Kamis, 13 Februari 2014

Tandem Nursing

Tandem Nursing atau menyusui tandem adalah kegiatan menyusui bayi dan balita secara bersamaan.

Sebelumnya, Chi gak pernah terpikir akan mempunyai pengalaman tandem nursing. Awalnya, sih, karena K'Aie itu pengen Chi hamil lagi. K'Aie pengen jarak antara Keke dan adiknya gak jauh. Biar Keke ada teman sepantaran di rumah, katanya.

Chi berpendapat sebaliknya. Rasanya saat itu belum tega kalau Keke punya adik. Chi belum siap kalau harus berbagi perhatian untuk lebih dari 1 anak. Ditambah lagi Keke masih minum ASI dengan frekwensi yang sering. Kalau Chi hamil lagi, gimana ASInya? Rasanya belum tega untuk menyapih Keke saat itu.

Karena gak ada titik temu, kami pasrah aja, deh. Kapan pun Allah kasih, berarti itu waktu yang terbaik. Dan, keinginan K'Aie yang dikabulkan. Chi hamil lagi saat Keke kira-kira berumur 17 bulan. ASI tetap Chi kasih. Abis belum tega nyapihnya. Walopun begitu, kami tanya juga ke dokter tentang menyusui selama hamil. Secara medis diperbolehkan apa enggak.

"Selama kehamilan ibu gak bermasalah, silakan aja. Dan, jaga juga jangan sampai terlalu sering kontraksi, ya. Kalau seperti itu, sebaiknya dihentikan menyusuinya," kata dokter.

Alhamdulillah, 2 kali merasakan hamil. dan dua-duanya hamil kebo. Bukan arti sebenarnya, lho :D Hamil kebo adalah hamil yang gak merasakan gejala kehamilan, seperti mual dan lainnya. Kondisi janin juga selalu terjaga.

Kontraksi saat menyusui sebetulnya wajar saja. Karena hormon oksitosin, yaitu hormon yang mengalirkan ASI sekaligus merangsang kehamilan, bekerja saat proses menyusui. Yang perlu diwaspadai adalah kalau kontraksinya mengakibatkan rasa nyeri di pinggang bawah, keluar darah, dan lainnya. Pokoknya seperti tanda-tanda mau melahirkan. Kalau seperti itu maka, proses menyusui harus dihentikan. Karena kalau tidak bisa mengakibatkan keguguran.

Alhamdulillah, gejala tersebut gak Chi alamin. Chi tetap bisa menyusui Keke selama masa masa kehamilan. Sampai kemudian waktunya melahirkan, Keke terpaksa disapih. Karena gak mungkin juga Keke ikut nginep di rumah sakit sama Chi. Dan, menurut laporan keluarga, Keke menangis terus semalaman, pengen menyusui. Dan, akhirnya tertidur karena kecapean. Oiya, Keke, saat itu gak minum susu formula tapi mengkonsumsi yoghur. Jadi, waktu Keke terpaksa disapih, pengganti susunya memang gak ada. Masa' malam-malam minum yoghurt.

Besok harinya, pas menjenguk Chi di rumah sakit, Keke kembali menyusui :r Tapi, katanya malam-malam berikutnya, dia udah bisa tidur tanpa menangis. Jadi, menyusuinya siang aja pas datang ke rumah sakit.

Setelah Chi pulang dari rumah sakit, aktivitas menyusui Keke kembali normal. Pagi hingga malam kembali menyusui. Berbarengan dengan Nai. Alhamdulillah, K'Aie mendukung. Paling orang tua aja yang kadang suka sedikit ribut. Ya, mungkin karena tandem nursing itu sesuatu yang gak lazim buat mereka.

Berikut adalah tips berdasarkan pengalaman Chi pribadi untuk ibu-ibu yang akan melakukan tandem nursing:
  1. Pastikan kalau kondisi kita yang sedang hamil dalam keadaan sehat. Minta rekomendasi dokter kalau perlu.
  2. Kebutuhan adik tentu yang harus diutamakan lebih dulu. Bukan bermaksud pilih kasih, tapi kalau berbicara tentang ASI, tentu aja adiknya yang lebih membutuhkan saat itu. Jadi, kalau memang gak memungkinkan untuk tandem, minta kakaknya yang mengalah.
  3. Salah satu bentuk mengalah kakak terhadap adik adalah posisi menyusui. Tentu kita harus membuat adik bayi pas dulu posisi menyusuinya. setelah itu baru si kakak yang mengikuti.
  4. Jaga kesehatan. Tandem nursing itu membuat fisik lebih cepat lelah karena harus menyangga 2 anak sekaligus.
  5. Menyusui itu bikin lapar dan haus. Kalau sampai menyusui 2 anak sekaligus, berarti lapar dan hausnya juga dobel. Usahakan tetap menjaga asupan gizi yang yang masuk. Jangan sampai kelaparan atau terlalu kehausan.
  6. Jangan percaya dengan mitos yang mengatakan, adik bayi akan kekurangan gizi kalau harus berbagi ASI dengan kakaknya. Selama kita menjaga asupan gizi, ASI bisa tetap terpenuhi, kok. Dan, tubuh kita menyesuaikan.
Manfaat dari tandem nursing:
  1. Karena benar-benar belum sanggup menyapih Keke, dengan melakukan tandem nursing justru bikin Chi senang dan tenang. Dan perasaan senang juga tenang itu bagus untuk ibu hamil serta menyusui.
  2. Niatan Chi untuk bisa menyusui anak, minimal sampai mereka berumur 2 tahun puntercapai dengan tandem nursing ini.
  3. Keke belajar berbagi. Dia belajar untuk gak berpikir, "Bunda cuma buat Keke".
post signature

30 komentar:

  1. Pernah baca juga soal tandem nursing ini. Sayangnya telat untuk kakak saya. Dia terpaksa sudah menyapih anak pertamanya waktu hamil anak kedua karena menurut sama saran dari keluarga yang katanya kalo hamil susunya jadi ga bagus untuk anaknya. Nah sekarang untuk anak kedua gak selesai-selesai nyusu sampe 3 tahun Mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. belom disapih juga, ya. Tp gpp, sih, selama kedua pihak memang sepakat :)

      Hapus
  2. Seru juga ya, nyusuin kakak dan adiknya bersamaan. Kalau mamaku dulu nyusuin dua orang, tapi bukan kakak adik kandung. Anaknya kakaknya mama yang disusuin bareng adikku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru walopun berasa banget lapar dan hausnya :D

      Hapus
  3. sama mak, saya hamil saat amak pertama 18 bulan, sempat di sapih, pas tau boleh menyusui..langsung hajar.....hamil tetap saya susui...banyak yg belum tau kalo boleh loh mak...

    BalasHapus
  4. seru juga ya hehehe....boleh nih ilmunya mak,doain ya moga segera dapet rizki ^^

    BalasHapus
  5. entah kenapa bayi tidak sabaran saat mau minum susu asi Ibunya ya, saking hausnya hehe *efek lihat keponakan baru*

    BalasHapus
    Balasan
    1. bayi kan blm bisa ngontrol emosinya :)

      Hapus
  6. Belum pernah tandem nursing :) seru kali ya mbak

    BalasHapus
  7. jadi Keke dan Nai ga berjauhan ya umurnya...
    aku juga pernah baca2 tentang tandem nursing..banyak yang berhasil dengan metode ini..;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Mbak. Cuma 2 tahunan aja jaraknya

      Hapus
  8. temen ku juga banyak yg melakukan tandem nursing, gak ada masalah semua tuh.

    kalo aku jarak 2 anaknya 5thn sih, alhamdulillah 2-2nya menyusu selama 20 bulan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, tandem nursing gak bikin masalah :)

      Hapus
  9. Amazing... seringkali mendengar cerita bahwa menyusui satu anak saja perjuangan banget ini Chi bisa menyusui dua naka. hebat banget....

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena saya belum tega menyapih Keke saat itu

      Hapus
  10. Bru tau istilah ini, Mba. Dan trnyata ada ketentuan dan batasan2nya. :)

    BalasHapus
  11. Butuh ketangguhan luar biasa dan sharing tip Jeng Chi ini pastinya sangat membantu bunda yang mau tandem nursing. Salam hangat

    BalasHapus
  12. Pengetahuan baru buat saya, mbak. Baru tahu ada istilah tandem nursing. Tapi, saya belum bisa ngebayangin, mbak. Apa gag sakit ya harus nyusui dua anak sekaligus ._. ?
    Salam hangat dari Surabaya, mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak sakit, kok. Paling lebih capek dan lebih lapar aja hehhee

      Hapus
  13. Kalau pengalaman kami sih yang penting sebelum 24 bulan ya susuin aja terus. Anak saya yang pertama umur 22 bulan istri hamil lagi ya akhirnya tetap disusui sampai usia 24 bulan baru kemudian di sapih. Walaupun tidak KB untuk anak ke-3 dan seterusnya jaraknya selalu diatas 24 bulan baru hamil lagi.
    salam
    edi padmono

    BalasHapus
    Balasan
    1. masalahnya, anak pertama saya blm sp 24 bulan, saya udah hamil. Gpp juga, yang penting bisa jaga kondisi :)

      Hapus
  14. ada triknya ya supaya tendem nursing berhasil. keren myr. Kalau aku kan jaraknya jauh jadi gak pernah merasakan tendem gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Lid. Harus ada tipsnya biar berhasil :D

      Hapus
  15. Aku stop tandem di kehamilan 3 bulan krn rahimku cramp terus dan timbul flek XD Tapi gapapa deh si kakak udah lulus smp 1 tahun... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau memang ada masalah sebaiknya gak diteruskan. Keputusan Momzhak, saya rasa tepat :)

      Hapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge