They set the tone. Wake up. Look up. Get Up
 
Mood di pagi hari seringkali mempengaruhi aktivitas kita sepanjang hari. Makanya ada yang mengawali dengan menikmati secangkir kopi, scroll media social, sejenak menonton tv, atau lainnya. 

Saya mengawali hari dengan mencuci muka menggunakan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam. Melihat wajah yang terlihat segar dan tidak kusam membuat semangat.
 
Anak-anak saya pun melakukan hal sama. Bahkan mereka mandi dulu. Mereka tetap semangat mandi pagi, meskipun sedang belajar dari rumah. Saya senang melihatnya karena tidak ada drama di pagi hari untuk urusan bebersih wajah dan badan.

Diana Riaya, Marketing Manager NIVEA Skin Care, mengatakan, “NIVEA mengerti akan kondisi pandemi saat ini yang rentan membuat level stres meningka. Tak jarang keadaan ini memicu reaksi terhadap kulit. Salah satunya adalah kulit meniadi kusam. NIVEA berkomitmen menghadirkan produk yang dapat membantu menjadikan kulit tampak lebih sehat dengan menghadirkan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam. Terinspirasi dari kecantikan mutiara yang dikenal kaya akan nutrisi untuk mencerahkan kulit. Kami berharap produk terbaru ini dapat membantu konsumen Indonesia dalam merawat kesehatan dan kecantikan kulitnya."

 

3 Basic Produk Skincare yang Wajib Dimiliki

Mungkin saat ini kita semakin jarang berdandan karena di rumah aja. Tetapi, jangan sampai mengabaikan perawatan kulit. Agar kulit tetap terjaga kesehatan dan kecantikannya. 

Saat ini, banyak sekali jenis produk perawatan kulit. Tetapi, ada 3 basic produk skincare yang wajib dimiliki yaitu pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya.

Tahap pertama dari basic skincare adalah membersihkan wajah. Selalu berada di rumah bukan berarti wajah selalu dalam keadaan bersih. Berbagai aktivitas yang mengeluarkan keringat, tangan yang menyentuh wajah padahal baru saja memegang meja berdebu, sisa skincare di wajah, dan lainnya membuat kita harus selalu membersihkan wajah.

Tetapi, jangan sering-sering juga membersihkan wajah, ya. Cukup 2x sehari dan habis berkeringat. Membersihkan wajah terlalu sering juga dapat membuat kulit wajah menjadi kering.

dr.Arini Astasari Widodo, SpKK, mengatakan, “Penumpukan set kulit mati, paparan sinar UV, kurang tidur, stres, serta tidak membersihkan kulit dengan baik rentan menyebabkan kulit menjadi kusam. Untuk mencegah kulit kusam, bersihkan wajah minimal dua kali sehari dengan sabun pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Membersihkan wajah akan membantu menghilangkan kulit mati, membersihkan kotoran, dan radikal bebas yang menempel di kulit yang berpotensi membuat kulit berjerawat dan menua. Berbagai kandungan yang dapat membantu mencegah radikal bebas iuga dapat membantu mencegah kulit kusam dan penuaan. Salah satu kandungan yang sedang diteliti adalah kandungan dengan ekstrak mutiara. Mutiara kaya akan asam amino dan berbagai mineral. Kalsium, magnesium, dan selenium yang ada dalam bubuk mutiara dapat berperan sebagai kofaktor dalam enzim antioksidan sehingga dapat membantu melindungi dari radikal bebas.”

 

Tentang NIVEA Sparkling Bright Facial Foam

 
tentang-nivea-sparkling-bright-facial-foam

Jakarta, 1 Maret 2021 - Sebagai brand perawatan kulit yang telah dipercaya dalam merawat kecantikan dan kesehatan kulit keluarga selama ratusan tahun, NIVEA menghadirkan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam, sabun pembersih wajah pertama dari NIVEA yang diperkaya dengan Pearl Micro Serum.
 
NIVEA Sparkling Bright Facial Foam memiliki formula yang ringan dan lembut di kulit. Sehingga aman dan cocok untuk digunakan sehari-hari untuk semua jenis kulit wajah, mencegah kulit kusam, melembabkan, serta menjadikan kulit tetap kenyal.

Kombinasi Rucinol, Licorice, dan Pearl yang terdapat pada NIVEA Sparkling Bright Facial Foam mencegah terbentuknya melanin penyebab kulit kusam pada wajah. Diperkaya dengan Pearl Micro Serum yang bekerja dalam lapisan kulit untuk menjadikannya sehat, cerah alami, dan membantu menyamarkan noda hitam pada wajah.

Formulanya lebih mudah menyerap ke dalam pori-pori kulit. Sehingga dapat membersihkan wajah secara maksimal serta l0x lebih efektif dalam mencerahkan, tanpa membuat kulit wajah menjadi kering.
  
Kemasan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam berbentuk tube. Formulanya yang berwarna putih memiliki tekstur yang cukup pekat. Sehingga tidak langsung beleber isinya ketika tutup tube dibuka.
 
