Bekal Untuk BundaBekal buat bunda buatan Nai. Wajib dibawa, gak boleh menolak hehehe


Setiap kali Chi mau hadir acara blogger yang paling ribet adalah minta izin sama anak-anak dibandingkan minta izin sama K'Aie. Kalau izin ke K'Aie paling cuma ditanya acara apa, jam berapa, selesai jam berapa, dan naik apa? Kalau semua udah dijawab, biasanya izin akan mudah keluar. Alhamdulillah.

Malah K'Aie kadang suka kasih kenyamanan. Misalnya, kadang dianterin. Atau kalau gak bisa dan tau Chi mau naik ojek, suka disaranin naik taxi bila dirasa kejauhan. Pernah Chi tetap putusin naik ojek padahal jaraknya hampir 25 km. Sampe rumah, susah turun dari ojek karena kaki berasa banget kaku. Trus, KiAie cuma komen, "Lagian siapa suruh naik ojek? Kan, udah dikasih uang taxi." Huahahaha, ampuuunn!

Nah, kalau sama anak-anak malah lebih ribet minta izinnya. Pertanyaannya lebih detil dan selalu ada yang harus Chi bawa. Biasanya sih mereka minta dibeliin es krim. Jadi, sebelum pulang Chi harus mampir ke minimarket dekat rumah untuk beli es krim.

Bekal Untuk Bunda

Gak cuma itu, kadang mereka pun masih suka ngehubungin kalau dirasa bundanya kelamaan. Contohnya kayak screenshot di IG itu. Pake bilang bisik-bisik pula hahaha. Itu karena tadinya mereka kalau nulis dicapslock. Chi kasih tau kalau dicapslock nanti disangka lagi marah-marah atau berteriak.

Yang berbeda tuh kemarin sore. Ceritanya, Chi mau datang ke undangan Fish n Co yang akan launching resto di Summarecon Bekasi. Sesaat sebelum berangkat, Nai nyodorin tempat makan. Yup! Chi disuruh bawa bekal kue buatannya!

Bunda: "Yah, Nai. Bunda kan mau buka puasa di resto, masa' bawa bekal?"
Nai     : "Bunda mau dibolehin pergi atau enggak?"
Bunda: "Ya iya, lah."
Nai     : "Kalau gitu, Bunda wajib bawa bekal. Dan, harus dimakan."

Syarat yang gak bisa ditawar-tawar lagi. Duh, Nai untung ada isinya kalau enggak bisa disangka bunda mau ngebungkus ini hahaha.

Begitu pulang sekolah, ganti pakaian, trus Nai langsung ke dapur. Katanya, mau bikin kue. Chi kirain dia mau bikin kue buat buka puasa. Gak taunya buat bunda :D

Begitu sampe rumah, yang pertama kali ditanya adalah bekalnya. Habis atau enggak. Ketika Chi bilang kalau belum makan bekalnya, Nai udah mau nangis aja. Kelihatan kalau dia kecewa. Keke tadinya kesenengan karena bundanya gak makan bekal buatan Nai. Dia berharap bisa ngabisin kuenya karena suka. Tapi sama Nai dilarang. Pokoknya itu kue cuma buat bunda.

Maaf ya, Nai. Maaf ... Abis Bunda gak enak kalau makan bekal di sana. Apalagi acaranya launching resto.


Bekal Untuk Bunda

Baru tadi pagi Chi makan bekal kue buatan Nai. Enaaakkk ... Chi lupa tanya namanya. Pokoknya renyah trus yang Chi suka kuenya rasa coklat dengan sedikit rasa kayu manis. Bikin nagih lah pokoknya. Pas banget nih kalau buat teman minum teh.

Terima kasih banyak ya, Nai. Etapi kalau dipikir-pikir, Nai kayak gitu kayak bundanya, ya. Suka minta Keke dan Nai bawa bekal trus harus dimakan hahaha.