Resep Beef Burger - Cung! Siapa yang suka beef burger? Kami sekeluarga termasuk yang suka makanan satu ini. Tetapi, kadang-kadang ada rasa gak puas saat menikmatinya. Chi akan ceritakan alasannya sekaligus berbagi resep beef burger ala Dapur KeNai di postingan ini.

resep beef burger

2 Alasan Tidak Puas Menikmati Beef Burger


Beef burger udah jadi jajanan favorit sejak Chi masih SD. Burger ala abang gerobakan di kaki lima yang daging burgernya tipis dan isiannya ala kadarnya, tetap berasa nikmat. Sampai sekarang pun Chi masih suka burger ala-ala seperti ini.

Buat Chi, burger kaki lima maupun resto punya kenikmatan masing-masing. Tetapi, Chi juga punya alasan kenapa kadang-kadang kurang bisa menikmati beef burger, yaitu


Makan Selalu Berantakan

Gak tau kenapa, Chi kalau makan beef burger pasti berantakan. Makanya suka malas pesan menu ini kalau lagi di resto. Mendingan dibungkus dna makannya di rumah. Kalau udah di rumah kan gak perlu makan cantik ala instagramable hahaha!


Gak Puas Sama Daging dan Isian Lainnya

Meskipun burger ala abang gerobakan tetap nikmat, tetapi ada kalanya Chi juga pengen burger berukuran besar. Kendalanya suka mager kalau makan di luar. Mau bikin sendiri, daging burger yang ada di pasaran ukurannya suka kurang besar. Makanya Chi selalu double dagingnya untuk satu roti. Tentu aja supaya dagingnya jadi tebal.

Masih belum puas juga sama dagingnya, Chi pun mulai bikin daging burger sendiri. Sebetulnya Nai duluan ding yang suka bikin sendiri. Rasa daging burger buatan dia enak, lho. Chi minta diajarin cara bikinnya. Eh, malah dijawab, "Bunda belajar sendiri aja di YouTube." Eyaampuuunn! ๐Ÿ˜‚

Chi pun mulai cari-cari resep di YouTube. Cari yang paling mudah dulu. Tapi, kayaknya semuanya mudah, deh. *Gaya bangeeeuuut! ๐Ÿ˜Ž* Beneran lho bikinnya paling 30 menitan aja. Udah bisa dapat setangkap burger yang enak. Tentu rotinya beli jadi, ya. Hingga saat ini Chi belum pernah belajar bikin roti sendiri.

[Resep: Beef Bulgogi]


Resep Beef Burger ala Dapur KeNai


resep beef burger ala dapur kenai


Bahan-Bahan:

  • 4 buah roti burger / hamburger bun
  • 500 gr daging sapi cincang
  • 1 buah bawang bombay, diiris-iris
  • 2 siung bawang putih, geprek kemudian dicincang halus
  • 200 gr jamur champignon, diiris-iris
  • Iceberg lettuce, cuci bersih lalu tiriskan
  • 4 lembar keju cheddar
  • Mayonnaise
  • Barbeque sauce
  • Air
  • Tepung terigu
  • 2 bungkus Masako Kaldu Sapi
  • Mentega


Cara Membuat:

  1. Campur daging cincang dengan 1,5 bungkus Masako, kemudian diaduk rata menggunakan tangan
  2. Bagi daging menjadi 4 bagian. Masing-masing dibulatkan, kemudian dipipihkan
  3. Panaskan mentega hingga meleleh
  4. Masukkan bawang bombay,  bawang putih, dan jamur. Aduk hingga seluruh bahan terlihat lemas
  5. Tambahkan saus barbeque secukupnya. Aduk rata kembali
  6. Tambahkan sedikit air dan setengah bungkus Masako. Setelah mendidih beri sedikit terigu
  7. Aduk terus hingga kuah mengental kemudian matikan api dan biarkan dingin
  8. Panaskan wajan datar dan beri sedikit mentega
  9. Setelah mentega meleleh, masukkan daging. Gunakan api kecil
  10. Setelah sisi bagian bawah terlihat matang, balik daging. Kemudian bagian atasnya diberi keju cheddar lembaran
  11. Masak hingga seluruh bagian daging matang dan keju meleleh
  12. Kembali lelehkan mentega di wajan yang datar. Masukkan hamburger bun. Panaskan sebentar saja hingga roti hangat dan bagian pinggir ada sedikit gosong


memasak daging burger
resep daging burger
Daging matang hingga ke dalam


Menyusun Burger:

  1. Oles bagian bawah dengan mayonnaise hingga rata
  2. Tata selada di atas mayonnaise
  3. Beri daging burger di atas selada
  4. Kemudian siram dengan jamur barbeque


Tips:

