Monday, February 12, 2018

Tips Memilih Tas Sekolah Anak

Tips Memilih Tas Sekolah Anak

Tips Memilih Tas Sekolah Anak - Bila berbagai benda bisa berbicara, mungkin tas sekolah dan botol minum yang paling memiliki banyak cerita. Sejak kelas 3 SD, Keke belum berganti tas sekolah. Botol minum malah lebih lama lagi usianya. Kalaupun ganti tas bukan karena rusak tapi karena bosan. Tas sekolahnya masih bagus, malah gak hanya dibawa ke skeolah saja. Kalau kami lagi jalan-jalan ke luar kota, termasuk naik gunung, tasnya sering dipakai.

Ketika mencari tas, kadang-kadang suka bingung pilihnya. Pilihannya banyak banget tapi juga pengennya yang awet. Makanya harus mempertimbangkan beberapa hal supaya tasnya awet. Apalagi anak-anak masih dalam masa pertumbuhan. Penting banget memilih tas dengan kualitas baik biar gak berimbas pada kesehatan mereka. Chi punya tips memilih tas sekolah anak.

[Silakan baca: Tips Belajar Asyik dan Menyenangkan Bagi Anak]


Tas Karakter atau Tidak?


Kalau Chi lebih suka tas yang polos aja biar awet tapi anak-anak kan biasanya senang yang berkarakter. Biasanya dipilih karakter idolanya. Kalau anaknya bisa dibujuk untuk pilih yang polos sih gak apa-apa. Tapi kalau anaknya bersikeras ingin yang karakter, harus dipertimbangkan juga karena yang akan pakai kan dia. Punya tas sekolah sesuai dengan yang diinginkan bisa membuat anak jadi semakin semangat ke sekolah.

Waktu baru masuk SD, Keke lagi suka karakter Thomas. Jadi tas dan peralatan tulisnya ada karakter Thomas. Dia seneng banget pakai tasnya meskipun cuma sampai kelas 2 SD aja. Setelah itu dia minta ganti yang polos. Alasannya udah gede, malu pakai tas yang berkarakter. Padahal Chi gak pernah bilang pakai tas berkarakter itu bikin malu, lho hehehe.


Tas Trolley atau Ransel?


Udah bukan rahasia lagi ya kalau pelajaran anak-anak zaman sekarang banyak banget. Bikin tasnya jadi berat. Dulu, tas trolley mungkin hanya dipakai untuk traveling. Tapi sekarang, tas trolley juga banyak dipakai anak sekolah biar mereka gak keberatan membawa tas.

Tas Keke waktu pertama kali masuk SD pun begitu. Tetapi ketika kelasnya mulai di lantai atas, memakai tas trolley malah lebih merepotkan daripada ransel. Keke dan Nai sendiri yang bilang seperti itu. Alasannya kalau pakai ransel, meskipun berat tapi masih gampang dibawa. Tas trolley malah lebih ribet kalau dibawa ke lantai atas.


Bahan Tas


Ketika baru masuk TK, Keke pernah dikasih tas sama sekolahnya. Dia seneng banget, dong. Maunya pakai tas yang dikasih padahal Chi udah bilang kayaknya kualitasnya kurang bagus. Tapi karena Keke ngotot pengen pakai, Chi turutin deh. Bener aja, kayaknya cuma sekitar 2x pakai udah jebol.

Tas sekolah anak yang Chi pilih berbahan kanvas. Tas berbahan tersebut termasuk yang bagus, tahan lama, dan ringan. Pilih juga yang waterproof. Apalagi namanya anak-anak, kadang-kadang naro tasnya suka sembarangan. Ada lantai yang basah, main taro tas aja. Untung tasnya waterproof, jadi gak masuk ke dalam airnya.


Ukuran Tas


Ada berbagai ukuran tas. Kalau beli tas anak laki-laki secara online, lebih bagus yang spesifikasinya detil termasuk dalam hal ukuran. Sebaiknya jangan beli tas yang kekecilan atau kebesaran.

