Tuesday, March 12, 2019

Jalanin Bareng Prudential Indonesia Melihat Program Wakaf Produktif Dompet Dhuafa

prudential indonesia, we do good

Jalanin Bareng Prudential Indonesia Melihat Program Wakaf Produktif Dompet Dhuafa - Seperti apa rasanya buah naga? Kalau buat Chi rasanya tuh anyep. Dingin tanpa rasa gitu, deh. Makanya Chi gak begitu suka buah naga. Kalau pun beli, biasanya untuk dibikin smoothie. Itupun tujuannya sekadar supaya warna smoothie jadi cantik kalau pakai buah naga yang merah. Sedangkan untuk rasanya, tetap dari buah lainnya. Biasanya Chi campur dengan nanas atau mangga.

Tetapi, Chi harus mulai meralat rasa buah naga ketika Sabtu lalu (9/3) diajak Prudential mengunjungi kebun buah naga di Desa Cirangkok, Subang, Jawa Barat. Rasa buah naganya manis dan segar. Langsung dimakan begitu aja juga udah enak.


We DO Good Prudential Indonesia


we do good camp ke kebun buah naga

Prudential Indonesia memiliki 4 komitmen baru di tahun 2019 dan salah satunya adalah We DO Good. Di mana komitmen ini merupakan bagian dari program CSR Prudential dengan memberikan berbagai edukasi kepada masyarakat.

Pada tanggal 1 Februari 2019, Prudential Indonesia meluncurkan program wakaf PRU Syariah. Sebelum peluncuran, para blogger juga diundang untuk mendengarkan penjelasan tentang asuransi syariah. Terlebih dalam program Prudential wakaf yang diluncurkan tersebut, para nasabah tidak hanya menerima manfaat asuransi. Tetapi, juga dapat mewakafkan sekian persennya untuk diwakafkan.

[Silakan baca: Mengenal Wakaf Asuransi Syariah]


"Banyak masyarakat yang masih berpikir kalau berwakaf itu membutuhkan uang yang banyak karena bentuknya harus tanah, membangun sekolah, dan lain sebagainya. Padahal berwakaf tidak harus seperti itu. Masyarakat bisa berwakaf melalui manfaat asuransi yang dimiliki," ujar mas Bobby, perwakilan Prudential Indonesia.


Berkunjung ke Kebun Agrowisata Dompet Dhuafa


Nazhir atau pihak yang menerima dana wakaf tentunya harus yang bisa dipercaya. Dompet Dhuafa adalah satu nazhir yang bekerjasama dengan Prudential Indonesia untuk mengelola dana wakaf para nasabahnya.

Dompet Dhuafa memang sejak dulu sudah dikenal sebagai salah satu lembaga yang bisa dipercaya. Tetapi, tentunya kita juga ingin tau seperti apa salah satu wujud dana wakaf yang dikelola dan dikembangkan oleh lembaga ini. Oleh karena itu pada hari Sabtu (9/3), Chi dan beberapa blogger diajak mengunjungi Kebun Agrowisata di desa Cirangkong, Subang, Jawa Barat.

Kami berangkat dari Kota Kasablanka sekitar pukul 7 wib. Perjalanan yang cukup melelahkan karena sekitar pukul12.30 wib, kami baru tiba di lokasi. Salah satu penyebabnya karena pembangunan jalan tol. Menghabiskan waktu 5,5 jam 'aja' waktu tempuhnya 😂



Lamanya waktu tempuh, langsung terbayar ketika kami disajikan makan siang. Hidangan khas sunda yang disajikan di alas daun pisang mengingatkan Chi dengan kebiasaan kalau lagi jalan-jalan bersama keluarga besar. Kami menyebutnya ngebotram.

Makan bersama dengan hidangan yang menggugah selera ini diiringi dengan alunan musik khas sunda. Kami sempat becanda, "pengantinnya mana?" Karena jadi berasa kayak suasana di kawinan juga hahaha!


Smoothie buah naga merah dan putih


Setelah ishoma, acara dilanjutkan dengan berbincang-bincang. Sayangnya pada saat itu cuaca kurang mendukung.Ya, namanya juga lagi musim hujan. Seharusnya bincang-bincang santai ini dilakukan di alam terbuka. Tetapi, baru aja mas Bobby memberikan sedikit sambutan, hujan pun turun. Membuat kami berhamburan dan masuk ke dalam saung tempat kami makan siang. Acara pun dilanjutkan di ruangan ini.

