Tips dan Resep MPASI untuk Anak - Keke Naima

Selasa, 16 Oktober 2018

Tips dan Resep MPASI untuk Anak

Tips dan Resep MPASI untuk Anak

Tips dan Resep MPASI untuk Anak


Seberapa besar antuasiasme teman-teman ketika putra/i-nya akan masuk masa MPASI? Pengalaman Chi waktu pertama kali MPASI untuk Keke semangat banget! Banyak buku resep tentang MPASI yang Chi beli. Ya, saat itu Chi belum akrab dengan internet. *Belum jadi blogger juga  😄

Itu cerita sekitar 14 tahun lalu. Sekitar 2 tahun setelah itu, Nai mulai MPASI. Semangatnya tetap sama seperti ketika Keke mulai MPASI. Udah gitu keduanya pun punya selera yang sama. Gak mau bubur instan dan susu formula. Udah berbagai merk dibeli dan dicoba, tetapi selalu ditolak. Beda banget deh kalau sama MPASI buatan bundanya. Mereka akan lahap menyantapnya. Ihiiiyy! 😍

Perbedaannya adalah saat Nai mulai MPASI, Chi mulai internetan walaupun gak sering juga. Seingat Chi saat itu lagi banyak bahasan tentang larangan memberikan gula dan garam pada MPASI. Kemudian ada juga anjuran memberikan MPASI dengan komposisi satu per satu. Misalnya hanya bubur gandum dulu selama 2-3 hari. Kalau gak ada reaksi alergi, buburnya bisa ditambahkan sayur. Begitu terus secara bertahap.

Tapi, Chi kan suka malas ya kayak begitu. Pengennya kalau masak tuh diusahakan komposisinya komplit. Kalaupun nanti timbul reaksi alergi, tinggal konsultasi ke dokter anak. Lagipula dokter anak yang biasa menangani Keke dan Nai sejak lahir juga gak banyak anjuran macam-macam. Kalau untuk gula garam, K'Aie yang meminta untuk tetap dikasih.

"Mana ada rasa makanannya kalau gak dikasih garam? Kasih sedikit aja lah, Bun,"

Karena K'Aie udah ngomong gitu. Chi menurut aja, deh hehehe.

Tips MPASI: Rasanya Harus Enak!


Tips dan Resep MPASI untuk Anak

Bagaimana dengan memberikan MPASI zaman sekarang? Apalagi kayaknya sekarang banyak ibu-ibu yang semangat membuat MPASI dan kreatif.

Sabtu, 13 Oktober 2018, Chi bersama beberapa teman dari Indonesian Social Blogpreneur (ISB), hadir di acara #OramiCookingClass dengan tema "Resep MPASI untuk Si Kecil"

WHO merekomendasikan pemberian MPASI dimulai dari usia 6 bulan. Menurut dr. Juwalita Surapsari, Sp. GK, M.Gizi, dokter anak RS Pondok Indah, sebaiknya dilihat juga dari kesiapan anaknya. Beberapa ciri-cici anak mulai siap diberi MPASI adalah sebagai berikut:

  1. Anak sudah bisa duduk dengan disangga. Ketika didudukkan, kepala anak tidak terkulai
  2. Ketika melihat ibunya makan, ekspresi anak juga seperti ingin makan, Mulutnya terlihat mengecap-ngecap.
  3. Anak juga berusaha meraih makanan yang sedang dimakan ibunya

Kenapa MPASI diberikan mulai saat usia 6 bulan? Karena kalori yang ada dalam ASI sudah tidak mencukupi. Anak usia 6 bulan membutuhkan 700 kalori setiap hari. Sedangkan dari ASI hanya 500 kalori. Itulah kenapa butuh MPASI untuk menutupi kekurangannya. Tetapi, ya orang tua juga langsung memaksa anak untuk langsung bisa makan, ya. Usia 6 bulan adalah fase belajar makan. Harus banyak sabar ketika memasuki tahap ini. Jangan sampai pemberian MPASI yang gak tepat malah bikin anak jadi kekurangan gizi.

Anak usia 6 bulan itu ukuran lambungnya masih kecil, sekitar 180cc. Jadi bisa makan sebanyak 3 sdm aja udah bagus. Nanti seiring dengan bertambahnya usia, ukuran lambung semakin besar. Mengenani komposisinya, gak berbeda dengan pola gizi seimbang bagi orang dewasa. Dalam 1 porsi MPASI harus komplit komposisinya.

