Rabu, 20 Agustus 2008

Kelinci dan Kura-Kura

"Bun, Keke ngantuk tapi pengen diceritain dulu sama Bunda"

Kadang-kadang sebelum tidur malam Keke suka minta di ceritain sama Chi. Ceritanya apa aja, bisa dari cerita-cerita yang udah ada ato bisa-bisanya Chi aja ngarang bebas. Hehe... tapi yang pasti gak bercerita sambil baca buku, karena kalo sambil baca bisa-bisa Keke seger lagi matanya.

Semalem Keke minta di ceritain tentang Cinderella, tapi chi nawarin cerita baru yaitu cerita tentang kelinci & kura-kura. Keke pun setuju. Ya udah cerita pun dimulai...

Di suatu desa binatang ada seekor kelinci yang sangat sombong. Dia sombong karena merasa dia adalah binatang tercepat di dunia. Gak ada yang mengalahkan kecepatannya.

Untuk membuktikan kehebatannya maka dia lalu ingin menantang binatang lain untuk adu lari dengannya. Kali ini dia pilih kura-kura. Sebetulnya dia sudah tau kalo kura-kura jalannya pasti lambat, dan sudah pasti akan kalah kalo adu lari dengan dia. Tapi kali ini hanya kura-kura lah yang mau adu lari dengan dia.

Hari pertandingan pun tiba. Seluruh penduduk desa tersebut datang menghadiri lomba lari itu. Ada gajah, bebek, kucing, tikus, dll. Bebek bertugas untuk meneriakkan aba-aba & meniup peluit tanda pertandingan dimulai. 1, 2, 3, priiiiitttt!!!!

Ternyata hanya kura-kura yang berlari (sebenernya sih jalan, soalnya kan lambat banget. Hehe...)

Bebek : "Kelinci, kenapa kamu gak lari?"
Kelinci : "Ah... tenang aja. Aku kan pelari tercepat. Biarin aja kura-kura lari duluan nanti juga dia pasti kesusul sama aku."

Benar kata kelinci. Setelah kura-kura berlari beberapa meter, kelinci pun mulai berlari. Dalam sekejap kelinci sudah mulai menyusul bahkan hilang dari pandangan. Ketika posisi kelinci sudah berada cukup jauh dari kura-kura, di perjalanan dia melihat ada sebatang phong yang sangat rindang.

Kelinci lalu berpikir, "kayaknya enak nih duduk-duduk sebentar di bawah pohon rindang. Toh kura-kura masih jauh ini, lagi pula biar gimana pun gak mungkin lah dia bisa ngalahin aku."

Kelinci lalu duduk di bawah pohon rindang tersebut. pohon yang rindang, serta angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat mata kelinci mengantuk. Gak lama kemudian dia lalu ketiduran.

Kelinci tidak hanya ketiduran sebentar, ketika dia terbangun hari sudah sore. Segera kelinci berlari menuju garis finish. Oo... begitu kelinci sampai sana suasana sudah sepi. Dia bertanya kesana-sini, ternyata perlombaan dianggap sudah selesai karena kura-kura sudah masuk garis finish dan dianggap sebagai pemenang pertama.

Awalnya kelinci bingung, kok bisa ya kura-kura yang jalannya super lambat mengalahkannya. Tapi setelah di pikir-pikir, dia lalu menyadari semua ini karena akibat ulahnya yang sombong. Selalu meremehkan lawannya. Kura-kura mungkin lambat, tetapi dia tekun terus berjalan hingga garish finish. Tidak peduli menang apa kalah, yang penting dia sudah berusaha keras sementara kelinci yang merasa di atas angin malah meremehkan lawannya dan akhirnya dia sendiri yang kalah..

Cerita ini sederhana sekali. Chi udah baca, denger, nonton cerita ini beberapa kali bahkan versinya sedikit berubah-ubah. Tapi inti ceritanya sih sama sebenenrnya.

Waktu lagi cerita gitu Chi jadi inget sama kejadian Keke yang sempet drop di sekolah beberapa hari yang lalu.

Bunda : "Ke, ternyata kamu itu sifatnya kayak kelinci yang tadi bunda ceritain ya.."
Keke : "Emang kenapa gitu bun?"
Bunda : "Iya Keke itu kan suka gak mau kalo di suruh ngulang pelajaran. Itu artinya Keke suka ngeremehin. Nanti kalah lo sama kura-kura."
Keke : "Ih... gak kok bun sekarang! Keke sekarang mau kok ngerjain tugas apa aja.."
Bunda : "Iya si... bu guru juga bilang gitu. Katanya sekarang Keke udah gak ngambek lagi."
Keke : "Kalo gitu Keke bukan kelinci lagi dong bun"
Bunda : "Ya Keke masih tetep jadi kelinci lah.. karena Keke kan pinter. Tapi jangan jadi kelinci yang sombong kayak di cerita tadi. Trus Keke juga harus tekun kayak kura-kura ya..."
Keke : "O... ya... ya..."

Gak lama setelah selesai di ceritain Keke lalu mulai tertidur. Hmmm... mimpi apa ya kira-kira? Mimpi jadi kelinci kali ya.. hehe...

1 komentar:

Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)

Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge