Ingin Menjadi Influencer? Yuk, Gabung di Hiip Indonesia - Apa cita-cita mu?

Dulu, kalau ditanya tentang cita-cita, Chi selalu bilang ingin menjadi arsitek. Jawaban itu terus bertahan hingga SMA. Begitu lulus, malah memilih kuliah di fakultas ekonomi jurusan perbankan. Setelah lulus, malah kerja di salah satu departmen store yang berhubungan sama pemasaran gitu. Kemudian resign dan sekarang asik menjadi blogger serta influencer media sosial.


influencer hiip indonesia, platform influencer terbesar di indonesia
Influencer Hiip Indonesia




Begitulah hidup ... ๐Ÿ˜„

Kembali membahas cita-cita. Kalau dulu, kayaknya bila ditanya tentang cita-cita, umumnya anak-anak akan menjawab ingin menjadi dokter, pilot, polisi, dan lain-lain. Dulu, bercita-cita menjadi artis kayaknya masih ada beberapa orang tua yang menentang. Tetapi, sekarang malah anak-anak banyak yang bercita-cita ingin menjadi influencer. *Ahsiaaaap! ๐Ÿ˜‚

Kayak sepupu Chi yang baru kelas 6, tuh. Tiap ditanya cita-cita selalu bilangnya pengen kayak Atta. Makanya dia kalau ngomong 'ahsiap' melulu hehehe. Kalau Keke dan Nai sampai saat ini kelihatannya belum ada ketertarikan menjadi influencer. Keke kelihatannya masih tertarik menjadi pembalap dan pemusik, sedangkan Nai masih senang nguprek di dapur.

Tetapi, bukan berarti mereka anak-anak yang gaptek, lho. Mereka seringkali juga terinspirasi dari para influencer. Nai banyak belajar masak dari YouTube. Begitupun dengan Keke juga banyak belajar lewat YouTube seperti belajar beatbox. Ya, zaman sekarang influencer memang bisa cukup besar pengaruhnya.


Tips Menjadi Influencer


Ketika sudah memiliki cita-cita, pertanyaan berikutnya tentu tentang bagaimana meraihnya. Cukup gak hanya bermodalkan smartphone dan internet bila ingin menjadi influencer? Modal awal sih cukup, tetapi kan tetap harus ada langkah berikutnya.

[Silakan baca: Cara Memaksimalkan Penghasilan dari Blog dengan Google Ad]


Personal Branding

Sama halnya seperti di blog, media sosial pun bisa ada niche-nya. Teman-teman ingin dikenal sebagai influencer apa? Travel, food, lifestyle, beauty, atau lainnya?

Tidak hanya tentang niche, attitude juga harus diperhatikan. Malah harus jadi yang utama. Memang benar ada banyak kejadian di mana sesuatu yang viral bisa mendatangkan follower yang banyak. Kalau viralnya tentang kebaikan sih gak apa-apa. Tetapi, kalau viral karena attitude atau konten yang gak baik? Mendingan jangan, deh. *Ingat! Jejak digital itu bisa kejam, lho.


Konten yang Menarik

Influencer itu termasuk pekerja kreatif. Maka mulai deh belajar membuat konten yang menarik minat pembaca. Tambahkan dengan foto atau video juga. Gak harus memiliki peralatan atau kemampuan editing yang cakep dulu, kok. Tetapi, pastikan aja foto/video yang diupload itu nyaman untuk dilihat, misalnya gak blur.


Berinteraksi di Media Sosial

Bersosialisasi di media sosial ataupun dunia nyata, sebetulnya gak terlalu berbeda. Sesekali sapa-sapa deh teman-teman yang ada di friendlist, ngobrol sama follower, dan lain-lain. Balik ke diri sendiri aja, kalau disapa kan rasanya senang. Ya, bisa jadi teman-teman atau follower di dunia maya juga seperti itu.


Konsisten

Upload di media sosial memang sebaiknya jangan hanya pada saat ada kerjasama dengan brand aja. Terutama untuk influencer pemula, seperti Chi, yang belum tentu setiap hari ada kewajiban upload foto/video kerjasama. Buat Chi, konsisten mengisi media sosial juga selain untuk berinteraksi juga sebagai latihan. Apakah sudah bisa membuat konten yang menarik atau belum.


