Tahun ajaran baru identik dengan sepatu baru? Buat kami, bisa dibilang iya walopun gak 100% tepat. Karena kalau dibilang 100% tepat nanti kesannya setiap tahun ajaran baru memang harus beli sepatu baru karena naik kelas.

Setiap tahun ajaran baru, kami memang selalu membelikan Keke dan Nai sepatu baru hingga saat ini. Tapi, alasannya karena sepatu yang lama sudah sempit. Mereka kan masih masa pertumbuhan. Dan, karena setiap tahun ganti, kami pasin aja momennya sama kenaikan kelas. Jadi, kesannya tahun ajaran baru, sepatu pun baru. :D

Dulu, mamah Chi paling sering negur kalau kami udah beli sepatu buat Keke dan Nai. Keseringan, katanya. Masa' tiap tahun ganti. Itu karena kami dianggap selalu beli sepatu dengan ukuran yang pas. Maunya mamah, kalau beli sepatu di gedein 1 atau 2 nomor, lah biar lama pakainya. Kalau setahun sekali beli, kualitas sepatunya masih bagus tapi udah kesempitan.

Tapi, sekarang Mamah udah gak pernah negur lagi, sih. Udah pasrah kayaknya karena kami gak nurut juga hehehe. Bukannya mau melawan orang tua, tapi kami selalu menjelaskan kalau memakai sepatu kebesaran itu buat kami sama gak enaknya kayak pakai sepatu kesempitan. Dan buat kami, kenyamanan memakai sepatu itu sangat penting. Bisa mempengaruhi mood kalau ernyata sepatunya gak enak dipakai buat jalan-jalan.
Selain ukuran yang harus tepat, kualitas sepatu juga sangat kami perhatikan. Harus awet dan bener-bener nyaman dipakai. Waktu Keke kelas 2, kami pernah beliin sepatu sekolah yang cukup murmer harganya, tapi kelihatan kokoh dan bagus modelnya. Ternyata, baru juga beberapa bulan itu sepatu udah jebol! Maksud hati mau ngirit, malah harus keluar uang 2x buat beli sepatu hiks.

Makanya kami semakin yakin sepatu itu seperti barang elektronik, ada harga ada kualitas. Untungnya walaupun sangat memperhatikan kualitas sepatu, tapi kami bukan kolektor sepatu. Bisa jebol nanti dompet hehehe.

Mamah beberapa kali cerita, sejak Chi bayi selalu dipakaikan sepatu. Akhirnya, jadi kebiasaan. Sekedar untuk main ke tetangga aja, kalau belum dipakein sepatu, kaki Chi gak mau nyentuh lantai hehehe. Pokoknya harus bersepatu.

Kebiasaan itu Chi tularin ke Keke dan Nai. Walaupun kalau untuk main ke tetangga atau di depan rumah aja, sih, mereka mau pakai sendal. Tapi, kalau jalan-jalan seringnya pakai sepatu. Malah diharuskan sejak bayi.

Iya, walaupun masih bayi, Keke dan Nai juga selalu Chi kasih sepatu. Memilih sepatu bayi pun gak ada bedanya dengan memilih sepatu sekarang. Kualitas harus diutamakan. Gak mau, ah, sekedar beli model yang lucu tapi kualitas dikesampingkan.

Apalagi kayak Keke itu kan usia 9 bulan udah mulai belajar jalan. Sepatu yang berkualitas, banyak yang ringan dipakai. Penting banget pakai sepatu bayi yang ringan tapi anti slip. Selain itu, sepatu kan melindungi kaki anak ketika berjalan di luar. Makanya, Chi gak pernah cuma pakein kaos kaki ajah, kecuali kalau lagi di rumah. Nyeker pun gak apa-apa kalau di rumah :)