Bebas Anyang-Anyangan Karena Prive Uri-cran Bikin Jalan-Jalan Semakin Seru - "Mbak Myra, kayaknya seru banget waktu jalan-jalan sama Keke dan teman-temannya."
"HAHAHA! Jalan-jalan sama beberapa anak abegeh waktu itu berisiko terkena anyang-anyangan!"

Tunggu ... tunggu ... Tentu aja para abegeh itu bukan penyebab langsung anyang-anyangan. Tetapi, beberapa drama yang terjadi saat jalan-jalan bersama mereka membuat Chi sempat menahan pipis. Nah, menahan pipis ini 'kan bisa berisiko terjadinya anyang-anyangan.


bebas anyang-anyangan, prive uri-cran, tips jalan-jalan seru

Berawal dari dari keinginan Keke mengajak 8 sahabatnya (4 cowok, 4 cewek) di SMP untuk berlibur di Tanakita. Sebetulnya ini bukan pengalaman pertama. Dulu, saat Keke baru lulus SD juga dia mengajak 12 orang temannya ke Tanakita.

Chi sempat berpikir mengajak anak-anak SMP kayaknya tingkat kesulitannya gak seperti membawa anak SD. Mereka udah remaja dan seharusnya udah lebih bisa diatur. Kalau pun ada drama, kemungkinan anak perempuan dengan segala bawaannya yang seabrek.

Makanya sejak awal, Chi lebih menekankan ke Keke supaya mengingatkan teman-teman perempuannya untuk jangan terlalu banyak bawa barang bawaan. Karena kita semua bakal camping, buka menginap di hotel. Perjalanannya pun naik kendaraan umum.

Kami berencana kumpul pukul 04.30 wib di stasiun Cawang Atas. Kami pikir, setelat-telatnya pukul 5 pagi udah berangkat menuju Bogor. Kemungkinan perjalanan memakan waktu 1 jam. Masih banyak waktu lah untuk bersantai sebelum naik kereta menuju stasiun Cisaat.

Chi sudah membayangkan sarapan nasi uduk siram kuah kacang dulu di depan stasiun Paledang. Kalau mau ke toilet pun lebih nyaman karena biasanya gak se-antre di stasiun Bogor.

Tetapi, apa yang terjadi? Drama pun dimulai sejak awal keberangkatan! Bahkan Chi salah menduga. Justru bukan anak perempuan yang pada bikin drama, tetapi anak laki-laki. Huff!

2 anak laki-laki sudah menginap di rumah Keke sejak sehari sebelum keberangkatan. Anak-anak perempuan pun datangnya barengan. Semuanya pada on time. Tinggal 2 anak laki-laki lagi yang gak bisa dihubungi sama sekali.

Setelah ditunggu sekitar 30 menit, kami memutuskan untuk berangkat tanpa 2 anak itu. Last minute, mereka baru menghubungi. Ternyata, yang 1 kelupaan. Dia ingatnya berangkat tanggal 4, bukan tanggal 3. Jadi, bye! Terpaksa ditinggal, anaknya belum beberes sama sekali.

Kalau yang satunya lagi, malah tidur lagi abis sholat subuh. Ibunya nelpon minta ditungguin. Chi bilang nyusul aja ke stasiun Bogor. Kalau keburu, bakal ditungguin. Kalau enggak, ya bye juga.

Keke langsung tanya posisi temannya yang ketinggalan begitu kami turun di stasiun Bogor. Katanya, udah di stasiun Universitas Pancasila. Oh, berarti sebentar lagi sampai. Kami putuskan menunggu di stasiun Bogor. Sedangkan Nai dan ayahnya duluan ke stasiun Paledang untuk mencetak e-ticket.

Karena bilangnya udah di stasiun Unversitas Pancasila, Chi menahan diri untuk gak ke toilet. Antreannya suka panjang kalau di stasiun Bogor. Chi pikir nanti aja kalau udah di Paledang.

Ditungguin lama, keretanya gak datang juga. Rupanya sempat tertahan di stasiun Cilebut. Kemungkinan karena kereta menuju Sukabumi sedang berputar di stasiun Bogor. Chi yang tadinya santai mulai ketar-ketir.

Keke dan teman-temannya yang menggemaskan karena drama-drama selama perjalanan hehehe.


Begitu, dibilang kalau kereta mulai jalan lagi, Chi minta semua bersiap-siap. Chi instruksikan semua harus berlari ke stasiun Paledang. Gak boleh jalan. Waktunya udah mepet banget.

Eh, tau-tau 1 anak laki-laki menghilang!

Chi panik, dong! Yang satu belum datang, satunya menghilang. Sementara kereta menuju Sukabumi sudah datang. Chi langsung minta Keke dan 1 orang temannya yang laki-laki untuk mencari. Abis ditelponin gak diangkat juga. Ternyata, anak yang menghilang ini lagi di buang air besar. Eyaampuuun! Chi dari tadi nahan pipis supaya gak pada mencar-mencar. Eh, ini malah mendadak ada yang ngilang tanpa pamit. Yaaaa susah deh urusannya kalau harus diburu-buru saat perut lagi mules.

"Ayo, lari! Gak boleh pada jalan!"

Stasiun Bogor dan Paledang sebetulnya bersebrangan. Tetapi, kta gak bisa langsung menyebrang. Harus jalan sedikit memutar, naik jembatan, kemudian lanjut menyebrang. Kalau teman-teman pernah ke stasiun Bogor, pasti tau bagaimana ramainya jembatan penyebrangan di saat jam sibuk. Udah gitu tinggi pula jembatannya.

Tetapi, saat mengingat kami bisa ketinggalan kereta, Chi pun mendadak bisa berlari dengan kencang hahaha! Lha, tapi kok cuma Keke dan anak-anak perempuan yang berlari? Ke mana anak laki-laki? Eyaampuuunn! Ternyata mereka malah jalan santai sambil ngrobrol di jembatan. Iiihh, gregetan banget deh sama mereka!

"WOOOOIII! LARIIII, CEPETAAAAN!"

Chi udah berteriak-teriak dari seberang jembatan. Tangan Chi udah bergerak ke sana/i menandakan mereka harus berlari. Tetapi, mereka asik ngobrol! Baru nyadar setelah udah di bawah jembatan. Mereka baru lihat emak Keke yang lagi heboh banget. Mereka pun langsung berlari.

Akhirnyaaaa, sampai juga kami di stasiun Paledang! Begitu K'Aie membagikan tiket, kami langsung boarding. Kereta pun langsung jalan. Bener-bener mepet waktunya!

Selesai naro tas, duduk sejenak, kemudian Chi ke toilet untuk pipis. Legaaaa! Bener-bener lega karena kami gak ketinggalan kereta. Urusan buang air kecil pun masih lancar. Chi sempat khawatir kena anyang-anyangan karena sempat menahan pipis. Tinggal selonjoran dan beristirahat sejenak sampai waktunya turun di stasiun Cisaat.


Tentang Anyang-Anyangan dan ISK (Infeksi Saluran Kemih)


infeksi saluran kemih, isk pada wanita, anyang-anyangan
Sumber: Tirto


Terlepas dari segala drama saat traveling, Chi tetap menikmati setiap perjalanan. Makanya, gak pernah kapok sama yang namanya jalan-jalan. Tetapi, memang saat itu, Chi sempat khawatir kena anyang-anyangan lagi karena terpaksa menahan buang air kecil. Soalnya pernah merasakan kayak apa gak enaknya anyang-anyangan. Sampai nangis, lho!

Waktu itu, kejadiannya bukan saat traveling. Tetapi, karena baru pindahan rumah. Seharian beberes rumah sampai malas minum dan jarang banget ke toilet. Kena deh anyang-anyangan. Bolak-balik ke toilet, tapi keluarnya cuma sedikit-sedikit. Rasanya pun panas dan sakit.


