Sunday, November 11, 2018

Ketika Anak Laki-Laki Mulai Mimpi Basah

"Keke udah mimpi basah belum?"
Sejujurnya, Chi kurang suka kalau ada yang bertanya seperti ini. Bukan karena Chi gak suka ditanya, tetapi kurang suka melihat ekpresi yang bertanya. Suka kayak yang pada mesem-mesem gimana gitu. Kayak yang salah tingkah, ya pokoknya gitu, lah. Padahal seharusnya bertanya tentang mimpi basah kan sama aja kayak pertanyaan, "Apakah Nai sudah haid?"

Ketika Anak Laki-Laki Mulai Mimpi Basah


Kalau kayak gitu kesannya kayak mimpi basah mengarah ke pornografi atau bagaimana gitu. Makanya Chi suka langsung jawab, "Belum." Singkat dan padat sambil berusaha menghindar. Tetapi, ada juga yang malah makin kepo dengan memberikan pertanyaan lanjutan.

Udah mulai dikasih tau tentang mimpi basah? Udah diajarin bagaimana membersihkan diri? Atau malah ada yang gak percaya jawaban Chi karena melihat fisik Keke yang kelihatannya sudah puber. Terserah aja, lah. *Kadang-kadang Chi suka kesel kalau yang nanya pakai ekspresi mesem-mesem

[Silakan baca: Keke Mulai Puber? Yuk! Kenali Tanda-Tanda Pubertas Pada Anak Laki-Laki]

Keke Mulai Mimpi Basah


Keke: "Bundaaaa ..."
Bunda: "Apa?"
Keke: "Keke kan lagi tidur, trus tau-tau kebangun karena kirain ngompol. Keke langsung pegang kasur, tapi spreinya kering. Kenapa, Bun?"

Wajah Keke terlihat antara baru bangun, bingung, dan malu. Ya iyalah kalau sampai beneran ngompol kan mungkin dia merasa malu karena sudah besar. Chi diam sebentar. Kemudian tercium bau yang khas.

Bunda: "Oh, tadi Keke mimpi basah. Tau kan mimpi basah?"
Keke: "Iya, tau."
Bunda: "Tau bagaimana cara membersihkannya?"
Keke: "Tau."
Bunda: "Ya udah sana bebersih dulu. Kalau bingung, googling dulu, ya."
Keke: "Iya, Bun."

[Silakan baca: Masa Puber Bikin Baper]

Mimpi Basah dan Sex Education


Anak-anak tentu tidak pernah merencanakan terjadinya mimpi basah. Mimpi basah datang begitu saja, tanpa mampu mereka tolak. Pengalaman mimpi basah bagi seorang anak merupakan sensasi yang menakjubkan, perasaan pun campur aduk, mengalami kebingungan untuk menyikapinya, dan menjadi kenangan terindah yang mendalam dan tak terlupakan karena telah masuk ke dalam long term memory (ingatan jangka panjang).

Sumber: Republika

Chi sependapat dengan salah satu tulisan di Republika. Memang sudah seharusnya mimpi basah menjadi bagian dari pendidikan seksualitas untuk anak. Seperti yang diulas di portal online tersebut dan juga di beberapa artikel lain yang Chi baca, mimpi basah memang mendatangkan kenikmatan.

Namanya juga kenikmatan, biasanya ingin diulangi lagi. Bagi anak yang tidak mendapatkan pemahaman benar tentang mimpi basah dari orang tua, guru, atau orang yang tepat, maka anak akan mencari tau sendiri. Salah-salah malah mencari tau di berbagai situs pornografi atau bahkan melakukan seks bebas. *Naudzubillah min dzalik.

Anak harus diberi pemahaman tentang bagaimana menyikapi mimpi basah yang benar. Sebagai muslim tentu saja ada syariat yang harus dilakukan.

Tips Menghadapi Anak yang Mengalami Mimpi Basah untuk Pertama Kali


Mimpi basah pada laki-laki tidak berbeda dengan haid pada wanita yaitu sebuah proses alami yang normal terhadap perubahan hormon. Mimpi basah mungkin saja terjadi tanpa rangsangan tertentu. Proses keluarnya sperma terjadi pada saat laki-laki sedang tidur. Mimpi basah bagi anak laki-laki juga menjadi pertanda sudah memasuki masa pubertas

1. Bersikap Tenang

Ketika Chi tanya ke Keke saat dia sedang kebingungan bahkan malah menyuruh googling kalau belum tau, bukan berarti Chi terlalu tenang sampai bersikap secuek itu. Keke pertama kali mimpi basah itu beberapa bulan lalu. Tepatnya saat Ramadan. Saat itu, Chi lagi masak makanan buat persiapan berbuka puasa. Kalau kemudian Chi ngeladenin Keke dulu, bisa-bisa masakannya gosong dan kami gak punya makanan buat berbuka puasa *anaknya gak bisa multitasking 😂

Setelah urusan memasak selesai, Keke pun sudah bebersih, baru deh Chi ajak ngobrol. Nah di sini yang Chi maksud untuk bersikap tenang. Dari beberapa sumber yang Chi baca tentang pengertian mimpi basah, semua mengatakan kalau hal itu proses yang wajar banget, kok. Makanya Chi suka gak ngerti kalau orang suka bertanya tentang mimpi basah, tetapi udah kayak salah tingkah sendiri.

Kalau udah tau apa itu mimpi basah, bersikaplah tenang. Gak ada yang salah saat anak mimpi basah. Gak usah nuduh-nuduh atau curiga ke anak. Jangan-jangan abis ngapain sampai mimpi basah. Kasihan nanti anaknya. Dia aja masih bingung dengan apa yang dialami, eh malah disalahin ma orang tua.

[Silakan baca: Jumpalitan dan Tips Menghadapi Anak Puber]

2. Berdiskusi dengan Baik

Chi seneng banget dan bersyukur ketika Keke menceritakan kebingungannya. Itu artinya dia merasa nyaman untuk curhat dengan bundanya bukan dengan orang lain. Bukan berarti Chi mengeneralisir kalau orang lain pasti akan menyesatkan, lho. Tetapi, kalau Keke sampai curhat ke orang lain dulu kan mungkin aja Chi jadi gak bisa mengontrol. Bersyukur kalau orang lainnya baik dengan memberikan penjelasan yang tepat. Kalau malah meledek atau memberi tau yang salah bagaimana?

Kami melakukan diskusi tentang hal ini. Tidak sekadar membahas tentang apa itu mimpi basah dan bagaimana cara membersihkannya. Tetapi, juga berdiskusi tentang masa puber, seperti apa harus bersikap terutama dengan lawan jenis, bagaimana pandangan islam tentang mimpi basah, dan lain sebagainya.

Apakah K'Aie juga suka berdiskusi dengan anak-anak termasuk masalah ini?

[Silakan baca: Peranan Orangtua dalam Pendidikan Seksualitas Anak pada Usia Baligh dan Remaja bersama Ibu Elly Risman]

Kami cukup sering berdiskusi dengan anak-anak dalam hal apapun. Tetapi, kami juga gak mengkotak-kotakkan. Misalnya, tentang mimpi basah ini gak harus jadi ranah K'Aie yang menjelaskan. Frekuensi bertemu dengan anak-anak lebih sering dibandingkan K'Aie. Kemungkinan besar, Chi yang akan jadi tempat anak-anak untuk bertanya. Sayang banget kalau kemudian Keke curhat ke Chi trus dijawab, "Tunggu Ayah pulang aja, deh! Bunda gak ngerti masalah kayak gitu."

Ya memang pastinya Chi gak tau secara mendalam tentang mimpi basah. Tetapi, setidaknya bisa berdiskusi semampu mungkin Bikin Keke tetap merasa nyaman saat curhat ke bundanya.

3. Mencari Info Sebanyak Mungkin

Nai sampai saat ini belum mendapatkan haid. Tetapi, Chi sudah mulai sounding tentang haid sejak dia SD. Pastinya Chi lebih lancar menjelaskan tentang haid daripada mimpi basah. Alasannya tentu aja karena Chi mengalami.