"Wakaf produktif adalah mengelola dana wakaf yang manfaatnya berkelanjutan dan bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak orang. Kebun Agrowisata di Subang ini merupakan bentuk konkrit wakaf produktif yang dikelola oleh Dompet Dhuafa," ujar Muhammad Koharudin, Marcomm Spv Dompet Dhuafa

Untuk menjaga agar dana wakaf tetap bisa produktif, Dompet Dhuafa bekerjasama dengan banyak pihak. Salah satunya adalah dengan Prudential Indonesia. Sependapat dengan apa yang dijelaskan mas Bobby, mas Komar juga menegaskan kalau berwakaf tidak harus menunggu memiliki uang yang sangat banyak dulu.

indonesia berdaya program wakaf produktif dompet dhuafa

Kawasan Agrowisata ini memiliki lahan seluas 10 hektar. Tentunya tidak semua lahan ditanam buah naga. Di sana ada juga kebun nanas, jambu crystal, dan pepaya. Bahkan ada juga peternakan domba. Guesthouse dan beberapa area permainan pun tersedia.

Saat yang paling ditunggu pun tiba yaitu panen buah naga. Yeaaay! Mas Agung Karisma dari Dompet Dhuafa menemani para blogger untuk mengajarkan bagaimana cara memanen buah naga sekaligus menjelaskan tentang kawasan agrowisata tersebut. Tidak sulit memanen buah ini. Hanya sedikit digunting bagian batang yang dekat buahnya.

Perkebunan ini digarap oleh petani sekitar. Area perkebunan buah naga lebih luas daripada nanas. Tetapi, menurut mas Agung kalau buah naga hanya bisa dipanen di bulan tertentu saja. Berbeda dengan nanas yang bisa panen kapan pun. Makanya kalau nanas masa tanamnya bisa diatur supaya gak serentak panen dalam satu waktu.

panen buah naga, asuransi syariah prudential indonesia
kebun buah naga dompet dhuafa

Dengan semangat, Chi memanen buah naga lumayan banyak. Etapi, buah yang Chi panen itu beneran dibawa pulang, lho. Tentu aja harus dibayar dulu, harganya Rp20.000,00 per kg. Chi bertanya kenapa rasanya bisa enak dan manis, tidak seperti kebanyakan buah naga yang cenderung anyep. Menurut mas Agung, rasa buah naganya manis karena menggunakan pupuk organik. Pantas saja rasanya enak.

Tidak hanya buah naga merah, Chi juga membeli 4 buah nanas Subang. Sejak dulu Subang kan udah terkenal dengan nanasnya. Sayangnya Chi lupa beli buah naga putih. Waktu itu buah naga yang Chi petik hanya yang berwarna merah.

Kalau udah lihat bukti konkrit begini, rasanya jadi semakin yakin dan semangat untuk berwakaf. Ini manfaatnya besar banget. Insya Allah akan menjadi amal jariyah bagi kita yang berwakaf. Lahan yang diwakafkan juga produktif dan membantu perekonomian warga sekitar. Masyarakat lain pun bisa menikmati buah naga dan hasil panen lainnya yang tentunya segar dan bergizi.

[Silakan baca: Prudential Indonesia Luncurkan Program Wakaf PRUSyariah]

Keke Naima
Keke Naima

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

107 comments:

  1. Kini wakaf semakin mudah, tak harus punya lahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas. Jadi semakin semangat untuk berwakaf

      Delete
  2. Program-programnya Prudential Indonesia ini keren-keren ya, kapan itu sempat tahu program merek untuk pemberdayaan perempuan dalam bentuk literasi keuangan. Sekarang program wakaf yang dukung petani buah naga untuk berdaya. Mantaplah. Sukses selalu Prudential.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup! Sesuai dengan komitmen We DO Good Prudential. Selalu senantiasa berusaha menebar kebajikan

      Delete
    2. We Do Good nya beneran dibuktikan ya. Keren, Prudential selalu terdepan. Termasuk dalam program wakaf produktif ini yang hasilnya bisa berkelanjutan

      Delete
  3. saya sudah ikut prudential dari dulu
    programnya keren banget

    ReplyDelete
  4. Acaranya seru ya. Sangat menambah wawasan soal wakaf

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membuka wawasan saya kalau wakaf ternyata gak harus punya uang banyak banget dulu

      Delete
  5. Wah serunyaaa, panen buah naga sendiri. Aku suka makan buah naga, langsung dimakan gitu aja sih biasanya. Kapan-kapan mau bikin smoothie buah naga ah. Itu di foto keliatan seger banget deh smoothie buah naga merah putihnya.

