Perjalanan Menggunakan Kereta Api Kertajaya - Keke Naima

Selasa, 19 November 2019

Perjalanan Menggunakan Kereta Api Kertajaya

Kereta api adalah salah satu alat transportasi darat yang lumayan cepat waktu tempuhnya karena tidak terlibat macet seperti di jalan raya. Bagi Indonesia sendiri, transportasi kereta api sudah lama digunakan yakni sejak tahun 1867 yang kala itu terdapat di Semarang dengan pelayanan rute Semarang-Tanggung berjarak 26 kilometer.

perjalanan menggunakan kereta api kertajaya

Perjalanan Menggunakan Kereta Api Kertajaya


Kereta api Kertajaya merupakan kereta api penumpang terpanjang di Indonesia. Kereta tersebut melayani perjalanan dengan rute Pasar Senen-Surabaya-Pasar Turi. Jumlah gerbongnya ada 16 dengan rute sepanjang pantai utara pulau Jawa. Sebutan Keranjang juga kerap disematkan pada kereta ini karena rangkaian gerbongnya yang cukup panjang.

Awalnya kereta ini adalah kereta api dengan kelas ekonomi AC Non PSO atau dengan kata lain kereta api non subsidi. Kereta api ini dioperasikan oleh PT KAI pada akhir tahun tepatnya pada 25 Desember 1971. Bagi teman-teman yang ingin tiket perjalanan ini bisa naik kereta Kertajaya dengan pesan di Traveloka, segera kunjungi website resminya atau bisa juga unduh aplikasinya ke smartphone.

Terdiri dari 16 gerbong membuat kereta Kertajaya menggunakan 14 rangkaiannya sebagai kereta kelas ekonomi K3 premium. Satu kereta untuk pembangkit, satu kereta makan atau restorasi dan satunya lagi untuk lokomotif CC206 guna menarik kereta. Kapasitas kereta api Kertajaya lebih dari 1484 kursi penumpang.

Awal Mei 2019, rangkaian kereta ini resmi diganti dengan rangkaian baru yang dibuat oleh PT INKA Madiun. Menariknya lagi body bagian luar kereta baru sangat mencolok karena terbuat dari bahan logam stainless steel yang mengkilat dan terkesan mewah.

[Silakan baca: Dari Jakarta ke Bandung Enaknya Naik Apa?]

Fasilitas Kereta Api Kertajaya


Kereta api ini memberikan beberapa fasilitas yang bagus guna kenyamanan penumpangnya. Fasilitasnya adalah AC sebagai pendingin ruangan sehingga penumpang tetap nyaman meskipun perjalanan jauh. Setelah itu ada pula toilet yang hampir setiap kereta disediakan. Kemudian ada pula televisi untuk menghibur para penumpang di dalam gerbongnya, sehingga perjalanan tidak terlalu membosankan.

Tempat duduknya dilengkapi dengan sarung kulit dan mampu menampung empat penumpang pada setiap barisnya. Ada pula meja minim yang ditempatkan di dekat jendela serta dua outlet listrik bagi teman-teman yang butuh mengisi daya handphone atau laptop. Untuk tempat duduknya, penumpang dapat istirahat senyaman mungkin dengan konfigurasi seat 2-2 dan kapasitas totalnya ada 80 seat dalam satu gerbong kereta. Itu artinya dalam 14 gerbong seluruhnya memiliki sebanyak 1120 seat.

Kursi yang disediakan juga turut dilengkapi dengan fasilitas reclining seat di mana penumpang dapat mengatur sendiri posisinya sesuai dengan kebutuhan agar lebih nyaman. Tidak lupa pula bantal dan selimut yang difasilitasi dengan biaya tambahan. Apabila di tengah perjalanan teman-teman merasa lapar, maka bisa langsung menuju kereta makan yakni gerbong khusus makanan.

Jadwal Keberangkatan Kereta Api Kertajaya


Kereta api Kertajaya tidak hanya memiliki rangkaian yang panjang, namun juga memiliki jarak tempuh rata-rata 725 km antara Surabaya-Jakarta. Waktu tempuhnya sekitar 11 jam 40 menit dengan kecepatan rata-rata 60 km per jam hingga 100 km per jam. Kereta berangkat dari Pasar Senen menuju ke Surabaya pada setiap harinya yakni pukul 14.00 WIB dan tiba di Pasar Turi pada pukul 01.40 WIB. Untuk perjalanan Surabaya Pasar Turi dengan tujuan Jakarta adalah pada pukul 21.00 WIB dan tiba di tempat tujuan yakni Pasar Senen pada pukul 08.40 WIB.

Harga Tiket Kereta Api Kertajaya


Sebelum pergantian kereta menjadi gerbong stainless steel, tarif yang dikenakan cukup murah untuk perjalanan Surabaya menuju Jakarta dan sebaliknya yakni Rp 165.000. Namun sejak kereta diganti ke gerbong stainless steel, tarif sekali naik perjalanan rute Surabaya menuju Jakarta disesuaikan yakni sekitar Rp 255.000 per orang. Tidak ada yang aneh mengingat biaya perawatan kereta juga semakin mahal apalagi untuk stainless steel.

Pihak PT KAI ingin membuat penumpang kereta merasa lebih nyaman dengan tampilan interior dan eksterior yang selalu terawat dan terjaga. Oleh karena itu apabila tarif naik ketika kereta diganti gerbongnya maka tidak menjadi suatu hambatan untuk melakukan perjalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^