Ketika diberi sedikit air dan digosokkan di telapak tangan, menciptakan foam yang lembut. Tercium aroma floral yang sangat halus. Saya menyukainya karena tidak mengganggu penciuman. Berikut tips membersihkan wajah yang saya lakukan

  1. Menggunakan air dengan suhu ruang. Tidak terlalu panas atau dingin
  2. Keluarkan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam secukupnya. Beri sedikit air, usap lembut di kedua telapak tangan hingga menghasilkan foam
  3. Usapkan pada wajah. Lakukan beberapa gerakan tertentu menggunakan ujung jari
  4. Bilas wajah hingga benar-benar bersih. Jangan sampai masih ada sisa sabun yang menempel di wajah. 
  5. Keringkan wajah dengan menepuk-nepuk pelan menggunakan handuk bersih

Kesan pertama yang langsung saya rasakan, kulit terasa lebih fresh, cerah, dan kenyal. Tidak ada efek seperti kulit yang tertarik setelah mencuci wajah dengan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam

NIVEA Sparkling Bright Facial Foam diperkaya dengan Pearl Micro Serum. Penelitian terbaru Desember 2020 membuktikan bahwa ekstrak mutiara aman dan efektif dalam mencerahkan kulit. 

Bubuk mineral mengandung asam amino, protein, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Di antaranya dapat berfungsi sebagai antioksidan, anti-aging, dan membantu menyembuhkan luka.

Bubuk mutiara juga dapat membantu menghambat produksi pigmen melanin. Mutiara dapat mengurangi aktivasi tirosinase yang nerupakan enzim yang memicu produksi melanin (pigmen kulit). Apabila produksi ini dapat dikendalikan, maka kulit akan terlihat lebih cerah. Diharapkan juga dapat membantu beberapa jenis permasalahan pigmentasi, misalnya freckles.


Kampanye NIVEA #SparksInYou

 
nivea sparks in you

Bertepatan dengan peluncuran NIVEA Sparkling Bright Facial Foam, NIVEA mengadakan kampanye #SparkslnYou. Tujuannya untuk menyemangati generasi muda dalam menggali passion mereka yang terkadang tidak disadari. Namun, jika diasah secara terus menerus dapat membawa sebuah perubahan positif bagi diri sendiri dan sekitarnya.
 
Sheryl Sheinafia, Penyanyi sekaligus Brand Ambassador NIVEA Face, mengatakan, “Dengan kulit yang sehat, Aku dapat tampil percaya diri dalam melakukan berbagai hal. Untuk itu, Aku selalu merawat kulit dengan NIVEA. Aku senang sekali sewaktu NIVEA Sparkling Bright Facial Foam yang mengandung Pearl Micro Serum hadir. Produk ini tidak hanya membersihkan kulit, tapi iuga memberikan nutrisi. Sehingga kulitku lebih cerah alami. Melalui kampanye #SparksInYou, Aku ingin mengaiak teman-teman untuk terus semangat dalam membangun kepercayaan dan rasa cinta terhadap diri.”
 
Sependapat dengan NIVEA, Sheryl percaya bahwa setiap orang memiliki passion dengan keunikan masing-masing. Ibarat sebutir mutiara, baru akan terlihat kecantikannya bila ada usaha untuk membuka cangkangnya. Begitu juga dengan passion. Harus terus digali hingga terlihat pancaran #SparksInYou. 
 
Sheryl memberikan sedikit tips tentang menggali passion. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah percaya dan mencintai diri sendiri. Sheryl membangun kepercayaan dan kecintaan dirinya dengan musik. Seperti ada percikan semangat dan rasa percaya diri untuk berekspresi ketika sedang bermusik. Ketika passionnya semakin terpancar, apresiasi dari sekitar mulai dituai.

Harga NIVEA Sparkling Bright Facial Foam adalah Rp26.900,00. Bisa didapatkan di berbagai e-commerce dan offline store favorit.

Yuk awali hari cerahmu dengan NIVEA Sparkling Bright Facial Foam. Bye-bye wajah kusam. Dan gali passionmu dengan semangat! 
 

Continue Reading
No comments
Share:

Friday, March 26, 2021

FWD Community Ladies Talk – Bahagia Menjadi Ibu Rumah Tangga

FWD Community Ladies Talk – Bahagia Menjadi Ibu Rumah Tangga. Pada awalnya, gak pernah sekalipus terlintas keinginan menjadi seorang ibu rumah tangga di dalam benak saya. Menjadi anak dari seorang pekerja kantoran membuat saya tidak punya bayangan menjadi seorang full time mom.

bahagia menjadi ibu rumah tangga yang produktif

Apalagi, tidak lama setelah lulus kuliah, saya mendapatkan pekerjaan dengan posisi dan gaji yang lumayan. Semakin ingin menjadi pekerja kantoran yang sukses, dong!


