Featured Post

Bebas Nyeri Sendi Saat Mendaki dengan VIOSTIN DS

Kelihatan gagah, ya. Padahal aslinya sendi lutut terasa nyut-nyutan berkali-kali hehehe. Tapi sekarang udah ada solusinya. Baca aja cer...

Jumat, 19 Mei 2017

Pentingnya Memenuhi Asupan Buah dan Sayur untuk Keluarga

Pentingnya Memenuhi Asupan Buah dan Sayur untuk Keluarga

Jakarta, 06 Mei 2017 - Teman-teman setuju gak kalau di rumah yang menjadi manager unrusan gizi keluarga adalah ibu? Mau itu ibu rumah tangga maupun ibu bekerja. Seringkali Chi melihat status seorang ibu tentang masak apa hari ini, khawatir bila anak-anak sulit makan, membahas tentang asupan yang baik bagi anak, pokoknya semua bahasan tentang nafsu makan di keluarga terutama anak-anak.

Itu status di social media, di dunia nyata pun gak jauh beda. Obrolannya paling sering ya seputar anak, salah satunya urusan makan. Bukan berarti para bapak gak peduli lho, ya. Tapi memang umumnya yang terlihat memikirkan urusan asupan gizi keluarga adalah para ibu.

Di zaman yang serba praktis terlebih hidup di kota besar di mana seringkali berbagai aktivitas berpacu dengan waktu membuat kita seringkali mengabaikan asupan gizi yang baik. Masak cari yang gampang aja, kebutuhan vitamin tinggal minum suplemen, semuanya serba praktis. Padahal kebutuhan vitamin ada dalam buah dan sayur. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung serat yang baik bagi tubuh.

Sebelumnya, berbagai penyakit menular yang menjadi peringkat teratas masalah kesehatan. Tetapi sejak sekitar 5 tahun terakhir terjadi peningkatan yang cukup besar untuk berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, dan lainnya. Lebih dari 50% penyakit degeneratif menjadi penyebab kematian di masyarakat. Berbagai penyakit degeneratif ini diakibatkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Banyak masyarakat yang masih muda dan terlihat kurus tetapi sebetulnya memiliki kolesterol yang tinggi akibat pola hidup yang tidak sehat. Kolesterol bisa diturunkan dan distabilkan bila mengkonsumsi serat larut.

Pentingnya Memenuhi Asupan Buah dan Sayur untuk Keluarga

Mengapa dianjurkan untuk tetap mengkonsumsi buah dan sayur?

Pertama-tama ada proses mengunyah ketika mengkonsumsi buah dan sayur agar makanan bisa dicerna dengan lebih baik. Pada saat mengunyah tercipta berbagai enzim. Dari proses mengunyah, banyak organ tubuh yang terstimulasi. Serat juga bisa menjadi solusi bagi yang tidak ingin gemuk atau sedang menurunkan berat badan. Karena serat bisa disimpan di dalam tubuh lebih lama sehingga perut merasa lebih kenyang.

Menurut dr. Rida Noor Sp. GK, dokter Gizi, buah dan sayur merupakan sumber utama berbagai vitamin. Bila asupan buah dan sayur tercukupi dengan baik, badan pun akan menjadi fit. Selain itu beberapa vitamin juga dapat meningkatkan imunitas tubuh. Buah dan sayur juga bisa bikin kita menjadi lebih cantik. Kalau asupannya baik dari kulit saja sudah bisa terlihat sehat.

Sayangnya di masyarakat kita, persentase konsumsi buah dan sayur secara rutin masih sangat sedikit. Tidak sampai 5% masyarakat kita yang secara rutin mengkonsumsi sayur. Sedangkan untuk buah hanya sekitar 3%. Lebih dari 90% masyarakat tidak mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari.

Bicara tentang pola hidup memang tidak sebatas mengkonsumsi buah dan sayur saja. Ada beberapa hal lain, misalnya beraktivitas. Saat ini semakin banyak aktivitas yang memudahkan manusia. Contohnya, kalau dulu kita ngepel dengan jongkok sekarang sudah ada alat bantu yang lebih memudahkan. Dulu mencuci baju masih manual, sekarang banyak yang menggunakan mesin cuci.

Polusi di mana-mana turut menyumbang hidup menjadi tidak sehat. Lebih suka mengkonsumsi makanan instan. Bahkan saat ini di kalangan anak muda semakin banyak yang mengkonsumsi secara rutin berbagai minuman yang mengklain bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Menurut bapak Sakri Sab’atmaja, SKM, Msi, Kepala Subdit, Advokasi Kemitraan Kementerian Kesehatan R, gaya hidup selalu dijadikan alasan. Tetapi kemudian berbagai hal yang natural seperti mengkonsumsi buah dan sayur mulai ditinggalkan. Akibatnya timbul berbagai penyakit degeratif.

