Kecelakaan bisa terjadi di mana pun dan kapan pun. Makanya perlu mengetahui pertolongan pertama pada kecelakaan, termasuk saat di rumah. Agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. 
 
hansaplast cara menangani luka ringan pada kecelakaan daat di rumah

Kecelakaan di manapun mungkin tidak terhindari. Tetapi, kita bisa mengurangi risiko bekas luka dan terjadinya infeksi bila tau penangan yang tepat. Serta selalu sedia peralatan P3K.
 
Masyarakat dihimbau untuk tetap berada di rumah pada saat pandemi. Tujuannya untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19. Tetapi, jumlah kecelakaan di rumah bisa jadi mengalami peningkatan, lho.

Salah satu hobi yang marak saat di rumah aja adalah bercocoktanam. Bisa jadi ketika sedang mengurus tanaman, ada bagian kulit kita yang lecet. Memasak juga menjadi lebih sering di saat pandemi. Risiko terkena minyak panas, teriris pisau, dan lain sebagainya menjadi lebih tinggi.


Cara Perawatan Luka yang Baik dan Aman


pertolongan pertama pada keluarga saat pandemi

Kecelakaan di rumah berpotensi meningkat saat pandemi ini. Sayangnya masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan. Padahal semakin cepat ditangani, bisa meminimalkan risiko yang timbul.

Certified Wound Specialist Physician, dr. Adisaputra Ramadhinara, M.Sc, CWSP, FACCWS mengatakan, “Memiliki Kotak Pertolongan Pertama yang memadai di rumah dan dilengkapi dengan peralatan perawatan luka yang tepat sangat penting terutama di masa pandemi saat ini. Pertolongan pertama dan perawatan yang tepat dapat mencegah resiko infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka. Dengan memiliki pengetahuan tentang cara merawat luka yang tepat dan memiliki Kotak Pertolongan Pertama yang memadai, diharapkan penanganan luka yang baik dan tepat bisa dilakukan sedini mungkin di rumah.”
 
Luka ada beberapa tingkatannya. Tetapi, untuk luka ringan biasanya bisa dilakukan perawatan secara mandiri di rumah. Oleh karena itu penting untuk memiliki kotak pertolongan pertama. Dokter Adi bahkan menyarankan memiliki lebih dari 1 kotak P3K.

1 kotak pertolongan pertama disimpan di rumah. Di tempat yang lokasinya terjangkau dan diketahui oleh seluruh anggota keluarga. Kecuali kalau masih ada bayi dan balita, jangan sampai mudah dijangkau mereka. Hindari pula disimpan di area yang terkena matahari langsung.

Sedangkan 1 kotak pertolongan pertama lagi untuk dibawa ke mana pun. Misalnya, saat ini semakin banyak yang suka sepedaan. Kecelakaan bisa saja terjadi. Makanya harus membawa kotak P3K agar pertolongan pertama bisa ditangani lebih cepat.

Nirina Zubir seorang Aktris dan Mom Influencer mengatakan, “Dengan berbagai aktivitas yang keluarga kami lakukan dari rumah, saya tidak ingin membatasi anak-anak untuk mengeksplorasi berbagai kegiatan mereka seperti bermain dan berolahraga. Tidak jarang, berbagai kecelakaan kecil terjadi di rumah. Sebagai seorang ibu yang selalu ingin melindungi keluarga, saya tidak lagi khawatir jika anak-anak mengalami luka karena saya selalu sedia rangkaian perawatan luka dari Hansaplast di Kotak Pertolongan Pertama di rumah. Jika terluka, pertama-tama luka harus dibersihkan dengan Spray Antiseptik Hansaplast yang tidak terasa perih sehingga nyaman untuk digunakan, kemudian luka dapat ditutup dengan plester Hansaplast. Apalagi, rangkaian perawatan luka Hansaplast kini dilengkapi dengan Bacteria Shield yang telah teruji dapat menghalang kotoran dan bakteri sehingga dapat meminimalisir terjadinya infeksi.”
 
Menurut dokter Adi, pada dasarnya semua luka penangannya kurang lebih sama yaitu bersihkan - lindungi - sembuhkan. Jadi, ketika terluka jangan fokus kenapa bisa terjadi. Tetapi, fokus dengan penanganan terlebih dahulu.
 
Luka di kepala, tangan, kaki, atau di mana pun langkah pertamanya adalah dibersihkan. Bila ada luka yang tertanam di kulit, misalnya duri, kaca, atau lainnya, bisa dicabut terlebih dahulu. Kalau perlu menggunakan alat bantu seperti pinset. Setelah itu dibersihkan dengan air yang mengalir. Setelah area luka bersih, obati dan ditutup dengan plester. 
 
Rutin oleskan Hansaplast salep luka secara teratur hingga luka sembuh dengan sempurna. Bila luka yang terjadi lebih berat, segera bawa ke rumah sakit atau dokter. Begitupun bila luka yang sudah diobati sendiri malah menunjukkan gejala tambahan, misalnya menjadi bernanah.
 
Masyarakat masih banyak yang khawatir kalau luka ditutup. Padahal justru luka harus dijaga kelembapannya. Selain itu dengan ditutup menghindarkan kulit yang terluka kemasukan bakteri.
 
Bila mengalami luka bakar, langkah pertamanya adalah mendinginkan area kulit yang terbakar dengan air mengalir selama 15-20 menit. Jangan menggunakan air es. Cukup air keran saja. Jangan pula terpengaruh dengan hoax tentang menangani luka bakar, misalnya diolesi odol atau lainnya. 
 


Hansplast First Aid Day 2021


hansaplast first aid day

Sabtu (11/9), Hansaplast mengadakan webinar dengan tema "Pertolongan Pertama untuk Keluarga Selama Masa Pandemi". Pada hari itu bertepatan dengan Hari Pertolongan Pertama Sedunia yang selalu diperingati setiap hari Sabtu minggu kedua di bulan September.

Brand Manager Hansaplast, Alanna Alia Hannantyas, mengatakan, “Dimulai sejak tahun 2016, Hansaplast First Aid Day kini telah memasuki tahun keenam penyelenggaraan. Hansaplast First Aid Day kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana dengan adanya pandemi yang telah terjadi selama setahun lebih ini membuat kita lebih banyak beraktivitas di rumah, membuat kami berupaya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya persiapan dan implementasi pertolongan pertama untuk menangani luka akibat kecelakaan kecil yang terjadi di kehidupan sehari-hari serta edukasi bagaimana cara penanganan luka berdasarkan jenis-jenis nya saat terjadi situasi darurat di rumah.”
 
donasi 500 kotak pertolongan pertama hansaplast

Hansaplast sudah hadir di Keluarga Indonesia selama hampir 100 tahun. Bertepatan dengan Hansaplast First Aid Day 2021 secara simbolis memberikan 500 Kotak Perlengkapan Pertama untuk 500 sekolah di Indonesia. Adapun berbagai produk perawatan luka Hansaplast sebagai berikut:


Hansplast Kain Elastis

Produk ini paling akrab bagi masyarakat Indonesia. Otomatis ingat Hansplast kalau butuh plester serba gunu untuk jenis luka ringan. Kainnya lentur dan berpori sehingga terasa nyaman dan kulit tetap bisa bernapas. Bantalan luka tidka lengket, melindungi, dan mudah dilepas tanpa menimbulkan rasa sakit.


Hansaplast Aqua Protect

Plester ini kedap air. Setelah kontak dengan air pun plester tetap dapat melindungi dengan sempurna semua jenis luka ringan dari kotoran dan bakteri. Cocok banget saat kita beraktivitas dengan air seperti mencuci, mandi, dan berenang.

 

Hansplast Sensitive

Plester ini mirip dengan yang kain elastis, tetapi berwarna putih. Pori-pori kainnya terlihat agak lebih bebas. Cocok untuk yang memiliki kulit sensitif, anak-anak, dan orang tua. Karena plester ini bebas lateks, tidak ada risiko alergi yang dapat disebabkan oleh lateks. Tolerabilitas kulit telah diuji secara dermatologi.

 

Hansaplast Spray Antiseptik

Apapun lukanya harus dibersihkan terlebih dahulu. Proses ini sangat penting agar luka sembuh secara optimal. Menggunakan Hansplast Spray Antiseptik juga less drama karena tidak menimbulkan rasa sakit.

 

Hansplast Salep Luka

Hansaplast Salep Luka merupakan salep serba-guna untuk luka dan kulit yang rusak. Hansaplast Salep Luka mengembalikan kulit yang lembut dan sehat sehingga Anda dapat kembali menjalankan hari dengan nyaman.
 
Selain itu ada juga Hansaplast Kain Kasa Steril dan Roll Kain. Memang komplit, deh, perlengkapan luka dari Hansplast.
 
Teman-teman sudah menyediakan kotak pertolongan pertama di rumah?