Tempat bermain ini salah satu yang bikin anak-anak betah, susah diajak pulang. Di sini mereka bisa main perosotan, ayunan, manjat-manjatan, puter-puteran (gak keliatan), bahkan main pasir (alasnya tempat bermasin itu pasir putih).


Waktu Keke masih TK, owner tempat Keke dan Nai sekolah pernah bilang kalo masa transisi di SD itu ada 2, yaitu kelas 1 dan kelas 4. Kelas 1 adalah masa di mana anak-anak 'dituntut' untuk bersikap seperti anak SD tapi sisi lain kekanak-kanakannya masih ada. Sedang ketika kelas 4, anak udah merasa gede karena mau masuk SMP. Chi rasa pendapat ini ada benarnya.

Chi suka perhatiin aja, anak-anak kelas 1 s/d 6 itu gaya mainnya beda. Kelas 1 s/d 3 masing sering Chi lihat main lari-larian, perosotan, ayunan, dan lainnya. Sementara anak kelas 4 ke atas kelihatan lebih suka ngobrol dengan teman. Masih ada sih yang suka lari-larian, tapi kayaknya udah gak pernah Chi lihat lagi main perosotan dan ayunan :D

Beberapa waktu lalu Chi pernah rada panik karena pas jemput gak ketemu juga sama Keke. Setahu Chi, biasanya dia main perosotan atau ayunan di halaman depan kalo gak ada main futsal dan lari-larian di halaman belakang atau halaman tengah. Tapi Chi udah turun naik cari gak ada. Panik, dong. Masa' sih Keke keluar sekolah? Kan di depan juga ada satpam, rasanya gak mungkin.

Sempet tanya ke wali kelas, dan kami bersama satpam sama-sama mencari. Pas lagi cari-cari gitu, ada orang tua murid yang sekelas ma Keke juga lagi bingung cari anaknya. Loh ke mana sih anak-anak ini? Kok serempak menghilang?

Ternyata, beberapa anak kelas 3 lagi asyik main di ruang bermain TK. Ada yang main perototan, mandi bola, dan lainnya. Ya ampuuuuunnn! Udah kelas 3 gitu, lho! :r

Tahun ajaran depan Keke pindah gedung sekolah.Chi pernah cerita juga di postingan taekwondo, kalo sekolahnya lagi bangun kompleks pendidikan. Rencana TK s/d SMA akan kumpul di satu kompleks. Di lokasi yang sekarang jelas gak mungkin banget karena lahannya terbatas. Lagipula masuk perumahan, bikin macet dan susah kalau parkir. Jadi cari lokasi baru yang tidak gabung dengan perumahan. Lebih deket sama rumah, sih.

Karena masih dalam tahap pembangunan, jadi untuk anak SD yang pindah ke sana baru kelas 4 s/d 6. Kalau kata Chi sih bagus juga. Anak kelas 1 s/d 3 yang masih ada jiwa kekanak-kanakan bergabung di satu lokasi. Sementara kelas 4 bergabung dengan yang lebih besar.

Saran Chi buat orang tua yang lagi cari sekolah, enaknya memang cari SD yang masih ada lahan bermainnya. Gak cuma halaman, kalau perlu ada perosotan dan teman-temannya. Karena mereka pindah ke SD gak otomatis bikin mereka langsung jadi anak gede, tetep ada sisi TK dari diri mereka. Kasian kalau harus dihilangin. Jangan bikin mereka menjadi dewasa sebelum waktunya. Lagian nanti semakin bertambah usia, umumnya mereka juga akan mengurangi sifat kekanak-kanakan, kok.

Oiya dengan adanya halaman dan fasilitas bermain di sekolah juga mampu mengurangi stress anak-anak dari padatnya kurikulum pendidikan, lho. Setidaknya mereka bisa bersenang-senang sejenak dengan teman-temannya :)