Datang ke Event atau yang Serba Kekinian

Sebetulnya untuk yang satu ini masih jadi PR juga buat Chi. Kadang-kadang suka agak malas mengejar sesuatu yang serba kekinian. Malas menghadapi keramaiannya apalagi kalau sampai harus antre panjang hehehe. Tetapi, memang bila datang ke suatu event baik diundang atau datang karena keinginan pribadi maupun ke suatu tempat yang sedang trend, hasilnya biasanya bagus.


Gabung di Hiip Indonesia, Yuk!


hiip indonesia, BP network
Dari ki-ka:
  1. Eric Rosenkranz, Chairman Hiip Asia
    2. Almazia Pratita, CFO Hiip Indonesia
    3. Shintaries Nijerinda, CEO Hiip Indonesia
    4. Phi Nguyen, CEO Hiip Asia



Hiip adalah platform pemasaran influencer online pertama dan terbesar di Vietnam. Kami membantu advertiser agar terhubung dan bekerja sama secara langsung dengan influencer yang tepat, berdasarkan data media sosial dan algoritma.

Ada apa dengan BP Network? Beberapa waktu lalu, Chi sempat bertanya-tanya seperti ini. Hayo siapa yang sempat bertanya-tanya juga seperti Chi atau malah mellow? Blogger Perempuan atau biasa disebut BP, terkesan seperti akan tutup. Tapi, rasanya kok gak mungkin. BP Network kan influencer networking terbesar di Indonesia untuk saat ini.

Kamis (25/4) bertempat di The Dutch Jakarta, Chi hadir di acara launching Hiip Indonesia. Yup! BP Network tidak tutup. Justru semakin melebarkan sayap dan bekerjasama dengan Hiip, platform influencer terkemuka di Asia Tenggara. Yeaaay!

“Kami sangat senang bekerja sama dengan BP Network, influencer network perempuan terbesar di Indonesia. Kami berharap melalui kerja sama ini akan merangkul ekosistem influencer lokal yang telah ada dan akan memberi kesempatan lebih banyak kepada influencer untuk terhubung dengan brand internasional,” ujar Phi Nguyen, CEO Hiip Asia


Chi sudah beberapa kali bekerjasama dengan BP Network. Alhamdulillah, kerjasamanya selalu baik. Profesional dari mulai brief hingga urusan pembayaran. Makanya, ketika tau BP Network bergabung dengan Hiip ada rasa yakin kalau akan semakin profesional. Tentunya ini akan menggembirakan bagi para influencer maupun brand yang akan bekerjasama. 


“Keputusan untuk melakukan kerjasama dengan Hiip Asia didasarkan oleh besarnya pangsa pasar media sosial di Indonesia terutama influencer marketing. Dengan menggunakan platform ini, sebuah brand akan terakomodir menemukan influencer dan melakukan kampanye digital yang massif dengan menggunakan big data serta karateristik influencer yang dihendaki oleh brand bersangkutan”, ujar Shintaries Nijerinda, CEO Hiip Indonesia
 
Sudah lebih dari 10 ribu influencer yang bergabung di Hiip. Serta lebih dari 500 brand yang bekerjasama. Di Vietnam dan Thailand, Hiip menjadi platform influencer nomor 1. Tentunya harapan Chi dan juga banyak influencer, Hiip akan menjadi nomor 1 di Indonesia. Aamiin.

Hiip menggunakan teknologi canggih yaitu Artificial Intelligence. Teknologi ini memudahkan brand bila ingin mencari influencer. Shinta Ries, CEO Hiip Indonesia, mengatakan bahwa hanya dalam waktu hitungan 1 detik, brand sudah bisa mendapatkan influencer yang direkomendasikan.

Akun media sosial kita (Instagram/Facebook) akan diotorisasi bila dihubungkan dengan Hiip. Tetapi, tetang aja. Aman dan terpercaya, kok. Hiip juga tidak memberlakukan kontrak eksklusif. Sehingga influencer bisa mendapatkan kerjaan dari pihak lain di luar Hiip. Urusan pembayaran juga jelas. Hiip akan mentransfer dalam waktu 2-4 minggu setelah campaign selesai.


aplikasi hiip indonesia

Dengan hadirnya Hiip Indonesia, semakin semangat dong menjadi influencer? Meluncur deh ke https://hiip.asia/id/ untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Daftar sebagai influencer dan download juga aplikasinya. Sudah ada untuk Android maupun iOS.

Semoga sukses bersama Hiip Indonesia, ya!