[Silakan baca: Haid Pertama]

Sedangkan untuk mimpi basah Chi harus banyak mencari tau dari berbagai sumber. Diskusi dengan K'Aie juga pastinya dilakukan. Jadi ketika suatu saat ketika Keke mengalami mimpi basah untuk pertama kalinya dan dia curhat ke bundanya, Chi udah gak kebingungan.

Nah kurang lebih 3 tips itu deh yang Chi. Mungkin teman-teman lain ada yang mau menambahkan? Silakan 😊
Ketika Anak Laki-Laki Mulai Mimpi Basah
4/ 5
By

91 comments

  1. Belum punya anak lelaki bukan berarti ga perlu belajar soal ini. Saya jadikan referensi kelak ya Mba.

    ReplyDelete
  2. Makasih tips mba..soalnya aku juga pasti akan ngadepin ini. Anakku taon depan dah SMP, bongsor juga badannya..tp tp ya gitu, badannya doang yang bongsor. Tp polahnya masih anak2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, Keke juga badannya gede. Makanya suka dibilang udah SMA. Padahal mah masih anak-anak

      Delete
  3. saya udah 2 kali nih Bun..

    dari kelas 5 sudah kita jak diskusi, mas jek pas 1 SMP MBnya, dan adiknya kelas 6 ini..

    Disekolah mereka juga sudah dikasih tau tentang ini..jadi aman terkendali deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah gak hanya orang tua yang peduli. Sekolah pun ikut memberi tahu. Memang seharusnya seperti itu

      Delete
  4. Mbaaa.. bermanfaat banget nih.
    Anak saya cowok keduanya, dan saya ga punya saudara cowok.
    jadinya agak-agak geli gitu, kadang juga nanya ke suami.

    Ya, masih ada beberapa taun lagi sih, tapi emang harus dipersiapkan sejak sekarang :)

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah ya aku terus memantau yang sulung apakah sudah mimpi basah atau belum karena tanggungjawab setelah aqil baligh akan berbeda.

    ReplyDelete
  6. Wah..pas banget .., anakku cowok nih.., tapi masih lama..semoga dia juga terbuka sama saya.., jadi gampang menjelaskan.., beda kalau anak diam2 aja ..

    ReplyDelete
  7. Aku nanti akan menghadapi pubertasnya Shidqi nih mbak, agak deg-degan, soalnya kurang faham masalah begini hehe.. tapi alhamdulillah dia udah tau saat ustad di SDITnya ngajarin apa itu mimpi basah

    ReplyDelete
  8. untungnya aku sudah bercerita dulu dg bahasa sederhana agar anak mengerti jd saat mimpi absah, anak sdh cukup mengerti

    ReplyDelete
  9. Dan baca ini, aku lgs ngelirik ke anak lanangku :D. Ya ampuuun sampe ga keingetan kalo cowo itu ada masa mimpi basah. Anakku msh kecil sih, masih lama akan mengalami. Tp memang aku hrs siap kalo wktnya tiba. Semoga aja sih, kalo memang udh wktnya si adek bisa curhat dan ceritanya ke aku juga. :) . Akupun pasti kuatir kalo dia dpt penjelasannya dr org yg ga jelas mba.

    ReplyDelete
  10. makasih sharingnya mak, sanak saya udah 11 th siap2 menghadapai pengalaman seeprti ini

    ReplyDelete
  11. Udah puber ya keke kasep hihi
    Ini bahasan aku sama suami karena pas ngobrol dgn ttangga, anaknya mimpi basah. Klo kata pak suami, beliau lebih suka diedukasi sama ibunya tentang ini. Meski anakku cewek2 hehe tapi seneng baca utk pengetahuan cara nanganinnya nanti, mungkin punya anak laki 😁

    ReplyDelete
  12. Tapi gimana ya dengan mereka yang gak terbuka, harus banyak baca nih tentang sex education buat anak.

