Tumbuh Kembang bersama KEB - Duh, judulnya udah kayak mau bahas parenting, ya. Ngobrolin tentang tumbuh kembang anak hahaha!

tumbuh kembang bersama keb

Rabu (16/11). Komunitas Emak-Emak Blogger (KEB) mengundang Chi dan Teh Nchie untuk ngobrol santai di IG Live. Temanya "Member Sejak Awal Kumpulan Emak Blogger". Dengan kata lain, kami berdua termasuk blogger sepuh yang pertama kali gabung di KEB ๐Ÿ˜Ž.


Awal Mula Bergabung di KEB


Awal mula bergabung di KEB karena diundang oleh mak Mira Sahid, Makpon (Founder) KEB. Sebelumnya kami memang udah saling mengenal. Suka blogwalking dan pernah kopdar juga.

Selain kenal dengan makpon, ketertarikan Chi ikut KEB karena rasa penasaran. Pengen tau seperti apa rasanya gabung di komunitas blogger.

Chi pernah cerita di blog ini, niat awal ngeblog memang sekadar menjadikan sebagai catatan harian anak-anak. Gak pernah kepikiran dari ngeblog bisa dapat teman hingga menghasilkan cuan. Pertama kali dapat komen aja sempat terkaget-kaget. Memang dulu sepolos itu ๐Ÿ˜‚.

Paling yang gak pernah pernah berubah sejak dulu sampai sekarang adalah prinsip menulis. Gak pernah mau menulis yang terlalu curhat. Tetapada hal-hal pribadi yang harus dijaga. Berusaha menjaga perasaan orang lain. Jangan sampai menyinggung perasaan atau mempermalukan orang lain, termasuk keluarga sendiri. Jangan pula penuh sumpah serapah. Kalau lagi emosi, hindari dituangkan dalam tulisan. Mau tulisan organik atau job, prinsip itu Chi pegang erat sampai sekarang. 


Duo Chi dan Nchie


Seperti yang tadi Chi bilang. Ketika pertama kali ngeblog, gak pernah sedikit pun terpikir akan mendapatkan banyak manfaat. Chi hanya ingin menulis keseharian anak. Bosan menulis tangan di buku harian. Iseng pindah media ke blog yang ternyata keterusan sampai sekarang.

Singkat cerita, Chi pun berkenalan dengan blogger Bandung bernama Nchie Hanie. Sebetulnya kami sepantaran. Cuma udah kebiasaan aja dari awal manggilnya Teh Nchie.

Gak hanya kenal sama Teh Nchie. Pelan-pelan juga berkenalan dengan blogger-blogger lainnya. Tapi, sama Teh Nchie memang termasuk yang paling 'ngeklik'. Mungkin karena kami punya beberapa momen yang samaan.
 
Sama-sama sepantaran. Anak pertama kami pun seumuran. Jadi kami berdua seringkali melalui fase yang sama secara bersamaan. Kenal dari anak masih pada bocil. Sampai merasakan jumpalitannya memiliki anak remaja.
 
Chi mulai ngeblog Desember 2007. Teh Nchie kayaknya di tahun yang sama juga. Gabung di KEB pun barengan. Salah satu momen spesial kopdar blogger juga dari acara KEB.

Tentunya salah satunya event Srikandi Blogger. Kami berdua pernah sama-sama jadi finalis. Grogi barengan di atas panggung. Makanya jadi ngobrol melulu supaya gak grogi. Daripada nanti pingsan yekan ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Pada gelaran Srikandi Blogger ke-2, kami sama-sama jadi penerima tamu. Saking fokusnya ke tugas, kami beneran gak ke mana-mana. Fokus di bagian meja penerimaan. Akhirnya nyadar, kami berdua gak ikut foto bareng hahaha!

Walaupun akrab, kami berdua jarang saling sapa tiap hari di medsos. Tapi, kalau Chi lagi ke Bandung atau teh Nchie ke Jakarta, diusahakan kopdar. Baru deh pecah kalau udah ketemuan.

Bahkan karena kami punya banyak kesamaan di luar blogging, justru seringnya bahas yang lain. Bosan juga sehari-hari udah berkutat ma blog. Masa' masih mau ngobrolin blog juga. Makanya mending pilih topik lain. Bisa random banget dari mulai anak sampai artis favorit. 

Ketemuan sekian jam bisa gak berasa. Gak selalu kopdar di cafe atau resto. Beberapa kali juga nongkrong di kaki lima. Makan jagung bakar. Untung gak pada masuk angin, ya hahaha!
 
November lalu ketemuan di stasiun Gambir. 3 jam beneran berasa sebentar banget, ya. Dan selalu aja terjadi, gak keingetan buat foto-foto. Keasikan ngobrol. Paling foto sekali aja menjelang bubar. Setidaknya punya 1 bukti digital dan gak perlu instagramable hihihi.