Pada acara Prive Uri-cran Women Community Talkshow dengan tema "Aktif dan Percaya Diri dengan Memelihara Saluran Kemih" di Grand Kemang Hotel, Jakarta (28/7), mbak Tanti Amelia sebagai salah seorang narasumber mengatakan kalau dulu sebelum tau Prive Uri-cran selalu mengikat jempol dengan karet gelang bila terkena anyang-anyangan. Teori yang salah sebetulnya, tetapi Chi juga baru tau hehehe.

Nah, kalau Chi dulu taunya minum air hangat sebanyak-banyaknya bila terkena anyang-anyangan. Tetapi, yang terjadi malah perut berasa kembung banget! Anyang-anyangan gak juga pergi. Itulah kenapa sampai menangis. Soalnya waktu itu belum tau Prive Uri-cran.


bakteri penyebab anyang-anyangan, bakteri e.coli, faktor penyebab anyang-anyangan

ISK bisa menyerang siapapun. Wanita (termasuk wanita hamil dan menopause), pria, bahkan anak-anak. Tetapi, wanita lebih rentan terkena anyang-anyangan karena

  1. Secara anatomi, saluran kemih wanita lebih dekat dengan anus dibandingkan pria.
  2. Wanita harus menggunakan air saat membasuh saat buang air kecil. Padahal air bisa menjadi tempat bakteri.
  3. Lebih sering menahan BAK (buang air kecil) karena wanita harus ke toilet saat ingin pipis.
  4. Resiko terekspos bakteri lebih tinggi melalui toilet umum.

4 hal di atas memang paling memungkinkan terjadi saat sedang jalan-jalan. Urusan toilet di perjalanan gak sekadar masalah antrean. Tetapi, seringkali juga menemukan toilet yang kurang bersih. Bikin galau kalau begini. Apalagi Chi termasuk orang yang jijik sama toilet kotor. 

Urusan toilet memang bisa jadi dilema saat traveling. Tapi, ya mau gimana lagi. Kalau keadaannya seperti itu, Chi memilih tetap buang air kecil. Daripada kena anyang-anyangan malah bisa bikin aktivitas kita terganggu.

Toilet yang kurang bersih memang menjadi salah satu sumber masuknya bakteri. Biasanya Chi memilih toilet jongkok daripada duduk. Bila gak ada toilet jongkok, terpaksa memilih yang duduk. Tetapi, dibersihin dulu bagian dudukannya dengan tissue basah.

Sebisa mungkin, Chi juga menghindari cebok menggunakan air yang ada di ember. Kita 'kan gak pernah tau udah berapa lama air itu ada di dalam ember. Belum tentu juga embernya bersih. Bahkan bisa jadi, ada yang ngobok-ngobok air di ember. *Ugh! Geli ngebayanginnya!

Bila ada gayung dan air keran di dalam toilet mengalir, biasanya Chi memilih menggunakan air langsung dari keran. Tentu membasuhnya dengan menggunakan gayung. Dibasuh dari depan ke belakang. Bagusnya kalau kita bawa gayung atau gelas kecil sendiri untuk membasuh. Udah lebih jelas kebersihannya kalau bawa sendiri.


ISK adalah infeksi pada saluran kemih yang terjadi pada mikroba. Sebagian besar kasus ISK karena bakteri. Tetapi, bisa juga disebabkan karena jamur dan pada kasus tertentu disebabkan karena virus.

Anyang-anyangan merupakan gejala awal Infeksi Saluran Kemih. Tetapi, menurut dr. Cepi Teguh, SpOG, MARS, untuk menentukan apakah seseorang terkena ISK perlu pemeriksaan dokter.

prive uri-cran, suplemen pencegah anyang-anyangan
Aktivitas sebagai blogger juga kadang-kadang membuat Chi suka malas bergerak. Apalagi kalau banyak deadline. Makanya, Chi tetap usahakan disiplin minum air putih sebanyak 1,5 s/d 3 liter per hari. Ditambah dengan minum Prive Uri-cran.