Bahagia Menjadi Ibu Rumah Tangga Sekaligus Blogger yang Produktif


Awalnya saya berpikir kalau menjadi produktif berarti harus mengerjakan semua pekerjaan sampai tuntas sebanyak-banyaknya dalam satu hari. Ternyata, hal tersebut membuat saya mudah uring-uringan.

Bayangkan saja setiap hari, melihat tumpukan piring kotor yang seolah-olah refill melulu di bak cucian. Kapan waktunya memasak, mengurus keluarga, dan lain sebagainya kalau gak terus-menerus mencuci piring? Kemudian ingat kalau lagi dikejar deadline blogpost. Errrgghh!

Semua keribetan yang memicu stress bisa dihindari bila memiliki self-leadership. Oleh karenanya saya bisa menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga sekaligus blogger yang produktif dengan bahagia.

Saya mulai membiasakan diri untuk bergaya hidup sehat dengan mengatur pola makan, berolahraga, dan istirahat yang cukup. Karena semua aktivitas bisa nyaman dilakukan bila dalam keadaan sehat.

Membuat jadwal yang teratur meskipun tidak secara tertulis. Tetapi, setidaknya punya skala prioritas. Termasuk cepat beradaptasi bila ada aktivitas di luar rutinitas harian atau mendadak. Tidak langsung panik dan mengerjakan dengan grabak-grubuk.

Tidak semua aktivitas harus saya kerjakan sendiri. Beberapa rutinitas berbagi tugas dengan keluarga, termasuk suami. Tidak pula memaksakan diri harus selesai dalam waktu cepat yang penting ada progress.

Me time juga penting. Mengistirahatkan sejenak pikiran dan tubuh. Melakukan sesuatu untuk diri sendiri yang bisa bikin lebih bahagia.


#RayakanHariPerempuanIndonesia – Women Empower Women


hari perempuan internasional women empower women

“Sekolah tinggi, kok malah memilih jadi ibu rumah tangga?
“Gak sayang sama gelar sarjananya?”
“Ngapain di rumah aja? Paling nanti kerjanya cuma nonton tv.”

Saya memilih untuk mengabaikan karena sadar penuh dengan pilihan. Keputusan menjadi ibu rumah bukan karena paksaan. Tetapi, memang berawal dari keinginan pribadi yang kemudian didukung oleh keluarga, terutama suami.

Saya bersyukur karena mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat. Berbagai pandangan miring tentang keputusan saya menjadi ibu rumah tangga datang dari orang lain.

Faktanya di era modern saat ini pun stigma terhadap perempuan masih banyak. Berpendidikan tinggi dan berkarir dianggap ingin menyaingi laki-laki. Memilih menjadi ibu rumah tangga ada yang bilang percuma sekolah tinggi karena ujung-ujungnya urusan perempuan hanyalah dapur, sumur, dan kasur. Perempuan juga masih dianggap sebagai makhluk lemah. Dan masih banyak stigma lainnya yang melekat pada perempuan.

Tidak jarang pula yang melemahkan justru datang dari sesama perempuan. Misalnya topik ibu rumah tangga vs ibu bekerja menjadi mom war yang seperti tiada akhir. Perdebatan tidak hanya terjadi di kalangan ibu. Cerita pertengkaran sesama perempuan ada baik di dunia nyata atau maya.

Padahal setiap memiliki pilihan. Dan semuanya bisa berbeda-beda karena masing-masing punya alasan. Seharusnya kita saling menghargai dan mendukung.

Khususnya bagi kaum perempuan. Ayo deh kita sama-sama Rayakan Hari Perempuan Indonesia untuk mulai saling memberikan dukungan. Sama-sama bersemangat mematahkan stigma. Tunjukkan bahwa perempuan juga bisa berdaya.


FWD Insurance Meluncurkan #FWDCommunityLadiesTalk


fwd community ladies talk

Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional (8/3), FWD Insurance meluncurkan program #FWDCommunity Women and Youth bagi perempuan dan anak Indonesia. Pada acara virtual gathering tersebut menghadirkan 4 pemimpin perempuan di jajaran manajemen FWD Insurance yaitu

  1. Maika Randini, Chief Marketing Officer FWD Insurance
  2. Maria Magdalena, Chief Governance Officer dan Direktur Kepatuhan FWD Insurance
  3. Indrayana Agustsaputra, Chief Bancassurance Officer FWD Insurance
  4. Carol Mary, Quertier Chief of Operations Officer FWD Insurance

Keempat narasumber ini memberikan gambaran senada tentang suasana kerja di FWD. Saling mendukung dan menghargai dengan sesama karyawan. Tidak ada stigma tentang perempuan. Sehingga bisa berada di dalam jajaran pemimpin memang karena prestasi yang dihargai. FWD memang selalu mendukung keberagaman dan inklusi bagi perempuan.

Bicara tentang kepemimpinan memang gak sebatas jabatan, gelar sarjana, atau tentang siapa mengalahkan siapa. Tetapi, sebelum memimpin orang lain, kita harus memiliki self-leadership.

Setiap orang harus memimpin diri sendiri terlebih dahulu sebelum memimpin orang lain, termasuk ibu rumah tangga. Memiliki self-leadership bisa membuat diri sendiri bahagia, menjalin hubungan yang baik dengan keluarga dan lainnya, serta fokus dengan apa yang dilakukan.

Menurut Laurencia Lina, Co-founder of Coaching Indonesia, self-leadership adalah sebagai berikut


  1. Kenali Diri - Selalu menyadari pikiran dan emosi apa yang muncul
  2. Kelola Diri – Amati respon yang kita berikan di setiap situasi
  3. Kenali Sekitar – Terbuka dan dengarkan dengan netral tanpa judgement
  4. Kenali Hubungan – Hadirkan diri dengan penuh kepedulian

Sejak tahun 2020 hingga saat ini bukan masa yang mudah bagi masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Pandemi COVID-19 membuat kita semua harus beradaptasi di berbagai sektor.

Bagi kebanyakan ibu bekerja, work from home dirasakan lebih berat. Selama jam kerja, mereka dituntut harus fokus bekerja. Tetapi, di sisi lain, anak menganggap ibunya berada di rumah jadi bisa setiap saat mengajak bermain. Hal ini menjadi satu tantangan sendiri bagi para ibu agar tetap dapat menyeimbangkan antara urusan rumah dan karir.

Selain self-leadership, dukungan dari orang terdekat dan sekitar tentu gak bisa diabaikan. Perempuan akan menjadi semakin tangguh bila saling mendukung. Terlebih di saat ini, saling mendukung semakin dibutuhkan.

PT FWD Insurance Indonesia merupakan pelopor asuransi jiwa berbasis digital. Melalui kampanye Everyday Heroes, FWD Insurance fokus mengajak nasabah untuk terus berani merayakan versi kehidupan mereka.

Bebaskan Langkah, Berani! Begitulah FWD ingin agar setiap orang berani mengambil keputusan sekaligus menikmati hidup. FWD hadir untuk mendobrak stigma lama. Meyakinkan para nasabah bahwa asuransi adalah sumber kekuatan. Apabila terjadi sesuatu, #FWDInsurance akan hadir untuk memberikan dukungan.


aplikasi fwd max

Pada program FWD Community Ladies Talk dengan tema “Women Empower Women” adalah wadah bagi perempuan untuk saling memberdayakan dan mendukung agar terus maju, terutama di tengah masa sulit ini. FWD akan mengadakan serangkaian workshop dan coaching seperti literasi finansial, kesehatan, mental, karir dan wirausaha, dan berbagai topik menarik lainnya. Bisa lihat infonya di akun IG @fwd_id

1 tahun sudah pandemi ada di Indonesia. Meskipun banyak tantangan, tetapi juga harus memberikan apresiasi untuk diri sendiri karena mampu bertahan. Menyambut tahun 2021 dengan rasa yang lebih optimis.

Berbagai tulisan di blog ini kebanyakan tentang keseharian keluarga kami, terutama anak-anak. Tetapi, saya senang sekali ketika ada pembaca yang japri dan mengatakan merasa senang serta terbantu dengan tulisan-tulisan saya di blog.

Begitulah seharusnya sesama perempuan. Sekecil apapun kontribusinya, seharusnya kita saling mendukung, khususnya menghadapi masa yang sedang sulit ini. Kita juga akan bersama-sama mematahkan stigma perempuan. Terus maju dan mampu menjadi sosok yang tangguh serta berdaya.

Continue Reading
86 comments
Share:

Wednesday, March 24, 2021

Hansaplast - Pentingnya Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak

Hansaplast - Pentingnya Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak. Setiap orang ingin selalu memberikan perlindungan kepada anak. Tetapi, apakah pelindungan yang diberikan sudah tepat? Jangan sampai malah mengganggu tumbuh kembang anak, lho.  
 
perlindungan keluarga terhadap tumbuh kembang anak
 
"Ayah gak kerja?"
 
Sejak pandemi, K'Aie hanya sesekali aja pergi ke kantor. Masih lebih banyak bekerja di rumah. 
 
Chi ngebayangin seandainya Keke dan Nai masih anak-anak pasti deh bakal seneng banget. Menganggap bisa puas main seharian dengan ayahnya. Padahal kan di rumah bukan berarti lagi libur. Tetapi, karena sedang pandemi sehingga harus bekerja dari rumah.

Meskipun Chi bukan ibu pekerja kantoran, tetapi pernah merasakan kerempongan membagi waktu ketika anak-anak masih kecil. Pengennya urusan rumah, keluarga, dan diri sendiri terurus. 
 
Makanya harus ada cara. Supaya gak khawatir berlebihan kalau sesekali anak dibiarkan main sendiri saat Chi sedang mengerjakan postingan. Tetapi, juga tetap ada waktu untuk mereka tanpa harus berbenturan dengan aktivitas lain.

