Selasa, 05 Agustus 2008

Fun Cooking

Kalo Chi lagi masak di rumah, anak-anak seringkali nimbrung. Kadang mereka yang minta tapi kadang Chi juga yang minta mereka untuk bantuin.


fun cooking
Kalo Chi minta bantuan mereka bukan karena Chi kerepotan masak sendiri. Atau sengaja mempekerjakan anak dibawah umur. Hehe... Malah sebenernya kalo minta bantuan mereka, itu sama aja dengan nambah kerjaan buat Chi. Ya.. karena mereka kan masih anak-anak. Yang mereka lakukan pasti banyak yang belom bener, namanya juga msih harus banyak belajar.

Tapi Chi pikir banyak manfaatnya dengan mengajak mereka untuk rajin turun ke dapur. Ke depannya nanti insya Allah mereka gak jadi anak males. Bisanya cuma nyuruh. Akan lebih menghargai hasil kerja orang lain, karena mereka sendiri udah ngerasain gimana rasanya memasak itu. Lagipula mereka juga jadi mandiri, lebih hati-hati, gak takutan.

Yup! Karena selama ini kan dapur suka di identikin dengan tempat yang gak boleh dikunjungi anak-anak. Karena banyak barang 'menakutkan' disana. Takut kepeleset karena lantainya berminyak lah, takut terluka (banyak pisau & barang pecah-belah), dll.

Chi sie gak mau menciptakan ketakutan itu. Pernah ada yang tanya, kapan sebaiknya anak mulai di kenalkan dengan benda tajam? Tergantung anaknya juga.. Keke anaknya cenderung lebih berhati-hati, jadi dari usia 2 tahun pun Chi udah kasih dia pisau tajam.. Tapi kalo untuk Nai masih harus sangat di awasi & di pegangi tangannya

Gak ada salahnya kok mereka pegang benda tajam. Karena semua benda tajam itu bisa bersahabat asal penggunaannya tepat. Dan yang penting jangan pernah bosen untuk selalu mengingatkan & mengawasi.

Untuk anak yang belum mahir atau belum bisa berhati-hati memegang benda tajam, kita bisa bantu memegangkan tangan mereka. Tapi kalo sudah bisa berhati-hati, kita cukup mengingatkan & mengawasi. Ini penting banget, karena walopun mereka sudah bisa berhati-hati sekalipun yang namanya anak-anak itu selalu ingin bermain. Kalo kita gak awasin bisa-bisa tiba-tiba mereka ingin bermain, tapi tangannya masih pegang benda tajam. Hiii.. bahaya deh..

2 Hari yang lalu Chi ngajak mereka untuk menumis kangkung. Nai yang ngupasin bawang putihnya. Keke yang memotong bawang & mencuci sayuran. Bunda sisanya, termasuk menipiskan kembali hasil potongan bawang Keke. Hehe...

Sebetulnya ini bukan kali pertama mereka masak. Hampir semua masakan yang Chi masak biasanya mereka ikut bantuin. Kadang Chi rapiin lagi hasil potongan mereka, tapi kadang juga gak. seperti waktu masak sop. Potongan buncisnya ada yang panjang... banget, ada yang pas, ada juga yang kependekan. Tapi gak papalah buat konsumsi sendiri ini.

Manfaat yang lainnya lagi, di sekolahnya kan 2 minggu sekali ada pelajaran fun cooking. Biasanya gurunya suka tanya, apa ini-apa itu. Keke lumayan tau nama-nama bumbu & bahan lainnya. Biasa bantuin masak soalnya. Hehe... tapi kalo di suruh mencium, Keke gak pernah mau. Hehe...

1 manfaat lagi, biasanya mereka makannya suka lebih lahap. seneng kali ye... hasil masakan sendiri. Udah berapa manfaat tuh? Banyak lah pokoknya.. Jadi sapa bilang memasak itu gak bisa having fun?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge