SMA di Brain Academy - Sedikit info dulu. Ini bukan postingan berbayar. Gak apa-apa sih kalau kemudian Brain Academy jadi tertarik ๐Ÿ˜‚. Ini cerita tentang Keke selama SMA. Kan, kata banyak orang masa SMA adalah masa terindah. Nah, buat Keke masa terindahnya bukan di sekolah formal, tetapi di bimbel bernama Brain Academy by RuangGuru.

sma di brain academy

Menjelang akhir tahun ajaran, foto-foto wisuda biasanya bertebaran di medsos. Ada yang lulus TK, SD, hingga kuliah. Barakallah.
 
Alhamdulillah Keke juga lulus SMA tahun ini. Tetapi, tidak ikut wisuda. Makanya gak ikutan upload foto hehehe

"SMA Keke, kan, di BA!"

Seperti banyak sekolah lainnya, di sekolah Keke pun membuat foto buku tahunan, kegiatan wisuda, dan prom night. Bukan sekolah, sih, yang bikin Tapi, komite yang terdiri dari beberapa perwakilan orangtua. Oiya, prom night dan wisuda digelar di hari yang berbeda kalau di sekolah Keke.

Keke gak tertarik ikut semua kegiatan tersebut, Dia selalu bilang kalau SMAnya di BA (Brain Academy). Ada salah satu orang tua yang bilang, siapa tau nanti di masa depan ada dari mereka yang sukses. Kan, jadi bisa nunjukkin buku tahunan kalau satu angkatan di sekolah.

"Ngapain juga nunjukkin ke orang-orang kalau Keke gak kenal dekat? Pokoknya Keke gak mau ikut!"
 
Bener juga apa yang Keke bilang. Chi dan K'Aie juga gak pernah melakukan hal seperti itu, Males juga kalau niatannya memang hanya untuk pamer.

Keke memang kurang merasa punya keterikatan dengan sekolah formalnya. Keke bukan tipe anak yang mudah langsung berbaur. Biasanya kalau ketemu suasana dan orang-orang baru, memilih mengamati dulu.

Kami baru aja pindah rumah ketika Keke masuk SMA. Makanya gak ada teman-teman asal SMPnya lanjut ke sekolah yang sama. 

Awalnya Chi sempat optimis kalau Keke akan mudah beradaptasi. Lingkungan sekolahnya terasa cukup nyaman. Keke ikut ekskul photography dan terpilih sebagai ketua angkatan.

Seminggu sekali, ada pengumuman siswa berprestasi. Diminta maju ke depan saat upacara sekolah hari Senin. Tidak hanya prestasi akademis. Non akademis pun diapresiasi.

Keke pernah sekali dipanggil ketika dia naik podium di salah satu event balapan motor. Seharusnya menjadi pengalaman kedua mendapatkan apresiasi karena jadi juara favorit di salah satu lomba photography. Tapi, pandemi pun melanda. Semua sekolah di Jakarta wajib mengadakan PJJ.

Pelaksanaan PJJ di sekolah Keke gak berjalan dengan mulus. Ada aja dramanya. Kami mencoba memaklumi karena faktanya memang banyak sekolah yang gak siap dengan belajar online. Gak siap fasilitas, gak siap pula manusianya.

diterima di ptn top
Keke lolos jalur mandiri di Unpad


Brain Academy Lebih Siap Menghadapi PJJ

Bila dibandingkan dengan bimbelnya, kegiatan belajar di Brain Academy memang terasa jauh lebih siap. Dulu, BA belum ada paket untuk belajar online kayak sekarang, ya. Tetapi, mungkin karena milik RuangGuru jadinya udah langsung siap ketika sistem belajar berubah.

Terlepas dari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan PJJ di sekolah, kami gak mau ikutan nge-drama. Gak pernah sekalipun mengeluarkan keluhan di medsos atau blog tentang PJJ. Udah lah dibawa santai aja. Karena saat itu gak tau juga pandemi kapan selesainya. Kalau disebelin melulu, bisa-bisa daring berubah menjadi darting hehehe.
 

Memang masuk akal kalau kemudian Keke menjadi merasa kurang terikat dengan sekolah, termasuk dengan para guru dan teman-teman seangkatan. Hanya segelintir yang Keke kenal.

Sistem belajar di Brain Academy selain lebih siap juga menyenangkan. Gak ada cerita pengajar mengubah jadwal semaunya, cuma ngasih materi doang, dan lain sebagainya. Waktu kelas 10, hanya ada 2 siswa IPS yang belajar di sana. Berasa ikut kelas privat hahaha!


Kakak Pengajar Brain Academy Berjiwa Muda

Sejak pandemi semakin bertambah. Di kelas 12 semakin banyak. Seingat Chi, para pengajar di BA disebut master teacher. Tetapi, semua siswa memanggilnya kakak. Sikapnya beneran berasa kayak kakak ke adik. Gak menggurui gitu.

Kata Keke cara mengajarnya lebih asik dari sekolah. Berasa kayak belajar bersama. Siswa selalu diajak berdiskusi dan bebas berpendapat.

Bahkan beberapa kali Keke gak langsung pulang ke rumah setelah selesai bimbel. Main dulu ma teman-teman dan gurunya. Memang suasananya sekompak itu.


Kompak dengan Teman-Temannya

Ketika kelas 12, belajar mulai kembali tatap muka. Mereka pun semakin kompak. Kekompakan itu bahkan sampai ke tukang parkir juga. Berasa akrab kalau denger cerita-cerita Keke. Dia terlihat jauh lebih semangat kalau udah ceritain tentang aktivitas di BA.

Seperti banyak bimbel lainnya, gak perlu pakai seragam. Kadang-kadang mereka sendiri yang menentukan baju bertema gitu. Pernah ya Keke dan teman-temannya janjian pakai baju rumahan. Ada yang pakai baju tidur, sarungan, dan lain sebagainya. Tapi, tentunya masih dalam batas sopan. Artinya kalau jangan pula terlalu sexy kalau pakai baju tidur. Chi ngelihat fotonya seru. Berasa pengen balik ke zaman SMA, deh hehehe.
 
 
Awalnya Chi sempat ada rasa gak tega kalau sampai Keke gak ikutan bikin buku tahunan, wisuda, dan prom. Sempat mikir, masa' masa SMA berlalu gitu aja. Gak ada kenang-kenangannya. Tapi, Keke punya jawaban yang cukup dewasa.

"Masa SMA Keke tuh di BA, Bun. Keke gak bakal kenapa-napa kok gak ikut semua kegiatan itu. Malah sayang uangnya kalau dipaksain."

Iya juga, sih. Kalau dipikir lagi memang buat kuliah biayanya. Buat apa ikutan kalau anaknya merasa terpaksa. Mana biayanya juga lumayan besar.
 
Acara wisuda dan promp night yang foto-fotonya dibagikan di WAG orangtua terlihat meriah. Mungkin buku tahunan pun desainnya akan bagus. Tentu aja gak ada Keke di sana. Tetapi, karena Keke juga santai, Chi pun jadi gak merasa sedih melihatnya. 
 
Nostalgia SMA kita
Indah lucu banyak cerita
Masa-masa remaja ceria
Masa paling indah


Kalau hapal lirik lagu di atas berarti kita seangkatan ๐Ÿ˜‚. Memang pada akhirnya bicara tentang kenangan. Bagi Keke suasana di Brain Academy lebih berkesan. Meskipun gak ikut foto buku tahunan, wisuda, dan malam perpisahan. Keke cukup ikut seremonial pelepasan siswa kelas 12 di sekolah. Itupun karena diwajibkan. Tapi, gak mengurangi rasa bahagia Keke. Dia pun bilang gak merasa kehilangan masa SMA karena "SMA Keke kan di BA!" 
 
Alhamdulillah tetap gak kehilangan masa remaja ya, Nak. Tetap ada cerita masa SMA yang berkesan dan menyenangkan meskipun bukan di sekolah formal. Pencapaian akademis Keke di Brain Academy juga bagus. Jadi memang gak perlu galau meskipun gak ikut 3 kegiatan tadi.
 
Baidewei, banyak yang bilang kalau bimbel di Brain Academy tuh mahal. Sepadan gak dengan hasilnya? Alhamdulillah, Keke keterima di 2 PTN top. Nilai UTBKnya juga tinggi. Tapi, kapan-kapan aja dibahas tentang ini. Karena udah beda bahasannya hehehe.

tips lolos seleksi ptn
Keke keterima di Unbraw jalur mandiri UTBK