 

Pola Asuh Otoritatif di Saat Pandemi

 
pola asuh otoritatif
Membuat kreasi tentang beberapa aktivitas yang membuat nyaman

 

Sabtu (6/3), Chi mengikuti zoom yang diadakan oleh Hansaplast dengan tema "Seberapa Penting Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak." Acara ini bertujuan untuk mengedukasi orang tua tenteng pentingnya memberikan perlindungan bagi anak sebagai salah satu untuk membantu tumbuh kembang anak secara optimal.
 
Bagi ibu pekerja, work from home dirasa lebih menantang daripada bekerja di kantor. Menyeimbangkan antara keluarga, kantor, dan rumah bukanlah perkara mudah. Apalagi kalau masih memiliki anak kecil. 
 
Sangat penting untuk membuat skala prioritas. Agar semua aktivitas bisa dikerjakan dengan lancar. Ibu pun tidak merasa panik bila terjadi sesuatu.

Tetapi, terkadang anak-anak belum paham situasi pandemi. Disangka anak, ibunya berada di rumah karena sedang berlibur. Sehingga anak merasa bisa bermain sepuasnya dengan ibunya kapan pun dia mau.
 
Menurut Grace Eugenia Sameve, M.A, M. Psi, Psikolog Anak,  dalam kondisi seperti itu, pola asuh yang tepat adalah otoritatif. Sebetulnya pola asuh ini bisa cocok untuk situasi apapun. Tidak hanya saat pandemi. Dan otoritatif berbeda dengan otoriter.

Pola asuh otoritatif adalah tentang mencari jalan tengah antara memberi kemandirian dan rasa aman serta nyaman.
 
Karakteristik otoritatif adalah anak diberi kesempatan yang luas untuk menjadi mandiri. Tetapi, orang tua meyakinkan anak bahwa akan selalu ada untuk mereka. Sehingga si Kecil tidak perlu khawatir bila suatu saat membutuhkan pertolongan orangtuanya.
 
Selain menentukan prioritas, ibu juga harus mengajarkan anak untuk mandiri. Ada kalanya membiarkan anak bermain sendiri. Tetapi, pastikan tempatnya sudah aman dan bersih untuk meminimalkan risiko terjadi kecelakaan saat sedang bermain.

Lebih lanjut, Grace mengatakan bahwa apapun tantangannya tetap harus membuat anak merasa aman dan nyaman. Rasa aman dan nyaman saat berada di rumah bisa didapat dari 2 hal berikut

  1. Kehadiran orang terdekat, misalnya orang tua
  2. Melakukan kegiatan yang membuat nyaman
 
Aktivitas yang nyaman sifatnya personalized. Ada yang nyaman bila menonton serial favorit, membuat berbagai kreasi, dan lain sebagainya. Sesekali ajak juga anak untuk melakukan aktivitas seru bersama.
 
Setiap anak terlahir dengan karakter yang berbeda. Cenderung dominan ke sifat tertentu. Tetapi, bukan berarti karakter ini akan terus menetap. Misalnya, ada anak yang waktu kecilnya pemalu, setelah dewasa menjadi sosok yang supel.

Orang tua sangat berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Kepribadian anak masih bisa dibentuk sampai usia 17-18 tahun. Setelah itu karakternya mulai stagnan. 
 
[Silakan baca: Keke dan Makna Usia 17 Tahun


Perlindungan Terhadap Keluarga Berawal dari Rumah 

 
 hansaplast cara menangani luka ringan

Seorang anak sudah mulai bereksplorasi sejak lahir. Meskipun untuk usia bayi seperti terlihat 'belum bisa apa-apa'. Padahal sebetulnya seluruh inderanya mulai berkembang. Untuk itulah perlu distimulasi agar tumbuh kembangnya optimal.

Semakin bertambah usia, anak semakin ingin bebas bereksplorasi. Melalui kegiatan bermain dan belajar dengan cara yang menyenangkan, daya imajinasi dan motorik anak bisa meningkat kemampuannya.

Tetapi, pada saat bereksplorasi bukan berarti selalu dalam kondisi aman, lho. Meskipun berada di rumah, risiko terjadinya kecelakaan tetap ada. Misalnya anak terjatuh di halaman sehingga membuat lututnya terluka, kejedot pinggiran meja,  atau berbagai kejadian lainnya. Begitu pun dengan orang tua. Bisa saja terluka saat sedang memotong sayuran dan lain sebagainya.

Oleh karenanya perlindungan terhadap keluarga tidak hanya dilakukan saat sedang berada di luar rumah. Justru harus dimulai dari rumah. Apalagi saat pandemi saat ini, sebaiknya aktivitas tetap lebih banyak di rumah.

Beberapa hal di bawa ini bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan yaitu

  1. Lapisi ujung meja dengan karet atau spons agar anak terhindar dari luka saat membentur meja
  2. Jauhkan berbagai benda yang berbahaya dari jangkauan anak-anak
  3. Selalu pastikan lantai bebas dari bahaya, misalnya ada air yang tumpah dan belum dipel
  4. dan lain sebagainya
 
Selain mengetahui cara meminimalkan risiko terjadi luka pada saat di rumah, orang tua juga harus tau berbagai jenis luka serta cara penanganannya. Selalu tersedia pula obat dan perlengkapan penanganan luka lainnya di kotak P3K. 