Dulu, MPASI pertama anak biasanya dimulai dengan mengenalkan buah. Tetapi, dr. Juwalita menyarankan untuk lebih dahulu dikenalkan dengan seraalia (bubur susu). Ada 2 alasan kenapa serealia sebaiknya lebih dahulu dikenalkan, yaitu

  1. Anak butuh makanan yang padat energi
  2. Lebih minim risiko alergi

dr. Juwalita juga tidak menyarankan anak dikasih makanan satu per satu. Kalau ini dilakukan, bisa jadi hingga usia 8 bulan malah belum dikenalkan dengan daging. Padahal di usia saat itu, anak sedang membutuhkan zat besi. Jangan sampai anak terkena anemia. Tingkat anemia pada anak di Indonesia masih tinggi, lho.

"MPASI itu harus enak!" tegas dr. Juwalita

Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Apple Pie Chia Pudding

Menurutnya sejak usia 6 bulan hingga 2 tahun, bayi sudah memiliki preferensi rasa asin di lidah. Makanya MPASI harus enak. Gak apa-apa menambahkan berbagai bumbu termasuk gula dan garam ke dalam MPASI. Asalkan dalam takaran yang wajar. Hanya untuk memberikan rasa enak.

Ibu yang membuat MPASI juga harus cobain dulu sebelum diberikan kepada anak. Supaya tau enak atau enggak. Tenyata membuat MPASI yang enak juga bisa menghindarkan anak supaya gak jadi picky eater. Bila masih ragu memberikan gula dan garam, bisa diganti alternatif lain misalnya madu, kaldu, atau lainnya.

Waktu memberikan makan juga harus diatur. Jangan memberikan makanan lain menjelang jam makan. Paling tidak 2 jam sebelum makan jangan dikasih makanan lain, termasuk susu. Nanti perut anak sudah kenyang duluan dan akhirnya menolak makan.

Kebiasaan makan anak memang bisa berbeda-beda. Parameter paling sederhana untuk mengetahui apakah anak sehat atau tidak adalah dengan melihat kurva pertumbuhan setiap bulan. Bila masih normal, berarti tidak perlu khawatir.

Anak suka ngemil tidak ada hubungannya dengan kebiasaan dikasih MPASI yang enak. Ngemil itu karena dikenalkan orang tua. Jadi memang kembali lagi dengan kebiasan orang tua. Kalau orang tua biasa makan sehat, anak juga akan mengikuti.

Anak tidak suka nasi juga gak masalah. Karbohidrat kan gak hanya dari nasi. Tetapi, masalah sebetulnya kadang-kadang bukan karena anak gak suka dengan rasa nasi. Anak gak suka dengan teksturnya. Itu karena orang tua terlambat memperkenalkan berbagai tekstur. Ada anak yang kelamaan mengkonsumsi MPASI dengan tekstur yang sangat halus.

Begitupun dengan susu. Kalau anak gak suka dengan susu formula, seperti Keke dan Nai, juga banyak alternatif lain. Turunan susu kan banyak macamnya. Gak apa-apa anak dikasih keju. Kalau Keke dan Nai rutin mengkonsumsi yogurt sejak MPASI. Ternyata menurut dr. Juwalita juga gak masalah.

Resep MPASI: Carrot and Cheese Crackers


Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Nasi Putih Daging Sapi Edamame, Labu Siam, Saus Tomat, dan Beetroot

Acara ini diadakan di MODENA Experience Centre. Jadi biasanya memang ada acara masak-masaknya. Tetapi, sebelum cooking demo dimulai, Chef Odie Djamil memberikan beberapa tips memasak MPASI.

Chef Odie Djamil mengatakan kalau memasak itu harus tepat. Jangan sampai bahan-bahan yang digunakan sudah berkualitas, tetapi banyak gizi yang terbuang.

Menyimpan MPASI juga sebaiknya jangan kelamaan. Buat hari ini, paling lambat besok habis. Jangan dibiarkan berlama-lama disimpan di freezer. Tempat penyimpanannya juga harus yang bersih dan tertutup rapat. Mencuci bahan-bahan makanan juga sebaiknya di air yang mengalir, buka direndam.

Ada 3 menu yang didemokan oleh chef Odie Djamil, yaitu

  1. Nasi Putih Daging Sapi Edamame, Labu Siam, Saus Tomat, dan Beetroot
  2. Apple Pie Chia Pudding
  3. Carrots and Cheese Crackers

Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Crackers yang terlihat seperti bakwan sayur 😅

Dari ketiga MPASI tersebut, di sesi terakhir para peserta diminta membuat Carrots and Cheese Crackers.  Bahan-bahannya sudah disediakan. Bahkan sudah disesuaikan takarannya. Tetapi, buat Chi yang memang kurang menyukai baking, rasanya sesuatu banget. Hasilnya penampilan crackers yang Chi buat bersama Lya malah jadi kayak bakwan 😂

Chi memang lebih menyukai masak daripada baking. Herannya, Nai malah kebalikannya. Tapi, bagus juga, sih. Jadi kalau di rumah saling melengkapi hehehe. Sekalian Chi share aja ya resep Carrots and Cheese Crackers. Supaya bisa dipraktekkan teman-teman.

