Ibarat mall yang kian hari kian menjamur, terutama di kota-kota besar, toko online pun demikian. Sebagai penggemar belanja online, semakin banyaknya toko online tentu saja bikin saya gembira sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Saya gembira karena makin banyak pilihan toko online yang bisa saya jelajahi. Tapi harus semakin meningkatkan kewaspadaan, karena gak sedikit toko online yang palsu. Mempermainkan kepercayaan customer. Padahal dalam kegiatan jual-beli online, kepercayaan itu adalah modal yang paling utama.

Walaupun semakin banyak toko online, saya tetap punya toko online pilihan. Toko online yang biasanya selalu saya andalkan kalau saya ingin membeli sesuatu. Salah satu toko andalan saya adalah Lamido. Toko online yang satu ini sebetulnya bukan nama yang asing, karena berada di bawah group Lazada.

Salah satu alasan utama saya menggemari belanja online adalah penghematan. Yang namanya penghematan itu kayaknya emak-emak banget, deh, hehehe. Dan ngomong-ngomong tengtang penghematan, gak cuma menghemat uang aja yang harus dipertimbangkan. Hemat waktu juga harus dipertimbangkan, lho.


Hemat uang

Saya punya cara ampuh yang selalu saya praktekan ketika belanja online, yaitu cari toko online yang berkonsep one stop shopping atau kalau kata anak muda sekarang ‘palu gada (apa yang lu mau, gua ada). Dengan one stop shopping, kita bisa membeli beberapa barang sekaligus. Dan itu artinya penghematan ongkos kirim.

Contohnya, gini, umumnya ongkos kirim itu di hitung per kilogram. Untuk toko online di Jakarta, kalau mau ngirim ke rumah saya, biasanya kena ongkos kirim Rp.9.000 per kilo. Katakanlah 1 baju beratnya 250gr, mendingan saya beli 4 baju sekaligus di toko online yang sama daripada saya beli 1 baju di toko online A trus baju lainnya di toko online B, C, dan D. Kemahalan ongkos kirimnya nanti :D

Wew, beli baju banyak amat! Gak mubazir apa?

Ya, itu kan cuma contoh soal hehe. Kita bisa beli macem-macem dalam 1 pengiriman aja. Gak semua isinya baju, dan gak harus belanja baju juga. Bisa juga belanja elektronik, kosmetik, kebutuhan rumah tangga, atau yang lainnya. Yang penting kita harus cermat menghitung ongkos kirim.


Hemat waktu

Cari juga toko online yang detil setiap item yang dijual. Mulai dari harga, spesifikasi barang, deskripsi, cara pembayaran, bahkan lebih bagus lagi kalau tertera berapa stok yang tersedia untuk barang tersebut. Yang membedakan transaksi jual beli di toko konvensional dan toko online adalah kita gak bertatap muka secara langsung dengan penjualnya kalau belanja di toko online. Jadi, kalau tidak terlalu detil dan bikin customer bolak-balik tanya sebetulnya itu sangat gak menghemat waktu. Apalagi kalau respons dari penjualnya sangat lambat. Walaupun saya coba memaklumi, mungkin aja lambat karena lagi banyak order, tapi kalau terlalu lambat biasanya saya akan mencari toko online lain.


Salah satu toko online yang bisa memenuhi pertimbangan saya dalam menghemat waktu dan uang, udah saya sebutin di atas, yaitu Lamido Indonesia. Berada di bawah grup Lazada, membuat saya tidak perlu meragukan lagi kualitas Lamido.

Mumpung sebentar lagi musim liburan sekolah, tahun baru, sementara hasrat untuk belanja juga tinggi, jadi mending mulai cari, deh, toko online yang berkonsep one stop shoping dan praktekin tips hemat ala saya:)