Selasa, 29 Maret 2016 bertempat di Pisa Cafe - Jakarta, Chi dan beberapa teman blogger hadir di acara talkshow mobil123.com tentang Tip Memilih Mobil Idaman Keluarga.

Ngomongin tentang mobil keluarga, Chi dan K'Aie pernah beberapa kali ngobrolin tentang hal ini. Bahkan anak-anak kadang ikut nimbrung. Sebetulnya mobil yang kami miliki sekarang masih lumayan nyaman. Tapi udah terasa sempit karena mobil kami sedan. Pengen punya mobil dengan ukuran lebih besar biar lebih leluasa terutama kalau dibawa bepergian ke luar kota.


mobil123.com, tip memilih mobil idaman keluarga

Menurut Pak Paulus, pengertian mobil keluarga di Indonesia dan negara lain seperti Eropa bisa berbeda. Kalau di Eropa, mobil dengan kapasitas 4 seater sudah bisa dikatakan mobil keluarga. Sedangkan di Indonesia, mobil dengan kapasitas 7-8 seater yang biasanya disebut sebagai mobil keluarga.

Di Eropa hitungan keluarga adalah ayah, ibu, dan anak. Sedangkan di Indonesia, tidak hanya terdiri dari keluarga inti saja. Tapi, kakek, nenek, dan anggota keluarga lain juga bisa dihitung sehingga butuh kendaraan dengan kapasitas besar *Asisten rumah tangga dan baby sitter juga kayaknya bisa masuk hitungan kalau di Indonesia, ya? :)*

Menurut Pak Paulus S. Firmanto yang juga pernah menjabat Direktur Sales di salah satu perusahaan otomotif ternama, ada 4 faktor yang menjadi pertimbangan saat memilih kendaraan


  1. Bisa muat banyak
  2. Harga terjangkau
  3. Irit bahan bakar dan mudah perawatan
  4. Resale value

Untuk faktor nomor 1 sudah dijelaskan di awal tentang pengertian keluarga di Indonesia. Memang tidak semua seperti itu, untuk keluarga modern di Indonesia umumnya hanya mempertimbangkan keluarga inti.

Harga terjangkau juga masih menjadi pertimbangan terlebih saat perkekonomian mengalami krisis. Irit bakar dan juga mudah perawatan juga ujung-ujungnya bicara tentang cost. Begitu juga dengan resale value. Apakah mobil kalau dijual masih dapat harga tinggi atau tidak.

Tentang resale value memang tidak selalu menjadi urutan paling buncit. Menjadi pilihan utama atau tidak kembali ke pertimbangan masing-masing. Tingkat kebutuhan, perilaku, dan tujuan biasanya menjadi pertimbangan untuk menempatkan posisi resale value.

Keluarga kami juga masih termasuk yang memikirkan resale value. Bahkan papah Chi, mengalami beberapa kali ganti mobil, resale value selalu menjadi pertimbangan. Walaupun gonta-ganti jenis mobil, tapi brand yang dipilih cuma itu aja *Salah satu brand otomotif ternama asal Jepang* Pernah 2x cobain mobil Eropa, tapi sekarang balik lagi ke brand favorit.

Brand-brand otomotif ternama asal Jepang memang masih menjadi pilihan ketika konsumen memikirkan tentang resale value. Faktor trust menjadi alasan utama kenapa resale value kendaraan dari brand-brand ternama itu menjadi tinggi



mobil123.com, tip memilih mobil idaman keluarga

Baru ...? Bekas ...? Baru ...? Bekas ...?

Teman-teman, bila berencana membeli mobil lebih suka mobil baru atau bekas? Kalau Chi, sih, pengennya baru. Onderdilnya masih gres kalau beli yang baru. Etapi, gak perlu khawatir juga kalau harus beli mobil bekas. Pengalaman papah Chi lebih sering beli mobil bekas daripada baru. Alhamdulillah masih bagus kondisinya dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lumayan lama. Termasuk mobil yang saat ini Chi pakai.

Kalau tadi Chi mengatakan bahwa mobil baru lebih gres onderdilnya, sebetulnya ada pertimbangan lainnya gak kalau harus memilih mobil baru? Gaya hidup? Kebutuhan? Harga? Yup! Semuanya bisa menjadi pertimbangan saat memilih mobil baru. Jawabannya pun bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan masing-masing. Termasuk ketika memilih jenis kendaraan. Ada yang memilih sedan, MPV, Pick up, dan lain sebagainya.

Ketika memilih mobil bekas, sebaiknya jangan hanya mempertimbangkan usia mobil dan harga saja. Justru yang terpenting adalah cek service historynya. Mobil yang selalu melakukan perawatan rutin adalah yang baik. Jangan sampai menjadi beban setelah mobil berpindah tangan menjadi milik teman-teman.

Begitu juga ketika memiliki mobil, apapun jenis kendaraannya yang terpenting adalah service berkala. Harus rajin cek kondisi AC, busi, engine oil, battery, steering system, dan masih banyak lagi. Jangan hanya bisa memakai atau tunggu rusak dulu baru ke bengkel, ya :)

Lebih bagus lagi kalau mobilnya rutin melakukan service berkala di tempat terpercaya seperti Auto 2000. Karena di Auto 2000 setiap kendaraan yang melakukan perawatan di sana akan ada catatannya. Sehingga apabila suatu saat mobil tersebut dijual, pembeli bisa minta service story kendaraan kepada penjual sebelum memutuskan membeli.

Pada sesi tanya jawab, Haya bertanya tentang perbedaan mobil Eropa dan Asia. Menurut penjelasan Pak Paulus dan juga ditambahkan oleh Pak Agus, biasanya pengguna mobil Eropa sudah lebih dahulu merasakan mobil Asia (Jepang). Dari fitur dan kenyamanan, mobil Eropa umumnya lebih unggul. Kalau mobil Asia lebih fleksibel.

Harga mobil Eropa umumnya lebih tinggi, tapi resale valuenya bisa jatuh. Berbeda dengan mobil asal Jepang yang resale valuenya tetap tinggi. Pengguna mobil Eropa biasanya perekonomian pribadinya baik. Biasanya mereka tidak terlalu memikirkan resale value.  Selain itu, yang memilih mobil Eropa ada faktor gengsi juga yang menjadi pertimbangan.

Pak Amril juga mempunyai pertanyaan menarik yaitu tentang membeli mobil bekas taxi. Menurut Pak Agus, kilometer pada taxi umumnya sudah banyak karena selalu dipakai sehari-hari untuk perjalanan panjang. Tapi, resale valuenya masih tinggi.

Bila teman-teman tetap ingin membeli mobil bekasi taxi, Pak Agus menyarankan membeli mobil bekas taxi 'burung biru'. Berdasarkan pengalaman Pak Agus, taxi 'burung biru' adalah taxi yang paling rutin melakukan service berkala. Sehingga ketika dijual kembali kondisinya masih bagus.

Tip lain dari Pak Agus bila ingin membeli mobil bekas taxi adalah jangan mencari kendaraan yang masih asli onderdilnya. Karena pemakaiannya kendaraan yang cukup tinggi tentunya onderdil asli sudah dipakai bekerja banyak. Pilih mobil bekas taxi yang onderdilnya baru diganti. Tapi, jangan pilih taxi yang pernah tabrakan, ya.

Teman-teman, kalau ingin membeli mobil baik itu baru atau bekas biasanya cari dimana?

Pengalaman papah Chi biasanya langsung datang ke showroom atau cari info tentang mobil dijual di iklan baris koran. Kendalanya kalau datang langsung ke showroom belum tentu langsung dapat kendaraan yang dicari. Mendatangi lebih dari satu showroom, pastinya akan lebih banyak mengeluarkan ongkos jalan (plus ongkos makan). Mencari info di iklan baris, sudah lama tidak kami lakukan.

Sekarang udah zaman digital, cari kendaraan pun udah bisa lewat internet. Tapi karena beli kendaraan kan bukan bicara tentang harga murah. Sebaiknya carilah di tempat yang bisa dipercaya.



mobil123.com, tip memilih mobil idaman keluarga

Di mobil123.com ada ratusan ribu kendaraan baik itu mobil baru, mobil bekas, bahkan motor yang dijual. Terbagi dalam beberapa kategori yang dibutuhkan. Memang pada prosesnya, setelah menentukan mana mobil yang dipilih akan ada pertemuan antara penjual dan pembeli. Tapi di mobil 123.com penjual yang kendaraannya bisa diiklankan di sana harus diverifikasi trelebih dahulu dan mendapatkan trusted badge. Kalau begini berarti bener memilih mobil keluarga semudah menghitung 1,2,3, langsung ingat aja sama mobil123.com :)

Perekonomian saat ini kabarnya sedang lesu. Tapi transaksi jual-beli kendaraan masih cukup hidup. Apalagi sekarang sudah ada 2 event mobil besar. Beberapa bulan ke depan, hari raya Idul Fitri. Biasanya suka ada aja yang beli kendaraan baru. Coba cari infonya di mobil123.com kalau mau cari kendaraan. Suka ada promo-promonya, lho. :)

Jadi, mobil idaman keluarga teman-teman apa? Pilih yang baru atau bekas, nih?