Sebagai seorang ibu rumah tangga, kegiatan sehari-hari Chi lebih banyak di rumah. Ke luar rumah paling sesekali aja. Biasanya ke salah acara yang mengundang Chi sebagai blogger.

erha dna, teknologi dna kulit, perawatan kulit wajah
ERHA.DNA, Revolusi Teknologi untuk Perawatan Kulit Wajah


Banyak yang menganggap kalau sering di dalam ruangan berarti aman untuk kesehatan kulit karena tidak setiap hari terpapar sinar matahari. Ternyata, enggak juga. Sering berada di dalam ruangan juga berpotensi mengganggu kesehatan kulit, lho.

Kalau kita sering berada di ruang ber-AC rentan membuat kulit menjadi lebih kering dan gatal karena kelembapannya terganggu. Lebih lanjut bisa menyebabkan iritasi dan gangguan kulit lainnya.

Sebagai seorang blogger, durasi berhadapan dengan layar laptop maupun smartphone juga cukup lama. Mana Chi juga masih belum konsisten melakukan perawatan kulit. Masih banyak malas dan lupanya. Padahal tidak melakukan perawatan kulit yang tepat, bisa mengakibatkan wajah kusam hingga penuaan dini.

Berasa gak sih kalau akhir-akhir ini kulit wajah bermasalah? Chi merasakan. Cuaca panas yang cenderung kering rasanya juga bikin kulit wajah semakin sering. Kadang-kadang gatal dna rasanya seperti ketarik-tarik kalau lagi berasa kering banget.

Skincare yang saat ini sedang dipakai rasanya kurang membantu. Apa jangan-jangan kurang tepat, ya? Karena mencari produk perawatan kulit yang cocok itu relatif. Tetapi, mutlak mendapatkan yang cocok.

Masih ingat postingan di blog ini maupun di IG yang tentang teknologi DNA memilih produk perawatan kulit? Banyak yang bertanya seperti apa teknologinya apalagi cukup dilakukan di rumah aja.

[Silakan baca:  Lakukan Teknologi DNA Sebelum Perawatan Wajah]



Chi termasuk eksklusif user untuk revolusi teknologi DNA ini. Jadi senang banget karena termasuk salah satu user yang pertama kali berkesempatan mencoba sistem pintar perawatan kullit ini dan berhak mendapatkan kesempatan untuk mencoba ERHA.DNA test kit.

Ada 3 tahapan ERHA.DNA, Sistem Pintar untuk Perawatan Kulit yaitu


Smart Assistant



Tahap pertama yang Chi lakukan adalah download ERHA.DNA Apps di Google PlayStore (apps di iOS akan segera menyusul). Download apps menjadi tahap pertama karena nanti untuk order test kit dan lain sebagainya juga lewat apps.

Setelah sign up dan mengisi data diri, diminta menjawab beberapa pertanyaan. Survey-nya dibagi dalam 4 kategori yaitu


  1. Oiliness - Mengukur seberapa berminyak atau kering kulit wajah
  2. Sensitivity - Mengukur tingkat sensitivitas kulit
  3. Pigmentation - Mengetahui kecenderungan kulit mengalami pigmentasi, misalnya bercak kecoklatan
  4. Wrinkles - Memperkirakan kencenderungan kulit untuk mengalami garis halus atau kerutan


Total ada sekitar 20 pertanyaan yang harus dijawab. Gak lama kemudian hasilnya pun keluar. Berdasakan survey, tipe kulit Chi adalah Oily, Resistant, Non-Pigmented, Wrinkled. Intinya sih tipe kulit seperti ini dikatakan jarang mengalami masalah kulit sensitif seperti jerawat.

Hasil tes awal memang ada benarnya juga karena Chi jarang banget mengalami jerawat. Tetapi, agak was-was ketika membaca bagian berikutnya di mana dikatakan memiliki pigmentasi kulit yang kurang melindungi sehingga cenderung untuk berkerut karena kebiasaan gaya hidup masa kini dan masa lalu.