Jangan Panik Saat Anak Terluka, Ketahui Cara Mengatasinya


hansaplast plester disney untuk anak
Hansaplast Plester motif karakter begini biasanya disukai anak-anak 


Anak yang sedang aktif bereksplorasi memang bisa saja berisiko mengalami kecelakaan.  Sikap orang tua pada saat anak terluka ternyata bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Mungkin kita pernah melihat atau bahkan tanpa sadar melakukan hal ini. Ketika anak terluka yang langsung dilakukan adalah memarahinya. Kalau pun bukan anak yang dimarahi, benda-benda di sekitar yang disalahin. Misalnya, ketika anak terjatuh yang dianggap 'nakal' adalah lantainya.

"Salah satu langkah optimalisasi stimulasi perkembangan anak, orangtua harus membiarkan anak bergerak bebas dan eksplorasi lingkungan sekitarnya. Tugas orang tua, memastikan lingkungan si Kecil aman dari segara bahaya. Namun terkadang, kecelakaan kecil tak bisa dihindari, seperti terjatuh dan anak mengalami luka lecet. Jika itu terjadi, tugas orang tua berusaha memahami dan mengartikulasi perasaan anak, seperti "Adik sakit ya kakinya, Bunda bantu obati ya supaya cepat sembuh," ujar dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, Dokter Spesialis Anak.
 
Bila terluka sudah pasti sakit. Wajar bila anak sampai menangis. Daripada memarahi atau malah menyalahkan benda lain, sebaiknya berusaha memahami perasaan anak. 
 
Anak akan nyaman bila perasaan sedihnya dimengerti. Juga merasa aman bahwa apapun yang terjadi, orang tua akan membantunya. Kemudian anak akan belajar dari kejadian tersebut, termasuk untuk menangani luka.

"Jangan panik dan no drama," ujar Tyna Kana Mirdad, Mom Influencer.

Sebagai ibu dari 2 orang anak perempuan, Tyna selalu berusaha tidak panik saat anaknya terluka. Selalu mengajarkan tentang sebab-akibat kepada kedua putrinya. Bahkan sekarang mereka sudah mengerti tentang cara mengobati luka ringan sendiri.


Pertolongan Pertama Terhadap Luka Ringan dan Selalu Sedia Plester Hansaplast dengan Bacteria Shield


 keunggulan hansaplast pacterial shield
Hansaplast kini hadir dengan logo baru berbentuk senyuman, kemasan yang ramah lingkungan, serta logo bacteria shield (pojok kiri bawah)


Ada berbagai luka yang bisa dialami di rumah. Menurut dr. Meisty, orang tua harus mengenal terlebih dahulu jenis lukanya. Supaya penanganannya lebih tepat. Penanganan luka bakar tentu beda dengan luka lainnya.

Perhatikan juga bentuk lukanya agar bisa tau waktu yang tepat untuk ke dokter. Paling tidak salah satu dari kejadian ini sudah harus membawa anak untuk dibawa ke dokter.

  1. Luka anak terlalu dalam
  2. Pendarahan tidak berhenti lebih dari 5 menit
  3. Jatuh di tempat yang sangat kotor
  4. Anak tidak diimunisasi tetanus
  5. Luka yang sudah diobati, ternyata bernanah

Tyna selalu menyediakan berbagai produk Hansaplast di kotak P3K di rumahnya.
Tidak hanya untuk berjaga-jaga bila sampai ada kecelakaan di rumah. Memiliki hobi berlari, juga berisiko terluka. Plester Hansaplast selalu tersedia
  
Baginya, Hansaplast sudah seperti bagian dari keluarga. Sejak kecil selalu menggunakan produk ini bila terluka. Sekarang menurun ke anak-anaknya. Kedua putrinya dengan kompak mengatakan menyukai plester Hansaplast karakter Disney. 
 
Yup! plester yang untuk anak memang memiliki beberapa karakter yang menarik. Jadi ingat Nai ketika masih balita. Ada gak ada luka, setiap hari maunya pakai plester bermotif karena merasa keren hehehe.

[Silakan baca: Nai dan Plester]

Berikut adalah tips bagi orang tua bila anak mengalami luka ringan

  1. Bersihkan: Bersihkan luka dari kotoran untuk mencegah infeksi. Gunakan Hansaplast Spray Antiseptik yang dilengkapi Polyhexamethylene Biguanide (PHMB) yang dapat mengobati luka tanpa rasa perih.
  2. Lindungi: Lindungi luka dari kotoran dan bakteri untuk mencegah infeksi. Gunakan plester Hansaplast dengan Bacteria Shield yang telah teruji secara klinis dapat melindungi luka dari kotoran dan bakteri penyebab infeksi.
  3. Sembuhkan: Setelah luka mulai mengering, rawat luka dengan Hansaplast Salep Luka untuk mencegah bekas luka. 
 
