Beberapa waktu lalu, kami jalan-jalan bertiga lagi (tanpa K’Aie). Sebagai blogger, Chi dapet undangan dari BRID, untuk datang ke acara press conference kelahiran baby dolphin. Karena acaranya di hari kerja, K’Aie gak bisa ikut. Anak-anak aja yang ikut karena kebetulan lagi libur sekolah.

Hari itu jalan di Jakarta bersahabat banget karena gak macet. Malah sampe Ancol kecepetan :D


Buat Keke dan Nai, ini kedua kalinya mereka main ke Ocean Dream. Beberapa tahun lalu mereka pernah main ke sini juga. Ocean Dream secara keseluruhan sepertinya tidak menunjukkan perubahan besar. Suasananya masih tetap berasa sama. Tapi, tetep asik dikunjungi bahkan bisa dibilang tempat favorit sepanjang masa, nih. Karena sejak Chi kecil, tempat ini udah ada. Cuma dulu namanya Gelanggang Samudera.

Setelah mengikuti press conference kelahiran baby dolphin dan menjenguk baby dolphinnya, kami semua berbaur dengan pengunjung umum disuguhkan pertunjukkan Underwater Theatre Ocean Dream yang baru pertama kali kami tonton. Terlepas dari adanya beberapa penonton dewasa yang kurang tertib. Udah duduk di depan tapi masih berdiri, padahal seharusnya duduk. Pementasan Underwater Theater Ocean Dream ini cukup apik.


Melihat para perenang menari dan bermain drama dengan para lumba-lumba. Didukung dengan sinar laser yang semakin menambah seru suasana. Bagus lah pokoknya.


Selesai menonton pertunjukkan Underwater Theatre, Chi ngajak anak-anak pulang. Gak bawa mobil, khawatir susah cari taxi. Tapi, anak-anak menolak. Katanya udah jauh-jauh ke Ancol, kok Cuma lihat 1 pertunjukkan.

Ya, udah Chi setuju dengan syarat Cuma menambah 1 pertunjukkan lagi. Tapi, ternyata rencana tinggal rencana. Ujung-ujungnya kami di sana sampe Ocean Dream tutup hehehe. Berbagai pertunjukkan kami tonton. Cuma pentas aneka satwa aja yang kami gak tonton karena Keke dan Nai nonton pertunjukkan Pirates of the Caribbbean sampe 2x!



Pentas lumba-lumba dan singa laut itu pertunjukkan klasik sepanjang masa, ya. Paling ada sedikit perubahan di area pentas lumba-lumba. Ada layar besar di panggung pertunjukkan. Ada penjelasan juga tentang apa itu lumba-lumba. Karena selama ini masih banyak yang menyangka lumba-lumba adalah ikan padahal bukan. Ada himbauan juga untuk “Save Dolphin”. Yuk! Jangan biarkan lumba-lumba punah.

Pentas singa laut adalah pentas yang paling bikin kami ngakak terus-menerus. Lucu banget, sih. Jadi pengen peluk-peluk singa lautnya hihihi. Sayang pas di sini battere kamera habis. Ada, sih foto di kamera hape, tapi lagi males upload :p

Nonton teater 4D ini sempet bikin Chi senyum-senyum. Inget beberapa tahun lalu, pertama kali mau nonton 4D di Ancol. Iklannya lumayan terdengar, filmnya tentang Dora The Explorer pula. Kesukaan Keke dan Nai saat itu. Tanggal 1 Januari, kami bela-belain ke sana yang akhirnya gagal. Ancol penuh bangeeeettt! Mobil sama sekali gak bergerak!


ocean dream ancol
Dulu sampe bela-belain bermacet-macet nonton 4D hehe


Sambil nikmatin macet yang parah, Chi gak kerasa ngebayangin tempat liburan yang asik. Enaknya ke mana ya? Ke Bali? Lombok? Atau yang lainnya. Keinginan sih gede, tapi semuanya harus direncanakan dengan matang dulu kan, baik dari segi transportasi, akomodasi dan juga biaya untuk berlibur di tempat tujuannya.

Untuk mendapatkan liburan yang hemat dan menarik tentunya harus menggunakan tips ala backpacker, ya walaupun semuanya ga diterapkan hihi. Dari mulai transportasi pesawat, tentunya harus bisa mendapatkan harga tiket pesawat yang promo, entah dari maskapai atau dengan memesan dari pihak travel agen, seperti Traveloka.com, Nusatrip, atau Utiket. Begitu juga untuk urusan penginapan yang memerlukan pencarian info lebih lanjut, sampai ke urusan-urusan yang kecil dan tidak terduga.

Puas dengan berimajinasi, Chi ternyata hampir lupa sama kemacetan yang ada di Ancol hihi. Dan ternyata, dari siang sampe malem kami hanya mencari jalan keluar, kemudian, kami kembali esok harinya tapi sampe hari itu filmnya masih tayang juga hihihi. Tapi, kalau untuk kali ini kami menonton film Sponge Bob.

