Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook - Keke Naima

Rabu, 13 Juni 2018

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook


Sejak dulu, Chi suka memotret. Dari zaman masih pakai roll film, Chi termasuk yang lumayan sering memotret. Seneng aja gitu melihat berbagai kenangan yang tercetak menjadi berbagai lembaran foto.

Ketika mulai masuk era digital, Chi semakin senang karena bisa semakin puas memotret dengan biaya yang jauh lebih irit. Gak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk beli roll film dan cuci cetak foto. Apalagi saat itu, Chi baru aja punya anak. Wah makin semangat deh motretnya.

Sayangnya Chi saat itu gak menyadari kalau menyimpan foto di hard disk komputer juga memiliki risiko. Ketika hard disk komputer rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi, Chi menangis sejadi-jadinya selama beberapa hari. Lenyap sudah foto-foto Keke sejak dia lahir hingga berusia kurang lebih 2 tahun. Chi gak punya back up sama sekali! K'Aie sempat menyimpan beberapa foto Keke di komputer kantor, tetapi gak banyak.

Hilangnya ratusan foto Keke membuat Chi sempat malas untuk motret lagi. Sedihnya berkepanjangan. Meskipun semangat memotret sudah kembali, tetapi sampai sekarang pun masih agak nyesek kalau mengingatnya. Padahal itu kejadian sekitar 12 tahun yang lalu, lho.

[Silakan baca: Foto-Foto]

Masih Asik Cetak Foto di Zaman Sekarang?

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook
Main ke pantai menjelang hari raya Idul Fitri. Nemenin ayah Keke dan Nai yang masih ada kerjaan 😂

Hingga kemudian, K'Aie membawa photobook tentang Papua. Katanya yang motret adalah temannya dan K'Aie dapat satu album. Chi melihat photobooknya bagus banget. Tidak seperti album foto konvensional.

K'Aie pun kembali membawa photobook ke rumah. Kali ini tentang pendakian Seven Summits. Masih pengalaman teman-temannya. Wah! Makin senang Chi melihatnya. Bagus banget album fotonya!

Chi pun kembali semangat memotret. Foto-foto yang sudah terkumpul, Chi desain lagi menggunakan Photoshop. Tapi, gak dicetak juga sampai sekarang 😂 Chi ngerjainnya memang santai banget karena keterbatasan waktu. Malah sekarang udah gak ngerjain lagi. Bener-bener gak sempat.

Buat Chi mencetak foto tetap masih asik di zaman sekaran meskipun sudah serba digital. Ada beberapa alasan kenapa Chi tetap ingin punya photobook.

  1. Membuka album foto memiliki kesenangan yang berbeda dibandingkan melihat foto secara digital
  2. Album foto juga tidak tergantung dengan listrik, kuota, dan lain sebagainya. Kapanpun kita mau melihatnya, tinggal dibuka albumnya.

[Silakan baca: Antara Bekasi, Bali, dan Bandung]

Kenangan Terindah di Photobook


Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook
Saat pulang ke Ciamis, salah satu moment menyenangkan adalah ketikah bedah kolam alias membersihkan kolam. Saat kolam sedang dikuras, Keke bisa puas main lumpur hehehe

Meskipun sering sekali memotret, tetapi Chi hanya menyetak kenangan terindah aja di Photobook. Setiap foto diseleksi dengan ketat dulu.

Chi pengen setiap perjalanan yang berkesan tidak hanya diceritakan di blog. Foto-fotonya juga dicetak dan dijadikan satu album. Rencana jangka panjangnya pengen seperti itu. Tetapi untuk percobaan pertama, Chi membuat 2 album dengan judul "2007 Jalan-Jalan KeNai" dan "2008 Jalan-Jalan KeNai."

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook
Salah satu kenangan terindah bersama almarhumah mamah mertua 😍

Pada tahun itu memang belum banyak foto yang Chi miliki. Tapi, setalah menyeleksi beberapa foto, tetap didapat kenangan yang terindah. Apalagi di photobook tahun 2007 ada foto almarhumah mamah mertua. Chi mencoba mengingat kembali gimana senangnya mamah mertua saat itu ketika diajak jalan-jalan ke kampung papah Chi dan berkumpul bersama keluarga besar Chi.

Cetak Foto di ID Photobook


Yeaay! Akhirnya punya photobook juga. Keinginan yang terpendam selama bertahun-tahun huahahaha! Kenapa pilihannya jatuh ke ID Photobook? Ini nih alasannya ...

Gak Ribet Sama Urusan Desain

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook
Ulang tahun Keke dirayakan di Ciamis bersama keluarga besar

Yup! Seperti yang Chi ceritain di atas, kalau awalnya coba desain sendiri. Tapi, bertahun-tahun gak selesai malah akhirnya terbengkalai. Kalau di ID Photobook, Chi tinggal setor aja foto-foto yang mau dicetak. Urusan desain serahin aja ke ID Photobook. Kalau Chi sih puas dengan hasilnya.

Photobook yang Berkualitas

Kualitas photobooknya bagus. Kertasnya tebal dan fotonya tercetak dengan jelas.

Service yang Ramah

Nah, buat Chi service juga penting banget. Suka malas aja kalau berurusan dengan sesuatu, tapi servicenya gak cihuy. Kalau di ID Photobook service-nya ramah. Gak bikin ilfil.

Proses Cepat dan Packaging yang Rapi

Gak lama juga cetak foto di ID Photobook. Udah gitu packagingnya rapi. Gak khawatir barang akan rusak ketika dikirim.

Harga dan Promo

Ukuran mahal dan murah bagi setiap orang bisa berbeda-beda, ya. Tapi, menurut Chi harga 1 album foto di ID Photobook masih biasa aja, lah. Apalagi suka ada promo. Coba aja deh teman-teman cek website dan socmed ID Photobook

Abis ini, Chi kayaknya mau cetak foto lagi di sana. Apalagi abis lebaran biasanya bakal banyak foto-foto terbaru. Sortir dulu beberapa foto lama dari sekarang, ah. Lagipula sejak pengalaman hilangnya ratusan foto di hard disk, Chi semakin ingin membuat photobook.

Menyimpan Kenangan Terindah dengan Cetak Foto di ID Photobook
Mengejar-ngejar ayam di halaman juga jadi salah satu aktivitas yang disukai Keke dan Nai kalau lagi di Ciamis

ID Photobook


Website: www.idphotobook.com
IG : id.photobook
Fb : idphotobook.page
Youtube : ID Photobook

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^