Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah - Keke Naima

Sabtu, 15 September 2018

Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah

Cap Kaki Tiga Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah

Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah


Apa makna Tahun Baru Hijriah bagi teman-teman? Bagi seorang muslim atau muslimah, Tahun Baru Islam pastinya memiliki banyak makna istimewa. Salah satu maknanya bagi Chi adalah berubah kea rah yang semakin baik.

Secara pribadi, Chi juga merasakan rasa yang istimewa saat datangnya Tahun Baru Hijriah. Chi mulai berhijab saat Tahun Baru Islam. Tepatnya lupa di tahun berapa. Pastinya saat Nai masih usia balita. Mungkin di usia 4-5 tahun.

Nai kecil masih punya kebiasaan mainin dan menghisap-hisap rambut bundanya. Bisa sampai ketiduran kalau udah unyel-unyel rambut. Makanya, Chi masih suka buka-tutup hijab pada saat itu. Ya namanya juga sedang berproses. Meskipun sekarang sudah tidak buka-tutup lagi ketika sedang berada di luar rumah, tetap aja Chi merasa takan terus berproses. Prose menjadi semakin lebih baik.

Tidak disengaja juga mulai berhijab pada saat Tahun Baru Hijriah. Chi hanya ingat pada ucapan almarhumah mamah mertua ketika pertama kali melihat menantunya ini berhijab. “Chi, kamu makin cantik pakai kerudung! Pas pula mulainya di Tahun Baru Hijriah!” Chi hanya senyum menanggapinya dan baru sadar kalau waktunya memang bersamaan hehehehe. Tetapi, sejak itu jadi merasa kalau Tahun Baru Hijriah menjadi semakin istimewa bagi Chi dan awal yang baik untuk berhijrah.

Tahun Baru Hijriah Jadi Momen Saatnya Memulai Hidup Sehat


Cap Kaki Tiga Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah

“Chi, kamu harus jaga kondisi badan, ya. Mamah tau kalau kondisi mu tidak sekuat yang kamu bilang. Pokoknya jangan sampai kecapean.”

Sekitar 3 minggu lalu Chi telponan sama mamah. Air mata Chi langsung bercucuran usai nelpon. Antara sedih dan bahagia mamah bilang seperti itu.

Sudah 3 bulan ini Chi pindah rumah. Waktu masih tinggal sama orang tua, mamah tuh jarang banget kasih pesan kayak gitu. Walaupun saat masih tinggal bersama Chi berusaha untuk tidak merepotkan orang tua, tetap aja mamah tau kalau anak sulungnya ini gak boleh kecapean. Padahal Chi jarang kasih lihat kalau sedang sakit. Mungkin itu yang dinamakan naluri seorang ibu, ya.

Sudah lama Chi bertekad untuk mulai bergaya hidup sehat. Tetapi, gak pernah konsisten. Masih tergoda untuk makan dan minum segala macam. Apalagi kalau ditawarin nasi uduk atau nasi padang. Pernah tuh hampir tiap malam Chi mengkonsumsi 2 makanan favorit itu. Akhirnya badan jadi semakin melar. Duh!

Olahraga juga masih tergantung mood. Kalau lagi rajin bisa tiap hari. Tetapi, kalau malas bisa berhenti selama berhari-hari. Mau mulai rajin lagi udah malas duluan.

Istirahat juga masih jadi PR besar buat Chi. Masih suka tidur larut malam banget meskipun sekarang secara perlahan mulai dikurangi. Malam hari memang nikmat untuk me time.

Stress? Berusaha banget dihindari. Sadar diri kalau penyakit juga bisa datang dari stress. Gak hanya karena kecapean, kalau lagi banyak pikiran juga bisa bikin badan Chi jadi mudah nge-drop.

Gak mau terus-terusan seperti itu, Chi mulai bertekad untuk hidup sehat . Mulai bergaya hidup sehat saat Tahun Baru Hijriah? Kenapa enggak? Niatan baik dimulai pada saat yang baik.


Sebetulnya udah hampir setahun ini sudah mulai disiplin. Chi mulai mengatur lagi pola makan. Kurangi jajan, lebh banyak makan yang berserat, nutrisi juga diperhatikan lagi, bahkan Chi melakukan diet cut carbo. Konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari juga dilakukan. Sampai Chi pasang reminder di hp supaya jangan sampai kurang minum. Mulai berolahraga secara rutin, minimal 12 ribu langkah per minggu. Istirahat harus cukup dan jauhi stress. Alhamdulillah mulai menampakkan hasil yang menggembirakan.

Cuaca Menjadi Salah Satu Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan


Cap Kaki Tiga Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah

Berasa banget gak sih kalau beberapa hari ini udara rasanya gerah banget? Padahal Chi lebih sering di rumah. Tetapi, tetap aja berasa gerah. Biasanya kalau cuaca kayak gini panas dalam mulai mengintai. Mulai timbul deh sariawan, bibir pecah-pecah, sakit tenggorokan, hingga sulit BAB. Kesel banget kan jadinya. Chi harus pastikan yang benar cara penyembuhannya.