Gak seperti pertama kali kami menonton 4D. Kali ini, 4Dnya kurang berasa menurut Chi dan anak-anak. Lebih mirip 3D. Kayaknya Ancol harus mulai merenovasi teater 4Dnya, nih.

Pertunjukkan yang paling seru buat Keke dan Nai adalah Scorpion Pirates. Waktu kami masuk pertunjukkan udah mulai setengahnya. Rupanya bikin anak-anak gak puas, mereka minta lagi. Udah gitu minta menontonnya di area basah.

Ya, di sana tertulis jelas mana area basah dan tidak. Jadi, buat penonton yang gak ingin basah, berarti jangan duduk di area basah. Basahnya itu bener-bener basah. Kayak di siram air seember berkali-kali. Chi sebetulnya bawa baju ganti untuk Keke dan Nai tapi lupa diplastikin. Dan, basah lah baju ganti mereka.


Tuh, Keke basah kuyup banget hihihi


Sehabis menonton pirates, Chi tawarin anak-anak untuk main balon udara. Mereka mau dengan semangat. Tapi, pas naik langsung pada ngeluh pusing. Salah Chi, nih. Udah badan pada basah trus keangin-angin sama diputer-puter. Jelas aja pada mabok. Ditawarin makan pada gak mau. Nai malah sempet nangis. Chi lupa pula bawa minyak tawon. Cari ke kantin-kantin di Ancol, gak ada yang juga minyak kayu putih atau minyak angin apapun. Untung aja pertunjukkan singa laut berhasil bikin hati Keke dan Nai ceria lagi.


Wahana yang bikin Keke dan Nai mabok :(


Setelah menonton pertunjukkan singa laut, kami pun pulang. Sempet agak lama juga menunggu taxi yang datang walaupun kami sudah menunggu di tempat taxi. Untung salah seorang satpam Ancol membantu kami mencarikan.

Beruntung pula berangkat ke dan pulang dari Ancol jalanan lancar. Tumben banget! Padahal biasanya Jakarta udah gak aneh kalau macet, ya. Kali ini kami beruntung banget. Anak-anak pules tidurnya di taxi.

Sampe rumah langsung mandi air hangat dan makan mie instant. Gak apa-apa deh, yang penting hangat hihihi. Alhamdulillah, jalan-jalannya berkesan. Mulut mereka gak henti-hentinya cerita bahkan minta balik lagi kesana.

Ancol memang gak ada matinya, deh. Selalu aja ramai dan seru, juga berkesan. Ini ada beberapa tips dari Chi kalau mau liburan ke Ancol, khususnya ke Ocean Dream: 


  1. Ancol itu tempat wisata yang gak cuma untuk warga Jakarta dan sekitarnya. Banyak sekali yang dari luar kota. Coba aja kalau dari luar kota, biasanya ciri khas Jakarta adalah Ancol dan Monas. Untuk yang dari luar kota tentu aja persiapannya harus lebih matang supaya gak kecewa. 
  2. Pesen tiket dari jauh-jauh hari di Traveloka untuk yang datang dari luar kota. Kenapa harus di Traveloka? Karena udah terkenal harganya lebih murah. Lumayan kan selisihnya bisa buat jajan. 
  3. Bawa baju ganti. Jangan lupa walopun udah masuk tas harus diplastikin biar gak basah. 
  4. Bawa minyak angin. Terserah deh mau minyak tawon, minyak kayu putih, minyak telon, atau lainnya.
  5.  Di Ancol, gak dilarang bawa makan/minum. Kalau mau irit memang sebaiknya bawa makan/minum sendiri. 
  6. Perhatikan baik-baik jadwal pertunjukkan kalau mau menonton semuanya. Infonya banyak dimana-mana, kok. Dan setiap selesai pertunjukkan, petugas Ancol akan memberi informasi pertunjukkan selanjutnya itu apa. Ikutin aja kalau mau mengikuti semuanya. 
  7. Jangan lupa bawa kamera. Sayang banget udah jalan-jalan seru tapi gak bawa kamera. 

 

Selamat liburan, ya!

Info tambahan (setelah membaca komen Mak Vica dan Mak Indah) - HTM Ocean Dream adalah Rp120.000,00. Mahal? Eits, nanti dulu. Harga segitu berlaku untuk setahun penuh. Jadi kita mau bolak-balik ke Ocean Dream setiap hari selama setahun juga gak apa-apa. Bayarnya cukup sekali :)

Lanjut lagi, untuk pertanyaan dari Mak Astin, HTM Rp120.000,00 setahun itu bukan karena harga promo atau ada event tertentu. Sekarang, Ancol memang punya kartu keanggotaan. Untuk Ocean Dream namanya Dolphi Card. Harga Dolphi Card adalah 120 ribu dan berlaku untuk 1 tahun.