Lebaran adalah momen spesial yang seharusnya dinikmati dengan penuh kebahagiaan. Biasanya, nih, salah satu cara untuk merayakan Lebaran adalah dengan membeli baju baru. Makanya, biasanya menjelang hari raya mulai muncul deh tren baju Lebaran kekinian.

tips agar percaya diri mengikuti tren baju lebaran

Etapi, sebelumnya Chi kasih pejelesan dulu, ya. Chi bukan yang termasuk harus beli baju baru untuk Lebaran. Beli baju mah bisa kapan aja. Gak harus menunggu hari raya. Pokoknya yang penting bersih dan layak pakai.

Silakan aja kalau ada yang ingin beli baju baru. Karena setiap orang punya alasan masing-masing. Salah satu alasannya adalah uang. Biasanya, menunggu dapat THR dulu supaya bisa beli baju baru.

Mengikutri tren baju Lebaran pun bagi Chi gak apa-apa. Tapi, kalau diperhatiin, tiap kali hari raya selalu ada aja drama tentang baju Lebaran kekinian. Tadinya seneng punya baju baru malah berujung jadi malu atau malas pakainya.
 
Malu karena ternyata banyak yang mengenakan baju dengan warna sama. Kayak 2 tahun lalu, seingat Chi trennya warna hijau sage. Trus akhirnya banyak konten yang bilang malu karena samaan waranya ma banyak tetangga (bahkan hampir sekampung 😄). Meskipun model bajunya beda-beda hehehe.

Tahun lalu, trennya 'shimmer-shimmer'. Banyak juga yang bilang malu bahkan akhirnya gak mau pake karena diketawain. Apalagi sampai ada yang ngeledek kayak pakai kantong kresek.

Gimana ya caranya bisa tetap pakai baju Lebaran kekinian tanpa malu? Ini solusinya!


Namanya Tren Pasti Akan Banyak yang Pakai


Pertama, sadari dulu, namanya juga tren. Pasti akan banyak yang pakai. Contohnya ketika tren warna sage, ya udah pasti akan banyak yang pilih warna itu. Kemungkinan besar ketika halal bi halal pun ketemu banyak orang yang mengenakan warna sama meskipun gak janjian.

Kalau teman-teman gak suka atau gak mau mengalami kejadian begitu, sebaiknya gak usah ikutin tren. Kalau pun tetap ingin mengikuti, bisa sebagai aksen aja. Misalnya, cuma kerudungnya yang berwarna sage atau shimmer. Bajunya bisa pakai warna atau bahan lain yang masih matching.


Pastikan Benar-Benar Suka dengan Pakaiannya, Bukan Sekadar Mengikuti Tren


"Malah kayak pakai kresek!"

Tahun lalu, ada yang membuat konten mengenakan baju lebaran shimmer hitam. Kemudian netizen bilang malah kayak pakai kresek. Gak hanya 1-2 orang netizen lho yang ngetawain mereka yang pakai baju serba shimmer. Banyak pula konten parodi tentang tren baju Lebaran ini. Intinya tuh bikin silau orang lain.

Kemudian timbullah konten yang kontra. Jangan suka ngeledekin orang lain. Malah jadinya bullying kalau kayak gitu.

Chi sepakat untuk tidak mengejek dan ngebully. Tapi, perlu diingat juga, cukup susah untuk mengontrol orang lain. Jadi, coba mengontrol diri sendiri. Maksudnya gimana, nih?

Pakaian yang nyaman, aura percaya diri terpancar
 
Pernah gak lihat seseorang pakai baju yang motifnya serba nabrak, tapi terlihat percaya diri banget?

Tren fashion memang akan selalu ada. Tapi, penampilan yang paling enak dilihat biasanya yang percaya diri. Artinya, tidak harus mengikuti tren supaya tampilan kita tetap terlihat bagus.

Bisa juga diartikan, kalau udah percaya diri, maka biasanya kita akan bodo amat sama apapun penilaian orang. Hanya untuk Chi pribadi, bodo amat itu bukan berarti menabrak banyak hal yang rasanya kurang etis atau gak pas. Ya tapi itu akan jadi bahasan lain. Kita balik lagi ke tren baju Lebaran kekinian.

Beberapa hari lalu, Chi lihat konten tentang tren baju Lebaran 2025 yang katanya brukat burgundy. Warna burgundy tuh cakep banget. Terkesan mewah. Tapi, Chi kurang suka pakai brukat. Jadi, udah dipastikan gak bakal ikut tren karena pasti gak bakal merasa nyaman.


Tips Apabila Tetap Ingin Memakai Baju Lebaran Kekinian


Seperti yang dikatakan di awal, Chi sangat jarang beli baju khusus Lebaran. Makanya kecil kemungkinan mengikuti tren. Tapi, bagaimana bila tetap ingin pakai baju sesuai tren dan tetap percaya diri? Berikut solusinya:


Ikutin Tren Fashion sebagai Aksen pada Pakaian

Ketika tren warna sage, mungkin gak harus dari ujung kepala sampai kaki. Bisa kenakan aksen shimer di bagian tertentu, misalnya kerudungnya aja atau di bagian obi (sabuk pinggang dari kain).


Pilih Bahan yang Bagus

Ketika ada yang bilang kayak pakai kresek, sebetulnya ada benarnya juga. Menurut Chi bukan karena pilihan warnanya yang salah. Tapi, sepertinya bahannya yang kurang tepat. Ada kok kain hitam dengan efek shimmer yang kalau dipakai terlihat elegan dan mewah.

Jadi, mau pakai baju baru atau enggak ketika Lebaran itu kembali ke pilihan masing-masing. Yang penting bersih dan layak. Pastinya harus percaya diri saat memakainya.

Jangan sampai mubazir. Misalnya membeli hanya karena maksain ikut tren, tapi akhirnya gak mau pakai baju Lebaran kekinian karena malu. Sayang banget kalau kayak gitu.