Selain alasan gaya hidup yang serba instan, produksi buah dan sayur di Indonesia masih kurang dibandingkan negara lain. Kemasannya pun terutama di pasar tradisional seringkali kurang menarik. Dari segi variasi juga masih berkurang. Dan yang mengalami kekurangan kalori justru terjadi di kota.

Tentunya ini menjadi PR bersama. Pemerintah terus berusaha meningkatkan produksi buah dan sayur. Masyarakat terus berusaha mengubah perilakunya ke arah pola hidup sehat. Di sini, peran ibu bisa menjadi kunci agar asupan buah dan sayur untuk keluarga terpenuhi dengan menyusun menu harian yang sehat.

Saat ini pemerintah juga sedang gencar mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Sehat yang dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan. Ada 3 hal utama yang dianjurkan, yaitu
  • Beraktivitas minimal 30 menit sehari
  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Rajin cek kesehatan, minimal cek tekanan darah. Jangan tunggu sakit dulu baru cek kesehatan.
Ibu menjadi penentu yang sangat penting dalam pola hidup. Ketika sejak kecil anak dibiasakan makanan instan, maka sampai besar juga akan terbiasa mengkonsumsi yang sama. Begitupun bila sejak kecil dibiasakan mengkonsumsi buah dan sayur, maka hingga besar akan terbiasa mengkonsumsi buah dan sayur. Kira-kira 400-600 gram konsumsi buah dan sayur setiap hari. Pembagiannya, sekitar 2/3 bagian adalah porsi untuk sayur.

Buah dan sayur memang sama-sama kaya akan serat dan vitamin. Tetapi bukan berarti makan salah satu saja sudah cukup. Kandungan buah dan sayur itu saling melengkapi. Sehingga sangat disarankan untuk mengkonsumsi keduanya setiap hari. Memvariasikan buah dan sayur juga penting untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin yang cukup.

Acara yang  dilaksanakan di Ciputra Medical Centre juga mengenalkan produk Kalbe, yaitu Vegie Fruit Premium yang merupakan jus sayur dan buah. PT Kalbe Farma Tbk merupakan salah satu perusahaan yang fokus dengan hidup sehat. Dalam satu botol Vegie Fruit terdiri atas campuran wortel, nanas, dan jeruk.

Ibu Adelia dari Kalbe Farma mengatakan berdasarkan berita yang dilansir CNN, jumlah ibu bekerja di Indonesia menempati peringkat ke-6 terbesar di dunia. Bagi ibu bekerja terutama di kota besar, bisa menghabiskan waktu lebih dari 12 jam di luar rumah. Kemacetan juga salah satu yang turut menyumbang semakin lama seorang ibu berada di luar rumah. Begitu sampai rumah, kadang masih harus dihadapkan dengan berbagai pekerjaan rumah tangga termasuk memikirkan menu yang sehat bagi anak. Walaupun mungkin untuk urusan masak diserahkan kepada asisten rumah tangga, tetapi sebaiknya ibu tidak melepaskan perannya dalam hal menentukan menu. Jangan sampai anak dibiarkan terus mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Ada beberapa penyebab anak tidak menyukai buah dan sayur, yaitu
  1. Tidak dibiasakan sejak kecil
  2. Orang tua tidak suka sayur dan buah sehingga anak pun meniru
  3. Tampilan makanannya kurang menarik. Ada beberapa orang tua yang berusaha membuat bento agar makanan terlihat menarik.
Pentingnya Memenuhi Asupan Buah dan Sayur untuk Keluarga

Karakter manusia terhadap kesehatan dilihat dari Health Concsious Hierarki terbagi menjadi 4, yaitu
  1. Health Aware - Biasanya sekadar tau tentang pola hidup sehat tapi belum menjalankan
  2. Health Starter - Sudah mulai menjalan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat meskipun belum rutin
  3. Health Adopter - Mulai mempertimbangkan komposisi gizi dari setiap asupan. Bila membeli makanan kemasan, mulai memperhatikan kandungan apa saja yang ada di makanan dan minuman tersebut.
  4. Health Extremist - Hanya ingin mengkonsumsi makanan dan minuman yang benar-benar sehat, misalnya selalu memilih bahan makanan yang organik.
Vegie Fruit memiliki banyak keunggulan. Teknologi UHT dalam proses pembuatannya membuat Vegie Fruit bisa bertahan lama meskipun tanpa menggunakan pengawet. Teknologi UHT juga membuat kandungan nutrisi kesegaran produk tetap terjaga. Adapun keunggulan dari jus botolan ini adalah
  1. Terbuat dari sayur dan buah pilihan
  2. Sumber vitamin A
  3. Tinggi vitamin C
  4. Tinggi serat
  5. Tanpa bahan pengawet
  6. Tanpa pemanis buatan
  7. Rasa enak
Sebetulnya Chi gak pernah sulit memberi Keke jus sayur terutama wortel. Mungkin karena sejak bayi dia sudah terbiasa mengkonsumsi jus wortel. Benar apa yang dikatakan bapak Sakri kalau anak sudah dibiasakan mengkonsumsi makanan tertentu, makan kebiasaan ini akan terbawa hingga dewasa. Dan itu terbukti banget untuk Keke. Malah kadang dia yang minta duluan buat dibikin jus wortel. Atau kalau ke penjual jus biasanya dia pun pesan jus wortel.
Tapi bagi kebanyakan orang, jus wortel rasanya langu. Makanya Vegie Fruit Premium menambahkan jeruk dan nanas agar terasa segar. Pemilihan buah dan sayur ini juga hasil dari survey ke berbagai penjual juice. Yang paling banyak dibeli adalah juice jeruk, sedangkan untuk sayurnya kebanyakan memilih wortel. Sekarang konsumen udah gak perlu ragu lagi mengkonsumsi jus sayur, khususnya jus wortel. Karena rasa Vegie Fruit memang enak. Manis, asam, serta terasa ada bulir-bulir halus. Makin terasa segar bila dikonsumsi dalam keadaan dingin. #EnakTapiSehat

Vegie Fruit bukan untuk menggantikan konsumsi buah dan sayur secara alami. Tapi menjadi suatu pilihan karena terkadang kita tidak sempat mengkonsumsi apalagi mengolah buah dan sayur, misalnya di pagi hari saat sedang mengejar waktu menuju kantor atau sekolah. Atau sebentar lagi kan sudah memasuki bulan Ramadhan kemudian Idul Fitri. Biasanya suka macet saat mudik, cocok banget deh bawa Vegie Fruit buat di perjalanan. Supaya tubuh tetap mendapatkan asupan buah dan sayur.

Pentingnya Memenuhi Asupan Buah dan Sayur untuk Keluarga

19 komentar:

  1. Mungkin karena dianggap mahal mbak, sementara buah lokal kurang bergengsi 😕😕😭😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buah lokal penampilannya suka kurang cantik dibandingkan yang impor. Padahal rasa sama aja

      Hapus
  2. Wah wah... Aku juga ga setuju kalo anak anak jajan minuman ga jelas, Chi

    Vegie fruit ini udah dicoba dan anak anak senang banget minumnya. sehat itu mahal ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tadi daripada sakit itu mahal, mendingan sehat ya, Mbak :)

      Hapus
  3. aku sudah coba vegie fruit ini, segeer banget ya mbaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. uya apalagi kalau keadaan dingin

      Hapus
  4. Iya Mbk, masih jarang makan buah ya, anak-anak juga perlu. Kalau 2 anakku emang memilih buah-buahan, alhamdulillah Aisyah enggak, ia suka buah pisang, salak, jeruk, dan lainnya.

    BalasHapus
  5. cara makan sayur paling praktis dan enak nih....
    anak2 pasti suka.. cocok buat emak yang malas masak #eh :D

    BalasHapus
  6. Rasanya enak, dan mengandung sayuran dan buah. Wah pasti ini juga jadi idola saya dan keluarga, mba

    BalasHapus
  7. Oh, ada minuman sehat baru ya mba...
    Makasih infonya. Klo yang dikonsumsi sehat dan bermanfaat..para ibu juga tenang jadinya..

    BalasHapus
  8. Wah aku nih susah banget makan sayur. Bingung nanti pas contohin ke anaknya haha

    BalasHapus
  9. Tampilan makanan kurang menarik, ini yang menyebabkan saya sering ogah makan sayuran.
    Gaya hidup saya selalu suka dengan instan, jadi tersindir nih.
    Kolestrol saya juga sering mudah naik.

    BalasHapus
  10. Gak dimana2 ya.. Anak byk yg susah makan sayur dan buah, pr bgt buat ibu2nya hehe

    BalasHapus
  11. Anak ku nih yang agak susah makan buah dan sayur, pemilih banget, ada vegie fruit boleh dicoba nih buat anak

    BalasHapus
  12. Aku suka banget makan sayur dan buah, alhamdulilah menurun ke anak-anak.
    Penasaran sama Vege Fruit ini, mau coba beli ah

    BalasHapus
  13. Trus saya langsung evaluasi diri, jangan-jangan buah/sayur yang saya makan sehari ga sampai 400 gram :(

    BalasHapus
  14. aku kurang suka pula makan buah dan sayur ... gimna mau sht ya

    BalasHapus
  15. Waahhh ternyata 400-600 ya takaran buah dan sayuran? mesti 2/3 nya ya? Baru ngeh aku. Tapi alhamdulillaah aku sekeluarga suka sayur dan sebaiknya masak sendiri biar lebih bersih dan segar....

    BalasHapus

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge