Temen A: "Ke, kok jerawatnya lama ilangnya, sih?"
Keke: "Gw sih santai aja karena semua pasti ada hikmahnya. Kalau muka gw udah gak jerawatan nanti kegantengan gw balik. Kalau gw balik ganteng, ntar dikejar banyak cewek. Cape dong gw dikejar-kejar."

Hehehe itulah obrolan Keke dengan salah seorang temennya. Salah satu ciri anak puber itu memang gak cuma suara aja yang berubah. Fisik pun mengalami beberapa perubahan. Keke semakin tinggi sekarang, perutnya semakin langsing. Bahkan Chi mulai kalah tinggi sama Keke. Mukanya mulai berjerawat di sana-sini.

Untuk urusan jerawat, Chi gak pernah melihat dia risau. Memang ketika di awal puber, Keke sempat gampang uring-uringan sikapnya. Udah gitu lebih senang menyendiri. Pokoknya Chi sempat rada jumpalitan menghadapi sikapnya, lah. Menurut beberapa artikel memang salah satu ciri anak puber seperti itu. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit mulai terlewati. Chi juga sudah berbagi melalui tulisan sebelumnya, yaitu "Jumpalitan dan Tip Menghadapi Anak Puber"

Setelah masa jumpalitan sedikit demi sedikit terlewati, ada hal baru lagi yang terjadi pada Keke. Chi perhatiin dia sekarang lagi memperhatikan penampilnnya. Terutama di bagian rambut. Kalau mau sekolah, suka rada lama dia berkaca untuk merapikan rambut. Padahal dulu mah boro-boro peduli sama urusan rambut.

Kalau rambutnya udah dirapihin, dia suka kesel kalau Chi usap-usap. Katanya bikin rambutnya jadi berantakan lagi. Hadeuuuhh ... Padahal Chi kan masih suka kangen untuk ngacak-ngacak rambut anak sendiri hihihi. Apalagi kalau mau berangkat sekolah, biasanya setelah cium pipi mereka, Chi suka usel-usel kepala. Tapi kali ini Keke suka protes hihihi.

Keke pernah cerita, salah seorang temannya berteriak-teriak karena ada jerawat di wajahnya saat bercermin di toilet sekolah Padahal kata Keke cuma 1 doang jerawatnya, dia aja yang banyak cuek hehehe. Tapi sekarang jerawat di wajah temannya sekarang udah mulai banyak. Temennya udah gak sehisteris sebelumnya. Rupanya udah pasrah hehehe.

Chi jadi mikir lagi waktu zaman masih abege kayak begitu gak, ya? Mungkin iya, mungkin juga enggak. Udah lupa :p Tapi memang setiap perubahan yang terjadi pada diri anak yang lagi puber baik secara fisik maupun emosional, gak cukup hanya dengan diamati. Harus dibimbing juga. Ketika Keke sudah mulai memperhatikan fisiknya, Chi sesekali mewanti-wanti.

Chi ingatkan untuk lebih memperhatikan perawatan tubuh. Ya, untuk anak seusia Keke masih dengan mandi bersih masih cukup, lah. Tapi memang harus rutin diingatkan. Siapa tau ada masanya terburu-buru ketika mandi. Rasanya belum perlu bantuan roll on, sabun muka, dan lain sebagainya. Apalagi minyak rambut :D

Keke juga mulai memperhatikan model rambut. Beberapa model rambut yang lagi ngetrend pernah dia ajukan ke Chi. Cuma Chi selalu ingatkan kalau masih sekolah jangan aneh-aneh, lah. Yang standar ajah.

Hmm ... kayaknya perjalanan bakal panjang nih kalau udah ngomongin ikutan trend. Apalagi trend abegeh mah banyak macemnya. Punya sepasang anak, mungkin akan berbeda-beda seleranya. Kudu siap jadi satpam supaya jangan sampai mereka kebablasan ikutin trend. Tapi juga jangan jadi satpam yang galak amat, lah. Tetap berusaha memahami walopun ada kalanya harus tegas. Biar gimana orang tua pernah muda, kan? Jadi, belajar terus memahami mereka.

"Merekaaa pun pernah mudaaa ..." *mendadak nyanyi :D*