Tuesday, June 1, 2021

Imperfect Parenteen, Bukan Buku Parenting

Imperfect Parenteen, Bukan Buku Parenting - Apakah teman-teman pernah merasa bersedih karena merasa tidak menjadi orang tua yang sempurna? 
 
imperfect parenteen bukan buku parenting

Pada awalnya, Chi merasa seperti itu. Di awal menjadi orang tua, puluhan bahkan ratusan kali merasa bersalah. Anak sakit langsung merasa gak becus mengurus kesehatan anak. Usai marahin anak, bapernya berkepanjangan karena feeling guilty. Khawatir anak jadi benci ibunya. Banyak lah cerita baper lainnya.

 

Di Balik Cerita tentang Buku Imperfect Parenteen

 
Beberapa bulan lalu, penerbit EA Books (bagian dari Buku Mojok Group) menghubungi Chi via email. Katanya ingin membukukan beberapa tulisan di blog ini yang tentang pengasuhan remaja.

Bagi Chi membuat buku adalah sesuatu yang sangat baru. Bahkan punya rasa yang berbeda. Dari dulu, beberapa kali pernah berusaha menulis untuk media selain blog, tetapi rasanya beda. Malah jadi banyak nge-blank. Makanya sebelum menyetujui, Chi bertanya lebih detil dulu. Khawatir nanti malah jadi mandek ngerjainnya karena merasa gak dapat 'feel-nya'.

Ternyata, Chi gak harus menulis ulang. Semua tulisan di buku ini, sudah ada di blog. Editor di EA Books yang kemudian merapikan tulisan-tulisannya. Misalnya, mengecek ada typo atau enggak. Mengganti kata 'Chi' menjadi saya. Tentu saja setelah selesai, Chi diminta mengecek draftnya terlebih dahulu untuk kemudian disetujui atau tidak.

Setelah draft naskah disepakati, menentukan judul ternyata ruwet juga. Ada beberapa usulan judul dari penerbit. Tetapi, Chi juga dipersilakan bila punya usulan lain.

Saat itu, Chi belum ada ide untuk judul. Tetapi, mengutarakan keinginan jangan sampai terkesan seperti buku teori parenting. Chi gak punya latar belakang keilmuan parenting. Semua yang ditulis di blog kemudian dituangkan ke buku memang tentang pengalaman pribadi.
 
Kemudian diusulkan judul Imperfect Parenteen. Chi langsung setuju karena sejatinya memang tidak ada satu pun orang tua yang sempurna. Tetapi, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.


Dari Blog ke Buku


buku parenting remaja

Kalau begitu, kenapa gak baca di blog aja?

Seperti yang sudah Chi tulis di awal, pihak EA Books yang lebih dahulu menghubungi melalui e-mail. Mas Rifai dari EA Books mengatakan sebelumnya sudah terlebih dahulu membaca postingan-postingan di blog ini, khususnya di label 'Parenteen'. Kemudian menawarkan untuk membuat buku parenting remaja.

Tentu aja Chi merasa diapreasiasi dengan penawaran ini. Tulisan-tulisan keseharian tentang Keke dan Nai dianggap menarik untuk dijadikan buku. 

Setelah berpikir untuk beberapa saat, memang rasanya tidak semua membaca blog. Dengan dijadikan buku, harapannya akan memberi manfaat lebih banyak lagi.

Selain itu, di buku Imperfect Parenteen ini hanya berisi tentang cerita pengasuhan anak remaja. Sedangkan kalau di blog kan tulisan-tulisannya sejak Keke dan Nai masih kecil. Juga ada beberapa tulisan lain. Meskipun untuk membaca cerita mereka sejak ABG bisa langsung dicari di label 'Parenteen'.
 
Chi tuh seringkali merasa buku parenting tentang pola asuh remaja masih jarang banget. Berbeda dengan buku parenting untuk bayi hingga balita yang sumbernya melimpah ruah. Berbagai tabloid, majalah, hingga situs khusus ibu dan anak pun mayoritas topiknya masih seputaran tentang masa kehamilan serta pola asuh untuk bayi hingga balita.

Padahal pola asuh ketika anak mulai puber tuh juga penting banget, lho. Chi mulai merasakan jumpalitannya menjadi orang tua justru ketika Keke dan Nai mulai ada di fase ini. Beberapa kerabat dan teman pun merasakan hal yang sama. Memiliki anak remaja tuh banyak tantangannya.


Jadi, meskipun Imperfect Parenteen bukanlah buku teori parenting, Chi juga berharap kalau buku ini bisa meramaikan ranah pola asuh anak remaja. Ya meski pun mungkin gak gede-gede amat kontribusinya. Etapi, boleh banget dong ya berharap buku ini menjadi best seller. Aamiin Allahumma aamiin.
 
Harapan Chi, setidaknya bisa mengajak para orang tua, terutama yang saat ini memiliki anak remaja, untuk sama-sama bergandengan tangan. Meski pun remaja kerap kali bikin pusing, tetapi tetap menyenangkan banget, kok.


Di Mana Membeli Buku Imperfect Parenteen?


harga buku imperfect parenteen
Harga buku Imperfect Parenteen Rp68.000,00


Saat ini, buku Imperfect Parenteen dijual secara online. Ada beberapa cara untuk membeli buku ini yaitu:

  1. Beli di bukumojok.com
  2. Untuk mengetahui online bookstore mana aja yang menjual bisa cek di Instagram dengan hashtag #ImperfectParenteen. Bisa juga bertanya ke akun IG @EAbooks atau @bukumojok
 
Semoga buku ini bisa menjadi berkah untuk semua, ya. Sekaligus penyemangat untuk terus menulis. Aamiin Allahumma aamiin.
Keke Naima
Keke Naima

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^