    ReplyDelete
  6. wah acaranya keren... tulisannya mantap...foto2nya keceh...

    ReplyDelete
  7. ini yaa hasil kolaborasi wakaf dan asuransi syariah Prudential. Eh bisa gak sih wisata petik buah dengan langsung datang ke sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh banget, kok. Anak-anak kayaknya bakal betah deh kalau wisata ke sana

      Delete
  8. Seru banget wisata kebunnya kak. Kalau ada kesempatan rasanya aku ingin kesana lagi, kalau perlu nginep hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enaknya memang menginap. Perjalanan yang lumayan jauh kan enak kalau istirahat sejenak di guesthouse

      Delete
  9. Wah ini sih menyenangkan banget mak Chii.. Apalagi suasananya merah- merah gitu bikin seger pas wisata hehe.. Bangga jadi bagian dari Prudential

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silviana nasabah Prudential? Toss dulu lah kita :)

      Delete
  10. Wah makin yakin nih mau wakaf lewat prudential aja. Secara kerjasamanya sama dompet dhuafa yg memang sudah berpengalaman soal wakaf. Mkasih mbk chi share info kecenya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. (calon) Nasabah kan berhak tau juga seperti apa nazhir yang akan mengelola dana mereka. Alhamdulillah salah satunya bekerjasama dengan Dompet Dhuafa.

      Delete
  11. Luar biasa program wakafnya menghasilkan buah naga yang seger-seger banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prudential Indonesia dengan program wakafnya bener-bener istiqomah dan hasilnya bisa terlihat

      Delete
  12. Serunya bisa ambil buah naga sendiri. Progam wakaf lewat prudential ini juga oke. Semoga makin banyak yg terbantu

    ReplyDelete
  13. Aku suka buah naga..disendokin langsung dari buahnya enak lho.. Senang ya melihat dana wakaf yg manfaat seperti ini..

    ReplyDelete
  14. Mbak mbak mau dong smoothies nya itu bikin ngiler banget. Wkwk. Bagus yaa program dompet dhuafa bisa jadi berdayain banget

    ReplyDelete
  15. Cara pintar dan praktis untuk berwakaf! Love the place.. it’s really beautiful indeed

    ReplyDelete
  16. we do good. keren banget gebrakan prusyariah selalu nyata ya.dengan menggandeng dompet doafa makin banyak petani yang sejahtera InsyaAllah. dan saya mupeng banget dgn buah naga yg manis itu. karena beli 5x disini cuma 1x dapat yang manis hahaha

    ReplyDelete
  17. Lahannya luas banget ya, seru banget bertualang di lahan luas yang ada kebun buah naga, kebun nanas, dan jambu crystal, bahkan bisa metik langsung buah naga, di rumah, saya pun menanam beberapa pohon buah naga, alhamdulillah manis buahnya tapi ya gitu nggak bisa panen setiap saat, melihat langsung ke area agrowisata dompet dhuafa jadi yakin ya dengan program wakaf dari prudential karena melihat dan terjun langsung ke lokasi

    ReplyDelete
  18. Mantap nih program wakaf dari prudential. Btw asyik ya mbak diajak panen buah naga. Mana rasanya manis pula. Pengen icip juga deh.

    *btw baru tahu ada yang namanya buah naga putih

    ReplyDelete
  19. Membaca artikel ini, rasanya bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar PRUdential.
    Iya, kami sekeluarga juga menjadi nasabah asuransi unit link sejak 2010 lalu.

    Kalau sudah tahu begini, tak perlu was-was lagi berinvestasi di PRUdential ya, Chi

    ReplyDelete
  20. Luas sekali tanahnya.
    Ada kebun buah naga yang bisa ambil sendiri, asik nih :D

    ReplyDelete
  21. Salut banget sekarang progran prudential udah macem macem, sukses selalu untuk prudential

    ReplyDelete
  22. Memang mbak, buah yang matang di kebun lebih enak daripada yang diperam dulu. Ih iri banget mbak, pengen, mupeng banget itu. Jadi pengen jalan jalan ke kebun buah naga dompet dhuafa.

    ReplyDelete
  23. subhanallah, kalo lihat kebunnya secantik ini, siapa yang ga sudi sedekah yaa!
    Tertata rapi.

    Aku jadi inget yang di acara Dompet Dhuafa dulu, ke Sukabumi juga keren banget tu\h, sayang sekarang udah musnah kena longsor.

    ReplyDelete
  24. Wakaf prudential ini luar biaza keren. Banyak yang dilibatkan termasuk blogger untuk semakin mengenalkan kepada masyarakat. Pengen ikutan juga mwtik buah langsung heheh

    ReplyDelete
  25. Wah senengnya bisa ikutan event kayak gini. Aku suka gabung acara kayak gini. Bisa belajar banyak

    ReplyDelete
  26. Suka dengan programnya semoga pelaksaan wakafnya amanah ya mba, makanya ngeriung suka dehh pakai daun pisang

    ReplyDelete
  27. Untunglah waktu pertama kali nyobain buah naga pas yang rasanya manis dan buahnya segar, jatuhnya langsung suka deh. Tapi pernah juga merasakan buah naga yang agak hambar, tapi tetep enggak kapok makan buah naga...
    Btw, kolaborasi yang keren dari Dompet Duafa dan Prudential ya, semoga membawa manfaat untuk lebih banyak orang...

    ReplyDelete
  28. Seru banget yaaa, Mba, bisa memetik buah naga langsung dari kebunnya :). Udah gitu bisa langsung dinikmati pula pasti sensasinya berbeda dengan saat beli di supermarket atau toko buah :)

    ReplyDelete
  29. Ternyata berwakaf via Prudential gini penyaluran dananya terawasi juga ya. Apalagi kerja sama dengan Dompet Dhuafa yang mengelola banyak dana. Jadinya amalan dari dana wakafnya akan terus mengalir ke si empunya.

    ReplyDelete
  30. Berwakaf semakin mudah yaa, Mba. Tak perlu punya lahan atau dana milyaran, cukup ikut asuransi kita sudah bisa berwakaf :)

    ReplyDelete
  31. 20 ribu per kg mau banget. Apalagi jenisnya bagus menggunakan pupuk organik pula. Kalau panennya sudah skala besar tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tapi bisa ekspor juga ya. Salut sama program wakaf yang sangat berdaya ini

    ReplyDelete
  32. a dulu juga gak doyan buah naga. Soalnya kali pertama makan yang warna putih. Terus nyobain lagi warna kuning, rasa sama. Eh pas ketemu yang ungu ama merah, rasanya kok beda. Jadi doyan yang merah ama ungu.

    Wah nerati sekarang prudential sama Dompet Dhuafa udah kerja sama ya Mak. Keren euy.

    ReplyDelete
  33. Prudential makin ke sini makin top marktop banget. Sampai kepikiran gitu ya.. dana wakafnya sebuah perkebunan agrowisata yang manfaatnya memang bisa dirasakan oleh banyak orang dan berkelanjutan. Semoga sukses terus, Prudential.

    ReplyDelete
  34. Wah ada buah naga segitu banyak kalau aku bisa kalap nih. Hahaaa... Aku suka banget sama buah yang satu ini, seger banget sih. Cocok dimakan buat di daerah Gresik yang panas.

    ReplyDelete
  35. Seruu bangeeet mbak, aku suka banget sama buah Naga.

    ReplyDelete
  36. Serunyaaa. Sekarang berwakaf nggak perlu ditunda tunda tunggu punya banyak dana.

    Eh iya Teh. Saya juga lho, kalo buah naga suka dicampur sama yang lain. Seringnya dijadiin jelly. Waahhh senangnya bisa panen banyak di sana.

    ReplyDelete
  37. Aku malah paling suka sama buah naga mba, kalo makan berasa kayak habis pake lipstik haha. Oya alhamdulillah banget ya ada wakaf kebun dengan luas 10 ha ini dan produktif menghasilkan buah-buahan kayak jambu kristal itu. Dan aku tim makan buah naga langsung d kerok daripada d bikin jus mba hehe

    ReplyDelete
  38. seru banget itu yang makan bareng ah jadi pengen ikutan jelajah kayak gini
    sambil buka pikiran tentang produktifitas kayak ini

    ReplyDelete
  39. asuransi kesayangan aku makin banyak inovasinya. suka sekali dengan konsepwakaf jadi semua bisaikutan berwakaftanpa ribet dan transparan.