  1. Chi menggunakan daging cincang yang ada lemaknya biar rasanya lebih nikmat. Tetapi, bila teman-teman lebih memilih daging yang tanpa lemak juga bisa
  2. Daging burger yang Chi buat ini paling sederhana karena hanya diberi tambahan Masako. Tadinya mau Chi kasih bawang bombay seperti yang biasa Nai buat. Bahkan mau Chi kasih juga saus barbeque supaya dagingnya punya citarasa yang unik. Tetapi, Nai menyarankan mendingan dagingnya gak usah dikasih saus barbeque karena udah ada di jamur. Baique!
  3. Jangan sering membolak-balik daging saat dimasak. Nanti daging burger malah hancur. Biarkan masak di satu sisi, kemudian dibalik, Jadi cukup sekali balikan saja.
  4. Bila daging cincang disimpan di kulkas, biarkan dulu hingga dinginnya hilang di suhu ruang. Memasak daging dalam keadaan dingin membuat daging burger bagian luar cepat matang, tetapi dalamnya masih mentah.
  5. Chi tidak memberikan saos tomat atau irisan tomat seperti yang umumnya ditemukan di beberapa burger. Saus barbeque sudah ada rasa asam, makanya Chi rasa gak perlu dikasih tomat lagi
  6. Sebetulnya untuk isian burger itu bebas aja. Bisa ditambahkan telor ceplok, irisan tomat, saos sambal, dan lain sebagainya. Ikuti saja kreativitas dan selera masing-masing. Tetapi, usahakan isiannya komplit alias jangan daging aja. Kalau bisa ada sayurnya juga.


Masako Membuat Memasak Menjadi Lebih Praktis


masako kaldu sapi, resep beef burger

Kalau dilihat lagi resepnya, Chi gak tambahkan gula dan garam sama sekali, lho. Biasanya Chi selalu pakai 2 bahan itu untuk penyedap. Tetapi, dalam sebungkus Masako ini udah komplit. Kalau Chi tambahkan gula dan garam lagi kayaknya jadi terlalu berlebihan rasanya.

Komposisi sebungkus Masako kaldu sapi adalah sebagai berikut garam, penguat rasa (mononatrium glutamat, dinatrium 5 ribonukleotida), gula, ekstrak daging sapi (2.05%), perisa sintetik (daging sapi, daging sapi panggang, kokumi, thymi, pala), lada, bawang putih, ketumbar, pewarna karamel kelas IV, protein kedelai terhidrolisa, pengental gom xanthan, bawang merah.

Nah cukup komplit kan komposisinya? Tadinya Chi pengen menambahkan lada lagi ke adonan daging, tetapi gak jadi karena udah berasa ladanya dari Masako.

Baidewei, sudah mengenal Masako, bumbu penyedap masak ini, kan? Chi rasa banyak yang sudah mengenalnya. Apalagi Masako bisa dengan mudah didapatkan di mana-mana. Termasuk yang formula baru ini. Di pasar tradisional hingga minimarket juga udah tersedia. Kalau Chi belinya di toko grosiran dekat rumah jadi harganya lebih murah lagi. Cukup Rp5.000,00 udah dapat serenceng (12 bungkus).



Bumbu kaldu Masako berbentuk butiran. Chi suka dengan butirannya yang tidak halus ini karena jadinya gak lengket di tangan. Setiap butirannya mengandung semua bahan baku. Dibuat bubuk supaya lebih awet mudah larut ke dalam masakan. Kemasannya yang dari plastik berlaminasi alumunium foil juga melindungi kaldu dari udara dan sinar matahari langsung.

Bumbu masak Masako terbuat dari daging dan berbagai bumbu pilihan yang berkualitas dna diproduksi di pabrik sendiri. Rempah-rempahnya diseleksi langsung oleh bagian produksi. Kalau untuk daging sapi menggunakan sapi lokal dan Australia (sapi brahman). Bagian paha depan yang dijadikan kaldu karena dagingnya banyak. Tetapi, pilih yang gak banyak lemak supaya kaldunya tidak terlalu berminyak. Dibandingkan formula sebelumnya, ekstrak daging pada Masako kali ini lebih banyak sehingga terasa lebih lezat.



Baik kaldu sapi maupun ayam semuanya sudah memiliki logo halal MUI. Dan yang Chi suka lagi ada resep di setiap kemasan Masako. Ya, kadang-kadang suka bingung mau masak apa. Jadi tinggal lihat resepnya aja buat disontek atau dijadikan inspirasi masakan.

Ada tulisan 'Ayo Makan Sayur' di kemasan bagian belakang. Masako memang ingin berkontribusi dengan mengajak para ibu lebih sering memasak sayur di rumah. Lebih memperhatikan lagi pola gizi seimbang dan mengurangi pemakaian garam.

Jadi, sudah masak apa hari ini?