Raport perdana Nai di SD alhamdulillah juga membanggakan. Dengan rata-rata di raport adalah 93.. Tingkah lakunya Nai di sekolah pun tidak ada yang perlu di kasih catatan khusus. Masih di garis aman.. :) 

Tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanya belum menemukan metode belajar yang tepat

Itu selalu jadi prinsip Chi ketika mengajarkan anak-anak. Walopun begitu Chi harus akui kalo Chi lebih sering khawatir dengan kemampuan Nai..

Gaya belajar Nai lebih condong ke visual. Itu artinya ketika Chi mengajarkan Nai gak cukup hanya menjelaskan begini-begitu tapi seringkali dengan alat-alat bantu. Mulai dari segala perlengkapan mewarnai, televisi, internet, dll.

Yang Chi khawatirkan kalo Nai di sekolah. Apakah dia bisa ngikutin. Karena sebagus apapun sekolah Chi rasa repot juga ya kalo wali kelas harus terlalu detil memahami karakter masing-masing anak dan menyesuaikan cara belajar dengan karakter masing-masing anak *mencoba memahami dari sisi guru..

Untuk di sekolah Chi merasa anak yang mempunyai gaya belajar seperti Keke yaitu auditori yang keliatannya lebih mudah menangkap pelajaran..

Seringkali Chi konsultasi sama wali kelasnya Nai, selalu di bilang Nai bisa malah termasuk yang cepat menangkap.. Alhamdulillah.. Lega dengernya..

Hasilnya udah bisa di ketahui, satu per satu nilai-nilai ulangan hariannya bagus-bagus.. Dan terakhir raport perdananya pun bagus.. Semoga aja seterusnya seperti ini ya Nai..

Pelajaran yang Chi dapat adalah, boleh aja kita khawatir sama anak kita. Namanya orang tua kan bawaannya khawatir terus ya.. *membela diri :p Tapi jangan sampe terjebak untuk menjadi meremehkan kemampuan anak kita. Batasannya kadang tipis. Jadi berusaha aja terus, buat yang terbaik..

Itu juga berkat K'Aie sih.. K'Aie yang selalu nenangin Chi kalo rasa khawatirnya lagi kumat.. Hehehe...

O'ya wali kelasnya Keke sempet tanya ke Chi apa rahasianya punya anak 2 orang tapi dua-duanya nilainya bagus-bagus semua.. Chi jawab aja kalo peran dari sekolah adalah tentang pekan ulangan yang sangat membantu banget *Chi pernah tulis tentang cara Chi mengajarkan anak-anak ketika menghadapi ulangan sehingga pas UAS atau UTS gak terlalu deg-degan di postingan UAS? (Gak) Deg-Degan Tuuuhhh...