Pengen ngajarin anak-anak ilmu sosial, tapi kadang suka bingung juga nih
mulainya dari mana ya? Kemarin Chi berpikir, Keke itu tau gak ya arti
keluarga? Kalo ditanya siapa ayah Keke, siapa bunda Keke, siapa adik Keke,
dan lain-lain dia pasti bisa jawab (Nai aja udah bisa jawab apalagi Keke).
Tapi arti keluarga sendiri itu dia udah ngerti belom ya?
Bunda :
"Ke, kamu tau gak keluarga itu artinya apa?"
Keke : "enggak. Emang
keluarga itu apa sih bun?" (Tuh kan bener dia belom tau)
Bunda :
"Keluarga itu, orang-orang yang deket sama Keke. Yang ada hubungan darah
gitu deh. Misalnya Keke itu kan anak bunda, berarti Keke ada hubungan darah
sama bunda karena Keke kan yang lahirin bunda. Pokoknya yang jadi bunda,
ayah, nenek, kakek, om, tante, sodara Keke itu artinya keluarga Keke"
Keke
: "Berarti bunda, ayah, Nai, mamah, abah, om adhi itu keluarga Keke
ya?"
Bunda : "Iya.. kalo keluarga inti Keke tau gak?" (Keke
geleng-geleng kepala) "Keluarga inti itu keluarga utama Keke gitu deh. Jadi
kalo ada yang tanya keluarga inti Keke siapa aja, Keke jawabnya ayah, bunda,
sama Nai." (Sebetulnya Chi agak bingung nih ngejelasin kata inti ke
Keke)
Keke : "Kalo mamah, abah, om Adhi, Tante Antik, Nin, Aki,......
itu keluarga apa bun?"
Bunda : "Itu namanya keluarga besar"
Keke
: "Oh... berarti kalo Nai, Farrel, Farah, Fira, Yasmin itu keluarga kecil
kan bun"
Bunda : "Ya gak lah, mereka itu keluarga besar Keke. Kalo
Nai itu keluarga inti, kan Nai adik Keke"
Keke : "Ih... bunda
mereka kan masih kecil-kecil!! Jadi namanya ya keluarga kecil dong!!"
Oh...
ternyata seperti itu cara berpikir Keke. Abis itu Chi gak ngebantah lagi.
Biarin aja deh, untuk sementara seperti itu aja dulu cara berpikir dia
tentang keluarga.




0 تعليقات
Terima kasih banyak sudah berkenan berkomentar di postingan ini. Mulai saat ini, setiap komen yang masuk, dimoderasi dulu :)
Plisss, jangan taro link hidup di kolom postingan, ya. Akan langsung saya delete komennya kalau taruh link hidup. Terima kasih untuk pengertiannya ^_^