    ReplyDelete
  40. wah ini lanjutan cerita tentang program waqaf di prudential ya mbak.
    Kalau sudah lihat hasil nyatanya kayak gini, pasti masyarakat makin yakin untuk menitipkan pengelolaan waqafnya ke prudential.

    Asyik banget bisa petik buah naga dan mencicipi buahnya langsung di kebun

    ReplyDelete
  41. tanah waqaf bisa dimanfaatkan dg baik dan menjadi kebun buah naga dg hasil yg maksimal. memang yaa prudential selalu bisa menjawab semua kebutuhan kita. salut!

    ReplyDelete
  42. Aku baru tahu lho kalau buah naga itu musiman, kirain bisa dipanen sepanjang waktu :D
    Ahaha aku juga agak kurang suka buah naga krn pernah agak trauma gtu, terutama naga merah, tapi sebenarnya masalahnya di pencernaanku sih :D
    Jd dulu setelah makan buah naga, pas BAB dan BAK lansgung muncul merah2 gtu di urrin, sempet ngira kanker usus, macem2,gak taunya krn emang pencernaanku gak bisa menyerap sempurna haha. Konyol kalau inget itu tapi jdnya trauma #malahcurcol
    Tapi kalau buah naga putih aku masih makan :D

    ReplyDelete
  43. Kalau sudah melihat bukti nyata digunakannya dana wakaf ini, tentu jadi makin yakin ya untuk berwakaf melalui Prudential. Apalagi jelas bekerja sama dengan Dompet Dhuafa yang telah dikenal mengelola dana umat.

    ReplyDelete
  44. Kedua anak bunda juga bergabung di Asuransi Prudential tp tgeh apa gaknya banyak program2 bagus di Prudential. Maklum mereka kan wanita2 karir yg menghabiskan pagi hingga sore/malam di kantor. Program wakaf luar biasa, merska hrs tahu tuh. Mksh, Chi sharingnya.

    ReplyDelete
  45. Wah, senangnya bisa metik buah naga di kebun Agrowisata ini. Saya belum tahu tempat ini, padahal saya pernah tinggal di sana 15 tahun hihihi

    Banyak juga program Prudential ya, semoga bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

    ReplyDelete
  46. Saya suka buah naga Mbak Myra baik yang putih maupun merah.
    Dan selain salfok sama buah naga dan ngebotramnya..saya juga acung jempol dengan program wakaf dari Prudential ini
    Keren !!

    ReplyDelete
  47. waktu tempuh 5,5 jam 'aja' itu kayaknya tergantikan dengan pengalaman yang keren ya mbak.

    ReplyDelete
  48. Programnya Prudential makin keren aja ya dan aku suka kalau ngomongin wakaf. Secara dulu nggak ngerti wakaf tuh gimana, walaupun dijelasin gak mudeng. Sekarang udah lumayan paham gara2 ada aksi nyatanya...

    ReplyDelete
  49. Sekarang semakin mudah yaa.. memang prudential dari dulu pumya program yang kece2

    ReplyDelete
  50. Seru banget yaaaa kesannya tak terlupakan deh bisa metik sendiri makan langsung buahnya... wah yang sudah mewakafkan hartanya disini betapa banyak pahalanya yaaaa bikin masyarakat berdaya... buahnya selalu tumbuh bikin happy yg berkunjung luar biasaaa

    ReplyDelete
  51. Hasilnya nyata ya mbk. Itu kumpulan buah naganya menggiurkan banget. Salut sama program-program pemberdayaan masyarakat ini. Mudah-mudahan bisa segera dicontoh oleh perusahaan-perusahaan lain

    ReplyDelete
  52. Mba Chi kayak juragan buah naga nih, pakai payung nungguin pekerja memetik buah, hihiii

    Btw, saya ikut bangga melihat dana wakaf yang bermanfaat untuk dijadikan lahan produksi gini. Jadi makin mantap kalo ingin ikut wakaf

    ReplyDelete
  53. Kolaborasinya keren banget mba, karena di satu sisi memang tepat sasaran khususnya dalam hal pemberdayaan petani dan masyarakat sekitar. Sehingga, hasil panen buah-buahan yang dihasilkan pun emang "terasa" banget ya mba bedanya. Saluutt sama program wakaf prudential

    ReplyDelete
  54. Seru banget mbak kegiatannya. Program-program prudential ini memang keren banget ya mbak. Selalu bangga sama program wakafnya prudential. Semoga kedepannya program seperti ini bisa menjangkau masyarakat yang lebih lias lagi ya.