    ReplyDelete
  13. wah ini untung baca ini kelak kalau Rayi udah gede akupun harus bersikap tenang y mba ga kebayang kalau aku langsung nuduh hayo tadi abis begini begitu wkwkwk informatif banget mba duh aku kok jadi deg2an bisakah setenang mba :p

    ReplyDelete
  14. Catet! Sejauh ini banyak banget yg menganggap tabu kalau bahas mimpi basah atau haid. Kadang anak dibiarin sendiri padahal kan kudu tahu ilmunya, cara bersucinya

    ReplyDelete
  15. saat punya anak, kita memang ditantang untuk lebih siap menghadapi sebelum terjadi, bahkan lebih siap dari anaknya sendiri. Harus tenang dan siap menjawab juga mengajak diskusi ya mba

    ReplyDelete
  16. Anak sulung saya kerap menanyakan hal ini, makasih mom udah memberi pandangan untuk saya, jadi saya pun bisa belajar tenang menghadapi pertanyaan selanjutnya.
    Pentingnya orangtua untuk mendapatkan edukasi mengenai hal ini.

    ReplyDelete
  17. MasyaAllah, senangnya bisa berbagi.. Mungkin bnyak orang tua yang bingung menghadapi anknya yang seperti ini, akhirnya mereka diam tanpa sex education. Penting nih

    ReplyDelete
  18. Pendidikan sex memang harus banget dikenalkan sama anak yang beranjaknya dewasa ya mbak. Aku juga ada adikku yang sudah SMA nih mbak agak PR jelasinnya karena dia tertutup banget.

    ReplyDelete
  19. anakku 3 laki semua, ya alloh baca tulisan ini baru sadar kalau nanti aku akan menghadapi ini, nice sharing mak, moga nanti aku bisa menjelaskan ke ketiga anak lelakiku dengan sebaik2nya. Aminnn.

    ReplyDelete
  20. karena emang gak ngalamin, saya sempet bingung mimpi basah itu yg seperti apa. saya tanya suami, dulu mimpi basahnya ciri2nya apa, jawabannya lupa... Farras pernah sempet ngompol beberapa bln ini. saya kira itu yg disebut mimpi basah, tapi membaca tulisan mba Myra, gak seperti itu ya... mksh ya sharing nya mba... :)

    ReplyDelete
  21. Jadi ada ada jawaban nih kalo nanti anakku mulai mimpi basah.. ternyata hal-hal kaya gitu harus tenang ya. Nah mukaku biasanya panik duluan

    ReplyDelete
  22. Walaupun gak punya anak cowo tp aku juga penasaran gmn cara jb ortu yg bijak dan bersahabat... TfS mba... sex education sebaiknya memang diberikan dari keluarga dgn harapan mrk lebih terbuka ke kita sbg ortu....

    ReplyDelete
  23. Bener bun kalau anak nanya apa aja jawab aja dengan tenang. Sekalipun mungkin akan ada juga pertanyyannya yang membuat kita panik di dalam hati ya hihihi. Tapi hebat Keke nyaman bercerita pada bundanya, jadi kita enak ngasih tahunya. Daripada anak nyari sendiri jadi lebih berbahaya.

    ReplyDelete
  24. Wah makasih Mbak sharingnya. Aku belum punya anak laki-laki jadi enggak persiapan beginian. Tapi membantu sekali buatku untuk mempersiapkan mengenalkan mens ke anak perempuanku

    ReplyDelete
  25. Makasih mbak tipsnya, ini adalah salah satu hal yang perlu aku baca lebih banyak karena aku punya anak cowo hehehe.

    ReplyDelete
  26. Wah, jadi belajar lagi nih caranya menghadapi anak remaja hehe.

    ReplyDelete
  27. Waah degdegan nih mom soalnya aku ada dua anak cowok tapi masih pada kecil sih tapi time fly so fast ya tips nya aku kekeupin dari sekarang deh

    Sehat selalu buat keluarga ya Moms

    ReplyDelete
  28. Jadi teringat teman dekat saya pas jaman saya masih SMP kala itu curhat kalau dia sudah mimpi basah dan nggak tahu sebabnya. Aku yang saat itu nggak tahu apa-apa tentang mimpi basah ya diam saja mendengarkan dia curhat.

    Apalagi dia curhat juga pas dia pas udah disunat. Aku kan rada gimana gitu. Soalnya dia kan cowok sedangkan aku cewek. Manalah aku paham segala dunianya cowok.


    Ini nice info banget kalau seandainya temanku itu tanya-tanya soal mimpi basah lagi.

    ReplyDelete
  29. Jadi mimoi bsah itu sebenarnya, memang keluar secara alami tanpa disadari si anak, atau diawali dengan mimpi 'pertemuan' dengan wanita, Mbak? Hihi... maaf ikut kepo dan kudet. saya belum pelajari juga masalah ini.

    ReplyDelete
  30. Syukurlah Keke langsung lapor ke ibunya. Daripada dia cari kemana-mana malah berbahaya >,<
    Aku deg-degan ini nanti kalau SID mimpi basah (bertahun-tahun lagi).

    ReplyDelete
  31. Pengen peluk Mbak Myra boleh? Aduh.. ibu idaman banget ini bisa dengan tenang menjelaskan fenomena-fenomena alami yang terjadi, yang masih tabu untuk dibicarakan. Peluk hangat dari aku ya mbak..

    ReplyDelete
  32. Wah..aku baca pelan-pelan nih tipsnya. Karena sebentar lagi aku ngalami pastinya. Tengkyuuuu Mbak. Infomu sungguh berguna.

    ReplyDelete
  33. Anakku masih umur 4 tahunan, belum kebayang gimana2nya. Tapi, jadi keingetan sama Mamahku yg teteup kalem aja waktu adik cowokku mimpi basah. Biarpun kalem teteup diobrolin seputar mimpi basah. Kebetulan Mamahku dan anak2nya memang dekat.

    ReplyDelete
  34. Anak saya cewe tiga-tiganya semua nih mba, sepertinya kudu nambah 1 lagi supaya lengkap.
    Untung ya Keke masih mau cerita ke bundanya. Jadi bisa kasih pengertian yang tepat.

    ReplyDelete
  35. Terima kasih artikelnya mba mencerahkan pisan siap2 ntar kalau Adek dah gede

    ReplyDelete
  36. umur berapa keke mbak? kudu ada persiapan juga nih dari skarang, walau anak aku masih 3 tahun hehehe.. jadi deg-degan, entah bisa setenang mbak gak ya nantinya pas anak aku ngalaminnya 😆

    ReplyDelete
  37. Anakku belum ada yang baligh, Mbak...tips dan sharingnya bagus banget. Noted, deh. Punya 3 anak laki-laki, nih 😂😄

    ReplyDelete
  38. Yup, sama dengan cewek saat pertama kali haid ya. Aku dulu udah mulai ngobrolin dari anak kelas 4 SD, tentu dengan bahasa yg bisa dimengerti anak, jadi saat mereka mengalami, udah nggak kaget & takut lagi.

    ReplyDelete
  39. Tipsnya ocok banget Myr buat aku nanti menghadapi Pascal :) bener banget ga ada yang salah dengan anak yang mimpi basah, justru itu normal bukan pasti akan ngalamin juga.

    ReplyDelete
  40. Mencari informasi sebanyak mungkin. Setuju banget sama poin itu. Karena itu penting sekali.

    ReplyDelete
  41. Mbaa, keterbukaan anak dan ibu ini ya yang buat anak pun tak canggung untuk mengkomunikasikan ama ortu. Memang sebaiknya kita juga tenang ya mba walaupin zebenarnya agak salting pas mau ngomong buat jelasin ke anak. Hhehehe

    ReplyDelete
  42. Kalo aku dan suami, begitu anak sembuh abis khitan kami kasih tahu tentang mimpi basah. Jadi ketika akhirnya mereka mimpi basah, biasanya ngomong. Dan kebetulan aku yg pas nemenin karena sedang di rumah. Dan aku juga gak suka kalo ada yang nanya2 soal anakku udah mimpi basah apa belum. Kayak nggak ada yang diurusin, ngurus anak orang

    ReplyDelete
  43. Heheheh Keke bikin ketawa ih, bunda Chi keren menghadapi dengan tenang.
    Aku belum punya anak, jadi belajar banyak soal postingan ini. Makasih BUn Chi udah berbagi.

    ReplyDelete
  44. Aku punya 2 anak cowok, harus siap2 dari sekarang kayanya yaa. Supaya bisa tenang kaya mba Chi ngadepin anak cowok ABG dg segala dramanya :))

    ReplyDelete
  45. Wah, ini yang terjadi sama saya beberapa bulan ke belakang. Si Aa aku tanya tentang ini. Soalnya iya, aku penasaran dengan badannya yang udah tinggi, gede, dan suara berat. Dan dia jawab dengan jujur. Alhamdulillah deh, kami jadinya ngobrol ke sana ke mari. Tentang tanggung jawab yang dia sudah pegang, tentang sex education, dan berbagai konsekuensi dari di sudah mimpi basah. Aku minta bapaknya yang ngobrol, malahan gak mau. Bapaknya malu, anaknya juga. Jadinya curhat ke emaknya. :D

    ReplyDelete
  46. Keluargaku kan anaknya cewek semua, jd aku pernah nanya ke suamiku mimpi basah kyk gimana. Katanya gak mesti berhubungan seksual gtu hehe. Ini emang penting banget ya mbak diketahui emak2 yg anaknya menjelang akil baliq TFS

    ReplyDelete
  47. Aku juga harus siap2 nih Chi menghadapi masa2 ini. Beberapa tahun lagi masa itu akan tiba ;) Klo yang haid pertama sayang sekali aku nggak ikut mendampingi sulungku saat dia mendapatkannya. Maklum, dia haid pertama kali saat kelas 1 SMP, dimana dia sudah mondok jauh dari rumah.

    ReplyDelete
  48. Sunguh Teh Chi ini komunikasinya bagus bangett sama anak2. Menginspirasi.

    ReplyDelete
  49. Senangnya kalau anak selalu terbuka ke ibu nya ya mbak

    ReplyDelete
  50. Keke.. Ngikutin blog nya mba myra dari sejak keke masih kecil main sama nai, sampe bisa naik motor dan sekarang mimpi basah, Keke uda jadi pemuda skrg, hehehe.. Penting banget nih tulisannya mbak, soalnya aku punya 2 anak lelaki. pasti nanti juga ngalami ini

    ReplyDelete
  51. Alhamdulillah, dapat pencerahan di sini. Saya juga punya anak laki-laki yang mulai beranjak dewasa. Saya akan berusaha tetap tenang, jika nanti dia mengalami mimpi basah. Tapi mungkin saya akan menyerahkan pada ayahnya saja, deh hehehe

    ReplyDelete
  52. Jadi inget dulu obrolan antar sepupu "udah mimpi basah belum?" "Udah" "ih, buruan sana beli skin care buat jerawat, gue jamin ga sampe sebulan abis tuh muka lu ama jerawat" haha masa remaja

    ReplyDelete
  53. Jadi pembelajaran nih buatku karena kebetulan anakku juga laki-laki jadi nanti sudah tau deh kalau menghadapi hal yang serupa. Aku mau tandai dulu ah artikelmu mbak.

    ReplyDelete
  54. Saya punya anak laki2
    Ya walaupun sekarang usiany 19 bulan tp hal ini nanti pasti akan terjadi
    Pembelajaran bgt buat saya mb
    Aplg sy trmasuk ibu yg perfeksionis

    ReplyDelete
  55. Makasih Mbak tipsnya. Aku juga punya anak lanang, semoga kami bisa menghadapi masa pubertas anak dengan tenang.

    ReplyDelete
  56. jadi ingat keempat putra saya. Mereka tidak pernah bilang kalau sudah mimpi basah. Tapi saya tahu, karena mereka tanya apa saja yang dilakukan ketika mimpi basah. Nah suami tuh yang jelasain, hehehe...

    ReplyDelete
  57. Iyah ya mba kalau anak ceritanya ke orang lain bisa saja diajarin yang tidak2. Kedekatan orang tua dengan anak memang sangat penting. Salut sama Keke yang mau bercerita langsung sama Chi.

    ReplyDelete
  58. Aaah salut sama Mbak. Bisa menjadi sahabat dan teman diskusi anak-anak. Keke jadi nggak panikan dong ya saat tahu begitu.

