Featured Post

Antara Kopi Hijau, Diet, dan Antioksidan

Chi pernah bercerita di blog kalau K’Aie adalah seorang pecinta kopi. Setelah bangun tidur, aktivitas yang pertama kali dilakukan adalah ...

Selasa, 25 Juli 2017

Berbagi Buku untuk Indonesia di Hari Anak Nasional

Berbagi Buku unruk Indonesia di Hari Anak Nasional

Sudah 2 minggu proses beberes rumah berlangsung. Saat sedang menata ulang kamar, Chi menemukan 1 buku yang sudah lama dicari. Lupa menyimpan trus baru ketemu lagi saat sedang beberes rumah.

Buku seri Detektif Cilik - Hawkeye Collins & AmMy Adams. Teman-teman tau buku yang Chi maksud? Kemungkinan besar yang seangkatan ma Chi tau tentang buku ini, ya. Buku seri ini jadi salah satu favorit sejak kecil hingga sekarang.

Buku ini menceritakan tentang 2 detektif cilik dengan berbagai misteri yang mereka pecahkan. Menariknya buku ini tidak hanya bercerita tetapi juga mengajak para pembacanya untuk membantu memecahkan misteri. Nanti pembaca akan menemukan jawaban dari berbagai misteri tersebut di halaman terakhir. Tapi sebelum ngintip jawabannya memang lebih seru kalau mencoba ikut memecahkan dulu. Seru, kan?

Rasanya dulu ada beberapa buku seperti ini selain Detektif Cilik. Ada seri Bermain Bersama Lima Sekawan. Ada beberapa buku lain yang Chi lupa serinya apa tapi sama serunya untuk dibaca. Jadi kangen banget sama buku-buku seperti ini.

Kalau zaman sekarang seperti Chi belum menemukan buku seperti ini. Atau memang ada tapi Chi gak tau, ya? Walaupun begitu buku zaman sekarang lebih banyak pilihannya. Ilustrasinya pun sangat bagus. Chi aja masih suka baca buku anak-anak meskipun Keke dan Nai sudah menjelang remaja, lho. Abis suka dengan ilustrasi dan ceritanya.

Sayangnya belum banyak anak Indonesia yang bisa menikmati buku-buku bagus ... 😞

Jumat, 21 Juli 2017

Resep Sup Ayam Berempah SO GOOD

Resep Sup Ayam Berempah SO GOOD

Keke : "Masakan Bunda yang paling gak enak tuh sup."
Bunda: "Masa, sih? Trus kenapa juga Keke suka minta dibikinin sup jagung?"
Keke: "Kalau itu sih enak. Yang gak enak tuh sup ayam. Gimana ya ... kayaknya ada yang kurang aja."

Beberapa hari yang lalu saat kami sedang makan malam bersama Keke bilang kalau sop sayur buatan Chi gak enak. Kesel iya, sedih iya, tapi sebetulnya Chi pun mengakui apa yang Keke bilang. Sup ayam yang dimaksud adalah sayur yang berisi wortel, buncis, kol, dan kentang. Untuk lauknya dikasih ayam, sosis, atau baso. Seringnya pakai ayam, makanya anak-anak menyebutnya sup ayam. Tapi mau dikasih ayam, sosis, atau baso tetap aja rasanya gak pas. Nightmare banget deh kalau udah urusan bikin sup ayam.

Bosan gak pernah berhasil dapat rasa yang pas, Chi pun mulai pakai bumbu sup instan. Rada lumayan lah rasanya tapi belum sampai level puas. Apalagi karena ini pakai bumbu instan. Buat Chi tetap lebih puas kalau bisa masak enak tapi pakai bumbu yang dibuat sendiri.

Rabu, 19 Juli 2017

Merencanakan Liburan ke Malaysia

Merencanakan Liburan ke Malaysia bersama Traveloka

Akhir Mei lalu sepupu Chi lamaran. Untuk menuju tahap selanjutnya tentu saja butuh berbagai persiapan. Setiap pernikahan selalu membutuhkan persiapan yang matang karena melibatkan 2 keluarga besar. Apalagi ini melibatkan 2 negara. Insya Allah, sepupu Chi akan berjodoh dengan warga negara Malaysia. Dan rencananya resepsi akan berlangsung 2x yaitu di Indonesia juga Malaysia.

Pernikahan dengan sesama warga Negara Indonesia aja persiapannya banyak ya, kan? Bahkan dengan 3 negara karena ada keluarga dekat  calonnya yang juga tinggal di Singapore dan sangat ingin hadir. Oleh karena itu waktu pernikahan pun sangat dipertimbangkan agar semua bisa hadir.

Tanggalnya memang belum dipastikan, baru bulannya saja. Insya Allah, kalau sesuai rencana, pernikahan akan berlangsung setelah lewat pertengahan tahun depan. Meskipun belum ditentukan tanggalnya, Chi sudah bilang ke K’Aie kalau jadi kesana inginnya gak sekadar datang ke acara pernikahan. Sekalian liburan, lah. Jadi K’Aie harus siap-siap cuti 😄

Kamis, 13 Juli 2017

Uricran, Solusi Alami untuk Anyang-Anyangan


"Ya ampun, Myr! Dari tadi minum lo masih segini? Ntar sakit. lho!"

"Myr, gue tuh udah berapa kali balikan isi botol minum. Lo sebotol aja gak abis. Lo susah banget sih minum!"

