Tips Menjalankan Diet Gak Nyiksa Dengan Slim&Fit - Keke Naima

Senin, 30 April 2018

Tips Menjalankan Diet Gak Nyiksa Dengan Slim&Fit

Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit

Tips Menjalankan Diet Gak Nyiksa Dengan Slim&Fit


"Lagi hamil, ya?"

Pernah gak merasa kesal ditanya seperti itu ketika lagi gak hamil? Sering. Dari yang mulai pengen garuk tembok sampai akhirnya udah bodo amat ketika ditanya seperti itu. Saya juga merasa berat badan terus aja bertambah. Rasanya susah banget buat menurunkan berat badan. Huff!

Olahraga Belum Tentu Membuat Tubuh Slim&Fit


Tante saya cukup rajin berolahraga. Tapi, dia sendiri yang cerita yang berat badannya bukannya turun malah naik. Sambil tertawa, tante saya berkata, "Kalau sama ibu-ibu komplek, abis aerobic langsung cari makanan. Beli bakso, mie ayam, dan lain-lain. Pokoknya pasti kulineran. Jadi gimana beratnya mau turun hahaha."

1 porsi nasi rendang itu setara dengan berjalan kaki 8 km/jam. Sama-sama 460 kalori - sumber IG @slimfitid

8 kilometer itu jauh, apalagi ditempuh 'cuma' dalam waktu 1 jam. Capek hehehe. Harusnya kalori yang dikeluarkan lebih besar daripada yang masuk atau paling gak seimbang, lah.  Jadi kebayang, kan, kalau abis olahraga trus makan macam-macam dengan jumlah kalori lebih besar daripada yang dikeluarkan saat berolahraga? Gak heran kalau jadinya berat badan bukannya turun, malah bertambah.

Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit

Kalau saya, masalahnya bukan makan macam-macam setelah berolahraga. Tapi, masih kurang konsisten. Kalau lagi rajin, bisa rutin setiap hari. Tapi, kalau lagi malas, langsung berhenti selama berminggu-minggu.

Olahraga saya berganti-ganti. Kadang-kadang berenang di kolam renang dekat rumah. Jalan kaki di komplek pada sore hari juga saya lakukan. Seringnya, sih, olahraga di rumah dengan bantuan YouTube, konsol game olahraga, atau instal aplikasi di smartphone.

Nai: "Ke, tadi Ima lihat Bunda install aplikasi olahraga di hp-nya."
Keke: "Ah, paling minggu depan juga di-uninstall. Lihat aja."

Gak sengaja saya menguping obrolan anak-anak dan ngikik sendiri. Bener juga apa yang mereka bilang. PR banget buat saya untuk tetap konsisten.

Diet Harusnya Gak Menyiksa


Tekad saya untuk diet menurunkan berat badan semakin kuat. Bukan karena gak mau lagi disangka lagi hamil. Tetapi, saya mulai khawatir karena celana panjang dan baju mulai pada sempit. Duh! Masa harus mulai beli baju dan celana baru?

Selain itu, kesehatan saya mulai sering terganggu. Tahun lalu saya sempat merasakan kondisi tubuh yang gak fit dalam jangka waktu yang cukup lama. Makan apapun rasanya gak enak. Bikin mual. Alasan kesehatan ini yang bikin saya semakin bertekad untuk mulai menata lagi pola makan. Melakukan diet yang cocok.

Tetapi, diet apa yang cocok? Ada berbagai macam diet di masyarakat. Diet mayo, keto, dan lain sebagainya. Saya gak tertarik ikut semua jenis diet itu. Alasan saya hanya 1, yaitu suka makan. Rasanya saya bakal tersiksa kalau harus gak boleh makan ini-itu, termasuk makan nasi. Saya pengen diet dengan hati senang. Alasan saya memang personal banget karena belum tentu semua sependapat dengan saya tentang pemilihan diet. Tapi, jenis diet juga cocok-cocokan, yakan? Satu orang cocok dengan jenis diet A, bukan berarti yang lain juga begitu.

Saya pernah diet tidak makan nasi dan menggantinya dengan kentang. Saat itu saya berhasil menurunkan berat badan, tapi rasanya jadi lemas terus. Teman saya cocok dengan diet ini makanya merekomendasikan ke saya. Yup! Diet memang cocok-cocokan.

Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit
Sumber gambar: www.slimandfit.co.id

Kemudian, saya mengingat lagi kalau dulu juga pernah berhasil dengan salah satu diet lainnya yaitu cut carbo. Diet yang paling saya suka karena gak ada pantangan apapun, hanya mengurangi konsumsi karbohidrat terutama nasi putih. Itupun masih agak berat buat saya yang emang doyan makan. Apalagi kalau udah ada sambal. Heuuu! Mana sanggup makan nasi sedikit, malah nambah melulu.

Diet carbo yang saya lakukan adalah memotong porsi nasi putih menjadi 1/2 porsi dari yang biasa saya konsumsi. Setelah mulai terbiasa, porsi nasinya saya kurangi lagi. Hanya sekitar 3 sendok makan saja untuk sekali makan. Sesekali saya ganti nasi dengan roti gandum atau sumber karbohidrat lain. Tentunya dengan porsi yang tidak banyak. 

Terlepas dari kebiasaan saya yang kadang-kadang masih kurang konsisten ketika menjalaninya, diet carbo gak bikin saya pusing dengan asupan gizi seimbang. Saya tidak perlu mengubah menu makan selama asupan gizi seimbang (karbohidrat, protein, serat, kalsium, vitamin, dan mineral) terpenuhi. Saya hanya perlu mengurangi konsumsi porsi karbohidrat saja.

Saya harus bisa!

Tips: Pikiran memang mempengaruhi. Saya sering merasa lapar, apalagi kalau udah lihat makanan yang disukai. Tetapi, seringkali itu lapar palsu. Supaya lancar menjalani diet ini, biasanya pikiran tentang makanan langsung saya alihkan dengan hal lain. Kalau masih lapar juga, saya minum air putih. Kemudian tunggu sekitar 15-20 menit. Bila masih juga terasa lapar, berarti saya memang beneran harus makan.

Gak Sengaja Berkenalan Dengan Susu Slim&Fit


Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit
Ketika pertama kali cek kesehatan, umur biologis saya lebih tua 3 tahun dari usia kalender. Setelah mulai minum susu Slim&Fit, di pemeriksaan berikutnya usia biologis semakin mendekati usia kalender. Indeks masa tubuh saya pun semakin mengecil. Yeaaayy! 
 Sebetulnya saya dan suami udah beberapa kali cek kesehatan di KALCare, tetapi selalu lupa bawa buku catatannya. Makanya baru tertulis 1x, tetapi tetap ada catatan di file KALCare.

Menahan diri untuk tidak makan malam itu cukup berat buat saya. Setiap sore saya berusaha ngemil dengan tujuan supaya malam gak merasa lapar. Tapi, kayaknya mau ngemil sore atau enggak, saya kerap merasa lapar saat malam. Dilema banget kalau udah merasa lapar di malam hari. Kalaupun saya berhasil menahan diri untuk tidak makan malam, tentunya dalam kondisi yang merasa lapar. Memilih makan, pasti setelahnya akan ada rasa bersalah. Makanya susu Slim&Fit ini semacam pelengkap yang sempurna. Saya gak lagi merasa tersiksa saat malam hari karena menahan lapar.

Perkenalan saya dengan susu Slim&Fit itu tidak sengaja. Awalnya nemenin suami ke KALCare untuk beli susu buat papah mertua yang terkena diabetes. Ketika belanja di KALCare, kami diajak ngobrol tentang riwayat kesehatan oleh staffnya. Tidak hanya kesehatan papah, tetapi juga kami. Setelah itu ditawarin untuk check up gratis.

Saat itu, saya sudah mulai diet cut carbo. Lumayan hasilnya, udah turun 1 kg dari 58 ke 57 kg. Hasil check upnya pun lumayan bagus, masih dalam batas normal meskipun agak nyaris over. Saya disarankan untuk mengurangi berat badan sekitar 1-2 kg lagi. Kemudian saya ditawarkan mengkonsumsi susu Slim&Fit untuk membantu menurunkan berat badan. Awalnya cobain beli 2 box dulu karena belum tau bakalan cocok atau enggak. Ternyata cocok!

Keberhasilan diet ditentukan oleh pengaturan pola makan yang tepat (80%) dan olahraga atau beraktivitas (20%) - sumber: www.slimfit.co.id

Solusi diet yang paling cocok dan saat ini sedang dilakukan adalah sebagai berikut

  1. Sarapan - 1 gelas Slim&Fit
  2. Makan siang - Bebas, asalkan memenuhi asupan gizi seimbang dan mengurangi porsi karbohidrat
  3. Makan malam - 1 gelas Slim&Fit
  4. Camilan biasanya sore hari itupun gak harus. Pilih camilan yang sehat.
  5. Berolahraga di sore hari
  6. Jangan sampai kurang minum air putih

Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit
Sumber gambar: www.slimandfit.co.id

Minum susu membuat tubuh menjadi gemuk hanyalah mitos. Sebetulnya susu bisa membuat kenyang lebih lama karena seluruh kandungan nutrisinya dibutuhkan oleh tubuh. 1 gelas susu Slim&Fit memiliki kalori terkontrol 220 kkal/saji. Meminum 1 gelas susu Slim&Fit bisa bikin perut kenyang hingga 5 jam karena kandungannya yang tinggi protein, tinggi serat, dan isomaltulosa. Susu Slim&Fit meskipun rasanya manis, tetapi 50% lebih rendah lemak dan gula dibanding susu diet lain. Makanya gak usah khawatir dengan kandungan lemak dan gulanya. Kalau untuk kalsium, setara dengan susu tinggi kalsium lain.

Berdasarkan beberapa testimoni, meminum susu Slim&Fit secara rutin bisa membuat berat badan turun 1 kg/minggu, bahkan 4-6 kg/bulan. Tidak hanya berat badan yang turun, kandungan protein yang tinggi di dalam Slim&Fit juga bisa untuk mengencangkan otot.

Slim&Fit memiliki 2 varian rasa yaitu coklat dan vanila. Kedua rasanya enak, tetapi saya lebih suka yang coklat. Sesekali aja minum yang vanila biar gak bosan karena minum susu dengan rasa yang sama terus. Praktis pula bikinnya. Susunya udah dikemas per sachet, jadi tinggal tuang ke gelas berisi air hangat kemudian diaduk.

Sejak menjalani diet carbo dan minum susu Slim&Fit sekitar 6 bulan lalu, berat badan saya sekarang sekitar 54 kg. Memang agak lambat karena masih gak konsisten. Tetapi, lumayan banget udah bisa turun sekitar 4 kg. Apalagi sekarang mulai banyak yang bilang kalau saya kurusan. Ihiiiiyy, senangnyaaaa!

Cari Teman Biar Semangat


Yup! Sekali lagi, masalah saya adalah belum konsisten. Kayak sekarang, lagi mulai malas berolahraga. Lagi mager banget. Minum susunya juga sempat berhenti. Diet carbo, sih, tetap jalan. Tetapi, agak khawatir juga karena mulai kebiasaan makan malam lagi meskipun masih dengan porsi yang sedikit. Mulai berasa berat badan agak naik.

Sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan. Biasanya berat badan saya agak naik kalau gak kontrol pola makan. Kalaupun berat badan turun, naiknya nanti saat lebaran. Saya lemah dengan berbagai hidangan lebaran hehehe. Pengennya makan terus. Jadi buat amannya, saya pengen bisa turun lagi berat badannya. Pengennya, sih, bisa sampai diangka 50-52 kg.

Ada teman yang sama-sama sedang diet, tuh, bisa bikin semangat. Saya ditemani sama anak aja, deh. Keke memang saat ini sedang diet. Sebetulnya berat badannya ideal, tetapi pelatihnya bilang kalau dia mau serius di dunia balap harus menurunkan berat badan 10 s/d 15 kg. Dia udah turun 12 kg, lho. Hanya dalam waktu 4 bulanan.

Penurunan berat badan 0,5-1,5 kg/minggu atau 4-6 kg/bulan termasuk wajar. Jangan terlalu drastis turunnya karena akan membuat tubuh menjadi 'kaget' atau dikenal dengan efek yoyo. Bila terjadi efek yoyo, berat badan akan cepat turun, tetapi akan cepat naik.

Tekad dia memang lebih kuat. Minimal 5x dalam seminggu, olahraga lari. Sama-sama diet carbo, tetapi dia ganti ke konsumsi beras merah. Saya masih beras putih. Saya gak mau kalah, ah, sama Keke. Mulai atur lagi pola makan, rutin minum Slim&Fit, dan berolahraga. Pokoknya jangan malas-malasan lagi. Semangat!

Dapatkan Diskon 20% Bila Membeli Slim&Fit di KALBE Store


Biasanya saya beli Slim&Fit di KALCare. Tapi, kadang-kadang suka malas jalannya kalau udah ingat macet. Kali ini cobain beli secara online di www.kalbestore.com. Malah jadi lebih nyaman dan mudah karena tinggal transaksi secara online dari rumah.

