Sekolah Keke dan Nai sebetulnya termasuk yang jarang kasih PR. Kalaupun kasih, gak banyak. Pokoknya masih cukup nyantai lah kalau urusan PR.

Hari Kamis lalu (27/3), Nai ngasih Chi 1 pertanyaan tentang agama.

Bunda : "Pasti, itu PR agama, ya?"
Nai      : "Iya."
Bunda : "Guru agama Ima yang sekarang pasti kalau kasih PR itu gak pernah ada di buku jawabannya. Harus cari tau sendiri. Untung ada internet."
Nai      : "Bunda itu waktu kecil gak pernah dapet PR, ya?"
Bunda : "Pernah, lah. Kenapa gitu?"
Nai      : "Abis Bunda sering keliatan jutek kalau udah ngomongin PR."
Bunda : "Masa, sih? Enggak, ah... Trus apa hubungannya sama Bunda waktu kecil?"
Nai      : "Karena dapet PR itu enak. Tapi, karena Bunda gak pernah dapet PR waktu kecil, jadi gak bisa ngerasain enaknya dapet PR. Makanya jutek."

*^&#^%%(&^&%&&&*^)& *baru kali ini denger yang namanya dapet PR itu enak hihihi. Etapi, seharusnya Chi bersyukur, ya :D

Bunda : "Emang enaknya dapet PR itu apa?"
Nai     : "Enaknya itu, Nai jadi bisa nanya-nanya sama Bunda."
Bunda : "Yaaa... kalau cuma nanya-nanya aja, kayaknya gak perlu nunggu dapet PR, lah. Biasanya juga Ima suka nanya-nanya."
Nai     : "Tapi, rasanya beda. Nanya pas ada PR sama enggak. Makanya Ima suka sama PR."

Setelah itu, Chi nyengir aja daripada diem, nanti dibilang tambah jutek hehehe. Itu, lah anak-anak. Kadang jalan pikirannya suka gak terduga :)