Tidak hanya ukuran tas saja, tapi lebar selempang tas juga harus dipertimbangkan. Sebaiknya cari selempang tas berukuran lebar. Semakin kecil ukurannya bisa bikin pundak menjadi sakit. Apalagi kalau tasnya semakin berat.


Spesifikasi Tas Lainnya


Biasanya Chi lihat bagian dalamnya. Minimal ada 2 bagian biar rapi isi tasnya. Lebih suka yang bagian belakangnya ada busa tipis. Jadi ketika tas bersentuhan dengan punggung tetap berasa empuk. Selempang tas juga sebaiknya tidak hanya lebar tapi juga ada busa empuk supaya bahu semakin nyaman. Lebih bagus lagi kalau ada tali di bagian pinggang, sehingga beban semakin tebagi.


Ada Kartu Jaminan


Tas yang dimiliki anak-anak ada garansi seumur hidupnya. Alhamdulillah sampai detik ini belum kepake sama sekali kartu jaminannua. Berarti kira-kira udah 7 tahunan tas sekolahnya dipakai. Selama itu pula belum beli tas sekolah lagi. Lumayan awet, kan? Tapi tentang kartu jaminan sih hanya opsi tambahan. Bukan berarti yang gak ada jaminan kualitasnya jelek, lho. Jadi pertimbangkan juga berbagai tips di atas.

Salah satu tas sekolah anak-anak yang awet itu ada yang dibeli secara online. Paling enak memang beli di toko online yang kasih spesifikasi detil. Tapi kalaupun enggak, jangan sungkan untuk bertanya. Namanya juga pembeli, pastinya gak mau kecewa.

Kalau teman-teman adakah spesifikasi lain dalam memilih tas?

[Silakan baca: Bangga dengan Prestasi Akademis Anak, Yay or Nay?]
Keke Naima
Keke Naima

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

34 comments:

  1. Anak saya masih TK, dan alhamdulillah anak lanang blm memperhatikan tas yang dia bawa, mungkin sebentar lagi pas SD, pasti milih sendiri. Btw, fontnya kalo boleh usul diganti yang lebih tebal, tulisannya jadi nyaman untuk dibaca. Usul lho ini mbak... Jangan yg courier new dan sejenisnya. Paling ideal pakai arial atau times new roman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih untuk usulannya. Tapi untuk sementara saya pakai huruf ini dulu. Lagi nyaman ke mata saya :)

      Delete
  2. Anak-anakku juga semua pakai tas sekolah yang polos, material anti air dan ukuran yang sesuai dengan badan mereka. Alhamdulillah sudah lebih dari 5 tahun anak-anak belum ada yang harus ganti tas sekolah karena masih awet digunakan mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, Mbak. Senang ya kalau tas anak-anak pada awet begitu

      Delete
  3. dulu kalau milih yang besar dan kokoh secara anak sd bawaaan bukunya banyak banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi kalau pakai K-13, buku anak-anak saya langsung sedikt, Mbak :)

      Delete
  4. Kalau benda punya anak saya yang paling awet adalah anting mbak, sejak usia balita sampai sekarang 16 tahun belum pernah ganti, antingnya model kolongan aja nggak terlalu besar hehe..

    Ngomongin tas sekolah anak saya lebih memilih ransel apalagi dia udah besar ya, kalau ransel troli buat piknik biasanya. Dia punya 2 ransel disesuaikan dengan sikon, kalau pas pelajaran banyak pakai yang besar tapi kalau dikit pakai yang agak kecil tapi modis khas cewek gitu.

    Kalau bahan dan harga saya pilihkan yang standard aja, nggak terlalu mahal tapi jangan terlalu murah, karena kalau terlalu murah pasti kualitasnya kurang bagus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. awalnya ikutan pilih troli karena pelajarannya banyak. Jadi kayaknya lebih ringan karena tas tinggal ditarik. Eh, gak taunya harus turun naik tangga. Akhirnya anak-anak pilih ransel :D

      Delete
  5. Ketika masih TK hingga awal SD anak-anak suka pakai tas karakter. Tapi selanjutnya lebih memilih tas yang polos dengan warna netral. Kalau nggak coklat tua ya hitam. Dan sampai detik ini tak ada yang pakai trolley. Biasa ransel.

    ReplyDelete
  6. Jadi inget tas troli. Waktu ngejar di batam,ada piket buat nysmbut anak2..yg SD mayoritas pake tas troli,g tega kl lihat itu ana2 geret tasnya ke lantai 2...js mau g mau gurunya yg angkat,lumayan berat juga lo hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malah jadi nambah kerjaan para guru, ya hehehe

      Delete
  7. Eh, ada ya yang garansi seumur hidup? Merek apa mbak?

    ReplyDelete
  8. Wah ternyata tas troley bikin ribet padahal rencana beliin untuk anak2

    ReplyDelete
  9. Kalau aku lebih suka tas ransel mbak. Makanya udah banyak inceran tas ransel buat rayyan nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama. Memang favorit kami sekeluarga juga ransel

      Delete
  10. Anakaku dulu minta2 tas trolli, aku beliin satu dulu buat adeknya, pas kakaknya nyoba ternyata ga enak dipakainkatanya lebih suka tas ransel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak juga anak-anak yang lebih memilih ransel, ya

      Delete
  11. Pengalaman kaya Punya ade ketika SD lg ramenya tas troly, tp nyatanya memang ga awet

    ReplyDelete
  12. Awet bgt 7 tahun mba, inget dulu waktu sd tiap naik kelas minta tas baru :D tp makin gede gak sih setia pake tas sampe jebol hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena kualitasnya bagus makanya awet dan anak-anak saya juga gak nuntut gonta-ganti tas :D

      Delete
  13. jaman sd saya punya segala macem tas dari ransel, slempang sama trolly. semuanya awet rapi jali sampai sekarang, karena sama ibu saya, saya "dipaksa" buat rapihin tas setiap nggak dipake harus disumpel koran. milih tas juga jadi ribet karena selain lucu juga harus awet. sampe sekarang kebawaaaa... kalo milih tas jadi ribet sendiri :)) cuma apapun tasnya yang penting jangan sampe deh isinya terlalu berat. selain bawa tasnya PR banget, kasian juga pertumbuhan anak-anak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, perawatan tas juga penting. Saya juga setuju, jangan sampai beban tas menghambat pertumbuhan anak-anak

      Delete
  14. Anak saya sudah di DayCare sejak usia 1 tahun.. Awal-awal, masalah tas masih saya yang pilihin. Tapi dari usia 3 tahun sampai sekarang dia pilih sendiri. Paling suka pilih yang karakter Spider-Man. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin besar, anak biasanya mulai memilih ya, Mbak :)

      Delete
  15. Wah sekarang anak saya sudah bisa milih tas sekolah sendiri. Dia suka tas yang model koper gitu. Jadi bisa ditarik dan gak perlu dibawa di punggung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kelasnya gak turun naik, pakai tas trolley memang bikin nyaman. Itu kalau menurut anak-anak saya, Mbak :)

      Delete
  16. Pilih yang bahannya ringan untuk tas bisa jadi solusi untuk ngurangin beban bawaan. Jadi yang lightweight gitu bahannya...:) Karena yang kelas 3 SD dan & SMP anak saya sama-sama di lantai 3 kelasnya, kasihan kalau bawaannya berat :)

    ReplyDelete
  17. Anakku yg besar sejak kenaikan semester di kelas 2 sd, udah gak mau pakai tas karakter. Dpt tas karakter hadiah dari sepupunya jg gak mau dipake, buat nyimpen mainan aja di rumah katanya.

    Ke sekolah maunya tas ransel polos punya ayahnya yg biasa buat ngantor hehehe. Alhamdulillah awet :D

    ReplyDelete

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^