Duh! Urusan kerutan memang paling bikin Chi was-was. Apalagi di usia kepala 4 ini. Gak bisa lah menahan umur, tetapi pengennya 'kan bisa menahan kerutan untuk tidak datang kecepetan. Malah kalau perlu ditunda gitu.


Smart Innovation


ERHA.DNA Test Kit


Sebetulnya ketika mengisi survey, ada beberapa pertanyaan yang Chi agak ragu mengisinya.  Bisa jadi karena merasa punya lebih dari 1 jawaban. Tetapi, ada juga yang bingung karena Chi masih suka ada cueknya untuk urusan perawatan kulit. Masih kurang memperhatikan perubahan kulit wajah. Jadi, masih ada ragunya kalau hasil yang keluar itu 100% akurat.

Makanya, untuk mengetahui hasil yang akurat, Chi mencari tau dengan cara tes DNA kulit. Setelah mengisi survey, Chi order ERHA.DNA test kit melalui apps.

Barang akan datang dalam waktu 2-3 hari kerja. Tetapi, Chi hanya menunggu sehari, barang yang diorder pun datang. Segera deh unboxing karena pengen tau banget hasilnya.

Ada 3 test kit dalam 1 box. Begini tahapan pemakaiannya:


DNA Swab

DNA Swab yang masih tersegel


Sebelum memulai, Chi harus membersihkan mulut dengan menggosok gigi atau mouthwash. Kemudian, tunggu 30 menit tanpa makan dan minum.


Pernah nonton serial criminal di mana salah satu cara untuk memeriksa DNA adalah dengan mengusap swab (bentuknya persis seperti cotton bud, hanya lebih panjang stik-nya) ke pipi bagian dalam? Nah, caranya persis seperti itu.

erha dna, teknologi dna perawatan kulit wajah, dna swab
Usapkan dengan agak ditekan ke pipi bagian dalam sekitar 30-40 putaran.


Chi mendapatkan 2 tabung. Masing-masing untuk 1 pipi. Mudah menggunakannya asalkan mengikuti petunjuk yang ada di buku. Tetapi, harus berhati-hati supaya jangan sampai menyentuh barang lain dan terjadi kontaminasi.

Setelah selesai, masukkan kembali DNA Swab ke dalam tabung. Buka kembali aplikasi untuk melakukan permintaan pick-up. Teman-teman bisa menentukan kapan DNA Swab akan diambil oleh kurir. Tetapi, waktunya hanya di hari kerja, Sabtu-Minggu libur. Gak perlu khawatir tertukar karena setiap tabung sudah ada namanya.


Skin Lens


Tahap pertama yang harus dilakukan adalah mencuci muka sebelum pengambilan foto. Unik juga cara fotonya. Caranya dengan membuka fitur kamera pada aplikasi. Kemudian pasang skin lens pada bagian belakang kamera.

produk perawatan kulit wajah yang tepat

Ini udah kayak selfie gitu. Tetapi, yang difoto hanya 5 bagian di wajah yaitu pipi kiri, pipi kanan, dahi, hidung, dan dagu.

Karena menggunakan kamera belakang, bisa jadi akan mengalami kesulitan saat menekan tombol kamera. Gak bisa melihat juga hasilnya apakah sudah fokus atau belum. Sebaiknya, lakukan di depan cermin. Tetapi, kalau Chi dibantuin sama Nai. Dia yang pencet kameranya ketika skin lens sudah Chi tempelkan ke kulit dan fotonya terlihat fokus.

Klik 'selesai' untuk mengunggah. Nanti akan ke luar hasilnya di bagian skin reporting. Hanya memerlukan waktu 1-5 menit aja. Tergantung kecepat koneksi internet di tempat masing-masing.


Moisture Testing


Tahapan awalnya sama kayak Skin Lens. Cuci muka dulu dan pastikan wajah tidak terlalu berkeringat, kotor, basah, atau berambut. Kemudian, buka tutup alat Moisture Tester.

Tekan dulu tombol power sebelum digunakan. Setelah terdengar bunyi pendek, tunggu sampai layar LCD menunjukkan angka 0.00 yang konstan (tidak kedip-kedip) dan terdengar 2 bunyi pendek lagi.



Tempelkan ujung alat dengan kuat dann tegak lurus ke lima area di kulit wajah yaitu pipi kiri, pipi kanan, dagu, hidung, dan dahi selama beberapa detik. Lakukan satu persatu hingga terdengar bunyi panjang dan keluar angkanya.


Angka yang tertera dimasukkan ke aplikasi. Kemudian lakukan lagi untuk area lainnya. Setiap area lakukan sebanyak 2x. Sama seperti Skin Lens, setelah semuanya selesai, tunggu hasilnya dalam waktu sekitar 1-5 menit saja.

Pastikan semua alat tidak terjatuh atau terkena air

Setelah DNA Swab dikirim, Chi hanya menunggu sekitar 2-3 hari untuk mendapatkan jawabannya. Hasilnya dikirim melalui aplikasi dan 'raport' yang datang berbarengan dengan produk perawatan kulit.


Smart Treatment


Salah satu laporan via aplikasi. Permasalah terbesar kulit wajah Chi adalah bintik.


Hanya menunggu 2-3 hari kerja, skin reporting DNA Swab pun masuk lewat aplikasi. Produk perawatannya pun juga datang.


Di dalam kotak tidak hanya berisikan beberapa produk perawatan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan. Chi juga mendapatkan beberapa lembar Laporan Kulit. Ini berasa kayak terima raport, deh. Bacanya juga sambil deg-degan.

Dari laporan itu tertulis kalau kulit wajah Chi lebih baik dari 46% wanita di usia yang sama. Permasalahan yang Chi alami ternyata bukan kerutan, tetapi peradangan dan bintik. Kelembapan kulit pun kecenderungan potensi berisiko. Penyebabnya karena paparan UV. Ini sih beneran salah satunya karena kelamaan di depan laptop. Udah gitu Chi masih suka lupa pakai pelembap.

produk erha

Cukup melegakan membaca beberapa lembar tentang hasil tes kulit wajah Chi. Kerutan yang selama ini dikhawatirkan ternyata persentasenya masih kecil. Tetapi, bukan berarti harus diabaikan, lho.

Produk yang dikirim ini tentunya sudah disesuaikan dengan hasil test. Jadi, setiap user belum tentu mendapatkan produk yang sama karena masalahnya 'kan beda-beda. Seperti kata ERHA.DNA kalau mencari produk yang cocok itu mutlak.


erha dna

Chi dapat 5 produk yaitu cleanser,  day moisturizer, sunscreen, essence, dan night moisturizer. Tentunya, sudah disesuaikan dengan kebutuhan kulit wajah para user.

Di postingan ini, Chi tidak mengulas hasil pemakaiannya karena produknya juga baru diterima. Tunggu beberapa waktu dulu untuk melihat hasilnya. Bagusnya lagi, di aplikasi ada fitur jurnal. Jadi bisa mencatat perubahan yang terjadi selama pemakaian produk perawatan kulit tersebut.

Di dalam buku Laporan Kulit juga ada rekomendasi gaya hidup. Ada 2 PR besar buat Chi. Masih kurang istirahat karena masih terus terjaga hingga larut malam (kebanyakan di depan laptop) dan ngopi. Harus mulai dikurangi, nih!

Usia boleh bertambah, tetapi kulit wajah pengennya lebih muda. Untuk itu mutlak memilih produk perawatan kulit yang tepat. Setuju? Info lebih lanjut bisa lihat di erhadna.co.id dan IG @erhadna