Resep Tim Ikan Nila Oryza Grace - Keke Naima

Senin, 17 Desember 2018

Resep Tim Ikan Nila Oryza Grace

resep ikan, tim ikan nila, oryza grace,

Resep Tim Ikan Nila Oryza Grace


Beberapa hari lalu, Chi melihat ada yang share resep telur ceplok crispy di Instagram. Jadi, telur ceplok dicelupkan ke tepung crispy, kemudian digoreng kembali. Chi belum pernah coba, tetapi udah bisa ngebayangin rasanya. Ya, paling sama aja kayak telur ceplok biasa hanya ada tekstur kriuk.

Sore hari, Chi buka IG lagi. Kali ini, ada yang share tahu goreng crispy. Tahu putih dipotong kotak kecil, dicelupin ke tepung crispy, kemudian digoreng. Udah pasti akan menghasilkan tahu goreng dengan tekstur crispy.

Meskipun kuliner Indonesia sangat kaya ragam, tetapi yang namanya gorengan gak pernah mati. Peminatnya sangat banyak. Makanya tukang gorengan bisa dengan mudah ditemukan. Tetapi, di sisi lain, kita juga tau bahayanya kalau kebanyakan makan gorengan. Apalagi kalau lihat minyaknya sudah berwarna gelap. Pastinya udah gak bisa dibilang minyak goreng sehat.

[Silakan baca: Resep Ayam Goreng Bawang Putih]

Tim Ikan Nila Merah


minyak bekatul, minyak dedak, tim ikan nila

Kalau untuk masakan rumah, Chi udah mulai mengurangi gorengan. Kalaupun harus menggunakan minyak, diusahakan memakai sedikit saja. Jadi, bukan masakan deep fried gitu. Sesekali aja membuat gorengannya.

Chi lagi pengen banget makan tim ikan kakap. Lagi keingetan sama papah yang memang suka masakan ditim. Baik itu tim ikan atau tim ayam. Kalau ke resto Chinese, menu tim pasti selalu yang harus diorder.

Tadinya pengen tim ikan kakap. Tetapi, di pasar lagi gak ada kakap berukuran kecil. Kira-kira yang seekornya berukuran 500 gr. Jadinya Chi ganti ke ikan nila, deh.

[Silakan baca: Resep Sambal Asam Udeung Aceh (Sambal Ganja)]

Bahan-bahan:
  • 1 ekor ikan nila merah berukuran 400-500 gr. Bersihkan. 
  • 1 buah jeruk nipis
  • garam
  • 5 buah cabai rawit keriting
  • Daun bawang, diiris tipis dan miring. Banyaknya tergantung selera, ya
  • 1/2 buah bawang bombay, diiris tipis
  • 3-4 siung bawang putih, dicincang
  • Jahe secukupnya, diiris korek api
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1 sdt gula pasir
  • minyak goreng Oryza Grace untuk menumis

Cara Membuat:
  1. Bersihkan ikan. Kemudian lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan untuk beberapa sehat.
  2. Cuci kembali ikan. Setelah itu, diletakkan di wadah kaca
  3. Panaskan kukusan
  4. Setelah kukusan panas, masukkan ikan beserta wadahnya. Tutup kukusan dan tim ikan selama 5 menit
  5. Setelah 5 menit, angkat wadah ikan. Buang airnya
  6. Campur saus tiram, minyak wijen, dan gula pasir dalam satu wadah
  7. Tuang minyak goreng dalam wajan. 
  8. Setelah minya panas, masukkan bawang bombay dan putih. Aduk-aduk hingga harum
  9. Masukkan jahe dan cabe merah. Aduk-aduk
  10. Tuang saus campuran ke dalam wajan. Tambahkan air. Aduk hingga mendidih
  11. Setelah semua bahan di dalam dalam wajan mendidih, tuang ke dalam wadah yang berisi ikan
  12. Taburkan daun bawang di atasnya
  13. Tim kembali selama 20 menit
  14. Sajikan

Setelah kukusan panas, masukkan ikan

Buang airnya, setelah ikan dikukus. Abaikan penampakan daun bawang. Itu letaknya di bawah wadah 😁

Tumis bawang putih dan bawang bombay terlebih dahulu

tim ikan, nila merah, minyak bekatul, minyak dedak

Catatan:
  1. Ikan nila ada yang merah dan hitam. Kalau untuk ditim, Chi sarankan pakai ikan nila merah karena dagingnya lebih banyak. Pilih ukuran yang lumayan besar, sekitar 400-500 gr
  2. Untuk taburan di atas ikan bisa diganti dengan wortel yang diiris korek api, daun ketumbar, atau peterseli juga boleh. Kalau Chi gak akan pakai peterseli atau daun ketumbar karena memang gak suka 😁
  3. Bumbunya juga boleh diganti atau ditambahkan. Misalnya mau ditambahkan merica hitam. Bebas ajaaa ...
  4. Cabe merah pun bisa diganti dengan cabe rawit. Tetapi, karena Chi lagi berhenti sementara makan pedas, makanya pakai cabe keriting aja.
  5. Air yang ditambahkan ke dalam saus disesuaikan dengan selera untuk banyaknya, ya 

[Silakan baca: Resep Beef Bulgogi]

Healthy Oil Oryza Grace Rice Bran Oil


manfaat minyak bekatul, oryza grace rice bran oil, tips kecantikan

Karena pelan-pelan mulai belajar untuk lebih peduli lagi dengan hidup sehat, jadi untuk masakan ini Chi pakai Oryza Grace Rice Bran Oil.

Rice bran oil adalah minyak ekstrak murni dari bekatul atau dedak. Bekatul berasal dari bagian terluar beras (kulit ari) yang dihasilkan dari proses penggilingan kedua.

Chi masih ingat banget, zaman masih sekolah, setiap kali inget dedak pasti ingat bebek. Bukan karena punya bebek, tetapi di pelajaran sekolah kan diajarkan begitu. Dedak adalah makanan bebek. Kenyataan juga di masyarakat kita masih banyak yang menganggap bekatul atau dedak hanya untuk pangan ternak. Padahal ya bekatul sebetulnya memiliki banyak sekali manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh dan juga kecantikan

Minyak Goreng yang Aman untuk Kesehatan

Saat teman-teman memilih minyak goreng, pernah gak mencari tahu tentang titik asap? Tadinya, Chi gak pernah tau tentang hal ini. Setelah menggunakan rice brand oil jadi mulai tau apa itu titik asap. Dan minyak dedak ini titik asapnya tertinggi dibandingkan minyak lainnya yaitu 254ΒΊ Celsius.

Ketika kita memasak, saat minyak mulai panas di wajan akan terlihat asap. Itu biasanya kalau titik asap minyak lebih rendah dari wajan. Jadi, saat wajan mulai panas, maka asap pun akan keluar. Bila sampai berasap, minyak tak jenuh pada minyak bisa berubah jadi minyak jenuh. Tentunya akan tidak baik bagi kesehatan karena berisiko meningkatkan kolesterol LDL dalam darah.

Tetapi, kalau minyak bekatul kan titik asapnya lebih tinggi dari panasnya suhu wajan. Sehingga ketika wajan mulai panas, minyak bekatul tidak mengeluarkan asap. Dipakai sampai 3x pemakaian untuk menggoreng pun warnanya hanya berubah sedikit.

Kayak Antioksidan dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Rice bran oil mengandung gamma oryzanol yang mengandung antioksidan tinggi untuk menangkal radikal bebas. Gamma oryzanol juga berfungsi untuk mengurangi pengurangan kolesterol jahat. Oleh karenanya dapat meminimalkan risiko terkena berbagai penyakit kronis seperti jantung, kanker, stroke, dan lain sebagainya. Kandungan oryzanol dalam rice bran oil juga suka diolah ke dalam berbagai suplemen karena dianggap mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Rahasia Kecantikan Alami

Ternyata minyak bekatul ini tidak hanya untuk masakan. Tetapi, bisa juga dipakai untuk merawat kulit. Chi juga baca dan menonton ulasan tentang minyak ini di blog atau YouTube.

Teman-teman pernah tangannya berlumuran minyak goreng? Kalau Chi sering, terutama saat mau mengolah masakan yang menggunakan cabe dalam jumlah banyak. Biar tangan gak jadi panas, Chi harus melumurkan tangan dengan minyak goreng bersih terlebih dahulu. Tangan yang berlumuran minyak goreng sebetulnya bikin gak nyaman. Membersihkannya juga gak cukup dengan air. Harus dikasih sabun kemudian dicuci hingga bersih.

Makanya Chi sempat merasa aneh ketika mengetahui kalau minyak bekatul bisa dipakai untuk membersihkan make up hingga skincare. Tetapi, karena penasaran, Chi pun mencoba. Tentu aja gak langsung dioles ke wajah. Chi oleskan di punggung tangan dulu.

Ternyata tidak membutuhkan waktu lama, minyak bekatul ini menyerap. Kulit juga jadi berasa lebih lembap. Saat Chi mencuci tangan, gak harus pakai sabun juga gak masalah. Sama aja kayak pakai pelembap.

Setelah cocok dengan uji coba ke punggung tangan, Chi mulai mengoleskan ke wajah sebelum tidur. Dioleskan juga ke bibir, akar rambut, serta beberapa bagian kulit yang kering. Alhamdulillah, aman aja. Kulit malah jadi terasa lebih lembap.

Ya memang kesan awalnya aneh ketika minyak goreng sehat dipakai untuk perawatan kulit. Tetapi, di beberapa negara maju memang healthy oil ini sudah dipakai untuk beberapa produk kecantikan. Jadi, kenapa tidak? Mengkonsumsi makanan sehat sekaligus kulit juga terawat, yakan.

[Silakan baca: Resep Beef Pepper Rice untuk Menu Hari Raya Iduladha]

Oryza Grace Rice Brand Oil


Website: https://oryzagrace.com/
IG: @oryzagrace
FB: @ricebranoil
YouTube: Oryza Grace RiceBran Oil

61 komentar:

  1. wah keliatannya enak banget tim ikan nila. bisa kali ya buat menu mpasi juga, gak perlu pakai cabe nya ya. hehe..

    baru tau saya ada minyak dari ekstrak bekatul, recomended banget mba. banyak manfaatnya ya..

    BalasHapus
  2. Ikan nilanya menggugah selera banget, Mba. Jadi laper nih, hehehe.

    Wahh saya kalo masak masih pake minyak goreng biasa nih yang banyak diiklankan di tivi-tivi itu (belinya tergantung merk mana yang sedang diskon, hehehe). Sepertinya ke depan harus mulai memilih minyak goreng yang lebih sehat nih

    BalasHapus
  3. Aduuh...sudah kebayang deh nikmatnya Tim Nila merah ini..apalagi pakai minyak khusus ya.. Hm..izin catet resepnya aah..

    BalasHapus
  4. Menu yang cocok buat saya nih, minyaknya juga.

    BalasHapus
  5. Baru tau kalau dedak bisa dijadikan minyak. Waktu kecil dulu aku sering disuruh sama ibu ke penggilingan padi untuk beli dedak buat pakan ayam. Yang aku tau dedak memang buat pakan ternak aja.. eh ternyata bisa buat minyak yaa.. bahkan minyaknya lebih sehat dari yang biasa ada di pasaran. Dan hebatnya bisa dipakai untuk kecantikan kulit juga.

    Wah.. orang-orang di desaku harus tau ini..

    BalasHapus
  6. Ikan team memang enak dan sedikit minyak.

    Praktis membuatnya dan pasti rasanya enak nih.

    BalasHapus
  7. waaah ikan nila biasanya aku bakar, blm prnh di tim. tp aku suka sih kalo ikan di tim. prnh coba pas makan di chinese resto. tp kalo ikutin resep ini, aku bakal skip jahe nya mba. hahahahaha aku ga bisa samasekali kalo makan jahe gitu :D. pasti ga ketelen

    BalasHapus
  8. belum pernah ngerasain ikan di tim

    BalasHapus
  9. Sehat yah alternatif selain di goreng aja

    BalasHapus
  10. Suka banget makan ikan, tapi belum pernah sama sekali di tim.
    Pengen nyobain deh mba, meskipun kebayang betapa panjangnya prosesnya wkkwkkw
    Btw kalau saya biasanya lumerin ikan pakai jeruk nipis dan ga dicuci lagi, enak aja gitu rasanya ikan campur jeruk nipis.

    Kayaknya kalau pakai kakap bakalan lebih sedap ya mba.
    saya biasanya suka kakap goreng sih hihih

    BalasHapus
  11. Bedanya ditim sama dipepes apa ya Mbak? Titik asapnya kok bisa tinggi banget ya Mbak? Aku kalau goreng, kadang-kadang asapnya udah ngepul duluan di wajan. Duh ngeri ya kalau beneran jadi minyak jenuh? Belinya hanya via OL ya Mbak?

    BalasHapus
  12. Kalau ada ikan biasanya cuma digoreng, pesmol, atau pepes, lihat ditim kayak gini kayaknya enak banget dan pastinya lebih sehat ya, makasih ya sharing resepnya, resepnya boleh disimpan di notes ya

    BalasHapus
  13. Cocok nih resepnya karena aku punya ikan nila di kolam milik kakak iparku. Btw, bekatul aja bisa jadi minyak goreng ya sekarang ini. Keren banget. Kalau aku cuma pernah makan cookies bekatul.

    BalasHapus
  14. Resep ikan nilanya kelihatan sedap tuh. Mau coba ah.

    Oh yah, saya masih pake minyak goreng biasa. Berarti harus mulai pikirin minyak goreng yang sehat.

    BalasHapus
  15. Yeayyy dapat resep masakan lagi, pengen segera praktekin menggunakan minyak gorengnya yang healthy 😍 Say termasuj oenyuka gorengan mba, kudu aware yah dn selekfif menggunakan minyak goreng, thanks banget rekomendasinya 😊

    BalasHapus
  16. Keliatan sedap mbaa.. aku juga mulai ngurangi goreng2an, lagian masakan tanpa digoreng itu malah lebih sedap karena bumbunya meresap, misalnya kaya tim ikan nila ini, cuma ngebayangin sedapnya bumbu yg meresap sampe ke daging yg dalam aja udah bikin ngiler :))

    BalasHapus
  17. Aku belum pernah masak ikan tim sendiri, pasti selalu beli jadi. Ternyata nggak rumit banget ya? Duh kebiasaan males siapin bumbu2nya.

    Aku penasaran banget nih sama minyaknya, belom pernah liat yg jual di toko. Apa ini hanya dijual via online mba?

    BalasHapus
  18. Wah ilmu baru nih mak Chi, aku baru denger minyak bekatul sekarang. Oia aku save ya resepnya. Mau nyoba ah kapan2.

    BalasHapus
  19. Baru tahu tentang minyak bekatul, ternyata manfaatnya kece juga ya. Di rumah masih sering masak pakai minyak goreng biasa sih, tapi kadang untuk masak yang nggak butuh minyak banyak pakainya EVOO. Kira2 kalau buat mpasi, minyak bekatul aman ga ya?

    BalasHapus
  20. aku dr kecil ga suka makan ikan. akibat terlalu banyak makan ikan. karena papaku hobby bgt mancing kelaut sama teman2nya kalau liburan. makanya stok ikan di kulkas byk banget. tiap hari makan ikan mual juga. sampe akhirnya aku ga mau lagi makan ikan sampe sekarang.

    btw, minyak gorengnya boleh juga nih buat ceplok telor.

    BalasHapus
  21. Uenaaak banget nih ikan memang, klo buat Mpasi ikan selalu kutim, paling kubalurin zaitun. Btw kukira sambal ganja pake ganja wkwk

    BalasHapus
  22. Waaahhh gampang, Mbak! Aku ijin save, ya, kapan2 mau bikin kalau pas lagi nggak pesen catering hihihi. Thank's resepnya! :)

    BalasHapus
  23. Wah, menu baru nih buat saya mah ini, Nila ditim. Biasanya, masak ikan nila cuma digoreng atau dibakar, dan lalu dikasih sambel kecap. Atau paling banter ya dipesmol. Nanti dicoba ah bikin tim nila kaya gini. Btw, aku belom pernah nyoba juga pake minyak Oryza Grace. Bisa buat kesehatan dan kecantikan juga, ya? Asyik banget atuh ya. Kudu nyobain nih.

    BalasHapus
  24. Ijin ATM, kak Chi...
    Pas banget buka blognya pagi, jadi langsung kepikiran menu masakan hari ini.

    Yeaay~
    Haturnuhun.

    BalasHapus
  25. Aku belum pernah nih mba makan ikan tim seperti ini. Tapi mau nyoba ah karena jadi sehat juga dan rasanya pasti enak. Tampilannya sungguh menggoda :)

    BalasHapus
  26. Huaaa segar banget ini ikannya Mbak. Tapi saya sih lebih suka ikan laut, maklum orang Sulawesi, hihihih.
    Bagus nih Mbak minyaknya, emang BT ya klo baru sekali dua kali dipake terus warnanya udah berubah parah, huhuhuh kan gak bs hemat, hehehh

    BalasHapus
  27. Resepnya boleh juga bund..bisa dipraktekkin nih. Boleh pake ikan lain gak bund?

    BalasHapus
  28. Wah resepnya asyik nih noted ah buat kalau ada ikan nila...minyak gorengnya hrsnya sdh ganti pke ini ya..sehat soalnya..tp sy blm nih..heu..

    BalasHapus
  29. Kalo dikukus gitu, ikannya masih bau amis ga mbak?Aku penggemar ikan, pengen juga nyoba masak yg dikukus tapi takut bau amis.

    BalasHapus
  30. Aku udah 2 tahun ngurangi gorengan, tapi kolesterol ku malah low, hahhaa. Ternyata kebutuhan minyak tiap orang itu beda mba. Jadi akhirnya aku mulai makan masakan yg digiredi lagi, tapi pakai minyak jagung. Untuk kesehatan suami juga sih. Nah kalo ada pilihan lain, seperti Minyak dari bekatul ini, asik dong. Aku punya alternatif minyak selain yang aku gunakan selama ini, yaitu minyak jagung dan canola

    BalasHapus
  31. Resepnya nggak terlalu susah ternyata. Bisa ditiru deh, soalnya suami suka banget dg masakan berbahan ikan. Kadangkala bosen kalo ikannya cuma digoreng atau di angkutan aja Sesekali dimasak dg cara yg berbeda.

    BalasHapus
  32. Resepnya bikin ngiler banget nih. Aku belum pernah masak kayak gini kak. Jadi ngiler nih pengen nyobain buat bikin kak.

    BalasHapus
  33. Soal goreng menggoreng nih PR banget buat aku Chi. Serumah masih pada gemar segala macam lauk digoreng. Mau ga ikut-ikutan, tapi yang namanya ikut masak kan aromanya tercium ya. Sedaapppp.. jadi deh belum bisa brenti makan gorengan :))

    BalasHapus
  34. Lho Chi, komentar bundasna ya? Btw bunda paling nikmat makan lajk ikan nila. Selalu aja dapet sasaran kuliner yg mantap.

    BalasHapus
  35. Sehat ini ya, ikan nila di tim. Minyak menumis bumbunya juga pake minyak sehat. Beneran surga ini. Makannya jadi gak waswas ya. Mau bikin juga ah

    BalasHapus
  36. wih keren mb sudah mulai mengurangi gorengan dan mulai memasak dengan minyak sehat. aku juga pengen, tapi belum sanggup, haha. karena gorengan itu memang prakstis sih yaa huhu. pengen cobain tim ikan nila ini deh.. yang udah siap makan aja tapi XD

    BalasHapus
  37. aku suka banget menu ikan
    bisa di coba nih
    makasih yaaaa

    BalasHapus
  38. Wow, kayaknya enak nih resepnya. Mana pakai minyak yg sehat lagi ya

    BalasHapus
  39. Kirain itu sayur kol haha, suka dengan ikan harus dicoba nih buat menu sikecil

    BalasHapus
  40. Baru tahu nih tentang Oryza Grace Oil. Mau cek harganya ah ke website-nya.

    Oya, terima kasih resepnya, Mbak Chi :)

    BalasHapus
  41. Wah ini salah satu ikan kesukaan saya. Terima kasih untuk resep baru yang dibagikan di tulisan ini.

    BalasHapus
  42. Saya juga mengurangi masak goreng-gorengan di rumah. Tapi kadang karena malas menggoreng juga akhirnya. Resep Mbak Myr ini kelihatannya mudah.Sehat pula karena ikan ditim, tidak digoreng. Nanti mau coba ah

    BalasHapus
  43. Kolam ikan belakang rumah ditanam ikan nila semua. Selama ini masak yang disukai dipindang. Kapan2 coba ditim ah...

    BalasHapus
  44. Makan makanan sehat plus kulit juga terawat..mau juga aku.
    Gorengan memang menyenangkan ya ..Dan ternyata bahayanya..duh!
    Di rumah dah ngurangi sih. Dan kayaknya model masak di tim begini bisa jadi solusi.
    Contek ah resepnya

    BalasHapus
  45. Baru tau minyak oryza ini, harganya berapa ya mba?

    Resepnya menggiurkan sekali, ikan nila kesukaan ibuku kapan-kapan mau coba aaah

    BalasHapus
  46. Kalau makan Ikan Nila yg di Tim belum pernah, biasanya digoreng atau di bakar. Tapi ini lumayan gampang ya Mba bikinnya, dan baru tau juga siy ada minyak goreng ini.

    Ternyata bekatul selain buat minyak goreng, bisa digunakan untuk perawatan tubuh juga ya Mba.

    BalasHapus
  47. Aku baru tahu ttg titik asap. Aku suka kelupaan tuh kalo ngangetin minyak trus sampe berasap 🀣🀣

    Kalo ini ok dong ya? Bahkan minyak bekas goreng masih cantik warnanya ya sampai 3 kali pakai? Wiii

    BalasHapus
  48. Minyaknya mahal ga mbk ? Tha ks resepnya suka bingung ikan diapain lg ya jd dpt ide deh ehhe

    BalasHapus
  49. wah dari fotonya aja kelihatan enak..aku tergoda untuk mencicipi

    BalasHapus
  50. gorengan oh gorengan... kenapa sulit sekali kuberpisah denganmuu :'(
    ikan tim emang enak. aku suka. etapi baru bikin tim kerapu. belum ngetim ikan yg lainnya. pankapan mau coba ngetim ikan nila :D

    BalasHapus
  51. Wangiiinya ampe siniii..
    Aku lebih suka digoreng chiii, kalo ikan di tim punya traumaa, sampee pernah makan di tim ikan ada belatungnya hihiii

    BalasHapus
  52. Minyak goreng ini penting banget buat yang hobi nyemil gorengan. *tunjukMukaSendiri karena emang proses lepas dari gorengan ini nggak mudah. Jadi mungkin solusi sementara cari minyak yang support kesehatan. Apalagi sebagian besar masakan juga masih butuh minyak, kan, seperti tumisan. Jadi perlu banget nih, buat masuk wishlist belanja.

    BalasHapus
  53. waah enak banget kayaknya ikan nila merah di tim, aku biasanya selalu di goreng klo masak sendiri klo pesan di resto atau rumah makan baru deh kadang minta dibakar. blom pernah nyoba di tim...
    coba ah

    BalasHapus
  54. Minyak goreng kayak gini mah bisa jadi rajin masak dan makan di rumah hehe

    BalasHapus
  55. Mutifungsi jadinya. Yaa untuk masak, ya bisa bantu bersihkan make up. Bikin wajahh kenyal. Pengen cobaaa

    BalasHapus
  56. Ooh jd yg namanya di tim itu dikukus gtu ya.. wahaha.. baru tau aku. Klo masakan di kukus itu lbh sehat krn ga menggunakan minyak berlebih dibanding menggoreng, aku contek resepnya ya mba

    BalasHapus
  57. Belum pernah cobain menu ikan tim gini. Kalau masak tim, ya paling nasi tim buat si kecil. Kelihatannya enak nih..sehat pula. Kapan-kapan dicoba ah.

    BalasHapus
  58. Udah lama banget ga masak tim ikan, pengen deh bikin. Aku lihat tim ikan ini jadi laper juga mba.

    BalasHapus
  59. Dengar kata tim, aku jadi ingat nasi tim anakku mba hee ternyata beda yaa, seems delicipus dan pastinya memang enak ya mba. Meski ga terlalu suka ikan tp must cook nih secara suani penggemar ikan.

    BalasHapus
  60. Wah inisih bikin nafsu makan deh, mau coba bikin ah

    BalasHapus
  61. laper mba. hahah
    Ume tuh ga suka ikan nila tp kok liat ini jadi pengen yah. hahahah
    Mau di tiru ah. heheee

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^