    ReplyDelete
  55. Wakaf seperti ini keren juga ya. Rangkaian acaranya juga seru

    ReplyDelete
  56. Dengan adanya ini nasabah Prudential jadi tahu y program wakafny Ada hasilny jd tmbh yakin mreka utk mnjd bgian dr Prudential

    ReplyDelete
  57. Kok seru banget sih ini acara campnya mbak Myra, apalagi bisa kolaborasi antara Prudential dan Dompet Dhuafa. Ini salfok lihat si smoothienya. Ini tempatnya bisa didatangi untuk umum gitu gak mbak?

    ReplyDelete
  58. Programnya keren ya mba. Masyarakat diberi kail, bukan sekedar ikan. Insya Allah jadi lebih berdaya. Btw, aku suka banget jus naga campur nanas. Enak & segar. Apalagi kalo buah naganya pake pupuk alami gini ya. Pasti lebih segar! :)

    ReplyDelete
  59. Buah favoritku banget ini si buah naga, enak banget ini sambil manen buah ya mak Chi

    ReplyDelete
  60. PRUdential memang gencar melakukan gebrakan seiring perkembangan zaman.
    Banyak melahirkan produk-produk inovatif.

    Aku pribadi paling suka dengan produk yang melibatkan rakyat dan sarat manfaat seperti ini.

    Insya Allah, berkah ya, Chi...

    ReplyDelete
  61. Aku suka sama buah Naga, Chi...
    Di sini harganya lebih murah antara 10-15/kg tapi ya gitu kalau beruntung dapatin yang manis, kalau nggak ya anyep gitu heheee
    Seneng pasti bisa metik buah Naga sendiri pas dibawa pulang, mana rasa buah naganya juga manis, kayak yang metik heheee
    Emang keren nih program dari Prudentil, bakalan puas jadi nasabahnya karena dapat berwakaf ^_^

    ReplyDelete
  62. Program2nya prudential selalu bermanfaat untuk orang banyak, sesuai sama taglinenya we do good. Semoga prudential bisa terus berinovasi dg program2 yg mensejahterakan berbagai lapisan :)

    ReplyDelete
  63. Aku pernah ke sini di ajakin sama Dompet Dhuafa. Tempatnya lengkap banget karena memberdayakan warga sekitar juga untuk peternakan.

    ReplyDelete
  64. terus terang aku baru tau adav"wakaf produktif" ooo makanya dibikin kebun buah kyk gini ya mbak, sehingga bisa bantuin petani2 gtu ya di sana? Bsia membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar :D

    ReplyDelete
  65. salut dengan berbagai inovasi program pemberdayaan masyarakat seperti ini

    ReplyDelete
  66. Prudential nih produknya s3lalu inovatif ya, Mba. Berusaha melihat kebutuhan konsumen. Makanya bisa bertahan lama.

    ReplyDelete
  67. Alu sekeluarga doyan banget mba buah naga merah. Apalagi klo ditaro di kulkas dulu. Maknya langsung ngileeerr liat smoothies di atas.
    Wow banget ya mba perjalanannya sampai 5,5 jam.

    ReplyDelete
  68. Saya juga dulunya kurang doyan buah naga karena rasanya anyep gitu, mbak. Tapi setelah beli beberapa kali ada juga dapat buah naga yang lumayan manis jadi mulai suka deh

    ReplyDelete
  69. Melihat smoothie buah naga yang merah putih itu bikin seger banget mbak

    ReplyDelete
  70. Wow... a fantastic camp...!!

    Mau dunk smoothie naga nya....petik petik naganya juga seru.....makan barengnya apalagi...

    ReplyDelete
  71. Duuh serunya bisa turun langsung ke kubun buah naga dan memetiknya langsung. Program yang tengah dijalankan prudent dan DD ini inovatif sekali sebab membuka peluang berwakaf dgn lebih luas

    ReplyDelete
  72. Wah baru taj adaa program Wakaf di prudential, makin inovatif aja ya.

    ReplyDelete
  73. Aku suka makan buah naga, suka ngasih buat mpasi anaku juga, meski abis itu pasti repot bebersih karena pasti ninggalin noda kemerahan dimana mana. Haha smoga rejeki kita dilancarkan untuk berwakaf ya mbaa :) aamiin.

    ReplyDelete
  74. Buah naganya seger-seger bangeett. Kabita pisan liat jusnya :D

    ReplyDelete
  75. Pengalaman berharga banget tuhh, bisa metik buah naga langsung dari pohonnya. Anw, kalo buah naga aku lebih suka dimakan langsung daripada dijus.

    ReplyDelete
  76. Aku pas kali pertama cobain juga kok anyep ga enak tapi terusnya dikasih sama temen yang ayahnya budiday sendiri buah naga itu enak banget manis dari situ aku suka lagi dan cobain beli buat anak2 eh ternyata anak2 doyaaan pisan :)

    Seru bisa metik langsung y mba kirain itu ga perlu bayar 20k hahaha...

    ReplyDelete
  77. seru banget ya goodcampnya, paling bikin penasaran sih pas bagian panen buah naga, banyaak banget ya itu

    ReplyDelete
  78. Makin produktif dengan wakaf dari dompet dhuafa

    ReplyDelete
  79. Metik buah naganya jauh banget, Mbaa hihi. Btw smoothie buah naganya seger banget, psst ada resepnya gak tuh, hihi. Salut deh dengan program wakaf Prudential :)

    ReplyDelete
  80. menarik sekali program we do good ini manfaatnya bagus untuk sekitar

    ReplyDelete
  81. Komitmen prudent kerap kali berinovasi dan berbasis pada tingkat sosial pun dalam langkah ini berkolaborasi dengan lembaga nirlaba yg sudah terpercaya dan konsen pada ZISWAF

    ReplyDelete
  82. Keren ya prudential udah ada syariahnya dan sekarang bisa sekaligus beramal. Makin nyaman menjadi nasabah prudential

    ReplyDelete
  83. seru banget ya acaranyaa. udah lama denger prudential.. keren ternyata ada program seperti ini

    ReplyDelete
  84. Wah keren banget yah acaranya dan main panahnyaa minumannya bikkin aku ketuleran haus. hihi

    ReplyDelete
  85. Program program prudential emang bagus bagus yah, jadi pengen pindah ke prudential deh

    ReplyDelete
  86. Jlebb banget, waka tak perlu menunggu harus kaya dulu. Terima kasih sudah diingatkan.
    Kolaborasi yang keren sekali antara Prudential, Dompet Dhuafa dan masyarakat yang berwakaf

    ReplyDelete
  87. Wah seru nih bisa ke sini. Semoga program serupa juga ada di banyak daerah di Indonesia

    ReplyDelete
  88. Kalau soal bikin inovasi gini, Prudential emang juaranya deh. Udah dari dulu saya lihat, gimana bagusnya terobosan-terobosan yang dibuat oleh Prudential.

    ReplyDelete
  89. Mantep ini Prudential ya mba. Apalagi sekarang bareng Dompet Dhuafa. Aku kok ngiler sama itu jus buah naganya.

    ReplyDelete
  90. Prudential memang selalu bikin inovasi baru yah mba.. makin keren lah ini prudential apalagi bikin acara seru seperti ini...

    ReplyDelete
  91. Buah naga tuh memang gitu, tapi semakin kenal semakin sayang. Kaya sama pacar gitu eh suami deng wkwkwkw. Btw lama juga perjalanannya ya mba chi, mabok ga? Hahaha

    ReplyDelete
  92. Wah Prudential kolaborasi dengan DDompet Dhuafa ya. Jadi bener2 ya, pas. Satu expert di asuransi satu expert di pemberdayaan. dengan benang merah syariah ini manfaat banget.

    ReplyDelete
  93. Aku sangat terharu kalo yg sudah berhubungan dengan wakaf mba,karena bagiku sebagai manusia pada umumnya menunaikan ibadah sama hal nya berdiskusi dengan Allah dan bentuk waqaf ini cara kita lebih mendekatkan kepada Allah

    ReplyDelete
  94. Makin kreatif ya sekarang. Bermanfaat dan tepat sasaran. Perlu ditiru perusahaan lain nih.

    ReplyDelete

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^