Pada acara virtual gathering tersebut, Hansaplast hadir dengan logo dan kemasan baru. Plesternya sudah dilengkapi dengan Bacteria Shield.
 
Lebih dari 100 tahun, Hansaplast terus berkomitmen untuk mendampingi perawatan luka seluruh keluarga, memberikan dukungan, dan perlindungan saat dibutuhkan. Hansaplast memahami bahwa luka sekecil apapun dapat mengganggu aktivitas dan berisiko infeksi.
 
Sebagai pelopor plester perawatan luka, Hansaplast mempersembahkan generasi terbaru plester di Indonesia. Sebagai bentuk lebih lanjut komitmen pada perlindungan dan perawatan luka, yaitu Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield.
 
Terkadang kita suka bingung apakah luka harus ditutup atau tidak. Ternyata menurut dr. Mesty, luka seharusnya ditutup agar tidak kemasukkan bakteri. Seluruh rangkaian plester dengan Bacteria Shield telah teruji dapat menghalang kotoran dan bakteri, yang berarti luka akan mendapatkan perlindungan optimum dan kondisi yang ideal untuk proses penyembuhan tanpa resiko komplikasi. Keunggulan menggunakan Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield adalah sebagai berikut:
 
  1. Material dengan anyaman sangat rapat sehingga menutupi luka
  2. Materialnya berkualitas tinggi sehingga membantu penyembuhan lebih baik
  3. Bantalan plesternya tinggi sehingga tidak menempel pada luka 
 
Hansaplast juga hadir dengan logo baru berbentuk senyuman. Menunjukkan bahwa Hansaplast membantu perawatan luka yang nyaman dan cepat untuk seluruh keluarga. Kemasan terbarunya ramah lingkungan. Terbuat dari material yang tersertifikasi oleh FSC untuk pelestarian hutan.


Lindungi Keluarga Sekaligus Menggalang Dana bersama 1000 Guru Foundation


donasi hansaplast

Siapakah orang tersayang yang ingin teman-teman lindungi?

Mungkin akan langsung teringat anak-anak. Tetapi, tentunya kita juga ingin melindungi pasangan dan diri sendiri.

Hansaplast bersama 1000 Guru Foundation mengajak kita semua untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk edukasi dan perlindungan kesehatan anak. Mekanismenya adalah sebagai berikut:

  1. Upload foto orang kesayangan di IGS atau IG Feed menggunakan filter Bacteria Shield. Silakan scan QR Code untuk mendapatkan filternya.
  2. Tag akun IG @hansaplast_id dan hashtag #SelaluAdaMelindungiKeluargaAnda
  3. Simpan di highlight bila upload di IG story. Buat caption yang menarik tentang perlindungan Hansaplast bila memilih upload di IG feed
 
Periode donasi ini berlangsung dari tanggal 6 Maret s/d 6 April 2021. Setiap 1 post yang diupload = donasi Rp10.000,00. Juga akan ada hadiah mingguan senilai Rp500.000,00 untuk 3 orang.

Yuk ah semangat melindungi keluarga dan juga berdonasi!

Continue Reading
46 comments
Share:

Tuesday, March 23, 2021

Aplikasi TRAC To Go Memudahkan Urusan Sewa Kendaraan

Aplikasi Trac To Go Memudahkan Urusan Sewa Kendaraan - Beberapa hari lalu K'Aie harus ke Bandung. Kami sedang diminta mengurus pernikahan sepupu. Jadi, K'Aie ke sana untuk menyelesaikan hal terkali pernikahan. 
 
mudahnya sewa kendaraan melalui aplikasi trac to go

"Nanti naik travel aja, ya!" ujar Mamah.

Jadi, begitu tau kalau K'Aie akan ke Bandung naik motor, langsung dilarang oleh mamah. Alasannya gak tega karena pasti capek banget.

Chi sebetulnya setuju dengan pendapat mamah. Memang kelihatan lebih nyaman naik travel karena tinggal duduk. Tetapi, kami juga merasa gak nyaman karena sedang pandemi. K'Aie gak mau semobil dengan orang lain dalam kurun waktu sekian jam.

Memang lebih enaknya lagi kalau pakai kendaraan pribadi. Apalagi untuk perjalanan jauh. Gak secapek bawa motor. Dan gak harus berbarengan dengan orang lain. Sayangnya mobil pribadi kami sedang rusak.


Transportasi Aman dan Nyaman di Saat Pandemi

 
transportasi yang aman dan nyaman saat pandemi

Sebelum pandemi, rasanya kami gak terlalu pusing memikirkan kendaraan. Naik kendaraan pribadi, sewa mobil, atau transportasi umum pun gak masalah, asalkan nyaman.