Blogger yang Bertumbuhkembang bersama KEB



bergabung di kumpulan emak blogger

Chi tuh sebetulnya selalu grogi kalau harus ngobrol di depan umum. Makanya lega banget, ketika tau IG Live malam itu ada teh Nchie juga. Jadi yakin bisa tektokan ngobrolnya. Meskipun Chi sempat agak telat masuknya. *maap yaaa, internet mendadak gak bersahabat hihihi.

KEB menjadi komunitas blogger pertama yang Chi ikuti. Seperti yang diceritain di awal, alasan pertama karena penasaran. Ternyata, lama-lama merasakan banyak manfaatnya.

Ibarat seorang anak, ketrampilan ngeblog Chi pun bertumbuhkembang. Kalau baca tulisan-tulisan awal ngeblog, terasa banget seadanya. Maksudnya, gak kepikiran tentang EYD apalagi SEO. Nulis ya nulis aja. 

Sampai saat ini pun Chi gak terlalu pakem sama teori menulis. Mungkin karena basicnya bukan penulis, ya. Jadi tetap aja menulis seperti  halnya ngobrol. Hanya berusaha lebih rapi. Setidaknya berusaha jangan kebanyakan typo, 1 paragraf terlalu banyak kalimat, atau lainnya.

Dunia blogging terus berkembang. Semakin banyak ilmu dan peluang dari blog. Tetapi, Chi pribadi merasa bersyukur gabung di KEB saat ngeblog belum seberkembang sekarang. Mayoritas yang Chi kenal juga sama-sama dari blogger curhatan. Jadi merasa bertumbuhkembang bersama.
 
Ada positif dan negatifnya juga ketika baru sekarang menjadi blogger. Chi perhatiin beberapa blogger baru malah jadi seperti bingung. Apalagi kalau melihat blogger-blogger lain pada dapat job atau menang berbagai lomba.

Padahal ya semua itu proses. Bisa pendek, bisa juga panjang. Jalanin aja satu per satu. Awalnya mungkin segala dicoba. Tetapi, pelan-pelan sebaiknya mencapai titik tertentu. Mau jadi blogger yang full organik atau monetize? Mau jadi blogger dengan niche tertentu atau campur-campur? Masing-masing akan ada jalannya.

Chi pribadi gak masalah seorang blogger memilih full organik. Gak ambil job sama sekali. Gak masalah juga isi blognya 100% etalase. Kembali ke pilihan masing-masing. Tetapi, mungkin orang lain punya pendapat yang berbeda.
 
Pastinya, menurut Chi hal penting sebagai blogger adalah bisa bertanggungjawab dengan tulisannya. Bahkan untuk tulisan organik yang receh sekalipun.

Zaman sekarang, mau viral di dunia digital kelihatannya mudah. Katanya, tinggal bikin aja konten kontroversial. Tapi, seberapa lama sih konten-konten seperti itu bertahan? Apa kita nyaman melakukannya? 
 
Kalau Chi jelas gak mau. Gak perlu juga menulis topik yang berat yang gak dikuasai. Tulisan receh pun gak apa-apa. Asalkan jangan yang kontroversial.


Harapan untuk Ulang Tahun KEB yang ke-11


InsyaAllah, KEB mau ulang tahun ke-11 di tanggal 19 Januari. Barakallah.

Tentu berharap KEB akan terus sukses. Aamiin. Secara khusus, Chi berharap KEB bisa tetap menjadi 'rumah' bagi para blogger perempuan Indonesia. Kepanjangan KEB memang Kumpulan Emak Blogger. Tetapi, yang bisa bergabung kan tidak hanya yang udah jadi emak. Yang masih lajang juga bisa ikutan, asalkan perempuan.
 
Saat ini memang semakin banyak peluang mendapatkan penghasilan dari dunia digital, termasuk blog. Tetapi, Chi rasa tetap ada blogger yang hanya ingin menulis organik. Apalagi perempuan senang bercerita. Sangat mungkin blog dijadikan wadah untuk menceritakan keseharian, keluarga, hobi, pekerjaan, atau apapun tanpa ada keinginan untuk monetize.

Itulah alasan Chi berharap KEB bisa menjadi rumah bagi semua perempuan yang ingin menjadi blogger. Mau pure organic silakan, mau monetize pun welcome.Jadi di KEB gak hanya tentang berbagi ilmu. Tetapi, keakraban sesama emak bisa terjalin. Selain ada program Arisan Ilmu. Sesekali bisa nih ngobrol santai di IG Live.

Gak terasa juga ya udah lebih dari 1 dekade bergabung di KEB. Kangen kopdar bareng lagi. Terus menantikan keseruan-keseruannya. Selamat ulang tahun, KEB!