    ReplyDelete
  59. memang harus tenang bicara dengan anak tentang pendidikan seks. The good thing is isu ini diperkenalkan di sekolah sesuai dengan usianya waktu di NYC, jadi kami para orang tua tinggal menambahkan

    ReplyDelete
  60. Saya ngebayangin nanti saat punya putra Mbak, bakal kayak gimana, tapi memang sudah seharusnya bersiap sejak dini ya.

    ReplyDelete
  61. Makasih sharingnya mba Mira, aku pun punya anak laki-laki, sekarang sih masih balita, tapi tahun khan cepat berganti tahu-tahu gede, dan sharing pengalaman kayak gini perlu banget

    ReplyDelete
  62. Ilmu tenangny bis bnget dicontek ni kak keke. Aku punya anak laki laki juga

    ReplyDelete
  63. Sangat penting yah memberikan edukasi kepada anak-anak, kalau tidak bisa berdampk negatif, makasih pencerahannya kak 😊

    ReplyDelete
  64. Mbak ini ilmunya aku simpen buat persiapan sama dua anak cowok kalau udah mulai puber yaa. Bermanfaat banget.

    Aku nggak tahu deh apakah bisa calm saat anak bicara tentang pubernya.

    ReplyDelete
  65. Wah Keke sudah baligh ya.. Selamat... Tips nya bagus nih, pasti berguna untuk kelg yg punya remaja cowok..

    ReplyDelete
  66. jujur aku tuh deg2an menunggu masa ini mak chi, masih lama sih... tp beda deg2annya sm nunggu anak cewek haid hahaha entahlah

    ReplyDelete
  67. Mimpi basah oleh sebagian orang dikenal sebagai hal yang porno ya Mbak Myr. Setuju banget itu kan sama normalnya dengan kita bertanya apakah anak gadis kita sudah haid atau belum. Beruntung Keke punya mama bijaksana seperti dirimu Mbak, dia tidak malu dan mendapat penjelasan yang tepat dari Bundanya sendiri

    ReplyDelete
  68. aku ga ngomong apa2 ke si aa dulu. nyuruh bapanya yg maju, eh anaknya malah bilang: udah tahu, udah dikasi tahu di sekolah. yasudahlah hehehe

    ReplyDelete
  69. Jadi mimpi basah ini biasanya terjadi di rentang usia berapakah?
    Anakku sih baru 8 tahun, tapi kayaknya harus udah siap-siap dari sekarang nih emaknya. Aku numpang belajar ya kakaaak

    ReplyDelete
  70. Orang tua sekarang alhamdulillahnya banyak yang sudah ngerti. Jaman dulu, banyak teman yang tidak ngerti ketika haid atau mimpi basah karena tidak pernah di-sounding sama oang tuanya. Alhamdulillah, tahapan itu sudah dimasuki Keke, ya dan sudah paham pas mengalaminya.

    ReplyDelete
  71. Saya malah penasaran sama komentar teman2 dan miris sama orang tua yang kasih komentar "wajah datar".
    Itu apa mereka ga tahu juga atau gimana ya? Tapi saya lihat mereka Muslim.

    Saya dan suami mengajar mengaji di rumah bukan hanya Iqra saja, tapi juga fiqih, dan lainnya. Diantaranya juga mendidik anak balig, dalam arti bagaimana kelak anak kalau sudah dapat haid jika perempuan dan mimpi basah kalau anak laki.

    Mungkin membersihkan diri itu mah sudah lumrah, tapi sebagai Muslim wagub lebih penting dan ini jika salah dosa besar yang ditanggungnya. Seperti apa yang tidak boleh dilakukan oleh perempuan sedang haid, apa yang tidak boleh dilakukan oleh anak laki setelah mimpi basah tetapi belum junub. Apakah orang tua (jaman now) memperhatikan juga sampai sana? Apakah memeriksa si anak sudah hafal niat junub nya? Tanpa niat junub tidak sah. Dan tanpa junub, ibadah apapun tidak sah juga lho... Jadi kalau anak baling dan orangtua "anteng2" saja, apakah sudah siap menanggung semuanya?

    Wallahualam...

    ReplyDelete
  72. Sama nih. Wawa juga udah mulai bertanya-tanya mengenai hal ini, walo bukan masalah mimpi basah (yalaa, kan Wawa anak cewek XD) Dia mulai nanya-nanya tentang apa itu pubertas. Saya mulai memasuki tahap ibu yang anaknya mulai puber 😄

    ReplyDelete
  73. Kalau di kelas parenting yang saya ikuti, pas topik mimpi basah ini memang dianjurkannya ayah yang menjelaskan. Tapi mengingat papanya anak2 sering DL, bahkan ada kemungkinan kami menjalani LDM lagi, sayapun harus prepare ya tentang ini. Karena lebih baik n sebaiknya ya tau dari orangtua daripada sumber yang salah

    ReplyDelete
  74. iya sih, kenapa ya orang kalo bertanya tentang mimpi basah pasti menampilkan wajah sambil mesem-mesem?

    ReplyDelete
  75. aku sudah melewati masa itu alhamdulillah... anaknya jadi berubah pendiam sejak itu, tidak secerewet kecil dulu lagi

    ReplyDelete
  76. Anak cowokku gak ngomong waktu mimpi basah tapi saya tau kalo pasti dia udah mengalami. Waktu saya nanya, dia cuman senyum-senyum, akhirnya saya kasi tau tentang apa itu dan jelasin panjang lebar.

    ReplyDelete
  77. usia Keke berapa mba? aku juga lagi nunggu2 nih adikku mimpi basahnya kapan.. soalnya udah sunat udah kelas 6 dianya

    ReplyDelete
  78. Senang kalau keke nyaman curhat ke mbak Myra jadi dia bingung ya mbak.

    ReplyDelete
  79. Anakku bentar lagi SMP, salah satu kekhawatiranku kalo dtg masa puber dan mimpi basah itu, aku hrs gimana ya nanti. Beruntung baca iniii

    ReplyDelete
  80. Pertanyaanku sama kyk Mbak Arni, kalau mimpi basah tu biasanya usia berapa mbak?
    Anakku abis ini SD jd ya kudu siap2 jg hehe

    ReplyDelete
  81. Wah ini artikelnya pas banget buatku yang punya 3 anak laki2. Gak kebayang nanti kalo pas mereka mimpi basah.

    ReplyDelete
  82. Beneran niih...bekal ini yang mestinya kita berikan pada anak-anak.
    Pemahaman yang betul mengenai seksualitas.

    Sering banget merasa tabu pada bahasan-bahasan seperti ini.
    Dan berujung, mereka mencari tahu sendiri via internet.

    Malah bahaya beuud yaa...

    ReplyDelete
  83. Mesti diketahui ya supaya bisa bersiap
    Saya belum punya anak cowok saja tapi mau belajar soal ini

    ReplyDelete
  84. Intinya ada pembicaraan dari hati ke hati antara si anak dengan orangtuanya yah, dan sikapi dengan bijak serta beri pemahaman dari pada dia cari info di luaran sana yaak

    ReplyDelete
  85. Pemahaman seperti ini harus dipahami secara benar oleh anak yg baru mengalami pubertas. Dan ini tentu tak lepas dari peran serta perhatian dari orang tua

    ReplyDelete
  86. Ini info penting buatku karena kedua Anakku laki2. Saat kelak nanti mengalami apa yang Keke alami, setidaknya aku udah ada gambaran bagaimana menyikapinya. Mumpung masih ada waktu harus banyak cari info juga nih, makasih MakChi. Mimpi basah ini salah satu tahapan terpenting dalam hidup Anak Laki2 ya :)

    ReplyDelete
  87. Mba terima kasih tipsnya, aku punya adik cowo dan anak cowo, jadi bisa menjadi pegangan aku juga.

    ReplyDelete
  88. Cara Mbak Myra menghadapinya sangat tenang,bagus sekalinpengendalian emosinya. Patut ditiru juga tipsnya. Anakku baru 4 tahun tp aku udah kepikiran darinsekarang, wkwkwkmlebay. Semoga bisa bersikap seperti ini, Mbak. Biar anak juga terbuka sama kita

    ReplyDelete

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^
EmoticonEmoticon