Yup! Kalau cuaca lagi kayak begini, Chi langung ingat sama Larutan Cap Kaki Tiga, deh. Chi udah mengandalkan produk ini untuk mencegah dan mengobati panas dalam sejak bertahun-tahun lalu. Cap Kaki mengadung mineral alami (gypsum fibrosum dan calcitum) dan merupakan resep turun temurun, lho. Ya gak heran kalau produk yang sudah ada sejak tahun 1937 ini bertahan hingga sekarang. Di Indonesia, sejak tahun 2011, PT. Kino Indonesia Tbk sebagai pemegang resmi lisensi Cap Kaki Tiga.

Kandungan mineral alaminya itu juga bisa menjaga stamina serta suhu tubuh tetap stabil. Chi suka dengan rasanya yang tawar seperti kita meminum air putih aja. Tetapi, ada rasa segarnya juga. Ya, segarnya kayaknya karena kandungannya yang mineral alami itu. Cap Kaki Tiga memang ahlinya panas dalam, deh.

Alasan lainnya kenapa jadi solusi terpercaya, Larutan Cap Kaki Tiga ini juga udah memiliki sertifikat MUI dan terdaftar di BPOM RI. Jadi Chi semakin yakin mengkonsumi ini untuk mencegah dan mengatasi panas dalam, yakan.

Varian Cap Kaki Tiga


Cap Kaki Tiga Resolusi Hidup Sehat di Tahun Baru Hijriah

Larutan Cap Kaki Tiga yang sejak dulu Chi kenal warna dan rasanya mirip seperti air minum sehari-hari. Berwarna bening, tetapi rasanya lebih segar di tenggorokan. Ternyata sekarang udah banyak varian rasanya, lho

Cap Kaki Tiga Reguler

Untuk reguler ada kemasan botol dan kaleng. Rasa dari Cap Kaki Tiga kemasan botol yaitu plain, leci, jeruk, jambu, dan jeruk nipis. Sedangkan untuk kaleng ada rasa leci. stroberi, jambu, jeruk, jeruk nipis, anggur dan melon. Kemasan botol memiliki 3 ukuran yaitu 200 ml, 320 ml, dan 500 ml. Kalau kaleng hanya satu saja yaitu 320 ml

Cak Kaki Tiga Anak

Untuk anak juga ada variannya. Gambar dikemasannya pun lucu. Bergambar Disney yang menjadi favorit banyak anak. Untuk botol ada yang berukuran 200 ml dan 320 ml. Sedangkan yang kaleng berukuran 250 ml. Varian rasa lebih banyak di kemasan botol. Ada rasa blackcurrant, apel, jeruk, leci, stroberi, dan plain. Kemasan kaleng ada 3 rasa yaitu jeruk, leci, dan stroberi.

Asik ya  kalau banyak rasa begini. Tinggal pilih larutan Cap Kali Tiga mana yang disuka. Bisa jadi konsumsi sekeluarga juga.

11 komentar:

  1. Wah sama Mak, aku pun minum Cap Kaki Tiga sejak beberapa minggu lalu. Pas rasanya mo flu dan badan mulai gak enak, langsung minum.

    BalasHapus
  2. Mba, di rumahku selalu menyediakan larutan cap kaki tiga loh. Soalnya akn suami sering tuh ngalamin panas dalam dan memang selama ini dia hanya cocok ama cap kaki tiga ini. kalau anakku suka yang cap kaki tiga untuk anak anak

    BalasHapus
  3. wah moga sehat selalu dan terwujud semua resolusinya :)

    BalasHapus
  4. Aku udah mulai mengurangi makan nasi,yang berminyak,sama rutin olahraga. Semacam resolusi gitu hehe...
    Kalo panas dalam,juga minum ini..enaknya g jauh2 belinya,di warung banyak yang jual

    BalasHapus
  5. Wah baiknya si Mama ya, selalu mengingatkan untuk sehat2 terus. Nasi Padang penuh minyak dan santan memang bisa bikin panas dalam, solusinya ya minum Cap Kaki Tiga ya mba :D

    BalasHapus
  6. Bener Mbak, sekarang cuacanya nggak jelas, gampang banget sakit. Apalagi kalau panas, kurang minum, langsung deh radang tenggorokan ...

    BalasHapus
  7. Aku terharu sama perhatian mamanya
    Kasih ibu memang tak berbatas ya, sampai kita udah jadi ibupun, perhatian dan kasih sayangnya gak berkurang sama sekali

    BalasHapus
  8. Wah di kulkas di rumah juga selalu sedia cap kaki tiga nih untuk meredakan panas dalam. Khasiat cap kaki 3 nggak perlu diragukan lagi yaaaaaa

    BalasHapus
  9. Pas banget blogwalking kemari, saya lagi sariawan dan panas dalam.. cap kaki 3 andalan banget

    BalasHapus
  10. mantappp mbakk.. ini juga andalan keluargaku ini kalo pas lagi musim panas

    BalasHapus
  11. Saya suka jadikan Cap Kaki Tiga pilihan karena rasanya yang bervariasi, jadi ga bosen.

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^