Tetapi, di saat pandemi, rasanya berpikir panjang kalau harus naik transportasi umum. Apalagi bila membutuhkan waktu berjam-jam. Padahal pengennya kan tetap merasa aman dan nyaman menggunakan transportasi di situasi apapun.

Memang sebaiknya tetap di rumah saat pandemi masih ada. Tetapi, terkadang situasi dan kondisi mengharuskan keluar kota, misalnya seperti yang dilakukan K'Aie. 

Pengen lah sesekali sekadar jalan-jalan tipis. Kan terkadang bosan di rumah terus. Tentu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 
 
Menggunakan mobil sendiri jelas gak mungkin karena sedang rusak. Pinjam mobil papah, terkadang harus saling mencocokkan jadwal dengan adik. Tergantung siapa yang paling membutuhkan. Mendingan sewa mobil aja lah kalau begini.

Di TRAC gak hanya untuk sewa mobil, lho. Teman-teman juga bisa sewa bus. Beberapa kali keluarga besar kami kalau jalan-jalan lebih memilih sewa bis. Maksudnya biar gak mencar-mencar. Lagipula kalau berkumpul kan bisa seseruan bareng sepanjang perjalanan.

Sewa bus saat pandemi juga karena alasan keamanan. Kepikiran juga sih ini karena sedang menyiapkan pernikahan. Enakan pakai bus biar sekeluarga besar bisa semuanya berkumpul dalam satu armada.


Alasan Memilih Aplikasi TRAC To Go untuk Sewa Kendaraan

 
 fitur terbaru aplikasi trac to go
 
Menyewa mobil atau bus memang bisa menjadi salah satu alternatif di saat pandemi. Tetapi, jangan asal pilih jasa rental. Kalau Chi sih bakal pilih yang reputasinya memang udah bagus yaitu TRAC.
 
Chi reservasi lewat aplikasi karena mudah banget. Smartphone kan selalu dibawa kemanapun. Jadi bisa order setiap saat dan di mana pun.

Selain itu, ada beragam fitur terbaru di aplikasi TRAC To Go yang sangat menarik Dan akan semakin memudahkan pelanggan saat memilih 1 atau lebih produk pelayanan yang ditawarkan.


New Clean Design

Chi langsung suka dengan tampilan aplikasinya. Background berwarna putih terlihat fresh dan simple. Berbagai iconnya juga lebih catchy serta mudah dipahami.

 

Improve Location Accuracy

Dengan menggunakan pin point maps, pemindaian lokasi customer, titik jemput, dan alamat pengantaran juga lebih akurat. Gak ada cerita main cari-carian lagi karena alamat sulit ditemukan. Kalau pun alamat teman-teman tidak terdekteksi, bisa memilih beberapa lokasi tredekat yang mudah dijangkau.


Multiple Services Order

Mungkin saja suatu saat teman-teman berhadapan dalam 2 kondisi yang bersamaan. Ingin sewa mobil untuk ke luar kota. Tetapi, juga butuh kendaraan untuk airport transfer. Fitur ini memungkinkan customer melakukan 2 order atau lebih sekaligus dalam 1 transaksi. Bisa untuk produk layanan yang sama atau berbeda.


Add to Cart Feature

Terkadang kita membuat order dan ditempatkan di cart. Tetapi, belum sampai melakukan transaksi, aplikasi keburu ditutup. Gak usah khawatir, ya. Orderannya akan tetap ada. Teman-teman tinggal melanjutkan atau menambah beberapa orderan lain sebelum melakukan pembayaran.


Promotion

Promo memang selalu menyenangkan, ya. Aplikasi TRAC To Go menawarkan berbagai penawaran promo yang menarik dan beragam bagi customer.


Wide Range of Promo Methode

Ada banyak pilihan metode pembayaran di TRAC To Go. Customer bisa memilih membayar ATM transfer ke berbagai bank utama, kartu kredit, dan berbagai pilihan e-wallet (OVO, Gopay, Dana, dan LinkAja)


Cancel Order

Terkadang customer dihadapkan dengan situasi tertentu. Sehingga harus membatalkan sewa kendaraan. Customer bisa melakukan pembatalan order via aplikasi ini sebelum waktu pemesanan dimulai. Dana akan dikembalikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Direct Menu Call/WA to Driver Assigned

Pelanggan bisa memilih sewa mobil menggunakan driver atau tidak. Bila menggunakan supir, maka diberikan akses komunikasi melalui telpon atau WA dengan driver. Supaya memudahkan berinteraksi.


Real Time Notification Order and Driver Journey

Status order serta perjalanan driver dapat dipantau langsung oleh pelanggan melalui aplikasi. Sehingga dapat mengurangi rasa khawatir.

Sejak dulu, Chi udah yakin kalau TRAC selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Informasi selengkapnya ada di https://www.trac.astra.co.id

Terdapat banyak fitur yang memudahkan di aplikasi TRAC To Go. Jadi gak usah ragu lagi untuk order melalui apps. Recommended banget, deh!

Yuk, download aplikasinya di 
 

Continue Reading
No comments
Share: