Di kereta, dalam perjalanan menuju stasiun Cisaat, kami duduk bersebrangan dengan 1 keluarga. Keluarga yang terdiri dari 1 orang ayah, 3 orang anak yang maish kecil-kecil, 1 orang nenek, dan 1 orang perempuan remaja yang tebakan Chi adalah sepupu atau tante dari anak-anak tersebut. Anak yang terkecil kemudian menelepon ibunya. Suaranya cukup keras. Telponnya juga di loud speaker, jadi Chi bisa dengan jelas mendengarkan percakapan mereka. Kita sebut aja anak itu bernama Andi, ya. Usianya mungkin sekitar 6-8 tahun *aslinya Chi lupa nama anak tersebut hahaha*

Andi: "Ibu, kapan pulang?"
Ibu: "Nanti malam ibu nyusul pulang"
Andi: "Ibu, semalam Andi mimpi ketemu Ibu. Trus Andi meluk Ibu."

Chi membayangkan kalau jadi ibu Andi kayaknya bakal mewek denger anak ngomong begitu. Manis banget ini Andi ngomongnya. Mana suaranya imut-imut, khas anak kecil banget. :)

Ibu: "Iya, Nak. Nanti malam, ya."
Andi: "Ibu kalau nanti datang, bawain Andi oleh-oleh, ya. Yang banyak!"
Ibu: "Mau oleh-oleh apa?"
Andi: "Andi mau baju renang 10! Bener ya, Bu. Nanti bawain Andi baju renang yang banyaaaaakk."

Chi yang tadinya terharu mendengar percakapan Andi dengan ibunya, menjadi cekikikan. Anak-anak dimana-mana sama ajah. Kalau orang tuanya pergi pasti pada minta oleh-oleh. Cuma ini Andi lucu ajah. Biasanya anak-anak, kan, mintanya mainan atau camilan. Ini Andi malah minta baju renang yang banyak hahaha. Yah, namanya anak-anak memang menggemaskan. Apa yang mereka pikirkan seringkali gak terduga.


"Ayah, Beliin Duren!"


Setiap hari, kalau Chi lagi telponan sama K'Aie, anak-anak selalu ikut nimbrung pengen ngobrol juga. Dan 1 kalimat yang gak pernah lupa mereka ucap adalah "Ayah, beliin duren!" Awalnya Nai, ratu duren, yang selalu meminta seperti itu. Lama-lama Keke ikutan.

Permintaan mereka untuk dibeliin duren, gak selalu diturutin, kok. Selain duren adalah buah musiman, beliin duren setiap hari bakalan mahal ajah hehehe. Tapi, Keke dan Nai tau itu. Jadi, walopun gak dibeliin, gak bikin mereka ngambek. Paling diulang lagi permintaannya setiap hari hihihi. Mereka juga mintanya sambil ketawa-ketawa. Chi dan K'Aie pun nanggapinnya juga sambil ketawa. Pokoknya dibecandain ajah.


"Makanannya dibawa pulang, ya, Bun."


Kalau K'Aie selalu ketitipan duren, Chi lain lagi. Setiap kali Chi harus bepergian sendiri *biasanya sih karena undangan blogger gathering*, Nai selalu berpesan kalau makanannya dibawa pulang. Makanya, teman-teman gak usah heran kalau pas acara blogger trus makanannya nasi kotak, Chi pilih gak makan. Alias nasi kotaknya dibawa pulang :D

Tapi kalau hidangannya prasmanan *dan, seringnya begitu, sih hehehe*, pulangnya rada diinterogasi, tuh. Ya, paling enggak sebagai penggantinya Chi beliin mereka es krim aja, deh. itu udah bikin Keke dan Nai seneng, kok.

Bagaimana dengan teman-teman? Suka dimintain oleh-oleh apa sama anak-anak? :)