Ketika Nai lulus TK, yang terbayang di pikiran Chi saat itu adalah bakalan punya me time yang banyak nih.. Panjangnya waktu belajar di SD nanti (untuk Nai sampai sekitar jam 1/2 1 siang & Keke sekitar jam 2.. Itu belom termasuk kalo mereka ikutan ekskul loh..), Chi udah mulai mikir bakalan ikut macem-macem kursus ketrampilan sebagai pengisi waktu selama anak-anak sekolah..

Tapi ternyata setelah mereka sekolah, Chi merasa waktu Chi sampai saat ini gak seleluasa ketika Nai masih TK.. Justru sekarang ini Chi jadi harus lebih ikut belajar lagi.. Chi harus menemukan pola belajar baru untuk Keke & Nai..


Keke


Pernah beberapa kali Chi cerita, termasuk di postingan yang lumayan baru "Menjadi Cerdas Dengan Gaya Masing-Masing" kalau mengajarkan Keke itu sudah tidak terlalu sulit karena sudah menemukan polanya..

Tapi ternyata saat ini pola belajar itu harus sedikit di ubah. Alasannya waktunya yang gak cukup.. Keke setiap hari pulang sekolah sampai menjelang sore.. Otomatis dia belajar lagi di rumah setelah lewat maghrib (Gak tega Chi kalau pulang sekolah langsung di suruh mengulang pelajaran lagi.. Biarkan istirahat dulu).

Setelah Chi baca-baka buku pelajarannya yang kelas 3, materinya wuuiiihh tambah banyak banget.. Akan banyak waktu kalau masih mengikuti pola belajar dia yang lama.. Belom lagi Nai pun ingin seperti kakaknya.. Belajarnya setelah maghrib.. Fokus sama dua anak dalam satu waktu akan sedikit merepotkan kalo gak segera di temukan caranya menurut Chi..

Selama ini Chi hanya fokus ke Keke, karena Nai waktu itu masih TK. Sekarang harus fokus ke dua anak sekaligus dengan gaya belajar yang berbeda.. Rasanya belom apa-apa udah kelenger duluan.. Menyerah?? Ya gak la yaaaawwww... Harus semangaaaaattt...



Mind Maping yang Chi buat untuk pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Materi tentang "Geografis Jazirah Arab". Kalo baca bukunya untuk materi ini ada berlembar-lembar halaman, tapi Chi rangkum menjadi 1 halaman saja dengan penuh warna agar menarik perhatian Keke.. Dan biasanya sesuatu yang menarik itu akan lebih mudah di ingat menurut Chi

Sekarang Chi sedang mencoba untuk ngajarin Keke seperti foto di atas.. Katanya sih itu pola belajar dengan mind mapping ya.. Chi pikir dengan membuat gambar seperti itu, Keke bisa membaca materinya sendiri & lebih mudah mengerti serta cepat menghapal ketimbang dia harus menghapal dari buku materi yang isinya hanya penuh dengan tulisan berwarna hitam tanpa warna lain & minim gambar..

Sampai saat ini masih Chi yang membuatkan gambarnya.. Alasannya karena Keke masih susah untuik diminta menulis panjang-panjang.. Jadi daripada nanti Chi harus "ribet" dengan Keke hanya karena urusan tulis menulis, sementara tujuan yang sebenernya malah gak tercapai. Jadi lebih baik untuk saat ini Chi yang mengalah.. Yang penting Keke bisa lebih mudah menghapal pelajarannya.. Nanti lah pelan-pelan akan Chi ajarin Keke cara bikin mind mapping

Resikonya dari ngebikinin Keke mind mapping adalah me time Chi akan terpakai.. Karena Chi biasanya bikin ketika anak-anak lagi sekolah.. Dan seperti yang Chi di paragraf awal, jadi merasa harus ikut belajar lagi *jadi inget pelajaran merangkum waktu sekolah.. Hihih.. Tapi demi anak-anak.. :D

Udah Chi terapin ke Keke.. Awalnya dia masih bingung.. Tapi alhamdulillah Keke memang cepat menangkap, sekarang dia mulai mengerti bagaimana cara membaca gambar-gambar dari mind mapping itu.. Kalo udah begitu, sambil Keke mempelajari mind mappingnya Chi punya waktu untuk mengajarkan Nai.. Jadi Chi tinggal berdiskusi dengan Keke setelah dia selesai membaca mind mapping yang udah di buat itu..


Nai

Awalnya Chi juga coba bikin mind mapping untuk Nai.. Tapi ternyata masih susah buat Nai.. Nai masih belom mengerti juga cara membacanya.. Yah mungkin masih terlalu kecil buat dia.. Jadi untuk sementara lupakan pola belajar pakai mind mapping untuk Nai.. Atau mungkin akan Chi coba membuat mind mapping dengan menggunakan banyak gambar? Belom dicoba sih tapi akan dipikirkan *mulai mikir, cari ide..

Jadi sepertinya Chi masih akan tetap dengan cara yang udah Chi jalanin sebelumnya. Dengan menari, menyanyi, menggambar, play pretend, dll. Chi pernah cerita tentang pola belajarnya Nai lumayan lengkap di postingan "Menjadi Cerdas Dengan Gaya Masing-Masing"

Chi memang bukanlah seorang pendidik dalam artian orang yang menempuh pendidikan formal untuk bidang pendidikan.. Chi hanyalah seorang bunda yang berusaha menjadi pendidik untuk Keke & Nai. Mencoba menjadikan sebuah dunia pendidikan yang saat ini terlihat berat menjadi terasa menyenangkan & ringan bagi Keke & Nai, sehingga tidak menjadi beban bagi mereka.. Berusaha untuk menyisipkan pendidikan karakter dari setiap materi pelajaran yang di dapat di sekolah yang teoritis, jadi tidak hanya terfokus pada nilai tapi ada yang lebih penting dari itu..

Ayo ah Nak kita harus semangat.. Dunia pendidikan kita memang miris, tapi jangan sampai kita menyerah.. Justru kita harus bisa menjawab tantangan-tantangan itu dengan cara kita.. Kita pasti bisa!!