Beberapa tahun lalu, saat masih ngantor, sahabat Chi tiap hari cerewetin urusan minum. Botol berwarna hijau berukuran 2 lt memang jarang Chi habiskan. Tapi Chi gak pernah tersinggung dengan cerewetnya meskipun selalu aja bandel, gak pernah nurut. Paling Chi cuma nyengir kalau udah dicerewetin. Jujur aja, saat itu Chi lebih takut kebelet di jalan daripada sakit karena kurang minum. Makanya Chi tetap aja minum sedikit meskipun dicerewetin tiap hari

Pernah ngalamin di tengah hujan, saat macet terpaksa memilih turun dari bis saking gak kuat lagi nahan pipis. Samperin perkantoran yang udah buka buat numpang ke toilet. Udah gak mikir lagi kalau ke kantor bakal basah kuyup. Pernah juga terpaksa nahan sampe pipis kantor karena bawa kendaraan sendiri. Kan, gak mungkin ninggalin mobil di jalan tol. Pokoknya yang kalau udah kebelet pipis tuh tersiksa bangeeeeettt! Itulah kenapa Chi suka nahan minum.

Selasa, 11 Juli 2017

Live to The Max Saat Semakin Fokus dengan Anak-Anak


Bunda: "Gimana hari pertama sekolah, Ke?"
Keke: "Hmmmm ... Biasa aja."

Keke menjawab dengan santai. Dari raut wajahnya yang juga terlihat santai sudah membuat Chi lega dan bahagia. Ya, beberapa kali Chi  bercerita di blog ini kalau Keke termasuk anak yang kadang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Meskipun tahun ajaran ini dia bukan lagi anak baru di sekolah, tetapi suasananya kan bisa jadi baru. Apalagi teman sekelasnya juga diacak lagi dan wali kelasnya pun baru.

Bunda: "Teman-teman sekelas Keke bagaimana? Ada yang kenal?"
Keke: "Banyak, lah. Apalagi yang sekelas ma Keke pas kelas 7 juga lumayan banyak yang sekelas lagi."
Bunda: "Wali kelas tadi udah masuk?"
Keke: "Udah."
Bunda: "Anak-anak baru gimana? Udah pada masuk juga, dong."
Keke: "Udah tapi gak ada yang cakep, Bun."
Bunda: "Yaaaa ... belum kelihatan aja kali! Tunggu aja sampe mereka pakai seragam SMP. 3 sampai 6 hari pertama kan masih pada pakai seragam SD. Aura anak SMPnya belum keluar. Ingat gak tahun lalu kan Keke juga pernah ngomong begini. Tapi begitu udah pada pakai seragam SMP baru deh pada cakep, kan? Hehehe."

Kami pun tertawa. Ya gini deh kegiatan kami sehari-hari setiap kali pulang sekolah. Chi selalu bertanya keseharian anak-anak selama di sekolah. Mereka kan udah bukan siswa play group lagi. Kalau bukan dengar dari cerita mereka, dari mana lagi Chi tau kegiatan selama di sekolah? 😊 *Nai masih libur sekolahnya, jadi belum ada obrolan tentang sekolah.

Senin, 03 Juli 2017

Bangga dengan Prestasi Akademis Anak, Yay or Nay?

Bangga dengan Prestasi Akademis Anak, Yay or Nay?

Paling enggak setiap 6 bulan sekali di timeline FB diramaikan dengan status tentang rapor anak-anak. Mungkin karena lingkaran pertemanan Chi kebanyakan sudah menjadi orang tua, jadi status tentang rapor pun banyak ditemukan.

Ada beberapa orang tua yang bersyukur dan bangga dengan nilai akademis anak-anaknya. Bahkan menyebutkan ranking segala. Chi pun kadang gitu, sih. Tapi lebih seringnya Chi tuangkan di blog biar lebih puas nulisnya 😂

Tapi sebetulnya merasa bangga dengan prestasi anak boleh gak, sih?

Kalau Chi sih Yay selama itu hanya ungkapan kebanggan yang wajar. Contohnya kalau ada status seperti ini, "Alhamdulillah, anak saya ranking 2 dengan nilai yang sangat baik. Terima kasih, Nak. Bunda banga sama kamu." Kalau menurut Chi, status seperti itu masih wajar. Kebanggaan adalah sebuah rasa. Kalau kita bisa kesal dengan anak, kenapa juga kita gak boleh bangga dengan anak? Apalagi kalau sebagai orang tua juga tau, apa yang dicapai anaknya adalah buah dari perjuangan selama sekian bulan. Anaknya sudah rajin belajar, wajarlah kalau dihargai usahanya. Gak harus dengan hadiah ini itu, dengan berterimakasih pun sudah cukup.

Chi berpendapat seperti ini bukan karena Keke dan Nai nilainya bagus-bagus, lho. Ketika SD, nilai Keke dan Nai memang selalu bagus. Selalu di atas angka 90 untuk semua mata pelajaran. Alhamdulillah. Tapi ketika Keke di SMP, angka 7 dan 8 juga mulai ikut mewarnai. Mulai bersahabat dengan yang namanya remedial hahaha. Malah ada yang sebatas nilai KKM di raportnya 😂

Kecewa? Enggak juga, hanya sedikit kaget karena belum terbiasa.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
badge