Imajinasi anak benar-benar luar biasa. Coba aja beri mereka kertas dan biarkan mereka menggambar atau menulis sesuka hati. Bagi kita yang dewasa, mungkin yang mereka gambar itu seperti benang kusut. Tapi, ketika bertanya kepada mereka, kita akan takjub mendengar penjelasannya. Bisa jadi yang mereka gambar itu adalah kupu-kupu, bunga, mobil balap, dan lain sebagainya.

Coba beri mereka sapu, bisa jadi kemudian anak akan berimajinasi menjadi seorang gitaris dimana gagang sapunya dianggap sebagai gitar. Atau pernahkah selendang yang kita miliki dipakai oleh anak lalu anak berimajinasi menjadi seorang putri raja?

Selain imajinasi, anak juga seorang peniru ulang. Anak akan dengan mudah meniru apa yang mereka lihat. Oleh karenanya sebagai orang tua kita wajib memberikan contoh yang baik kepada anak-anak. Anak-anak juga bisa mempunyai impian atau imajinasi juga karena melihat sekelilingnya.

Nai kadang suka pengen ikutan dandan karena beberapa kali melihat bundanya dandan. Ketika balita, Keke pernah bercita-cita ingin menjadi tukang becak karena Chi sering menyanyikan lagu 'Becak' untuknya. Anak-anak memang selalu meniru dan terinspirasi dari sekelilingnya terutama orang terdekat. Kalau orang tua bisa mengolah imajinasi serta daya spons anak dengan baik, itu akan sangat baik bagi mereka di masa depan.


Dari batita, Nai suka pengen ikut-ikutan dandan karena suka lihat Chi dandan. Anak memang peniru ulung :)
Anak juga penuh rasa ingin tahu. Seringkali kita dikasih pertanyaan yang bertubi-tubi dari anak. Termasuk pertanyaan-pertanyaan yang orang dewasa lakukan, misalnya bertanya tentang pekerjaan dan lain sebagainya.


Kira-kira, ada gak ya tempat dimana si peniru ulung yang serba ingin tahu itu bisa memuaskan imajinasinya? Ada, namanya KidZania. Kalau di Indonesia adanya di Jakarta. Tepatnya di Pacific Place, Jakarta.

KIDZANIA adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep EDUTAINMENT yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tua nya.
KIDZANIA dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota.
Di kota ini, anak-anak memainkan peran orang dewasa sambil mempelajari berbagai profesi. Misalnya, menjadi seorang dokter, pilot, pekerja konstruksi, detektif swasta, arkeolog, pembalap F1 dan lebih dari 100 jenis PROFESI dan PEKERJAAN orang dewasa lainnya.
Di KIDZANIA terdapat bangunan-bangunan yang umumnya terdapat di sebuah kota, seperti Rumah Sakit, Supermarket, Salon, Teater, Kawasan Industri, dan banyak lagi (Lihat “Tur Kota”).
Dalam rangka memungkinkan anak-anak untuk mengambil inisiatif dan melakukan apa saja yang mereka ingin lakukan, orang dewasa tidak boleh masuk establishment atau berpartisipasi dalam kegiatan. Namun, orang dewasa didorong untuk memjadi bagian dari penonton di Teater dan Stasiun TV, dan kami menyambut orang dewasa untuk melihat aktivitas dan prestasi anak-anak mereka dari daerah luar di establishment masing-masing.

Parents Lounge adalah tempat untuk Dewasa untuk bersantai ketika Anak-anak bermain.

Urbano's House adalah tempat bermain khusus yang tersedia untuk anak-anak 6 tahun kebawah
. orang dewasa dapat masuk daerah ini dengan anak-anak mereka.  dan ruang menyusui serta tempat penggantian popok juga tersedia.
KIDZANIA adalah tempat yang AMAN, INTERAKTIF dan MEMILIKI UNSUR PENDIDIKAN YANG TINGGI dimana anak-anak mengenakan seragam dan melakukan peran yang mereka mainkan. Dipandu oleh Zupervizor kami, anak-anak dapat menyelami langsung dunia, profesi atau pekerjaan orang dewasa yang selama ini mereka impikan, serta belajar menghargai nilai uang, seperti di dunia yang sesungguhnya.
Di KIDZANIA, anak-anak menggunakan mata uang resmi, KIDZOS. Dengan demikian, selain anak-anak dapat belajar mengenai profesi, mereka juga belajar menghargai nilai uang dengan cara memilih profesi yang mereka inginkan lalu mendapatkan upah atas jerih payah mereka. Upah yang mereka dapatkan ini kemudian bisa digunakan untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang ada di KIDZANIA (Lihat “Ekonomi”).
KIDZANIA adalah sebuah fasilitas indoor, yang berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190

Sumber: www.kidzania.co.id

Keke dan Nai sudah 2x ke KidZania. Sekali bersama keluarga, 1x lagi bersama sekolah. Selalu menyenangkan dan belum pernah ada bosannya-bosannya pergi ke KidZania. Pengalaman Keke dan Nai ke KidZania udah pernah Chi bikin postingannya. Silakan kalau mau baca, judul postingannya "KidZania dan Plangi".


Word of Mouth


"Harga tiket masuk KidZania itu Rp150.000,00"

"Mahal aja!"

"Mahal, ya? Tapi, Rp150.000,00 itu untuk main selama 5 jam, lho."

"Hmmm...."

"KidZania itu seperti kota anak-anak. Mereka bisa menjalani berbagai profesi, digaji, pokoknya banyak pelajaran berharga yang bisa anak-anak dapat di KidZania. Yang pasti menyenangkan banget buat anak-anak."

"Oiya? Trus... truss..??" *Mulai tertarik...

Dialog diatas hanyalah dialog imajiner. Tapi, Chi juga mengakui kalau kekuatan KidZania adalah marketing Word to Mouth (WOM). Awal Chi tau KidZania dari media mainstream, tapi info tersebut rasanya belum cukup. Harga tiket Rp150.000,00 per anak itu lumayan juga buat Chi. Belum lagi orang tua kalau mau nemenin harus bayar juga Rp90.000,00 pe orang. Lumayan bangeeettt. Rugi kalau sampe tempatnya gak asik. Jadi, sebelum memutuskan ke Kidzania, Chi harus banyak cari tahu dulu supaya gak merasa rugi, lah.


  1. Mendengar cerita dari kenalan yang pernah ke KidZania. Ini sih cara klasik, ya. Tapi, dengan mendengar langsung dari yang dikenal, kita bisa banyak tanya-tanya sebelum memutuskan ke KidZania atau enggak.
  2. Mendengar cerita dari Keke. Nah, ini WOM yang paling asik! Karena yang cerita kan anak sendiri. Sebelum Chi ajak anak-anak ke KidZania, Keke memang lebih dahulu kesana bersama sekolahnya. Keke ceritanya seru banget, trus ujung-ujungnya dia ngajak kesana lagi. Ya, kalau anaknya sendiri udah bilang seru, berarti Chi makin tertarik untuk ajak anak-anak kesana
  3. Membaca postingan para blogger yang sudah pernah ke KidZania. Udah jadi kebiasaan Chi kalau mau aja anak-anak ke suatu tempat yang baru berusaha cari info sebanyak mungkin dari postingan para blogger. Biasanya postingan para blogger itu umumnya jujur. Kalau seru dibilang seru, enggak ya enggak. Ketika Chi membaca beberapa postingan tentang keseruan di KidZania, Chi semakin yakin untuk ajak anak-anak ke sana.

Warga baru KidZania wajib bikin ATM dulu karena gaji yang di dapat biasanya ditransfer
Kalau di rumah, Nai bisa acak-acak peralatan kosmetik Chi. Di KidZania, Nai bisa lebih menyalurkan rasa ingin tahunya. Dia bisa mendandani warga lain (menjadi karyawan salon) atau didandani.


Ternyata bener. Gak rugi sama sekali bermain di KidZania. Dari berbagai profesi dicobain sama Keke dan Nai. Dari mulai tukang semir sepatu hingga menjadi petugas CSI. Imajinasi mereka terpuaskan disana. Malah Keke dan Nai minta diajak lagi ke KidZania. Seru, asik, banyak pelajaran yang bisa mereka dapat, pokoknya keren banget deh. Makanya, setelah smapai rumah, Chi bikin postingan tentang pengalaman kami ke Kidzania. Siapa tau ada belum pernah ke KidZania, bisa baca-baca dulu deh gimana serunya Kidzania di blog Chi ini, ya.

Chi suka banget nonton serial CSI. Di KidZania, Keke merasakan jaid petugas CSI. Bikin Chi ngiri aja hahaha. Kata Keke ada eksperimennya juga di sana. Asik, kan!


Marketing Word of Mouth memang powerfull, sih. Karena pembicaraan dari mulut ke mulut umumnya lebih jujur dan lebih ada rasa. Malah lebih komplit juga isi ceritanya. Makanya kalau mau kemana-mana Chi juga lebih suka cari tahu dari yang pernah merasakan. Termasuk ketika mau ke KidZania.

Yang jelas, Kidzania juga mengajarkan anak-anak untuk berani mempunyai cita-cita melalui banyaknya profesi yang diajarkan. Anak juga diajarkan menghargain uang dan kalau mencari uang itu tidak mudah karena harus ada usaha. Ya karena kadang anak-anak berpikir kalau uang orang tua itu otomatis udah ada di ATM. Padahal supaya ada di ATM, orang tua juga harus bekerja. Dengan bermain di KidZania, Keke dan Nai juga jadi lebih tahu.


"Bunda, ke KidZania lagi, yuk!


Udah beberapa hari ini, Keke dan Nai merengek minta ke Kidzania lagi. Chi sih mau aja, tapi tunggu UTS selesai, ya. Gak lama kok, cuma seminggu ini UTSnya. Lagipula di akhir bulan ini bakal ada "Inagurasi dan Sidang Penutupan CONGREZZKID 2014"

Karena KidZania itu ibarat sebuah negara, tentunya perlu ada dewan legislatif. Dan, terbentuklah KidZania CONGREZZ dimana akan terpilih 14 putra-i terbaik di Indonesia untuk menjadi anggota legislatif CONGREZZKID.

Keke dan Nai belum ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tapi, Chi yakin acara ini bagus untuk mereka ketahui dan lihat. Apalagi sekarang ini banyak orang yang harus belajar bagaimana belajar berpendapat yang baik. Termasuk para anggota dewan kita, tuh. Rasanya harus banyak belajar dari para CONGREZZKID, deh. Ups! :D

Masa kerja CONGREZZKID itu 2 tahun. Jadi, kayaknya mending mereka nonton sekarang daripada harus nunggu 2 tahun lagi. Siapa tahu 2 tahun ke depan, Keke atau Nai berani berpartisipasi. Atau paling gak mereka bisa semakin belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin dan belajar berpendapat yang baik.

Sampai tanggal 1 November 2014, Kidzania diskon 30%, lho. Caranya gampang banget, tinggal tunjukkin barcode di bawah ini ke petugas airport KidZania.