Meskipun demikian, jangan pernah anggap remeh anyang-anyangan. Hal pertama yang dirasakan kalau udah kena tuh capek! Ya itu, harus bolak-balik ke toilet karena keluarnya cuma sedikit-sedikit. Belum lagi menahan rasa sakitnya.

Anyang-anyangan mengganggu aktivitas banget. Bahkan bisa bisa kita jadi gak percaya diri gara-gara harus ke toilet. Ngebayangin saat harus ketemuan sama orang, tetapi kitanya bolak-balik ke toilet melulu gara-gara anyang-anyangan. Kan, jadinya bikin rasa percaya diri juga terganggu.

Ciri-ciri bila terkena anyang-anyangan adalah


  1. Ingin buang air kecil terus-menerus
  2. Buang air kecil terasa sakit/nyeri
  3. Buang air kecil tidak lancar

Bila terus diabaikan, bakteri bisa naik ke atas kemudian menimbulkan komplikasi lainnya yang jauh lebih berbahaya bagi kesehatan. Ginjal kita bisa kena. Serem 'kan kalau begitu. Sakit itu gak enak banget. Sakit juga mahaaaal.

5 dari 10 wanita pernah terkena ISK. 2 di antaranya mengalami kejadian ISK berulang.


Prive Uri-cran, Solusi untuk Anyang-Anyangan dan ISK


penyebab isk, infeksi saluran kemih

Chi sempat heran, kenapa minum air hangat tidak langsung berhasil menghilangkan anyang-anyangan. Padahal saat itu, Chi pikir, bila banyak minum maka air seni akan kembali encer. Tidak lagi berwarna kuning pekat. Anyang-anyangan pun akan segera hilang.

Chi baru tau jawabannya saat ikut talkshow hari Sabtu lalu. Volume kandungan kemih orang dewasa umumnya sekitar 300-400 ml. Semakin banyak minum, maka kandungan kemih akan semakin cepat penuh. Tetapi, masalahnya bila  sudah terkena anyang-anyangan berarti bakteri E.Coli sudah terlanjur menempel di dinding saluran kemih. Itulah kenapa meskipun sudah banyak minum, anyang-anyangan tidak lantas hilang. Bakterinya masih betah bertahan di dinding saluran kemih.

Menurut penelitian, Cranberry telah lama terbukti efektif mencegah ISK. Cranberry mengandung Proantosyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E.Coli pada dinding saluran kemih.

Masalahnya adalah cranberry bukan buah yang mudah ditemukan di Indonesia. Kalaupun ada yang jual harganya mahal karena import.

Chi pernah beli buah ini karena Nai minta dibeliin berbagai buah berry untuk dibikin jus. Bener banget kalau carinya itu susah dan harganya mahal. Udah gitu, rasanya pun gak enak kalau dimakan gitu aja. Ada rasa asam yang kurang nikmat kalau dimakan gitu aja. Memang enaknya dibikin jus.

Selain susah dicari, kita juga gak tau berapa takaran yang tepat mengkonsumsi cranberry setiap hari agar kesehatan saluran kemih tetap terjaga. Mendingan konsumsi Prive Uri-cran aja. Selain takarannya pas, juga aman diminum setiap hari.


Prive Uri-cran merupakan suplemen pertama di Indonesia yang mengandung ekstrak cranberry. Efektif mencegah anyang-anyangan dan ISK berulang.

Ada 2 jenis Prive Uri-cran yang bisa dikonsumsi, yaitu

  1. Prive Uri-cran (dalam bentuk kapsul). Komposisinya 250 mg ekstrak cranberry. Dosisnya 1-2 kapsul/hari.
  2. Prive Uri-cran Plus (dalam bentuk serbuk). Komposisinya 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg vitamin C, 0,1 mg Lactobacillus Achidopillus, dan 0,1 mg Bifidobacterium Bifidum. Dosisnya 1-2 sachet/hari.

Prive Uri-cran memang bukan antibiotik, tetapi suplemen. Makanya aman bila minum setiap hari suplemen ini untuk menjaga saluran kemih tetap sehat. Selain itu, kandungan cranberry pada Prive Uri-cran berupa ekstrak. Jadi, kita benar-benar bisa merasakan manfaatnya.

Ini alasan kenapa lebih baik Prive Uri-cran diminum setiap hari, daripada antibiotik:


  1. Antibiotik kerjanya membunuh semua bakteri, termasuk bakteri baik (probiotik). Padahal probiotik justru bagus bagi tubuh kita. Makanya di Prive Uri-cran plus juga ada probiotiknya.
  2. Bila tidak diminum secara teratur, antibiotik akan menyebabkan resistensi pada tubuh. Ini keadaan di mana kuman menjadi kebal terhadap antibiotik yang dikonsumsi.
  3. Penggunaan antibiotik tidak aman bagi ibu hamil. Sedangkan Prive Uri-cran aman dikonsumsi ibu hamil dan anak-anak.
  4. Antibiotik tidak mencegah anyang-anyangan berulang. 

manfaat minum prive uri-cran setiap hari

Sejak terkena anyang-anyangan Chi memang selalu stok Prive Uri-cran Plus di rumah. Berikut beberapa alasan pribadi kenapa memilih yang plus:

  1. Ada kandungan plus-nya. Komposisi pada Prive Uri-cran plus tidak hanya ekstrak cranberry. Tetapi, ada kandungan lainnya yang juga semakin membantu kesehatan saluran kemih dan pencernaan.
  2. Praktis dibawa ke manapun. Bila perginya cuma beberapa jam aja, Chi cukup bawa 1-2 sachet. Tinggal masukin ke dalam tas. Kalau perginya beberapa hari, tinggal masukin ke tas obat-obatan.
  3. Rasanya lebih segar. Apalagi kalau diminum pakai air dingin. Cara bikinnya pun mudah. Sediakan satu gelas air putih, tambahkan 1 sachet Prive Uri-cran Plus, kemudian aduk rata hingga air berubah menjadi warna pink. Minum, deh.

tips menjaga kesehatan saluran kemih

Prive Uri-cran bisa didapatkan di Watsons, Guardian, Lazada (lazada.co.id/combiphar), Apotek K24. Kimia Farma, Viva Health, Rumah Sakit, dan berbagai apotek lainnya. Bila ingin tahu lebih lanjut tentang Prive Uri-cran bisa lihat di website uricran.co.id


Prive Uri-cran Digital Content Competition


anyang-anyangan, prive uri-cran, suplemen kesehatan saluran kemih

Saat ini, Prive Uri-cran sedang mengadakan weekly quiz di Instagram. Silakan teman-teman membuat konten di akun social media masing-masing dengan tema "Aktif dan Percaya Diri Bebas Anyang-Anyangan". Upload foto dan buat konten semenarik mungkin, asalkan sesuai tema.

Jangan lupa masukkan beberapa keyword berikut ke dalam konten, yaitu


  • Prive Uri-cran
  • Cranberry
  • Anyang-anyangan
  • Infeksi Saluran Kemih
  • ISK
  • Bakteri E.Coli
  • Minum Setiap Hari
  • #uricran #uricranwomenscommunity #combiphar #nama kota (contoh: Jakarta2)

Tag akun Prive Uri-cran dan 3 orang teman. Sertakan kalimat ajakan untuk ikut weekly quiz di akun Instagram Prive Uri-cran. Wajib like akun FB Prive Uri-cran (@priveuricran) dan akun IG @uricran.id.

Ikutan, yuk! Hadiahnya menarik banget, lho!