Nestlé Kembali Menggelar Kampanye 'Ayo Bangun Indonesia 2018' - Awali Hari Dengan Sarapan Sehat - Keke Naima

Rabu, 14 Maret 2018

Nestlé Kembali Menggelar Kampanye 'Ayo Bangun Indonesia 2018' - Awali Hari Dengan Sarapan Sehat

Nestlé Kembali Menggelar Kampanye 'Ayo Bangun Indonesia 2018' - Awali Hari Dengan Sarapan Sehat


Nestlé kembali menggelar kampanye 'Ayo Bangun Indonesia!'. Kampanye yang digelar pada hari minggu, 4 Maret 2018 di lapangan parkir Sarinah Thamrin ini merupakan gelaran untuk kedua kalinya. Tujuannya adalah ingin mengajak masyarakat untuk terbiasa sarapan sehat. Gelaran kedua ini masih memiliki tujuan yang sama sebagai komitmen Nestlé untuk terus konsisten mengajak masyarakat peduli tentang pentingnya sarapan.


Menurut Prof. Dr. Ir. Hardiansyah, ahli nutrisi dan ketua Pergizi Pangan Indonesia, secara sederhana sarapan berarti kegiatan makan dan minum di pagi hari. Sarapan yang baik haruslah aman dan bergizi. Bila melewati sarapan berisiko antara lain tubuh akan lemas, pikiran terganggu, dan sulit berkonsentrasi. Hal ini akan mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya siswa akan sulit menangkap pelajaran atau para pekerja bisa melakukan berbagai kesalahan bila tubuhnya lemas dan tidak fokus.


Ada 6 Kriteria Sarapan Sehat. Prof. Dr. Ir. Hardiansyah menyebut kriteria ini 6J, yaitu:

  1. Jumlah Pangan - Jumlahnya memenuhi kebutuhan harian. Untuk sarapan jumlahnya memenuhi 1/4 kebutuhan harian.
  2. Jenis Pangan - Mengacu kepada menu gizi seimbang. Dalam 1 porsi terdiri dari karbohidrat, lauk-pauk, sayur, buah, serta minuman.
  3. Jadwal Sarapan - Waktu yang terbaik untuk sarapan dilakukan sebelum pukul 9.
  4. Jurus Mengolah - Keterbatasan waktu di pagi hari, membuat kita tidak memiliki banyak waktu. Jadi, buat sarapan yang praktis untuk menghemat waktu. Rasanya juga harus enak, supaya semangat menyantap sarapan.
  5. Jurus Menyiapkan - Anggota keluarga juga bisa dilibatkan untuk membuat sarapan. Anak-anak biasanya akan semakin lahap menyantap sarapan buatannya sendiri.
  6. Jurus Mengkonsumsi - Jangan biasakan sarapan terburu-buru. Sarapan bersama keluarga dengan tenang dan nyaman juga bisa mempererat bonding. 

Dulu, Chi sering mendengar kalau mengunyah makanan sebaiknya sebanyak 32 kali baru ditelan. Ternyata menurut Prof. Dr. Ir. Hardiansyah tidak harus seperti itu. Tergantung makanan apa yang dikonsumsi. Makan bubur atau cereal yang diberi susu, tentunya gak perlu mengunyah hingga puluhan kali supaya makanannya lembut. Beda lagi kalau kita mengkonsumsi kacang. Bisa jadi butuh puluhan kali mengunyah baru lembut.


Mbak Eka Herdiana, market nutritionist PT Nestlé Indonesia, mengatakan bila masyarakat ingin mengetahui tentang sarapan sehat bisa lihat ke situs sahabatnestle.co.id atau fanpage Sahabat Nestle. Ada berbagai tips, resep sarapan sehat, hingga diskusi dengan para pakar di sana.

Meisya Siregar, artis, menceritakan pengalaman menyiapkan sarapan untuk suami dan ketiga anaknya. Memiliki selera yang berbeda-beda, tentunya membutuhkan kreatif dari Meisya agar tetap bisa menyiapkan sarapan sesuai selera masing-masing.

Menurut Meisya, sarapan banyak sekali manfaatnya tidak hanya bikin kenyang, tetapi juga bisa sebagai momen bonding. Meisya berharap dengan adanya kampanye 'Ayo Bangun Indonesia!' generasi anak-anak di masa depan akan semakin cerdas. Tentu saja semua ini diawali dengan kegiatan sarapan yang sehat dan bergizi.

16 komentar:

  1. Program nya sangat bagus dan patut diapresiasi. Soalnya gak sedikit masyarakat yang melewati sarapan pagi. Semoga dengan adanya kampanye ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak meninggalkan kebiasaan sarapan pagi... Mba Myra

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, setuju. Sarapan pagi memang baik untuk memulai aktivitas :)

      Hapus
  2. Wah ribet juga kalo kaya Meisya tiga anak seleranya beda. Untung anakku yang kecil sarapannya ikutan kakaknya, kakak makan apa, dia mau itu juga hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau seleranya kompak, lebih enak :)

      Hapus
  3. Dulu waktu kecil pernah praktekkan makan dg 32 kunyahan, tapi sekarang sudah gak sempet hitung. Pokoknya makan ajah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ribet kalau harus dihitung dulu hehehe

      Hapus
  4. Dulu yg satu ini sering dilupakan. Tapi pas berkeluarga setiap hari ada yg mengingatkan #sarapan

    BalasHapus
  5. Melibatkan anak penting juga ya mba ternyata supaya anak mau sarapan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, biar anak semakin semangat untuk sarapan

      Hapus
  6. Wah betul bgt nih, sarapan sangat penting utk kesehatan ya😊

    BalasHapus
  7. Kok saya jadi minder ya bacanya.
    Soalnya termasuk salah satu orang yang jarang sarapan pagi.
    Kalopun sarapan pagi, biasa sarapannya gak sehat. Hahaha.
    Semoga besok2 bakal lebih sehat lagi lah sarapannya 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan minder, lah. Ini cuma mengingatkan hehehe

      Hapus
  8. aku lagi coba dorong anak-anak untuk makan buah lebih banyak

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^