"Bunda, nanti hari pertama sekolah nemenin, kan?"

Sekitar dua minggu sebelum tahun ajaran dimulai, Nai sudah bertanya seperti itu. Dan selalu aja seperti itu pertanyaannya setiap tahunnya. Begitu juga Keke, selalu menanyakan dan meminta hal yang sama.

Kalau Keke dan Nai masih baru masuk TK atau SD sih mungkin permintaan untuk selalu ditemani di hari pertama sekolah itu sesuatu yang umum, ya. Bahkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI sampai bikin infografis tentang pentingnya menemani di hari pertama sekolah. Karena sekolah memang merupakan rumah kedua bagi anak. Tentu anak harus merasa nyaman juga dengan rumah keduanya dimana gak setiap saat orang tua selalu menemani.

Oleh karena memang penting bagi anak untuk ditemani di hari pertama sekolah. Supaya mereka merasa nyaman dan aman. Terlebih buat anak yang gak mudah langsung akrab dengan suasana baru. Tentu adanya orang tua sebagai pendamping di hari pertama membuat anak merasa nyaman.

Tapi, Keke dan Nai kan udah bertahun-tahun sekolah di sana. Malah Keke sekarang udah kelas 6. Makanya Chi suka merasa lucu aja kalau mereka masih suka meminta untuk ditemani di hari pertama sekolah. Kadang waktu suka gak berasa berjalan begitu cepat. Tau-tau anak udah gede. Tapi kalau melihat mereka masih minta ditemani di hari pertama sekolah, rasanya itu salah satu momen dimana mereka itu (ternyata) masih anak-anak. Chi sih suka aja ngelihatnya. Walopun kadang Chi suka pura-pura menolak. Trus nanti Keke dan Nai ngerengek minta ditemenin hihihi.


Pelepasan balon selalu jadi favorit siswa/i di sana. Selalu pada bersorak-sorai kalau saatnya pelepasan balon. Tapi tahun ini Chi merasa mellow lihat pelepasan balon.


Kegiatan hari pertama di sekolah Keke dan Nai itu gak pernah lama. Paling cuma sejam ajah. Cuma upacara dan pelepasan balon, abis itu bagi-bagi goodie bag *etapi tahun ini tumben gak ada goodie bagnya hehehe*. Upacaranya juga bukan upacara bendera. Tapi upacara perkenalan, dimana seluruh murid dari mulai play group hingga SMP masuk secara tertib dikawal wali kelas masing-masing. Trus MC mengenalkan masing-masing wali kelas. Setelah itu ada sedikit wejangan dari ketua yayasan lalu selesai, deh. Ditutup dengan pelepasan balon sebagai tanda dibukanya tahun ajaran baru. Selesai, deh.

Upacara pembukaan tahun ajaran ini rada bikin Chi mellow karena bisa jadi upacara pelepasan balon buat Keke di sekolah ini. Belum tau ngelanjutin ke SMP mana tahun depan. Kalau ngelanjutin di sana lagi, berarti masih akan ada upacara pelepasan balon. Dan, bisa jadi Keke masih tetep akan minta ditemenin saat hari pertama sekolah. Gak tau deh kalau SMPnya gak di sana. Mungkin pelepasan balon tetap akan ada. Tapi, belum tentu orang tua masih boleh menemani.

Makanya Chi rada-rada mellow. Gak berasa kalau anak-anak udah makin gede. Apalagi pas lihat anak-anak playgroup masuk ke halaman upacara. Eyaampun mungil-mungil bangeeett! Trus diantara mereka ada yang ceria, ada juga yang nangis. Jadi inget kalau Keke dan Nai juga pernah semungil itu. Ketika TK, Keke masih menangis. Ketika masuk SD, giliran Nai yang menangis. Dan, Chi harus menemani mereka upacara saat itu hihihi.

Sekarang sih mereka cuma minta ditemenin aja. Sampe pintu gerbang, Keke langsung ngacir main sama temennya. Kalau Nai. harus diantar ke kelas barunya dulu baru main sama temannya. Jadi, sebetulnya begitu sampe di sekolah, bundanya dicuekin hahaha. Tapi, gak-apa, lah. Request setahun sekali aja. Karena setiap pagi kan yang anter ayahnya. Cuma di hari pertama sekolah aja buat mereka bunda wajib menemani sampe selesai. Ah, ternyata mereka masih anak-anak kalau udah kayak gitu :)