Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan  - Chi pernah bercerita di blog kalau K’Aie adalah seorang pecinta kopi. Setelah bangun tidur, aktivitas yang pertama kali dilakukan adalah membuat kopi. Dulu K’Aie selalu bikin kopi sendiri karena dia selalu punya takaran untuk secangkir kopi hitamnya. Seberapa takaran airnya dan berapa sendok bubuk kopinya. Kadang-kadang ditambahkan sedikit brown sugar dan sebatang kayu manis. Tetapi paling sering kopi hitam tanpa pemanis atau tambahan apapun. Dalam sehari K’Aie bisa beberapa kali ngopi.

Chi juga suka dengan wanginya kopi. Rasanya pun suka. Hanya saja, Chi harus berhati-hati kalau minum kopi. Kadang suka lemas dan gelisah karena efek kafein padahal frekwensi minum kopi paling secangkir sehari.

[Silakan baca: Mengurangi Drama Agar Hidup Bisa #ASikTanpaToxic]

Tetapi sekarang Chi punya cara yang cukup jitu yaitu jangan pernah mengkonsumsi kopi saat perut sedang kosong. Beda banget ma K’Aie yang bisa langsung ngopi setelah bangun tidur. Paling kalau tergoda dengan harumnya kopi dari cangkir K’Aie, Chi icip-icip 1-2 sendok aja dulu. Nanti setelah sarapan baru ngopi. Cara seperti ini biasanya sih gak akan bikin gelisah.

Beberapa waktu lalu, Chi lagi belanja di supermarket dekat rumah. Biasanya area kopi termasuk yang gak pernah dilewatkan. Nah, Chi sempat melihat ada green coffee. Baru kali ini Chi tau green coffee, kalau white apalagi black coffee sih udah sering lihat. Chi penasaran jadi langsung aja deh browsing tentang green coffee saat itu juga.


Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Dari hasil browsing, Chi jadi tau bahwa biji kopi yang selama ini warnanya hitam, sebelumnya berwarna hijau. Biji kopi yang berwarna hitam berasal dari proses pemanggangan biji kopi hijau. Pada saat proses pemanggangan, biji kopi tidak hanya berubah warna tetapi akan mengeluarkan berbagai aroma dan rasa yang khas. Itulah kenapa aroma dan rasa kopi juga bisa berbeda-beda karena tergantung dari pengaturan waktu dan suhu pemanggangan.

Pada saat biji kopi dari buah yang sudah matang mengering, warna bijinya berubah menjadi hijau tetapi belum mempunya rasa dan aroma. Tetapi biji kopi hijau ini memiliki lebih banyak manfaat. Kenapa biji kopi hijau lebih memiliki banyak manfaat? Karena pada saat pemangganan, beberapa zat berkurang kadarnya.

[Silakan baca: Tips Menjalankan Diet Gak Menyiksa Dengan Slim&Fit]

Manfaat green coffee adalah menurunkan berat badan, menstabilkan tekanan darah, meningkatkan mood, mengandung zat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, dan lain sebagainya. Menarik, ya! Asam klorogenat pada kopi hijau memang lebih tinggi dari biji kopi hitam. Diduga, zat inilah yang memberikan banyak manfaat untuk kopi hijau.

Biji kopi hijau juga memiliki antioksidan yang lebih banyak. Kita semua tau kalau sekarang polusi di mana-mana. Lingkungan gak lagi sebersih dulu. Antioksidan dianggap mampu menangkal radikal bebas yang berasal dari polusi udara, asupan makanan yang kurang baik, paparan sinar UV, dan lain sebagainya. Antioksidan efektif menangkal berbagai jenis penyakit akibat radikal bebas.

Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Beli … jangan …. beli … jangan …?

Chi sempat ragu untuk membeli kopi ini. Di satu sisi, banyaknya manfaat kopi hijau memang menarik banget. Apalagi manfaat menurunkan berat badannya itu, lho. Tapi di sisi lain, Chi suka banget dengan rasa dan aroma kopi. Belum bisa ngebayangin nikmatnya ngopi tanpa aroma dan rasanya yang khas.

Sebungkus Nescafe Green Blend berisi 10 sachet itu pun kembali Chi simpan di rak supermarket. Yup! Chi masih ragu saat itu walaupun udah sering beli kopi Nescafe untuk varian lain.

Chi kembali tertarik pengen beli Nescafe Green Blend saat gak sengaja lihat iklannya di salah satu tv lokal. Chi pun mulai cari info lagi di internet dan dapat beberapa review tentang kopi ini. Hmmm … katanya rasanya nikmat. Duh jadi penasaran, nih!

Tergoda dengan iklan dan beberapa review, tanpa ragu lagi Chi beli 1 bungkus Nescafe Green Blend. Daripada penasaran, mending dicoba! Sebelum dicoba, Chi baca lagi kemasannya. Rupanya dulu ada yang luput dari perhatian.

Dulu, Chi hanya fokus mencari info tentang kopi hijau. Padahal di kemasan Nescafe Green Blend itu jelas tertulis kata blend. Artinya dalam satu sachet kopi ini tidak hanya ada biji kopi hijau tetapi merupakan perpaduan dengan biji kopi yang disangrai.

Rasa dan aroma kopinya memang lebih light dibandingkan kopi hitam. Tetapi setidaknya aroma dan rasa khas kopi tetap ada. Sedangkan manfaat yang lebih besar dari biji kopi hijau pun didapat. Ini sih namanya double kenikmatan.

Chi sekarang gak ragu lagi mengkonsumsi Nescafe Green Blend. Teman-teman begitu juga, kan?

Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Referensi Green Coffee: 
 
  1. https://www.nescafe.co.id/coffee-culture