Nai: "Bundaaa ... beli apa? Ada buat Ima, gak?"

Begitulah tingkah laku Nai setiap kali Chi habis bepergian tanpa mereka. Harus ada oleh-oleh kecil yang dibawa. Biasanya minta es krim. Kalau Keke seringkali lebih kalem walaupun senang juga kalau dikasih es krim.

Tapi kemarin (4 Maret 2016) ada cerita yang sedikit berbeda ...

Keke: "Bun, maafin Keke, ya. Tadi, Keke keasikan main di rumah temen sampe lupa jagain Nai di rumah. Padahal Bunda lagi gak ada."
Bunda: "Kok, bisa sampai lupa?"
Keke: "Abis di kamarnya segala ada, Bun. Ya, udah jadinya keasikan main, deh. Maaf ya, Bun."

Chi lalu tersenyum saja. Sebetulnya, Nai juga gak sendirian di rumah. Ada neneknya yang menemani. Meskipun begitu mamah tidak keberatan, tapi Chi tidak membiasakan diri untuk tergantung sama orang tua. Apalagi selama masih bisa dikerjakan sendiri.



Keke dan Nai pun sejak kecil diajarkan untuk mandiri. Kadang Chi suka khawatir kalau sampai sakit. Siapa yang akan mengasuh mereka? Alhamdulillah, Keke dan Nai cukup mandiri. Setidaknya untuk beberapa hal mereka sudah bisa melakukan sendiri. Termasuk membuat makanan sederhana yang mereka konsumsi sendiri.

Itulah kenapa waktu itu Keke minta maaf. Karena setiap akan pergi sebentar untuk suatu urusan, biasanya Chi akan berpesan ke Keke supaya jangan meninggalkan Nai. Tapi, waktu itu Keke lupa. Sikap Keke untuk meminta maaf juga sangat Chi hargai. Itu artinya dia jujur dan mau mengakui kesalahan. Sikap seorang hero :)

Keke itu kadang cuek sampai Chi suka mengingatkan untuk menemani adiknya. Tapi ada kalanya juga dia sigap. Kalau Chi lagi sakit, dia akan sigap dengan sepedanya untuk membelikan makanan atau hal lain yang dibutuhkan. Bantuin bebersih rumah, minimal nyapu lantai sama buang sampah. Seandainya Chi lagi gak bisa jemput, Keke bisa dipercaya untuk menjaga adiknya pulang bersama ojek langganan. Bisa diandalkan pokoknya.



Keke itu jagoan Bunda yang bisa diandalkan. Kalau bicara tentang hero atau pahlawan memang selalu ingatnya tentang perjuangan. Padahal sebetulnya hal-hal kecil seperti itupun bisa jadi aksi heroik seorang anak. Berbagai hal kecil yang bisa bikin seorang bunda yang gampang mewek ini *ya, yang dimaksud adalah Chi hehehe* jadi tambah cengeng :D

Mungkin terlihat sederhana banget, ya. Tapi sebetulnya gak bisa dianggap sepele. Hal-hal seperti ini juga termasuk yang akan membentuk karakter mereka. Akan seperti apa mereka kelak. Coba bayangin aja kalau Chi sedang sakit, sedangkan anak-anak gak mandiri. Pasti bakal gak asik banget.

Hari ini, usia Keke tepat 12 tahun. Selamat ulang tahun, Nak. Teruslah menjadi anak yang baik. Aamiin.


http://www.kekenaima.com/p/disclosure.html


My Kid, My Hero


Teman-teman punya cerita aksi hero dari anak-anak, gak? Ya, siapa tau aja anak pernah melakukan sesuatu yang terpuji kepada teman, guru, orang tua. dan lain-lain. Ceritakan, yuk!

Teman-teman bisa ikut kontes My Kid, My Hero. Tulis cerita pengalaman anak saat menjadi pahlawan. Contohnya, membantu hewan yang terluka, menolong teman yang jatuh, membantu ibu di rumah, dan sebagainya. Inilah syarat dan mekanismenya:

Mekanisme


  • Tulis pengalaman anak saat menjadi pahlawan (minimal dalam 100 kata) di form di Fanpage HiLo School
  • Merupakan cerita orisinil dan belum pernah diikutsertakan di kontes lain
  • Upload foto si kecil bersama susu HiLo School varian apa saja
  • Usia anak maksimal 13 tahun
 
Syarat dan Ketentuan Tambahan

  • Batas akhir upload cerita 15 Maret 2016. 
  • Pemenang dipilih berdasarkan cerita yang paling inspiratif dan menarik. 
  • Pengumuman pemenang pada 23 Maret 2016 di fanpage HiLo School. 
  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
 
Hadiah:
 
  • 1 Pemenang Utama: Notebook Lenovo dan paket HiLo School
  • 3 Pemenang Hiburan: voucher belanja Sodexo @ 500.000 dan paket HiLo School 

Mumpung masih ada waktu, nih. Segera ikutan, ya :)