Tips dan Resep MPASI untuk Anak
Carrots and Cheese Crackers

Bahan-bahan:
  • 200 gr Wortel (parut)
  • 70 gr Keju Cheddar (parut)
  • 2 butir Telur
  • 4 sdm Rolled Oat (haluskan oat hingga menjadi tepung)
  • 3 sdm Almond Powder
  • 1 sdm Olive Oil

Cara Membuat:
  1. Panaskan oven 180 derajat Celcius
  2. Blanced parutan wortel selama kurang lebih 3 menit, kemudian saring. Keringkan dengan kitchen napkin hingga benar-benar kering
  3. Masukkan tepung oat, telur, keju, wortel, dan olive oil ke dalam wadah. Aduk rata
  4. Cetak adonan dnegan ukuran kurang lebih 1/2 cm, kemudian panggang hingga merata
  5. Tunggu hingga biskuit dingin. Sajikan

36 komentar:

  1. Anak bayi saja sudah mengenal rasa makanan enak atau tidak ya. Kayak orang dewasa saja. Makanya harus kasih makanan yang enak dan bergizi buat bayi.

    BalasHapus
  2. Ternyata memang memberikan MPASI ada aturannya tersendiri yaaa mbak. Btw resepnya uda aku cobain tuh yg carrots, lumayan hasilnya meskipun belom ada rasa, hehehhe

    BalasHapus
  3. ini sih kayanya mamanya jg doyan ya :D

    BalasHapus
  4. MPASI mesti harus enak. Klo ga enak, Anak-anak biasanya beralih makan bahkan ga mau makan ga.

    BalasHapus
  5. MPASI anakku juga aku kasih gulgar ehhehehmoms, hehhhw yang oenting ga banyak.

    BalasHapus
  6. Nah, aku jg pernah ikut demo masak MPASI dan chefnya bilang rasanya harus enak, itu diamini sama dokter anak jg, yakali, kalo kita emaknya aja gk doyan rasanya masa mau dikasi ke anak ya kan

    BalasHapus
  7. Kalau MPASI seperti yang difoto ini, saya juga mau makan, hahaha...MPASI memang harus anak jadi anak semangat makan

    BalasHapus
  8. waaaahhhh.... makasih mba sharingnya, resep baru nih kebetulan anakku juga lg MPASI hihihi...

    BalasHapus
  9. makasih sharingnya, ya hrs pinter masak ya kalau hrs enak mah, untungnya anakku selalu habis makanya walau rasa masakanku gak enak banget

    BalasHapus
  10. Wah. MPASI-nya nampak enak kalo bentuknya cracker gitu. Gak cuma bayi, mamanya kayak aku juga mau. Enaaaak. :D

    BalasHapus
  11. saya membaca ini dengan khidmat karena anak saya bulan depan InsyaAllah udah mulai MPASI hehe, baru tau deh kalo gula garam sebenernya gpp...

    BalasHapus
  12. yap setuju banget kalau MPASI itu harus enak. Jangan sampe deh kita bikin MPASI asal asalan dan malah anak ga doyan makan, tapi kita salahkan anaknya. Hehhe. Aih nih resepnya bisa nih aku share ke adik iparku mba. Kadnag dia kebingungan bikin resep MPASI. Aku dulu alhamdulillah slalu semangat buat bikin MPASI :)

    BalasHapus
  13. Wow, crackernya pasti enak tuh. Pernah bikin yg model begini. Mau bikin lagi ah buat bayiku. Terimakasih resepnya ya

    BalasHapus
  14. Chi...bagi bakwan eh crackers nya dong ..hehe.. Semoga dgn makin lahap baby nya bila MPASI yg disediakan bundanya enak & beragam ya..

    BalasHapus
  15. "MPASI itu harus enak!" noted.
    dalam mempersiapkan MPASI, kita juga harus memperhatikan rasa yaa, Mba. Bukan hanya kandungan gizinya saja. Seperti halnya orang dewasa yang suka makanan enak, anak bayi kita tentu suka makanan yang enak juga :)

    BalasHapus
  16. Nah iya mbak kenapa crackernya mirip kayak bakwan ya, hahhaha. Aku tuh sering lupa pas jatah makan malah anak-anak udah nyemil duluan, ya udah to nggak jadi makan mereka karena udah kenyang duluan.

    BalasHapus
  17. Ini mah bukan cuman bayi yg doyan tapi orang serumah pasti mau ikutan makan juga hahahahaha. Anak2ku dulu gampang makannya. MPASInya ala orang desa bubur nasi dicampur segala macam sayur dari hasil kebun dan lauk

    BalasHapus
  18. Aku dulu segala makanan untuk anakku mesti aku cicipi. Dan seneng banget kalo anak-anak makannya lahap. Duhhh itu cracker nya kayak enak, crunchy

    BalasHapus
  19. Makasiiih resepnya Mbaaa. Tapi keknya saya gak bikin MPASI lagi deh sekarang wakakaka...etapi ni saya yang makan enak juga kayaknya XD

    BalasHapus
  20. Kalau pakai cara anak dikasih makanan satu per satu pastinya nutrisinya yang masuk akan kurang ya. MPASI memang harus enak gak cuma bergizi aja. Orang dewasa aja makan maunya enak kan masa bayi dikasih makanan gak enak :)

    BalasHapus
  21. aku blm berani kasih gulgar mb klo bikin mpasi hehehe tp emang setuju bikin mpasi aku harus cicip dulu

    BalasHapus
  22. jadi pengen punya bayi lagi dan mencoba resep MPASI hahah.... seru masa MPASI itu

    BalasHapus
  23. Betul yah mba, kudu dikenalkan rasa dan tekstur dengan waktu yang pas ketika MPASI, karna si babypun sudah mengenal beragam rasa ketika ASI dengan ibunya, kebetulan 2 anak saya BLW rasa dan tekstur udah beragam, tapi karena bubur mereka aku lupa kenalkan sampai sekarang ogah makan bubur... duhhh.. tapi alhamdulillah selain itu lahap..

    BalasHapus
  24. Ya ampuunnnn aku galfok mb.. edamame itu kukira pete.. hahahaha. yamana mungkin lah yaaa MPASI pake pete.. wkwkw. Klo MPASI enak, emak ikutan nyemilin, hehehe

    BalasHapus
  25. Enak bangeeet resepnyaaa hehehe. Inget jaman anak-anak masih pada imut dulu hebohnya

    BalasHapus
  26. Tapi memang menurut dokter2 ahli gizi sebenarnya menu tunggal tu keliru kok mbak. Yg bener ya dicobain semua atau istilahnya menu empat bintang ya? Cuma emang masyarakat suka khawatir aja ada alergi dll.
    Btw itu resep MPASinya menggoda org dewasa jg hehe

    BalasHapus
  27. Dicatat nih resepnya. Sebagai ibu harus kreafif yah, banyak belajar dari mamak mamak Blogger 😊 thanks resepnya kak. Semangat terus bikin MPASI yah

    BalasHapus
  28. Wah kalo resep MPASI nya kayak gini, anak pasti suka banget deeeh... sayang, udah ga punya bayi lagi xixi

    BalasHapus
  29. Huwaaa menu MPASI ini enak banget gitu, aku yang dewasa jadi pengen bikin heihihie
    makasih mba buat aku yang masih belajar pengen punya momongan ini.

    BalasHapus
  30. MPASI nya keren banget siik...?
    Bisa-bisa yang makan bukan hanya baby nya...tapi kaka pleus Bapaknya juga ikutan makan.
    Enyaakk~

    BalasHapus
  31. Bakwannya sepertinya enak *eh hahahhaaaa....
    MPASI jaman now udah makin variatif yaaa... jaman dulu aku taunya cuma bubur dikasih ati ayam, telur dan sayuran. :))

    BalasHapus
  32. Makasih tipsnya, Teh Chi. Kayaknya oke juga jadi cemilan buat semua keluarga ini mah. Hehehe

    BalasHapus
  33. Menu MPASI kaya gitu mah lahap banget ya makannya hehe,, makasih kak resepnya jadi pengen coba bikin crackernya.

    BalasHapus
  34. Fotonya Mbak Myra bikin galfok, berbinar banget hehe
    Pas bikin MPASI aku suka pake sdikit bumbu2 dapur n pake slow cooker Mba, bisa bantu kasi cita rasa juga

    BalasHapus
  35. Aku mulai kasih gula dan garam kalau usianya ugah setahun, itu juga sedikit. Lebih suka masukin keju sebagai pengganti garam sih. Kalau madu juga untuk anak setahun ke atas baru kukasih. Thank's resepnya Mbak, kayaknya bisa kupraktekin di rumah buat anak2. Yg gede juga doyan kalau berbau keju mah, hihih. Oh ya untuk almond powder bisa diganti apa? Teung terigu biasa aja gpp kali ya? Kan anakku bukan di masa mpasi lagi. :D

    BalasHapus
  36. Jadi ingat anakku mbak dia sampai umur 1 tahun susah banget makannya karena mpasinya hambar. Pas mpasinya dikasih garam baru deh mulai doyan makan. Itupun sampai sekarang kalau sama saya dia masih susah makan.

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^