Setiap pagi, Chi menghampiri kamar Keke dan Nai untuk menanyakan tentang sarapan. Kemudian berlanjut dengan pertanyaan, "sarapan apa?"

pentingnya sarapan bagi anak dengan koko krunch

Sudah bertahun-tahun, Chi gak menyiapkan sarapan bagi keluarga. Sebelum pandemi, Chi hanya menyiapkan bekal yang akan Keke dan Nai bawa ke sekolah. Alasan gak pernah bikin sarapan adalah karena kemandirian. Paling Chi siapkan bahan-bahannya. Nanti mereka bebas mau sarapan apapun berdasarkan bahan yang ada. 

Gak sulit meminta mereka terbiasa sarapan. Apalagi untuk Keke. Kalau dia gak sarapan, biasanya pulang sekolah suka agak demam badannya. Katanya selama di sekolah gak semangat. Mau makan bekal juga gak nafsu. Akhirnya demam ringan. 
 
Dan, itu selalu terjadi. Makanya, dia udah gak berani skip sarapan. Udah kesadaran sendiri, deh. Nai meskipun tidak seperti kakaknya juga tetap wajib sarapan. 

 

Sarapan Membantu Anak Selama Belajar di Rumah

 
zat gizi yang dibutuhkan bagi otak
 
Sudah berbulan-bulan, anak-anak menjalani kegiatan belajar dari rumah. Apakah itu artinya mereka tetap rutin sarapan?
 
Pastinya. Sarapan secara teratur dan tepat itu wajib. Termasuk ketika masa pandemi ini di mana semua siswa sedang menjalani Pembelajaran Jarak Jauh.
 
Kamis (19/11) melalui Zoom, Chi mengikuti virtual press conference peluncuran Nestlé KOKO KRUNCH Nutrismarta. Nestlé memiliki komitmen untuk membantu 50 juta anak menjalani hidup sehat.
 
Business Executive Officer Nestlé Breakfast Cereals Indonesia, Alaa Shaaban, mengatakan bahwa, “KOKO KRUNCH Nutrismarta adalah salah satu wujud nyata komitmen Nestlé untuk membantu anak-anak di Indonesia menjalani kebiasaan hidup yang lebih sehat. KOKO KRUNCH Nutrismarta mengandung gandum utuh, kombinasi vitamin B dan zat besi untuk membantu orang tua dalam menyediakan sarapan yang membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak. Di samping itu, kami juga ingin mengajak anak-anak Indonesia menjalankan gaya hidup sehat dan aktif dengan menghadirkan KOKO Dance. Gerakan dance yang dipandu KOKO Koala bisa dilakukan di sela-sela waktu istirahat agar anak-anak tetap gembira dan semangat menjalani kegiatan belajar.”
 
5-6 hari dalam seminggu, rata-rata siswa akan beraktivitas belajar daring selama 5-7 jam. Menurut Ahli gizi Dr.Rita Ramayulis DCN, M.Kes, belajar di kelas virtual justru akan lebih membebani otak anak dibandingkan ketika sekolah. Penyebabnya adalah sebagai berikut 
 
  1. Anak harus lebih fokus untuk lebih menangkap pesan suara dari guru dan temannya
  2. Anak membutuhkan tenaga lebih besar untuk memahami bahasa non-verbal guru dan temannya
  3. Anak selalu merasa diawasi oleh guru dan seluruh temannya melalui kamera yang harus selalu on
  4. Anak tidak dapat membedakan waktu sekolah dan bermain karena diadakan di satu tempat
 
Chi pernah bercerita di blog ini kalau Keke lebih suka belajar di coffee shop atau perpustakaan dengan alasan bisa lebih fokus. Kalau di rumah katanya suka tergoda untuk tidur, main game, atau menonton tv. Ternyata, apa yang dia sampaikan beralasan, ya. Kalau mendengarkan poin yang disampaikan bu Rita, penyebab PJJ menjadi berat adalah karena area belajar dan bermain ada di tempat yang sama.

 

Sarapan Jangan Sekadar Kenyang

 
 karbohidrat sebagai sumber glukosa
 
“Tidak mudah bagi saya untuk membagi waktu antara melakukan work from home sekaligus menemani tiga anak belajar dari rumah. Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh selama pandemi cukup menyita energi dan konsentrasi anak-anak, sehingga saya merasa perlu untuk mempersiapkan asupan zat gizi yang seimbang terutama saat sarapan untuk mengawali hari dengan semangat. Namun, saya tidak khawatir karena dengan KOKO KRUNCH saya dapat menyiapkan sarapan secara praktis dengan rasa lezat yang disukai anak-anak,” ujar Donna Agnesia.
 
Hampir semua orang tua, terutama ibu, mengalami keriweuhan yang sama seperti yang Donna Agnesia alami, kan? Apalagi di saat belajar dari rumah, anak seperti tidak dikejar dengan waktu. Tidak harus terburu-buru sarapan supaya gak terlambat masuk sekolah. Bahkan ada yang sarapan sambil belajar daring.

Penggunaan gadget yang berlebihan memang bisa berdampak terhadap pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat. Oleh karenanya sangat penting bagi orang tua untuk memastikan menu sarapan yang sehat dan bergizi. Jadi tidak sekadar kenyang. Agar anak bisa tetap fokus selama mengikuti kegiatan belajar daring.

Ketika tidur di malam hari, hormon pertumbuhan akan bekerja untuk proses tumbuh kembang anak serta meregenerasi berbagai sel. Itulah penyebab anak tetap mengeluarkan energi saat sedang tidur. Akibatnya terjadi penurunan glukosa karena setelah 5 jam tidak ada asupan makanan yang masuk.
 
Itulah kenapa sarapan menjadi sangat penting. Anak yang tidak sarapan biasanya tidak memiliki energi yang cukup untuk mendukung proses belajar. Selain itu, juga bisa mempengaruhi indeks masa tubuh. Melewati sarapan dianggap lebih berisiko menimbulkan kegemukan daripada makan malam menjelang tidur. 
 
Terjawab deh ya kenapa Keke kalau melewatkan sarapan selalu lemas dan gak fokus belajar. Saat tidur, energinya juga keluar. Kadar glukosa yang turun saat dia tidur harus segera digantikan. Karena glukosa adalah sumber energi untuk otak.
 
Tetapi, jangan pula berhenti di sarapan. Pola makan yang baik dan teratur harus sepanjang hari. Fungsi tubuh yang baik akan membangun psikis dan mental yang baik. Anak-anak bisa fokus saat belajar di rumah serta tetap bahagia.
 
jadwal dan porsi makan anak dalam sehari
 
Dalam sehari, jadwal makan yang disarankan adalah 3x makan utama dan 3x selingan. Komposisi porsinya adalah sarapan (20%), selingan pagi (10%), makan siang (30%), selingan sore(10%), makan malam (25%), dan selingan malam (5%).


KOKO Dulu Baru Sekolah

 
koko krunch nutrismarta

“Salah satu sumber gizi yang penting adalah serealia utuh, karena serealia utuh masih memiliki keseluruhan tiga lapisan (kulit, endosperma, dan inti)  yang mengandung lebih banyak serat, vitamin B, karbohidrat dan protein. Vitamin B dan zat besi juga berperan penting dalam membantu mengoptimalkan fungsi organ dan jaringan tubuh anak, karenanya sangat dianjurkan untuk diberikan dalam menu makanan dan minuman sehari-hari pada anak. Kombinasi vitamin B (B2, B3, B6, B9) membantu proses metabolisme energi sedangkan zat besi merupakan komponen hemoglobin yang membawa oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh termasuk otak," ujar Dr.Rita Ramayulis DCN, M.Kes
 
Donna Agnesia mengatakan kalau menu sarapan yang paling praktis dan disukai oleh anak-anaknya adalah KOKO KRUNCH. Tentu ini pilihan yang tepat. Karena seperti yang dijelaskan oleh Liena Desbi, Brand Manager Nestlé Breakfast Cereal Kids, KOKO KRUNCH tidak hanya praktis dan enak, tetapi sudah lengkap kandungan gizinya.

manfaat gandum utuh
 
KOKO Krunch Nutrismarta mengandung gandum utuh, tinggi zat besi, dan tinggi vitamin B. Komposisi gizi ini cukup untuk mendukung anak tetap semangat mengawali aktivitas di pagi hari. Belajar dari rumah pun menjadi lebih fokus.

Jadi. KOKO dulu baru sekolah, ya!