Teman-teman bisa mendapatkan diskon 20% bila membeli Slim&Fit di KALBE Store. Caranya gunakan unique code myra20. Diskon spesial ini berlaku untuk pembelian minimal 3 box. Tidak ada batas maksimal penggunaan unique code. Teman-teman bisa menggunakannya berkali-kali.

Proses belanja secara online di KALBE Store, sama aja kayak belanja di toko online pada umumnya. Tapi, kalau mau mendapatkan diskon 20%, jangan lupa masukkan unique code di atas di bagian kolom voucher. Lumayan banget diskonnya.

Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit
Jangan lupa ketik uniqe code myra20 di kolom kode voucher supaya teman-teman dapat diskon 20%

Memang ada minimum pembelian supaya bisa mendapatkan diskon 20%. 1 box Slim&Fit berisi 6 sachet. Dikali 3 berarti total ada 18 sachet. Kalau sehari minum 2 sachet, maka 3 box untuk kebutuhan 9 hari. Saya butuh lebih dari 3 box untuk konsumsi per bulan. Makanya lumayan banget, kan, saat ada diskon begini.

Karena saya sedang program penurunan berat badan, jadi minum Slim&Fit 2x sehari, yaitu pagi dan malam. Nanti kalau sudah stabil, cukup 1x saja menggantikan sarapan. Komposisi Slim&Fit memang sudah standar pengganti makanan (meal replacement). Selain hangat, Slim&Fit juga bisa dinikmati dalam keadaan dingin

Teman-teman lagi pengen langsing juga? Coba diet dengan Slim&Fit, ya! Kalau untuk saya udah terbukti keberhasilannya.

Ketika berat badan terus naik, saya mulai melakukan diet carbo dan minum susu Slim&Fit
Kalau udah turun berat badannya jadi makin semangat buat foto-foto juga

24 komentar:

  1. waaa gw perlu banget nih.. scara lagi pengen nurunin bbrp kilo, tapi nggak mau nyiksa hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena yang menyiksa itu gak enak hehehe

      Hapus
  2. memang butuh asupan kalau lapar menyerang pas malam2... Bisa membantu menghindari ngemil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang asupan saya susu Slim&Fit aja, Mbak

      Hapus
  3. Aku juga ngerasa makin numbuh ke samping ni mba.. pernah diet yang klo pagi sarapan buah itu. Sempat turun.. tapi cepet puas..habis itu sering nyolong2, sebelum tidur ngemie dll...ha..ha, akhirnya timbangan ke kanan lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bagian nyolongnya itu yang bikin badan jadi lebar hahaha

      Hapus
  4. Mau song langsing kek mak chi ntar kalo udah ga nyusui mo nyoba ah minum ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang konsentrasi menyusui dulu, ya :)

      Hapus
  5. wah maaksih infonya, mau turunkan berat badan 5 kg tp susah , coba ini

    BalasHapus
  6. Wah, kalo bunda yang ditanya bukan itu, tapi "Koq gak diet sih perutnya gede gitu..." Jawaban bunda cuman simpel aja "Biarin ah, wong udah tiwir inih!" Padahal tua itu kan umur yang gak bisa kita hentikan datangnya. Jadi ya kesehatanlah yang harus dijaga. Apakabar, Chi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah baik. Saya juga alasan utamanya demi kesehatan. Tetapi, seneng banget bisa kurus juga

      Hapus
  7. Kalo yg lain pada diet nurunin BB aku malah sebaliknya, pingin nambahin BB biar nggak dibilang kurusan

    BalasHapus
  8. waah boleh juga nih dicoba kalo udah lahiran. dulu pernah coba minum WRP waktu kuliah ternyata gagal total huhuhu..

    BalasHapus
  9. Apakah cucok juga untuk cowo kak, aku jg pengen slim dan makin fit :)

    BalasHapus
  10. Ini dia nih yang aku tunggu tunggu .. diet ga nyiksa!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo cobain, Mbak. Kita mengurus bersama hehehe

      Hapus
  11. aku baru turun 1kg. masih terus berlanjutt
    mari semangat melangsing bersamaa

    BalasHapus
  12. langsing dan asal tetap sehat ya mbak

    BalasHapus
  13. Slim and Fit itu menurutku lumayan murah ketimbang susu-susu diet lainnya. Merk lainnya itu sebetulnya nggak menimbulkan kalori sebesar Slim and Fit, untuk menjaga tetap kenyang masih harus pakai cemilan, dan cemilannya mesti dari merk mereka juga supaya tetap kenyang. Jadi yaa Slim and Fit ini pilihan yang cukup rasional deh.

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^